Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara tanaman hidroponik di rumah adalah salah satu solusi mengatasi masalah kekurangan lahan yang sering dialami banyak orang. Jenis tanaman hidroponik ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga tak sedikit orang yang berupaya untuk mencobanya. Hidroponik cabe dimulai dengan menyemai benih cabe hidroponik. Anda dapat menggunakan bibit cabe dengan merobek isi perut cabe tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan benih cabe berkualitas yang banyak tersedia di pasaran.

Jika bibit cabe telah didapat, selanjutnya Anda memasukkannya ke media semai. Media semai yang baik adalah campuran seimbang antara tanah, pupuk dan arang sekam. Letakkan benih cabe dengan jarak 3×3 cm lalu tutup dengan tanah. Kemudian semprotkan air pada tanaman tersebut. Setelah itu, Anda cukup diamkan sekitar 5-7 hari hingga benih cabe tersebut mulai tumbuh.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Cabe

Mulailah dengan mempersiapkan tempat hidroponik (pot) serta tendon nutrisi (toples atau barang-barang bekas lainnya). Langkah selanjutnya yaitu menanam benih cabe yang sudah disemai tadi. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan benih cabe yang telah berumur 25 sampai 30 hari. Pindahkan benih cabe tersebut ke pot tempat hidroponik. Langkah tersebut sangat mudah dilakukan meskipun bagi seorang pemula.

Basahi benih cabe yang disemai tadi lalu ambil bersama tanahnya. Hal ini dilakukan agar akar tidak rusak. Langkah selanjutnya yaitu dengan membasahi tanah tersebut agar tanah cepat larut sehingga hanya akan tampak benih cabe dan juga akarnya. Langkah berikutnya yaitu dengan memindahkan benih cabe beserta akarnya ke pot tempat hidroponik. Hidroponik cabe tersebut akhirnya berhasil ditanam.

Lakukan perawatan dengan menyiramnya secara rutin maksimal 2 kali sehari. Sebaiknya lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari, karena penyiraman pada siang hari justru akan menghambat pertumbuhan benih cabe saat melakukan fotosintesis. Kemudian lakukan pemberian nutrisi. Berikan nutrisi saat cabe berumur 5-7 hari setelah masa tanam. Nutrisi yang baik digunakan adalah nutrisi AB Mix. Kandungan nutrisi tersebut adalah ppm 600 – 700 atau 5ml A ditambah 5 ml B ditambah 1 liter air.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Contoh Tanaman Hidroponik

Pada dasarnya hidroponik adalah metode penanaman tumbuhan dengan menggunakan media air. Metode hidroponik tersebut dapat mengendalikan hama dan pencahayaan. Metode hidroponik tersebut juga bisa dibilang ramah lingkungan, karena tidak menggunakan pestisida ataupun herbisida. Metode penanaman hidroponik dapat diterapkan pada hampir semua tanaman. Cara menanam dengan metode hidroponik banyak diterapkan pada daerah perkotaan atau daerah urban.

Beberapa tanaman yang dapat menerapkan metode hidroponik tersebut diantaranya yaitu bawang merah dan bawang putih hidroponik, tanaman hidroponik kangkung, tanaman hidroponik tomat, dan juga tanaman hidroponik sawi. Beberapa tanaman tersebut sangat mudah di tanam dengan cara menanam hidroponik. Perawatan tanaman pada pada metode hidroponik tidak jauh berbeda dengan perawatan penanaman sistem konvensional pada umumnya.

Jika anda menginginkan cara penanaman yang lebih praktis, Anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick. Sistem wick tersebut adalah salah satu teknik hidroponik sederhana dengan menggunakan sumbu dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas yang berfungsi untuk mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman hidroponik. Laju pertumbuhan tanaman hidroponik dapat mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman dengan metode penanaman berupa tanah pada kondisi yang sama.

Demikianlah ulasan mengenai tanaman hidroponik cabe selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *