Trik Jitu Budidaya Tanaman Kopi Panen Melimpah

620 views

Budidaya tanaman kopi mampu memberikan hasil maupun keuntungan yang terbilang cukup besar. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sebagian besar masyarakat memilih budidaya tanaman kopi tersebut. Untuk melakukan budidaya kopi tersebut sebenarnya ada beberapa hal yang harus anda ketahui. Beberapa hal dalam budidaya kopi tersebut seperti halnya mengetahui iklim, syarat hidup kopi, bibit yang baik, dan lain sebagainya. Karena memang secara teknis pertumbuhan dan produksi kopi sangat dipengaruhi oleh iklim dan keadaan tanah. Selain itu, tanaman kopi juga membutuhkan perawatan seperti perempelan pemupukan dan lain sebagainya harus anda terapkan. Dengan begitu, budidaya kopi anda akan berhasil dengan hasil panen yang berlimpah.

trik-jitu-budidaya-tanaman-kopi-panen-melimpah

Dalam cara budidaya tanaman kopi, anda harus memperhatikan daerah yang akan anda tanami kopi. Sebab syarat hidup untuk menanam kopi sangat berbeda beda tergantung jenis atau varietas nya. Untuk jenis kopi itu sendiri, tanaman kopi terdapat beragam macam. Beberapa jenis tanaman kopi tersebut ialah kopi ateng, kopi robusta, dan kopi arabika. Setiap jenis tanaman kopi tersebut memiliki kelebihan ataupun keunggulan tersendiri. Keunggulan inilah yang membuatnya berbeda dan menjadi ciri khasnya. Setiap tanaman kopi memiliki daya tarik tersendiri yang dapat mencuri perhatian masyarakat. Tingkat cita rasa serta aroma setiap jenis tanaman kopi tentunya juga berbeda.

Untuk masalah harga, setiap jenis tanaman kopi memiliki harga pasar tersendiri. Namun, harga tersebut tidak dapat dijadikan acuan. Hal ini dikarenakan, harga tanaman kopi dapat berubah naik atau turun. Tingkat kenaikan atau penurunan harga tanaman kopi itu sendiri bergantung pada kelangkaan kopi dan juga penurunan kurs rupiah ke dollar. Yang pasti, harga setiap jenis tanaman kopi tersebut tergantung pada kualitas kopi. Jenis kopi kering dan jenis kopi yang di jual basah, semua memiliki nilai harga tersendiri. Untuk itu, agar mendapatkan kopi yang memiliki kualitas tinggi. Anda harus melakukan budidaya kopi dengan benar. Untuk info lebih jelasnya, simak saja budidaya tanaman kopi berikut ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Kopi

Seperti yang telah kita bahas di atas, tanaman kopi terdapat beberapa jenis. Jenis tanaman kopi tersebut ialah kopi ateng, kopi arabika, dan kopi robusta. Tanaman kopi ateng adalah sebuah jenis kopi yang juga banyak dibudidayakan atau ditanam oleh sebagian petani di Indonesia. Pada umumnya kopi ateng ini terlihat mungkin namun memiliki sistem batang yang rapat. Walaupun kopi ateng tergolong sedikit pendek dari jenis kopi lainnya namun tergolong memiliki buah yang cukup lebat. Inilah salah satu kelebihan kopi ateng jika kita bandingkan dengan jenis kopi arabika dan jenis kopi robusta. Jika kita bandingkan dengan kopi ateng akan lebih unggul dari segi buah dan ranting yang cukup banyak.

Kopi ateng mudah untuk kita budidayakan di daerah yang beriklim tropis. Tanaman kopi ateng juga mampu hidup di segala jenis tanah dan cuaca. Selain itu, kopi ateng juga memerlukan perawatan kusus dari segi pupuk, bahan organik yang mampu meningkatkan unsur hara pada tanah yang akan digunakan. Untuk tanaman kopi robusta sendiri dapat tumbuh secara optimal pada ketinggian antara 400–800 meter di atas permukaan laut. Sedangkan untuk tanaman kopi arabika sangat optimal tumbuh dengan baik pada ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut. Lain halnya untuk yang berada di daerah rendah bisa menggunakan kopi liberika atau excels.

