Tips Perawatan Dan Cara Menanam Bunga Melati

Bunga melati merupakan suku melati-melatian atau dalam famili disebut Oleaceae.  Diantaranya ada 200 jenis melati yang telah diidentifikasi yang tumbuh pada kawasan yang tropis. Tanaman melati cocok dengan suhu yang hangat seperti di daerah Eurasia, Australasia serta Oceania. Bunga ini banyak dikembangkan sebagai tanaman hias dengan ciri khas keharumananya. Dari berbagai jenis bunga melati yang tumbuh di berbagai wilayah tropis di dunia. Beberapa jenis dari bunga melati tumbuh dan dikembang biakkan di daerah Pulau Jawa. Tanaman bunga melati banyak dikembang biakkan baik dipakai sebagai bunga tabur ataupun tanaman hias. Bisa juga dipakai sebagai bahan industri minyak wangi, kosmetik, parfum. Sampai digunakan untuk campuran ataupun pengharum pada teh serta pada produk-produk farmasi yang lainnya.

tips-perawatan-dan-cara-menanam-bunga-melati

Seperti tanaman yang lainya, untuk bisa bertumbuh secara optimal, bunga melati memerlukan banyak cahaya matahari. Sebab tanaman ini cocok di tanaman pada tempat terbuka, dengan tingkat kelembaban udara 50 hingga 80%. Suhu yang pas untuk pertumbuhan tanaman ini yaitu antara 28 – 36ºC dan pada siang hari, dan 24 sampai 30 ºC pada malam hari. Untuk media pertumbuhannya, tanaman bunga melati sangatlah cocok ditanam untuk jenis tanah latosol serta andosol. Tanah latosol merupakan tanah yang banyak mengandung zat besi serta alluminium. Jenis tanah ini mempunyai tingkat kesuburan yang lebih rendah sebab sudah sangat tua.

Syarat Tumbuh Melati

Tanah ini dikenal juga dengan sebutan tanah merah. Lalu untuk tanah andosol merupakan tanah yang terbuat dari lereng-lereng gunung api. Media tanaman yang cocok adalah yang banyak mengandung bahan organik dan mempunyai sistem drainase yang baik. Berbeda dengan media tanaman anggrek. Derajat keasaman tanah yang paling pas untuk pertumbuhannya yaitu tanah dengan pH 5 sampai dengan 7. Tanaman melati dapat tumbuh baik pada daerah dengan curah hujan antara 112 hingga 119 mm per bulan. Juga dengan kuantitas hujan selama 6-9 hari hujan pada tiap bulannya. Pembudidayaan tanaman melati diawali dari pembibitan, pengolahan media tanam, penanaman, perawatan & pemeliharaan serta pemberantasan hama dan penyakit dan pemanenan.  Semuanya harus dilakukan dengan telaten.

Cara Menanam Bunga Melati

Bibit semai yang sudah siap & cukup kuat akan dipindahkan ke dalam lahan tanam. Lahan ataupun lokasi penanaman harus terlebih dahulu bebas dari gulma atau istilahnya rumput liar. Dan harus dibebaskan dari pepohonan juga batu-batu jadi pengelolaan tanah mudah untuk dilakukan. Sebelumnya tanah harus digemburkan terlebih dahulu dengan cara dicangkul atau dibajak sedalam 30 sampai 40 cm. Biarkan lahan menjadi kering dengan angin selama sekitar 15 hari lamanya. Sesudah tanah siap, bedengan dibuat dengan lebar ukuran 100 sampai 120 cm.  Serta dengan tinggi 30 hingga 40 cm dengan jarak antara bedeng yaitu adalah sekitar 40 – 60 cm . Dengan panjang bedeng yang disesuaikan dengan panjang lahan tersebut.

Untuk mengkondisikan tanah agar sesuai dengan media yang pas pertumbuhan melati, bisa dilakukan pengasaman pada tanah. Untuk tingkat keasamannya yang cukup tinggi (pH rendah), jadi pH tanah bisa ditingkatkan & menambah unsur-unsur kalsium serta magnesium. Pemupukan media tanam bisa memakai pupuk kandang yang dicampurkan sampai merata dengan lapisan tanah  yang atas. Pupuk kandang dituangkan ke dalam lubang tanam sebanyak 1 sampai 3 kg. Membuat lubang tanam dengan ukuran sekitar 40 x 40 x 40 cm dengan jarak dari tiap lubang 100 – 150 cm. Nah untuk tiap lubang ditanami dengan satu bibit bunga melati.

Lakukan perawatan dengan penyiraman serta pemupukan. Untuk membuat tumbuh maksimal, tanaman harus disiram setiap hari terutama saat awal pertumbuhan. Siram hingga tanaman melati cukup basah. Penyiraman terutama sangat diperlukan pada masa awal pertumbuhan. Pengairan juga dilakukan secara bertahap hingga 1 bulan pertumbuhan tanaman melati di lahan saat pagi dan sore hari.

Tips Budidaya Delima Merah Agar Berbuah Lebat

Budidaya delima merah biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Tanaman delima (punica granatum) atau sering juga disebut buah pome merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah. Buah delima merah sekilas hampir mirip dengan buah tin namun lebih besar. Untuk membudidayakan buah delima harus dilakukan dengan cara yang benar agar menghasilkan buah delima yang berbuah lebat. Tabulampot delima merah merupakan buah yang memiliki rasa yang nikmat dan gurih. Tanaman delima merah tersebut memiliki bentuk dan aroma yang khas. Dengan begitu, bagi siapa saja yang menikmati delima merah tersebut pasti ingin selalu menikmatinya lagi. Tetapi tabulampot buah delima tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan tentang buah manis dan populer ini. Budidaya delima merah memiliki peluang bisnis yang besar. Anda harus teliti dan cermat dalam melakukan budidaya delima merah.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan. Budidaya delima merah memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Tanaman delima merah itu sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang tepat untuk membudidayakan buah delima. Selain bertujuan sebagai budidaya, tabulampot buah delima merah juga dapat dijadikan sebagai penghias halaman rumah. Karena tabulampot delima memiliki tampilan tanaman yang menarik dan pohonnya pun tidak bisa tumbuh besar alias kerdil. Tabulampot buah delima juga memiliki manfaat  dan khasiat yang besar untuk kesehatan dan perawatan kecantikan. Anda tidak akan kecewa melakukan pembudidayaan tanaman delima merah tersebut karena manfaat yang terkandung didalamnya. Untuk info lebih jelasnya, simak saja budidaya delima merah berikut ini.

Tips Budidaya Delima Merah

Biasanya tabulampot buah delima agar pohon delima cepat berbuah cocok ditanam di mana saja. Tabulampot buah delima merah ini tidak memilih cuaca untuk dapat tumbuh. Dengan begitu, budidaya delima merah terbilang mudah untuk dilakukan. Selain itu, buah delima dapat berbuah dengan waktu 6 bulan sekali. Terlebih lagi, buah delima memiliki bermacam-macam warna, yang paling terkenal yaitu warna merah. Warna yang lainnya orang belum banyak yang mengetahuinya. Langkah-langkah yang tepat sebelum memulai budidaya tanaman buah delima merah sangat penting, karena akan mempengaruhi hasil panen.

Buah delima memiliki banyak sekali manfaatnya, dan khasiat utamanya dalam mengobati penyakit. Karena terlalu banyak manfaat yang dikandung maka permintaan untuk memiliki buah ini sangat tinggi dibandingkan buah lainnya. Tak heran jika buah delima merah banyak dibudidayakan. Budidaya delima merah dalam pot sangat bagus bila ditanam di panas matahari secara langsung. Tetapi itu, hanya berlaku untuk delima yang berwarna merah. Sedangkan tabulampot berwarna lainnya tidak bisa ditanam di bawah sinar matahari secara langsung, karena memiliki kandungan zat yang berbeda. Teknik penanaman untuk tabulampot tanaman buah delima merah, sama dengan teknik penanaman tanaman lainnya. Meski begitu, ada sedikit perbedaan dalam beberapa teknik penanaman saja.

Cara Pembibitan Buah Delima

Cara perkembangbiakan buah delima dapat dilakukan melalui biji, cangkok atau stek batang, dan tunas. Untuk menghasilkan pohon buah delima yang cepat berbuah, maka sebaiknya gunakan cara budidaya buah delima dengan cangkok batang. Lakukan cara mencangkok delima merah yang benar seperti cara mencangkok budidaya tanaman buah belimbing madu atau pohon buah lainnya. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat membeli bibit buah delima cangkokan di kios-kios penjual bibit tanaman di dekat tempat tinggal anda. Untuk menyiapkan bibit tanaman buah delima dari biji, maka perlu menyiapkan media semai terlebih dahulu.

Teknik  pertama yang harus dilakukan dalam membudidayakan tanaman delima merah adalah kita harus menentukan bibit delima merah yang terbaik untuk penanaman tabulampot delima. Bibit delima yang terbaik pasti akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Pilih buah delima merah yang sudah sangat tua, belah dan ambil bijinya. Jemur biji delima delima selama 1 hari di terik matahari, angkat dan letakkan di tempat teduh. Biarkan selama 1 malam sebelum dilakukan penyemaian. Sebelum disemai, rendam terlebih dahulu biji buah delima merah dengan air hangat selama 4 jam (jangan kepanasan). Setelah itu tiriskan, setelah airnya tidak menetes kembali, lakukan penyemaian di lahan semai yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, sampai bibit buah delima tumbuh dan siap dipindah ke lahan tanam permanen.

Penyiapan Lahan Delima

Budidaya delima merah sangat menyukai lahan tanam yang gembur dan subur serta tidak tergenang air. Jika anda ingin membudidayakan pohon delima di kebun atau lahan perkarangan rumah anda. Maka anda perlu mempersiapkan lokasi tanam yang tidak tergenang air dan memiliki tekstur tanah yang gembur. Gali lubang dengan ukuran 50 cm x 50 cm dengan kedalaman 50 cm. Kemudian isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Jika anda ingin menanam delima merah lebih dari 1 batang, maka buatlah lubang dengan ukuran yang sama pada jarak 5 meter dari lubang sebelumnya. Lalu isi lubang yang akan anda tanami buah delima tersebut juga dengan pupuk kandang. Diamkan lubang yang akan ditanami delima merah tersebut dalam kurun waktu selama 3 minggu sebelum ditanami sambil menunggu bibit siap dipindahkan.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Jika delima merah akan dibudidayakan di dalam pot sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot) maka siapkan pot dengan ukuran besar, isi pot dengan campuran tanah gembur dengan pupuk kandang. Dalam penentuan pot, kita harus memilih pot yang berukuran sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Setelah itu, masukkan media tanam dengan tanah yang sudah bercampur dengan pasir, kompos serta pupuk kandang, dengan perbandingan yang sama dan rata. Setelah media tanam di masukkan ke dalam pot tersebut. Barulah masukkan pupuk NPK, dan 2 kg tepung arang. Yang terakhir dilakukan adalah penyiraman. Penyiraman yang dilakukan harus menggunakan air yang bersih dan sudah dicampur dengan zat kimia. Jika teknik penanaman dilakukan dengan benar, maka tabulampot delima akan berbuah dengan cepat. Yang terpenting juragan di rumah di perhatikan kualitas bibitnya sebelum memulai menanam. Sebab bibit delima yang bagus dan berkualitas juga sangat menentukan tanaman buah delima tersebut.

Penanaman Delima Merah

Setelah bibit hasil semaian budidaya delima merah siap dipindahkan dengan tinggi bibit sekitar 20 cm. Maka lakukan pemindahan bibit delima merah dengan mencabutnya. Pencabutan harus dilakukan dengan mengikutsertakan tanah semaiannya. Hati-hati dalam melakukan pencabutan budidaya delima merah tersebut. Cabut dengan menggunakan bantuan pisau untuk menggali tanahnya agar tidak pecah. Jika tanahnya menjadi pecah, maka dikhawatirkan delima merah yang akan anda budidayakan tersebut kehilangan tingkat kesuburannya. Dengan begitu tanaman buah delima merah akan gagal dibudidayakan. Setelah itu, tanamlah bibit delima merah ke lubang tanam atau pot yang telah disediakan, lakukan penyiraman setelah penanaman selesai dilakukan. Penyiraman delima merah tersebut dilakukan agar delima merah tumbuh dengan baik di tempat tersebut.

Untuk menanam bibit buah delima merah pada tanah, pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan. Tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk delima merah yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk canang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak budidaya delima merah. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Untuk memperkuat pertumbuhan dapat dilakukan pemangkasan serta pembajakan.

Pemeliharaan Delima Merah

Untuk pemeliharaan budidaya delima merah, anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman delima merah ini. Perhatikan pula pola untuk memberikan pupuk. Hal ini bertujuan agar perawatan budidaya delima yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan budidaya delima merah terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penemprotan fungisida yang sesuai dan juga dapat membungkus buah pada saat buah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar hama tidak dapat memakan buah yang akan matang sehingga buah akan rusak.

Pemeliharaan dengan cara memberikan pupuk pada waktu akhir musim kemarau atau panas. Banyaknya penyakit dan hama yang menyerang dirasa sangat menyulitkan penanaman. Seperti ulat penggerek buah bernama virachola Isocrates menjadi musuh paling berbahaya pada delima merah. Ada pula buah delima yang disebabkan dari jamur yang menyerang ketika iklim hujan atau basah. Penggerek buah delima merah menjadi ancaman tersendiri karena sangat sulit untuk dimusnahkan, sebab penyerangannya dengan meneteskan satu persatu telurnya pada  bunga. Hal ini hanya bisa diatasi dengan memberikan pestisida atau dibungkus buahnya dan berikan fungisida. Ketika masa pematangan, buah delima merah rentan dengan keretakan. Jika belum matang maka buah delima merah akan berkualitas rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah berubah menjadi kuning, tidak perlu dipanen terlebih dahulu. Untuk mengambil buahnya harus dipotong menggunakan gunting pemangkas. Setelah buah delima merah masak maka dapat disimpan dan dikapalkan.

Pemanenan Delima Merah

Buah delima merah yang sudah matang akan menguning pada pangkal buahnya. Pemanenan delima dapat dilakukan dengan menggunting atau memotong tangkai buahnya. Buah delima dapat dinikmati dalam kondisi segar atau dijadikan sebagai minuman. Tanaman buah delima merah tidak sulit untuk dibudidayakan karena tidak memerlukan syarat tumbuh khusus. Selain enak dikonsumsi, buah delima merah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diantaranya yakni menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, mengatasi gangguan perut, mencegah anemia, mengobati kolesterol dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Pemangkasan Delima Merah

Perawatan pohon buah delima merah agar menghasilkan pohon yang subur dan cepat berbuah dapat dilakukan dengan memangkas cabang-cabang yang terlalu banyak. Hal ini dilakukan agar nutrisi makanan yang diserap digunakan untuk berbunga. Lakukan pemupukan ulang pada saat umur tanaman buah delima merah sekitar 6 bulan setelah penanaman. Lakukan penyiraman pada tanaman delima merah secara rutin terutama pada musim kemarau. Karena memang tanaman delima merah membutuhkan air dalam jumlah yang cukup, jangan sampai kekurangan air.

Periode Pematangan Buah Delima

Pada periode tanaman delima merah ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apabila buah delima merah tersebut belum masak maka buah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah delima merah berubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buah delima merah, sebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah itu, lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah delima manis yang akan dipasarkan. Pilih buah delima merah yang masih segar.

Aneka Khasiat Delima Merah

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

1. Kesehatan Jantung

Jus buah delima merah memiliki dampak besar bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan jantung, karena kandungan Punicalagin mampu menjaga arteri tetap fleksibel dan mengurangi peradangan pada lapisan pembuluh darah. Hal ini diketahui untuk mengurangi aterosklerosis. Aterosklerosis itu sendiri merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung. Delima merah menurunkan risiko penyumbatan dalam arteri yang dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah ke jantung dan otak. Dengan kata lain delima merah memiliki efek anti-aterogenik pada jantung. Buah delima merah juga mampu menurunkan jumlah LDL atau kolesterol jahat yang disimpan dalam tubuh dan meningkatkan jumlah kolesterol baik atau HDL.

2. Pencegah Resiko Kanker

Buah delima merah ternyata memiliki khasiat tingg yakni mampu menghilangkan radikal bebas dari tubuh dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dan penyakit lainnya. Kandungan tinggi antioksidan yang terdapat dalam buah delima merah merangsang sel-sel darah putih untuk menetralkan racun di dalam tubuh sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sehat. Asupan harian delima merah dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada kanker prostat. Selain itu, delima merah pun juga dapat memblokir aromatase, enzim yang mengubah androgen menjadi estrogen, yang tak lain merupakan hormon yang memainkan peran penting dalam perkembangan kanker yang mematikan di payudara atau bisa dibilag kanker payudara.

3. Perawatan Prenatal

Jus delima merah sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Ini adalah sumber besar dari sejumlah vitamin dan mineral termasuk asam folat yang merupakan elemen penting dari diet prenatal. Properti anti inflamasi jus delima merah memastikan aliran darah yang sehat, yang penting untuk pengembangan keseluruhan janin. Kandungan kalium dalam jus delima merah ini juga dapat membantu mencegah kram kaki yang umumnya terkait dengan kehamilan. Bila jus buah delima tersebut dikonsumsi secara teratur oleh ibu hamil, maka telah diketahui untuk menurunkan resiko kelahiran anak prematur atau kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah. Tidak ada salahnya mencoba membudidayakan delima.

Itulah ulasan mengenai tips budidaya delima merah agar berbuat lebat selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Tips Budidaya Belimbing Madu Paling Lengkap

Budidaya belimbing madu tengah digalakkan oleh para petani yang ingin mendapatkan keuntungan panen yang maksimal dan memuaskan. Dengan menggalakkan budidaya belimbing madu tersebut juga memberikan keuntungan yang besar sehingga banyak orang yang tidak ragu melakukan pembudidayaan belimbing manis ini. Meski begitu, tanaman belimbing madu ini masih sangat jarang dibudidayakan oleh para petani Indonesia. Untuk itu budidaya tanaman belimbing ini merupakan peluang bisnis baru dan sasaran pasar yang tepat karen pasokan buahnya yang masih kurang di pasaran. Belimbing sebenarnya merupakan tanaman buah berupa pohon yg berasal dari kawasan Malaysia, kemudian menyebar luas ke berbagai negara yang beriklim tropis lainnya di dunia termasuk Indonesia. Untuk melakukan budidaya belimbing madu sebenarnya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya mendapatkan hasil dan keuntungan yang maksimal. Tahapan-tahapan yang harus dilakukan saat melakukan pembudidayaan belimbing madu itu ialah pengolahan tanah, penyiapan bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemangkasan cabang, pembungaan dan kerontokan, penjarangan buah, dan masih banyak lainnya.

tips-budidaya-belimbing-madu-paling-lengkap

Di kawasan Amerika, buah belimbing dikenal dengan nama star fruits. Sementara untuk jenis buah belimbing yang populer dan digemari masyarakat adalah belimbing Florida. Belimbing manis adalah tanaman buah berbentuk khas mempunyai sisi seperti bintang yang berasal dari Indonesia. Salah satu daerah yang terkenal dengan produksi dan budidaya belimbing madu adalah Demak, Jawa Tengah. Demak terkenal dengan belimbingnya yang besar, warnaya kuning cerah dan rasanya manis. Buah belimbing ini memiliki banyak sari, sehingga memungkinkan untuk dibuat wine buah. Pada umumnya budidaya belimbing madu ditanam dalam bentuk kultur pekarangan (home yard gardening), yaitu diusahakan sebagai usaha sambilan sebagai tanaman peneduh di halaman-halaman rumah. Cara melakukan budidaya tanaman belimbing terbilang cukup mudah. Bahkan, cara budidaya tanaman belimbing dapat dilakukan oleh pemula sekalipun. Anda pastinya akan tertarik melakukan budidaya tanaman belimbing tersebut. Buah belimbing madu ini pun sangat manis saat dirasakan. Untuk info lebih jelasnya, anda dapat simak tips budidaya belimbing madu berikut ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Belimbing Madu

Iklim

Saat hendak melakukan budidaya belimbing madu, anda harus cermat dalam memperhatikan syarat tumbuh tanaman belimbing tersebut. Dibutuhkan untuk pertumbuhan situasi angin yang tidak terlalu kencang, karena dapat menyebabkan gugur bunga atau buah. Curah hujan sedang, di daerah curah hujan tinggi sering menyebabkan gugurnya bunga dan buah, sehingga produksi akan rendah. Tanam tempat terbuka dan mendapat sinar matahari yang cukup dengan iradiasi intensitas 45-50%, tetapi juga toleran terhadap naungan (tempat teduh). Suhu dan kelembaban ataupun iklimnya termasuk tipe A (amat basah), B (agak basah), C (basah), dengan 6–12 bulan basah dan 0–6 bulan keing, namun paling baik di daerah yang mempunyai 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering.

Media Tanam

Hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok pula untuk tanaman belimbing. Tanahnya subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainasenya baik. Derajat keasaman tanah untuk tanaman belimbing yaitu memiliki pH 5,5–7,5. Kandungan air dalam tanah atau kedalaman air tanah antara 50–200 cm dibawah permukaan tanah. Ketinggian tempat yang cocok untuk tanaman belimbing yaitu di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Cara Budidaya Buah Belimbing

Pembibitan

Budidaya belimbing madu harus selalu menggunakan pohon induk unggul atau perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi, enten, dan susuan). Perbanyakan cara menanam belimbing generatif dengan biji tidak dianjurkan, karena hampir selalu memberikan keturunan berbeda dengan induknya (segregasi genetis). Oleh karena itu, pembibitan generatif (biji) hanya dimaksudkan untuk menghasilkan bibit batang bawah (onderstam) yang kemudian digunakan pada perbanyakan vegetatif. Penyiapan bibit unggul belimbing madu dilakukan dengan cara pembiakan vegetatif (cangkok, okulasi, susuan dan enten). Khusus pada perbanyakan vegetatif budidaya belimbing madu dengan cara penyambungan (okulasi, enten, susuan) diperlukan batang bawah atau bibit onderstam yang berasal dari biji (pembiakan generatif).

Penyiapan Batang Bawah Guna Penyiapan Benih Belimbing

Pilih buah belimbing yang sudah matang di pohon. Lalu pilih buah belimbing yang keadaannya sehat serta berasal dari varietas unggul nasional ataupun lokal. Ambil (keluarkan) biji dari buah belimbing segar tersebut dengan cara membelahnya. Setelah itu, kemudian tampung biji buah belimbing dalam suatu wadah. Cuci biji belimbing dengan air bersih hingga bebas dari lendirnya. Kering anginkan biji belimbing yang telah dipilih tersebut ditempat teduh dan kering hingga kadar air belimbing madu berkisar antara 12–14%. Lanjutkan dengan simpan biji belimbing dalam suatu wadah tertutup rapat dan berwarna, atau bisa juga langsung disemai di suatu persemaian.

tips-budidaya-belimbing-madu-paling-lengkap

Penyiapan Lahan Persemaian Benih Belimbing

Pengolahan tanah merupakan langkah awal sebelum melakukan tahapan-tahapan cara menanam pohon belimbing yang lainnya. Hal ini dimaksudkan supaya lahan lebih gembur, membersihkan gulma, dan memper baiki aerasi tanah supaya lebih subur. Tanah diolah dengan dicangkul atau dibajak oleh alat tradisional maupun memakai mesin traktor. Setelah pembajakan dibuat lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. jarak antara lubang 5 m x 6 m, dan buat selokan dari sisa lahan. Memisahkan tanah galian lapisan atas dengan lapisan bawah setebal 25-30 cm. tiap lubang diisi pupuk kompos yang sudah matang sebanyak 40 kg. campur pupuk dengan tanah lapisan bawah yang ada di pinggir lubang. Biarkan lubang tanam selama 1-3 minggu.

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman buah belimbing ialah dengan tentukan (pilih) areal untuk lahan persemaian cara menanam buah belimbing di tempat yang strategis dan tanahnya subur. Olah tanahnya cukup dalam antara 30-40 cm hingga gembur, kemudian dikering-anginkan selama ± 15 hari. c) Buat bedengan selebar 100-120 cm, tinggi 30 cm & panjangnya tergantung keadaan lahan. Arah bedengan sebaiknya membujur posisi Utara-Selatan. Tambahkan pupuk kandang yang matang dan halus sebanyak 2 kg/m2 luas bedengan sambil dicampurkan dengan tanah atas secara merata, kemudian rapikan bedengan dengan alat bantu papan kayu atau bambu ataupun cangkul. Tancapkan tiang-tiang bambu di sisi Timur bedengan setinggi 100-150 cm & di sisi Barat 75-100 cm, kemudian pasang pula palang-palang dari bilah bambu sambil diikat. Pasang atap persemaian dari dedaunan (jerami) atau lembar plastik bening (transparan), sehingga bedengan persemaian lengkap dengan atapnya siap disemai biji belimbing.

Teknik Penyemaian Biji Belimbing

Rendam biji belimbing dalam air dingin atau hangat kuku (55-60 derajat C) selama 30 menit atau lebih. Kecambahkan biji belimbing dengan cara disimpan dalam gulungan kain basah di tempat yang lembab selama beberapa waktu. Semai biji belimbing yang telah berkecambah pada lahan pesemaian. Caranya adalah biji disebar di sepanjang garitan atau alur-alur dangkal pada jarak antar alur sekitar 10-15 cm, kemudian tutup dengan tanah tipis. Biarkan kecambah tumbuh dan berkembang menjadi bibit muda. Varietas unggul buah belimbing memiliki ciri seperi, buahnya bermutu tinggi, manis rasanya, produksinya tinggi, mampu beradaptasi di lokasi baru, tahan stress dan tahan terhadap penyakit.

Pemeliharaan Penyemaian Belimbing

Pemeliharaan bibit selama di pesemaian budidaya belimbing manis dilakukan dengan beberapa tahapan. Penyiraman (pengairan) secara kontinyu 1-2 kali sehari atau tergantung keadaan cuaca. Pemupukan dengan pupuk Nitrogen (Urea, ZA) ataupun NPK yang dilarutkan dalam air dgn dosis 10 gram/10 liter untuk disiramkan pada media pesemaian setiap 3 bulan sekali. Pengendalian hama atau penyakit dgn cara memotong bagian yang terserang parah, perbaikan drainase tanah dan penyemprotan pestisida pada konsentrasi rendah antara 30–50 % dari yang dianjurkan. Penyapihan (pendederan bibit pada umur 6–8 bulan dari pesemaian ke dalam polibag atau keranjang atau lahan yang telah diisi media campuran tanah dengan pupuk kandang.

Tips Penanaman Tanaman Buah Belimbing

Penanaman tanaman buah belimbing di lahan terbuka atau kebun dilakukan apabila bibit belimbing sudah mencapai ketinggian 50-100 cm. Apabila bibit yang sudah dipersiapkan menggunakan media yang dibungkus oleh polibag (platik), sebelum ditanam polibag tersebut harus dibuka terlebih dahulu, kemudian bibit dimasukan kedalam lubang tanam. Minimum daerah media tanam diperlukan untuk pengoperasian pembibitan adalah 2.000 m2, yang dapat menampung sebanyak 5.000-10.000 bibit. Sementara lahan kebun untuk pohon induk dapat disediakan sendiri atau ditanam di daerah operasional. Syarat utama dalam pemilihan lahan adalah tersedianya air bagi tanaman, sebagai indikator alami ada atau tidaknya sumber air dapat digunakan pohon kelapa, karena umumnya pohon-pohon palem tinggal di daerah yang banyak mengandung air.

Media Tanam

Posisi bibit harus tegak tepat di tengah lubang. Kemudian, timbun lubang tanam dengan lapisan tanah atas sambil ditekan ke bawah, dan miring kearah akarnya sampai kuat. Hal ini dilakukan supaya tanaman tidak goyang jika tertiup angin. Siram tanaman tersebut supaya tidak stress. Jika bibit yang ditanam hasil dari sambung pucuk atau okulasi, maka batas sambungan atau mata temple harus terletak 5-10 cm di atas tanah dan jangan sampai tertimbun tanah. Tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainase yang baik, serta waktu terbaik tanam di daerah yang memiliki iklim basah antara 7,5 bulan dan 4,5 bulan kering. Karakteristik lain dari tanah yang mengandung air adalah daerah yang terletak di lembah bukit atau gunung.

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman buah belimbing meliputi penyiraman, pemberantasan gulma, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Untuk penyiraman dilakukan setiap hari, apalagi pada musim kemarau intensita penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore hari. Cara penyiraman tanaman belimbing madu tersebut dapat dilakukan dengan memberi lubang jarum pada sisi bawah botol bekas air mineral, kemudian diisi ¾ air, sedangkan atasnya biarkan kosong. Kemudian ditancapkan kedalam tanah, namun tidak terlalu dalam.

tips-budidaya-belimbing-madu-paling-lengkap

Penyiraman

Kemudian cara lain untuk system penyiraman tanaman belimbing bisa dilakukan dengan cara tetes, yaitu dengan menggunakan selang yang dilubangi sebesar jarum pada posisi samping, kemudian selang dihubungkan dengan menara air (tendon air atau bak air). Air dari menara bisa langsung dialirkan, untuk pengaturannya kita bisa memasang kran pengaturan. Penyiraman tanaman belimbing dapat dilakukan dengan cara penggenangan (dileb) atau disiram sampai daerah sekitar tajuk tanaman basah. Meskipun selalu butuh air, tanaman ini kurang menyukai air tergenang, perlu diberi sarana drainase dan air segera dialirkan ke luar kebun agar tidak menggenang.

Penyiangan

Untuk pemberantasan gulma tanaman belimbing bisa kita lakukan dengan alat seperti cangkul, garuk kecil dan lain sebagainya. Dalam melakukan proses pembuangan benalu atau gulma jangan sampai merusak tanaman utama. Proses pemberantasan gulma ini juga sering disebut penyiangan. Sebagai pencegahan terhadap hama dan penyakit tanaman belimbing madu maka perlu dilakukan penyemprotan pestisida. Waktu penyemprotan pestisida pada tanaman belimbing manis tersebut dilakukan sekitar 2 minggu sekali, misalnya dengan ‘Thamaron Super’ yang takarannya disesuaikan dengan dosis yang tertera pada kemasan. Jangan sampai anda berlebihan menggunakan pestisida.

Pemupukan

Setelah melakukan tahapan tersebut, belimbing berumur 3 bulan tanaman harus diberi pupuk N, P dan K. Pemupukan dilakukan 3 bulan sekali. Dosis pemberian pupuk untuk tanaman belimbing madu yang sudah berumur satu tahun  diberikan urea 100gram, SP-36 100 gram, KCL 100 gram. Kemudian dosis untuk tanaman yang sudah berumur dua tahun  ialah urea 150 gram, SP-36 100 gram, KCl 150 gram, dosis untuk tanaman yang sudah berumur tiga ttahun, urea 150 gram, SP-36 300 gram, KCl 200 gram, untuk umur empat tahun, urea 200 gram, SP-36 400 gram, KCl 300 gram, dan umur di atas empat tahun bisa di beri dengan dosis, urea 75 gram, SP-36 150 gram. Dosis tersebut untuk masing-masing satu pohon. Tanaman belimbing madu yang sudah berbuah diberi pupuk dua kali. Pupuk diberikan dengan alur melingkari batang, dengan jarak 10-100 cm dari batang.

Panen Tanaman Belimbing Madu

Umur panen (petik) buah belimbing madu sangat dipengaruhi oleh letak geografi penanaman, yaitu faktor lingkungan dan iklim. Di dataran rendah yang tipe iklimnya basah, umur petik buah belimbing madu sekitar 35–60 hari setelah pembungkusan buah atau 65–90 hari setelah bunga mekar. Ciri buah belimbing madu yang sudah saatnya dipanen adalah ukurannya besar (maksimal), telah matang dan warna buahnya berubah dari hijau menjadi putih atau kuning atau merah atau variasi warna lainnya. Hal ini tergantung dari varietas belimbing.

Pemangkasan

Tujuan dari pemangkasan tanaman belimbing madu adalah untuk membentuk tanaman supaya bercabang banyak, sosoknya supaya tidak terlalu tinggi menjulang. Kemudian tanaman belimbing manis tersebut diremajakan. caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu buang tunas-tunas yang muncul terlalu rapat, ranting yang sakit dan tunas yang lemah. Untuk tanaman belimbing madu yang sudah tua bisa dipangkas dengan gergaji tajam, dan bekasnya dioles dengan lisol atau karbol, lalu tutup dengan plastic hitam. Kemudian diberi pupuk dengan pupuk kandang tau kompos 10 kg per pohon. Jarak pemangkasan cabang dari tanah kurang lebih sekitar 1,5 hingga 2 meter. Tanaman belimbing madu menghasilkan buah yang relatif lebih banyak.

Penjarangan Belimbing

Penjarangan buah bertujuan untuk meningkatkan hasil buah yang berkualitas seperti, ukuran buah yang sama rata. Cara penjarangan buah belimbing yaitu dengan seleksi buah pentil kemudian pilih yang kerdil, bengkok, dan cacat kemudian buang. Sisakan 2-3 buah, selanjutnya pentil yang tersisa bungkus dengan daun jati, plastic, atau kertas. Agar warnanya seragam dan bersih. Faktor-faktor yang menyebabkan buah belimbing madu menjadi manis yaitu jenis tanah dan pemupukan serta sinar matahari. Tanaman belimbing madu baik ditanam di tanah yang bertipe kering, curah hujan kurang dari 1000 mm per tahun, karena cahaya matahari cukup menyinari, sehingga proses fotosintesis tanaman belimbing madu dapat berlangsung baik.

Demikianlah ulasan mengenai tips ampuh budidaya belimbing madu selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Tips Ampuh Budidaya Tanaman Manggis Cepat Panen Terlengkap

Tanaman manggis telah banyak dibudidayakan oleh para petani Indonesia. Terlebih lagi, semenjak banyak ahli menemukan berbagai khasiat tanaman manggis untuk kesehatan tubuh manusia, banyak yang ingin membudidayakan tanaman manggis tersebut. Manggis Garcinia mangostana L. ini adalah sejenis pohon cemara dari daerah tropis yang diyakini berasal dari Nusantara. Buah manggis merupakan apomixis obligat, biji tidak berasal dari fertilisasi dan diduga memiliki keragaman genetik yang sempit. Diperkirakan bahwa buah manggis di alam hanya satu klon dan karakteristik yang sama dengan induknya. Realitas di lapangan menunjukkan keragaman buah manggis yang mungkin disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik sebagai akibat dari mutasi alami sejalan dengan sejarah manggis ribuan tahun. Kian hari permintaan akan buah manggis meningkat maka secara otomatis kebutuhan akan buah manggis tersebut pasti meningkat. Hal ini bisa menjadikan peluang bagi para petani, khususnya para petani buah-buahan untuk mencoba membudidayakan buah manggis ini. Terlebih lagi, buah manggis tersebut memang banyak diidolakan oleh masyarakat.

tips-ampuh-budidaya-tanaman-manggis-cepat-panen-terlengkap

Buah manggis kaya akan kandungan zat yang berperan menjaga kesehatan tubuh. Tanaman manggis ini sangat dicari, terutama kulitnya yang akan dijadikan ramuan herbal yang diambil sarinya atau extrak kulit manggis untuk megatasi berbagai macam jenis penyakit, tekanan darah tinggi, kanker, kaya akan anti-oksidan, dan lain-lain. Rasa buah manggis yang manis membuat para petani tertarik untuk menanam pohon manggis dan membudidayakan tanaman manggis. Buah yang mempunyai nama latin garcinia mangostana mulai dikembang-biakkan dan dibudidayakan melalui pot. Hal ini dikarenakan pohon manggis dapat berbuah dengan cepat. Buah manggis mempunyai banyak kegunaan mulai dari kulit sampai daging buahnya. Para petani yang membudidayakan pohon manggis pastinya akan mendapatkan keuntungan yang memuaskan. Pasalnnya budidaya pohon manggis terbilang mudah dilakukan, tak terkecuali untuk para pemula. Hal inilah yang juga menjadi alasan buah manggis berpeluang bisnis besar. Untuk info lebih lengkap tentang budidaya pohon manggis, anda simak saja tips ampuh budidaya tanaman manggis cepat panen berikut ini.

Syarat Pertumbuhan Tanaman Manggis

Media Tanam

Tanaman manggis tumbuh dengan subur jika ditanam pada dataran rendah, maksimal ketinggianya adalah 600-1.000 mdpl. Media tanah yang baik untuk pertumbuhan pohon manggis ialah tanah yang mengandung unsur hara yang tinggi dan juga gembur yang kaya kandungan bahan organik dengan drainase yang baik. Untuk itu, tanah yang akan digunakan untuk menanam pohon manggis sebaiknya diolah terlebih dahulu. Tanah untuk tanaman manggis harus senantiasa lembap, tetapi tidak menggenang. Air tanah sedalam 2 meter dari permukaan tanah cocok untuk tanaman manggis. Sebaliknya, tanaman manggis tidak menyukai tanah yang bersifat basa dan rendah kesuburannya.

Iklim

Cuaca yang baik untuk pertumbuhan pohon manggis adalah beriklim lembab atau basah dengan suhu berkisar 20-30 derajat celcius. Tanaman manggis tidak bisa tumbuh tanpa air sepanjang musim. Maka dari itu, memilih lokasi yang memadai seperti ketersedian air juga menjadi faktor pertimbangan yang penting dalam melakukan budidaya pohon manggis. Angin juga harus dipertimbangkan dengan tepat. Angin yang terlalu cepat justru akan merontokkan bunga manggis yang baru mekar. Suhu udara optimal berkisar yang baik untuk pertumbuhan manggis ialah suhu udara antara 22- 32 °C dengan kelembaban udara mencapai 80 %.

Curah Hujan

Pohon manggis tumbuh dengan baik pada curah hujan yang tepat yakni curah hujan yang merata dengan sepuluh bulan basah dalam setahun. Curah hujan antara 1500 – 2500 mm/tahun merata sepanjang tahun. Pada masa awal pertumbuhan, pohon manggis menyukai naungan. Akan tetapi, menjelang dewasa, sinar matahari penuh dapat mempercepat masa awal produksinya. Sejauh ini tanaman manggis yang produktif dijumpai pada ketinggian 5-500 m di atas permukaan laut. Derajat keasaman yang diperlukan untuk menanam manggis sekitar 5-7.

Cara Menanam Manggis Agar Cepat Berbuah

Pembibitan

Tanaman manggis termasuk dalam kelompok apomiksis, yaitu hanya tumbuh dari biji. Pembibitan pohon manggis biasanya dilakukan dengan tiga cara yaitu bibit asli, bibit sambungan dan bibit susunan. Pemilihan bibit pohon buah manggis sangat penting karena akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan pohon manggis. Penggunaan bibit tanaman buah manggis unggul merupakan salah satu factor yang menunjang keberhasilan penanaman manggis. Bibit tanaman buah manggis unggul nantinya akan menghasilkan buah yang berkualitas. Bunga tanaman buah manggis mempunyai tangai tepung sari yang pendek dan kering sehingga tidak bisa berfungsi sebagai penyerbuk. Walaupun demikian, biji tanaman buah manggis akan terbentuk dengan sendirinya karena adanya hormone endogen biji. Taruhlah bibit tanaman buah manggis ditempat teduh (cahaya 30%).

