Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya

3305 views

Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya. Sebagian besar dari kita mungkin sudah pernah melihat bagian terindah bumi, baik lewat foto atau bahkan secara langsung, di tempat yang tidak diduga-duga sebelumnya.

Nah, keindahan yang bisa dikatakan tak terlukiskan dengan kata-kata ternyata juga terdapat di lingkungan bawah air. Ada banyak tanaman dengan bentuk menarik yang bisa kita lihat di lautan, bahkan beberapa di antaranya amat langka.

Hebatnya lagi, beberapa tanaman ini tidak hanya memiliki bentuk yang elok dipandang, namun juga berfungsi sebagai obat atau memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Berikut ini adalah Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya.

Tumbuhan air juga disebut hidrofit (Ing. hydrophyte) adalah tumbuhan yang telah menyesuaikan diri untuk hidup pada lingkungan perairan, baik terbenam sebagian atau seluruh tubuhnya. Tumbuhan air tergantung hidupnya pada air, tidak sekadar tanah yang becek dan kadang-kadang kering, meskipun istilah hidrofit dipakai juga untuk tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan kondisi becek, namun sehari-hari tumbuh pada kondisi tanah dengan kandungan air normal.

Tumbuhan air biasanya disematkan pada tumbuhan berpembuluh yang hidup di air, seperti sejumlah paku air (anggota bangsa Salviniales, Ceropteris thalictroides) atau banyak tumbuhan berbiji (dari berbagai marga (genus), baik monokotil maupun dikotil). Beberapa tumbuhan lumut (seperti Riccia dan Ricciocarpus) juga hidup mengapung di air. Gulma laut dianggap bukan tumbuhan air laut karena tidak berpembuluh sejati.

Tumbuhan yang telah menyesuaikan diri untuk hidup pada lingkungan perairan, baik tumbuhna tersebut terendam sebagian atau seluruh bagian terendam. Tumbuhan air sangat bergantung pada air.

Beberapa jenis tanaman yang hidup di air yang biasa kita kenal merupakan jenis tumbuhan air yang tumbuh liar di air tawar, yaitu disungai, di kolam, maupun di danau. Namun pada perkembangannya tumbuhan air juga banyak dijadikan sebagi tanaman hias kolam ikan yang mampu menambah kesan hidup dan alami. Selain mempercantik kolam, beberapa jenis tanaman yang hidup di air dapat bermanfaat sebagai pembersih air kolam.

tanaman-yang-hidup-di-air

Ciri Tanaman Yang Hidup Di Air

Berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tanaman air:

  • Kutikula tipis. cuticles terutama mencegah kehilangan air, sehingga sebagian besar hydrophytes tidak perlu untuk cuticles.
  • Stomata yang terbuka kebanyakan waktu karena air yang melimpah dan karena itu tidak perlu untuk terlebih dahulu disimpan dalam tanaman. Ini berarti bahwa sel penjaga stomata pada umumnya tidak aktif.
  • Peningkatan jumlah stomata, yang dapat di salah satu sisi daun.
  • Kurang kaku struktur: tekanan air mendukung mereka.
  • Flat daun pada permukaan tanaman untuk pengapungan.
  • Udara sacs untuk pengapungan.
  • Kecil akar: air dapat tersebar langsung ke daun.
  • Akar ringan: tidak perlu untuk mendukung tanaman.
  • Khusus akar dapat mengambil oksigen dalam.

Sebagai contoh, beberapa jenis buttercup (genus Ranunculus) float sedikit terendam air; hanya memperpanjang bunga di atas air. Daun dan akar yang panjang dan tipis dan hampir-rambut seperti; ini membantu menyebarkan massa dari tanaman yang lebih luas wilayah, sehingga lebih ringan. Panjang akar dan daun tipis juga memberikan permukaan area yang lebih besar untuk uptake of mineral solutes dan oksigen. Lebar daun rata air Lilies (keluarga Nymphaeaceae) membantu mendistribusikan berat lebih besar daerah, sehingga membantu mereka hanyut di dekat permukaan.

Banyak ikan jang memelihara tanaman air dalam tangki untuk mengendalikan phytoplankton dan moss oleh menghapus metabolites. Banyak jenis tanaman air adalah spesies invasi di berbagai belahan dunia. Air membuat tanaman khususnya baik perkabungan karena mereka menggandakan vegetatively dari fragmen.

Pada umumnya tumbuhan yang hidup di daerah air bergenang memiliki bentuk khusus yang unik. Seperti misalnya pada teratai dimana memiliki lebar daun yang cukup besar sehingga tumbuhan teratai mampu hidup mengapung diatas air.

Begitu juga dengan tumbuhan eceng gondok, walaupun ukuran dau eceng gondok berukuran kecil, namun eceng gondok mampu hidup mengapung di permukaan air karena bentuk batangnya yang berongga dan biasanya hidup berkelompok.

Bentuk akar tumbuhan air juga biasanya berukuran kecil atau pendek. Hal ini menyebabkan tumbuhan tersebut dapat seimbang hidup di air sehingga mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Ragam Tanaman Yang Hidup Di Air

Kiambang (Salvinia Natans)

Kiambang memiliki dua tipe daun yang sangat berbeda. Daun yang tumbuh di permukaan air berbentuk cuping agak melingkar, berklorofil sehingga berwarna hijau, dan permukaannya ditutupi rambut berwarna putih agak transparan. Rambut-rambut ini mencegah daun menjadi basah dan juga membantu kiambang mengapung. Daun tipe kedua tumbuh di dalam air berbentuk sangat mirip akar, tidak berklorofil dan berfungsi menangkap hara dari air seperti akar. Kiambang tidak menghasilkan bunga karena masuk golongan paku-pakuan.

Sebagai bagian dari dekorasi dalam ruang, atau sebagai tanaman hias di kolam atau akuarium.

Semanggi (Marsilea Crenata)

Merupakan tanaman paku air dengan rhizoma pada semanggi berupa akar dalam tanah jika berada di darat terbentuklah seperti umbi. Akar semanggi berupa akar serabut,berwarna  putih buram atau abu-abu . Batangnya menyerupai rimpang yang merayap ke   atas berupa stolon membentuk daun-daun ke bawah akar-akar. Batangnya lunak,dan berwarna hijau kecoklatan . Daun bertangkai panjang berdaun majemuk dan tegak  panjangnya mencapai  2-30 cm. Daun pada jenis-jenis tertentu bersifat polimorf.

Merupakan salah satu tumbuhan paku yang banyak dimanfaatkan sebagai sayur. Semanggi adalah tanaman  yang memiliki khasiat sebagai peluruh air seni. Kandungan yang terdapat dalam semanggi antara lain saponin dan polifenol.

Wewehan

Wewehan adalah nama sebuah tanaman air yang biasanya menjadi gulma di area persawahan. Tinggi tanaman wewehan antara 10 cm hingga 50 cm. Wewehan memiliki batang semu dan berukuran pendek, bagian seperti bantang yang terlihat panjang adalah perpanjangan dari pelepah daun wewehan. Jenis daun yang dimiliki wewehan adalah daun tunggal dengan bentuk hati yang ujungnya runcing. Pangkal daun wewehan betoreh dan daun berwarna hijau mengkilat dengan tulang daun berbentuk melengkung.  Bunga wewehan masuk ke dalam golongan bunga majemuk dan berkelamin ganda.  Bunga pada tanaman wewehan berwarna ungu,tersusun dalam bulir, dan terletak pada ketiak daun. Akar tanaman ini termasuk jenis akar serabut, warna akarnya putih dan mudah dicabut.

Meskipun wewehan terkenal sebagai gulma, wewehan juga memiliki manfaat bagi kehidupan manusia.  Daun wewehan dapat dimanfaatkan untuk dimasak menjadi sayuran. Daun wewehan mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Akar wewehan dapat digunakan untuk mengobati penyakit lambung, penyakit hati, dan sakit gigi.  Batang wewehan yang dikeringkan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan.

Lidi air (Typha angustifolia)

Dinamakan lidi air karena tanaman ini dari kejauhan memiliki rumpun yang mirip dengan lidi terbalik, karena batang-batangnya gepeng berwarna hijau bergaris kuning dan memiliki ujung yang runcing. Sehingga tanaman ini disebut lidi air.

Tanaman ini tahan diterpa oleh sinar matahari sehari penuh, tanaman lidi air memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga tumbuhan ini mampu memikat hati pecinta tanaman air.

Cyperus

Tanaman ini lebih populer dengan nama siperus. Tanaman ini memiliki daun yang berada diujung batang berukuran kecil halus dan pendek. Memiliki tinggi tangkai hanya 1m, dan bunga bertangkai seolah tumbuh menyebar dari pusat susunan daun. Tanaman ini mampu lumpu dialam air yang berlumpur.

Cat Tail / stok (Typha latifolia)

Tanaman air ini termasuk tanaman air berbentuk rumput dari keluarga Typhaceae. Bunga betina berbentuk silindris berwarna coklat mirip ekor kucing, sedangkan bunga jantannya memiliki bentuk yang sama namun dengan ukuran yang lebih kecil yang tumbuh diatas bunga betina. Tanaman ini tumbuh dengan genangan air yang berlumpur dan mampu tumbuh dengan sinar matahari penuh.

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng gondok merupakan tanaman yan populer di Indonesia. Tanaman ini berasal dari brasil, aawal munculnya eceng gondok dibawa oleh orang orang Brasil yang digunakan sebagai tanaman hias. Tanaman ini mamapu berkembang biak dengan cepat sehingga tanaman ini dianggap sebagai gulma.

Namun, dewasa ini banyak masyarakat yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan kerajinan dan pakan ternak. Tanaman eceng gondok memiliki bunga dengan tampilan yang eksotis dengan warna ungu muda dan tersusun malai dan hanya mekar satu hari saja. Tanaman yang hidup di air ini tumbuh mengapung pada genangan air, dan dapat banyak kita temukan di perairan seperti sungai, danau maupun rawa-rawa.

Lotus (Nelumbo nucifera)

Tanaman lotus membutuhkan media air dan tanah untuk tumbuh, biasanya tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias dan diletakkan dalam pot tanah liat yang tinggi. Tanaman lotus memiliki bunga yang tumbuh sangat besar cantik dengan warna putih dan merah. Lotus memiliki ukuran daun besar, dan ada juga yang berukuran kecil. Tangkai tanaman lotus mampu mencapai 1 meter lebih. Biasanya bunga lous muncul dan mekar bersamaan dengan hari raya keagaman.

Kapu-kapu (Pistia stratiotes)

Tanaman ini sering disebut dengan tanaman apu-apu. Tanaman ini tumbuh di perairan dengan mengapung, memiliki daun hijau dengan ditumbuhi bulu-bulu halus yang bertekstur seperti beludru, akar serabut berwarna putih. Meskipun tanaman ini sering kita jumpai di kolam dan rawa-rawa, jika terkena sinar matahari langsung daunnya akan cepat kuning dan hancur. Tanaman ini biasanya digunakan untuk tempat hias ikan bertelur.

melati-air-echinodorus-paleafolius

Melati Air (Echinodorus paleafolius)

Tanaman melati air memiliki bunga warna putih yang tumbuh berderet pada tangkainya yang panjang dalam jumlah beberapa kuntuk. Bunga melati kan muncul dipagi hari secara bergantian. Dari bekas-bekas bunga yang muncul biasanya kan tumbuh tunas tunas baru.

Melati air memiliki daun yang kaku, dan ditumbuhi bulu bulu kasar pada bagian atas dan bawah daunnya. Terdapat 3 macam bentuk daun yang dimiliki tanaman melati air, yaitu bulat besar, lonjong besar dan lonjong kecil berbercak. Tanaman ini tubuh dalam air yang berlumpur.

Teratai (Nyamphaea)

Teratai merupakan tanaman air yang paling dikenal dan paling sering digunakan. Alasannya karena teratai memiliki bunga cantik berwarna warni dengan daun yang mengambang dala permukaan air. Ukuran bunga teratai berkisar antara 45-90 cm. Teratai juga memiliki berbagai macam varietas yang dibedakan dari jenis bunganya.

Pisang air (Typhonodorum lindyeyanum)

Tanaman air jenis ini dinamakan dengan pisang air karena memiliki kemiripan dengan pohon pisang, namun bedanya pisang air memiliki daun talas. Pisang air mampu tinggi hingga setinggi 4 meter dengan daun bergelombang dan berbentuk oval yang dapat mencapai ukuran 1,5 meter.

Kala lili (Zantedeschia aethiopica)

Kala lili merupakan tanaman air yang memiliki bentuk seperti terbuat dari lili. Dengan bentuk seperti corong berwarna putih dan putik dengan warna kuning cerah. Tanaman ini mampu tumbuh tinggi jika kurang mendapat cahaya matahari, bunga yang muncul memiliki aroma yang lembut.

Papyrus payung (Cyperus alternifolus)

Tanaman ini tumbuh secara berkelompok dengan pertumbuhan yang cepat. Papyrus memiliki batang bentuk segitiga sengan mencapai ketinggian hingga 1 meter lebih, dan bunga akan muncul di ujung batang menyerupai daun.

cara-merawat-tanaman-yang-hidup-di-air

Cara Merawat Tanaman Yang Hidup Di Air

Cara merawat tanaman air tawar di akuarium adalah hal pokok yang mesti anda ketahui untuk menjaga keberadaannya. Bagaimana tidak? Tanaman ini adalah penambah keindahan tersendiri yang ada pada akuarium anda agar terlihat alami nan indah, selanjutnya agar kadar oksigen didalam akuarium bisa tercukupi. Merawat tanaman air tawar ini tidak beda jauh dengan ketika merawatnya dalam keadaan normal. Maka dari itu artikel ini ingin memberikan informasi terkait langkah – langkah tepat untuk merawat dan menjaga kondisi tanaman air tawar di akuarium kesayangan anda.

Adapun tips cara merawat tanaman air tawar di akuarium yang pertama adalah dengan menjaga suhu tanaman asalnya. Maksudnya, jika tanaman tersebut di habitat aslinya bisa tumbuh dan berkembang pada suhu yang dingin maka sebaiknya anda atur akuariumnya agar memberikan suhu dingin bisa itu dengan memberikan kipas didalam akuarium atau cara lainnya. Cara ini perlu karena jika tumbuhan tersebut tidak berada pada suhu hidupnya tentu akan berdampak pada matinya tanaman tersebut.

Dan yang kedua adalah yang terakhir sebagai tips penting selanjutnya. Tips tersebut adalah pemberian pupuk sebagai nutrisi tanaman air tawar selama di akuarium. Maksudnya adalah pemberian pupuk baik itu yang bersifat alami ataupun buatan. Pupuk – pupuk ini diberikan untuk menunjang kehidupan tanaman air tawar tersebut agar selalu dalam kondisi yang baik dan sehat.

Lanjut, pemupukan ini juga untuk memberikan nutrisi khusus pada tanaman seperti zat fosfor, nitrogen dan kalium yang menjadi kebutuhan dan syarat pokok tanaman untuk hidup, jelas tanpa adanya asupan nutrisi melalui pemberian pupuk maka tanaman akan mati. Maka dari itu sangat penting sekali perawatan ini agar nantinya tanaman ini bisa hidup lebih lama dan membantu biota yang ada didalam akuarium tersebut.

Merawat Tanaman Hias Di Air Supaya Segar Dan Subur

Untuk merawat tanaman hias air supaya tumbuh subur dan segar sebaiknya anda menggunakan wadah yang tidak berlubang pada bagian dasar seperti halnya pot. Hal ini karena wadah tanaman hias air harus kedap sehingga air sama sekali tidak terbuang.

Wadah alternatif yang bisa anda pakai antara lain berupa; batu artifisial atau batu alam dari plesteran semen atau beton atau gentong dari tembikar.

Jarang yang memanfaatkan kayu karena akan mudah lapuk ketika secara langsung terkena air secara terus menerus. Tetapi ada juga pecinta tanaman hias yang merawat tanaman hias air yang bereksplorasi dengan lumping sebagai wadah display dari tanaman hias yang ditanam pada ember atau pot.

Untuk merawat tanaman hias air sebaiknya anda tidak menggunakan air PAM karena air pam basa dan mengandung kaporit sehingga bisa mengganggu pertumbuhan tanaman.

Anda bisa menambahkan air secara rutin pada wadah tanaman karena akan berkurang setiap harinya akibat diserap akar dan karena penguapan.