Budidaya Tanaman Kopi

Varietas atau jenis kopi sangatlah banyak di dunia ini. Namun hanya beberapa jenis kopi saja yang di budidayakan, seperti kopi arabika, robusta, ateng yang paling terkenal dan populer. Setiap jenis tersebut memiliki keunggulan yang berbeda serta iklim cuaca untuk bercocok tanam berbeda juga tentunya. Tanaman kopi ateng memiliki pohon yang relatif kecil dan pendek jika dibandingkan dengan kopi lain seperti arabika ataupun robusta. Selain itu, jenis kopi ini juga memiliki sistem batang ranting tergolong baik. Walaupun memiliki pohon relatif pendek, namun buah yang di hasilkan mampu bersaing dengan jenis kopi lainnya.

Kopi robusta memiliki produktivitas yang jauh lebih tinggi jika dibanding dengan kopi lainnya. Sedangkan tanaman kopi arabika memiliki harga jual yang paling tinggi. Untuk kopi arabica sangat cocok apabila di tanam pada daerah yang memiliki ketinggian di atas 800 meter dpl. Sedangkan untuk menanam kopi robusta mencapai 400 hingga 800 meter diatas permukaan laut. Setelah di tanam, kopi ateng mampu berbuah dengan memakan waktu hingga 6-9 tahun. Semua tergantung dari jenis bibit yang digunakan.

Tips Budidaya Tanaman Kopi Ateng

Pemilihan bibit kopi ateng sebelum kita tanam penting kita lakukan. Sebab keberhasilan budidaya kopi ateng nantinya akan ditentukan oleh bibit yang memiliki kualitas unggul. Pastikan jika ingin membeli bibit kopi ateng, datangi petani yang benar-benar terpercaya dan sudah mampu menghasilkan kopi ateng yang unggul. Bibit tanaman kopi ateng yang unggul bisa kita lihat dari bentuk daun batang yang baik. Intinya bibit kopi ateng unggul tidak cacat akibat suatu hama dan penyakit, daun mulus tidak ada bercak. Kualitas bibit sangat berpengaruh pada hasil panen tanaman kopi itu sendiri.

Selain itu, cara pembibitan tanaman kopi ateng itu sendiri juga bisa dilakukan dengan cara stek batang atau cangkok. Cara pembibitan kopi ateng ini adalah cara yang paling mudah serta tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu kopi ateng berbuah. Untuk melakukan pembibitan tanaman kopi ateng yang dilakukan secara mandiri, bisa juga kita lakukan. Hal pertama yang pasti yaitu cari tanaman kopi ateng yang sudah membuahkan hasil bagus dan berkualitas unggulan. Inilah yang nantinya bisa kita ambil biji dan kita semai. Bibit kopi ateng unggulan pun juga telah banyak tersedia di berbagai toko pertanian. Dengan begitu, anda akan lebih mudah mendapatkannya.

Budidaya Tanaman Kopi Arabika

Cara menanam kopi arabika bisa anda lakukan dimana saja baik itu di dataran tinggi atau rendah. Sama seperti jenis tanaman lain, kopi arabika juga membutuhkan lahan yang memiliki tanah yang gembur dan kaya akan unsur organik. Siapkan lahan yang memiliki persyaratan tersebut agar pertumbuhan kopi arabika dapat tumbuh secara optimal. Selanjutnya, sebaiknya berikan pupuk organik untuk penyuburan tanah di area lahan tanam kopi arabika agar kesuburan pada lahan bertambah. Untuk menanam kopi arabika tersebut, anda membutuhkan lahan yang memiliki keasaman tanah mencapai angka pH 5 hingga 6,5. Kemudian cara menanam kopi harus melakukan persiapan pohon peneduh. Pohon peneduh ini berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk.

Siapkan dahulu lubang tanaman kopi arabika yang akan di gunakan penanam bibit dengan ukuran lebar 70×70 cm. Lahan kopi arabika tersebut dengan jarak antar tanaman bisa 2-3 meter akan lebih bagus jika anda sesuaikan sendiri dengan lahan yang akan digunakaan supaya lebih diketahui ukuran serta jarak yang lebih tepat. Setelah lubang tanaman kopi arabika. Selanjutnya berikan pupuk kompos 2 bulan sebelum bibit kopi arabika ditanam dengan dosis 2 kg untuk satu lubang. Akan lebih bagus jika diberikan kapur dengan jenis dolomite dengan ukuran 1 kg per lubang. Lalu biarkan saja lubang tanaman kopi arabika terbuka selama kurang lebih 2 bulanan.

Budidaya Tanaman Kopi Robusta

Untuk menanam kopi robusta membutuhkan lahan tanah yang memiliki tingkat keasaman atau pH di angka 4,5 hingga 6,5. Saat menanam tanaman kopi robusta, usahakan disesuaikan dengan panjang akar bibit tanaman. Untuk bibit yang memiliki akar tunjang usahakan agar akar bibit kopi robusta tegak lurus. Setelah itu, tutup kembali lubang tanam kopi arabika. Setelah bibit kopi arabika berhasil ditanam. Langkah selanjutnya dari cara menanam kopi adalah melakukan proses perawatan. Dalam tahap ini, ada beberapa proses yang perlu di perhatikan seperti penyulaman, pemupukan, penyiangan dan lain sebagainya. Dengan cara ini, budidaya kopi robusta tersebut akan menghasilkan hasil panen yang melimpah ruah dan memuaskan tentunya.

Cara menanam kopi robusta jika dilakukan secara baik dan benar atau secara optimal dan intensif maka kopi bisa berbuah pada kisaran umur 2,5 hingga 3 tahun. Umumnya hasil kali pertama panen buah yang dihasilkan begitu banyak dan produktifitas buah akan mencapai puncaknya ketika tanaman kopi robusta mencapai umur 7 hingga 9 tahun. Pemanenan kopi robusta bisa dilakukan secara bertahap. Panen raya kopi robusta sendiri bisa terjadi setiap 4 hingga 5 bulan dengan interval atau kurun waktu pemetikan setiap 10 sampai 14 hari. Hama dan penyakit yang menyerang pada saat budidaya tanaman kopi dapat mengakibatkan penurunan produktifitas buah, kualitas dan mutu serta bisa mengakibatkan kematian. Ada beberapa hama dan penyakit yang menyerang kopi.

Hama Budidaya Tanaman Kopi

trik-jitu-budidaya-tanaman-kopi-panen-melimpah

Hama Penggerek Pohon

Untuk hama penggerek pohon tersebut menyerang tanaman kopi muda ataupun tua. Hama inilah yang mengakibatkan buah berguguran atau perkembangan buah tidak akan normal dan busuk. Penanggulangan hama penggerek pohon tersebut bisa dengan cara memanen buah yang terserang, pemapasan pohon naungan, sanitasi kebun secara rutin dan penyemprotan dengan menggunakan bahan kimia. Dengan cara penganggulangan ini, hama penggerek pohon kopi akan teratasi dengan cepat.

Penyakit Karat (HV)

Untuk penyakit jenis ini umumnya menyerang pada kopi arabika. Gejala penyakit kopi ini bisa kita lihat dari daun yang mengalami bercak kuning dan semakin lama menjadi kuning tua. Pengendalian penyakit tanaman kopi tersebut bisa dengan cara menanam kopi dengan varietas unggul, penyemprotan bahan kimia, atau dengan menanam kopi di ketinggian diatas 1000 meter diatas permukaan laut. Cara ini terbilang sangat ampuh untuk menanggulangi masalah penyakit karat pada budidaya kopi.

Penyakit Nematoda

Lain halnya untuk jenis penyakit nematode. Pada umumnya penyakit nematoda tersebut banyak ditemukan pada kopi robusta. Bahayanya, penyakit nematoda ini bisa menurunkan produktifitas buah kopi mencapai 78%. Pengendalian penyakit nematoda tersebut bisa dilakukan dengan cara menyambung tanaman dengan batang bawah yang tahan akan serangan penyakit nematode. Dengan cara ini, budidaya kopi akan menghasilkan panen yang memuaskan. Sebagian cara ini juga bisa digunakan sebagai cara budidaya pepaya merah delima.

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

Meningkatkan Mood

Bagi anda yang sedang galau, tidak ada salahnya jika anda memilih kopi sebagai solusinya. Degan segera, kopi tersebut mampu meningkatkan mood anda. Banyak orang yang secara tidak sadar lebih bergairah dan ceria ketika meminum kopi. Kopi ternyata memang merupakan salah satu minuman yang dapat meningkatkan mood seseorang, tidak hanya itu ia juga dapat memberikan efek korelasi pada kebahagiaan. Konsumsi kopi dalam takaran yang pas. Tidak berlebihan. Dengan cara ini, anda akan selalu tampak ceria.

Pencegah Parkinson

Selain alzheimer, parkinson merupakan salah satu penyakit yang paling populer. Penyebab penyakit parkinson ini adalah degradasi fungsi saraf dalam tubuh manusia. Konsumsi kopi secara rutin dapat meningkatkan perlindungan terhadap penyakit parkinson.

Penurun Resiko Diabetes

Manfaat kopi di dunia kesehatan terbilang besar. Kopi ternyata mampu menurunkan resiko penyakit diabetes. Penghambatan penyerapan gula dapat dilakukan dengan mengkonsumsi kopi. Kandungan zat asam klorogenat mambantu kinerja hal ini pada peningkatan pembentukan insulin. Para ahli telah membuktikan penyakit diabetes yang terjadi pada seseorang, dapat diturunkan sebesar 50% berkat manfaat kopi.

Tingkatkan Stamina

Stamina akan bertambah dengan bantuan kopi. Ternyata hal itu benar adanya. Kopi memiliki kandungan zat kafein yang tinggi. Adenosin dalam tubuh bekerja sebagai sel yang menyebabkan rasa ingin tidur terhadap otak. Kafein dalam kopi mempengaruhi kinerja sel dan menjadikan pergerakannya lebih lambat. Sehingga membuat perasaan segar lebih lama. Dengan begitu, kopi tersebut terbukti mampu meningkatkan stamina.

Manfaat Kopi Bagi Kecantikan

Sebagai Masker Wajah

Selain bermanfaat di dunia kesehatan, kopi ternyata memiliki manfaat di dunia kecantikan. Kopi mampu meremajakan kulit wajah. Manfaat kopi banyak digunakan untuk pembuatan masker wajah pada salon-salon kecantikan. Kegunaannya menjadikan kulit kencang dan mengangkat sel kulit mati. Kopi dapat digunakan sebagai krim anti mikroba untuk pembersih wajah. Dengan begitu, wajah akan terlihat lebih fresh dan kembali muda. Kopi ini terbilang mampu mengurangi penuaan dini. Masker wajah alami dari kopi ini sangat digemari banyak wanita. Pasalnya, masker wajah kopi tersebut sangat aman digunakan. Tidak ada salahnya anda coba sekarang.

Segarkan Kulit Tubuh

Selain untuk meremajakan kulit wajah, kopi juga bermanfaat untuk menyegarkan kulit tubuh. Manfaat kopi memaksimalkan pelepasan sel-sel kulit mati yang berdampak pada peremajaan kulit, sehingga kulit tampak selalu sehat dan bercahaya. Caranya pun cukup mudah. Anda hanya cukup gunakan scrub berbahan kopi untuk perawatan kulit secara teratur. Lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan begitu, kulit tubuh anda akan terlihat lebih segar dan putih bersih. Anda akan seperti kembali muda.

Sebagai Pedicure dan Manicure

Di dunia kecantikan, kopi memiliki khasiat untuk pedicure dan manicure. Aromaterapik bubuk kopi ternyata membantu membersihkan siku hitam dan tumit kakai yang retak. Selain itu, kopi ini ternyata juga dapat digunakan untuk meningkatkan kekencangan kulit tubuh serta untuk membantu menjaga penuaan dini. Lakukan secara rutin perawatan kecantikan dengan kopi ini. Bagi anda yang ingin tampil cantik, gunakan kopi sebagai salah satu alat mempercantik diri anda. Penggunaan kopi untuk kecantikan tersebut tidak memberikan dampak negatif yang berbahaya bagi kita. Untuk itu, tidak ada salahnya jika kita mencobanya.

Itulah ulasan terupdate mengenai trik jitu budidaya kopi panen melimpah selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat. Terlebih lagi dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar trik budidaya tanaman terbaru maupun terpopuler.