Penanaman

Sebelum melakukan penanaman tanaman buah manggis, biarkan bibit manggis tetap berada ditempatnya supaya bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Waktu yang diperlukan tanaman buah manggis untuk beradaptasi sekitar dua minggu, tergantung kesegaran bibitnya. Jarak tanam tanaman buah manggis yang yang ideal untuk menanam pohon manggis adalah 10 × 10 meter. Lubang tanam tanaman buah manggis yang diperlukan panjangnya sekitar 75 cm. Untuk mengantisipasi gulma yang mengganggu, sistem penggunaan polybag tanaman buah manggis sangat dianjurkan. Untuk tanah yang kurang subur jarak tanam tanaman buah manggis diperpendek, sedangkan untuk tanah yang subur jarak tanam diperlebar.

tips-ampuh-budidaya-tanaman-manggis-cepat-panen-terlengkap

Lubang tanam tanaman buah manggis dibuat dengan ukuran 100 x 100 cm x 50 untuk tanah yang gembur. Tanah galian tanaman buah manggis bagian atas dipisahkan dengan bagian bawah. Lubang tanam tanaman buah manggis sebaiknya dibiarkan terbuka selama 2 minggu. Selanjutnya, tanah galian bagian atas tanaman buah manggis tersebut dicampur dengan 30 kg pupuk kandang, urea 50 gram, 25 gram TSP dan KCl 20 gram per lubang tanam. Untuk menanam tanaman buah manggis, jarak idealnya adalah 10 x 10 m terutama untuk untuk benih asal biji, sementara dari sambung harus berukuran 5 x 5 m.

Lahan

Untuk lahan yang baru akan ditanami tanaman buah manggis, harus olah dulu dengan cara dicangkul agar tanah menjadi gembur agar akar baru berkembang dengan baik. Penggemburan tanah hendaknya dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 20-30 kg. Lahan pertanian yang belum pernah ditanami, biasanya ditumbuhi semak berdaun lebar, alang-alang, atau rerumputan lain. Semua gulma ini harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum lahan tanaman buah manggis diolah lebih lanjut. Untuk lahan tanaman buah manggis yang sangat luas, kurang praktis jika seluruh lahan dicangkul. Disarankan pengolahan tanaman buah manggis terbatas pada titik-titik tertentu dimana bibit akan ditanam.

Cara Merawat Pohon Manggis

Pemeliharaan

Untuk memlihara tanah gunakan pupuk yang bersifat organik yang terbuat dari kotoran atapun sampah organik. Cara pemeliharaan tanaman manggis cepat berbuah seperti ini dilakukan supaya buah yang dihasilkan tidak mengandung pestisida. Untuk pohon tanaman buah manggis yang umurnya di bawah 5 tahun penyiraman dilakukan tiap 2 hari sehari, sedangkan untuk pohon tanaman buah manggis yang lebih tua penyiraman dilakukan paling tidak seminggu sekali.

Pengairan

Pada fase awal pertumbuhan, pengairan tanaman buah manggis dilakukan 1 hingga 2 kali sehari, terutama pada musim kemarau agar tanah selalu terjaga kelembabannya. Setelah tanaman buah manggis berumur di atas 2 tahun, interval pengairan tanaman buah manggis dapat dikurangi secara bertahap. Pengairan atau penyiraman tanaman buah manggis dilakukan melalui irigasi tetes atau menggunakan selang air atau alat bantu gembor. Cara budidaya manggis unggul ini harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Dengan begitu, tanaman pohon manggis akan berbuah dengan maksimal dan sangat memuaskan pastinya.

Pengendalian Hama

Untuk mengendalikan hama berupa ulat daun yaitu dengan menggerek daun yang masih muda sehingga tampak gundul. Pengendalian hama tanaman buah manggis tersebut dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida Carbaryl, Bayrusil atau Supraccide. Sementara untuk mengendalikan hama berupa kutu api juga cukup mudah. Kutu api sering menyerang tanaman buah manggis yang sedang berbunga dan berbuah. Gejala serangan pada tanaman buah manggis tersebut terlihat lubang-lubang kecil pada buah yang mengakibatkan keluarnya getah. Kulit buah menjadi berbintik-bintik.

Pengendalian hama tanaman buah manggis ini dilakukan dengan penyemprotan insektisida Carbaryl, Bayrusil atau Supracide pada saat tanaman buah manggis mengeluarkan bunga sampai terbentuknya buah muda. Lain halnya dengan pengendalian hama penyakit cendawan. Pestalotia flagisettula, Botrydiplodia sp, mengeras dan bila dibuka kulitnya bagian dalam tampak lengket dan sebagian daging buahnya busuk. Cendawan Pellicularia kolerago Serangan pada tanaman buah manggis yang tumbuh di tempat terlindung dan lembab. Warna daun tanaman buah manggis berubah cokelat, kering dan rapuh.

Pemanenan

Saat panen manggis yang baik adalah ketika warna buah manggis sudah berubah ungu sekitar 20%. Pemetikan buah manggis juga harus mengikut-sertakan tangkainya supaya buah tidak menjadi cepat busuk. Sebagai contoh, dalam satu hektar berisi 100 tanaman buah manggis maka akan menghasilkan buah sebanyak 200 butir atau 20 ton. Tanaman buah manggis berasal dari biji dapat dipanen setelah 8-10 tahun, sedangkan tanaman buah manggis lanjutan berusia 5-6 tahun. Pemanenan buah manggis sangat tergantung pada tujuan pemasaran. Manggis untuk ekspor dipanen pada 104-108. Setelah Bunga Mekar (SBM) dengan kriteria kulit buah manggis berwarna ungu kemerah-merahan merah muda dan kulit masih hijau dengan mencapai ungu merah 10-25%, warna ungu merahn mencapai 50%. Manggis dapat dipanen menggunakan tiang dilengkapi tas, terutama panen buah manggis ini di ujung tinggi dari cabang.

Pemangkasan

Pemangkasan tanaman buah manggis hanya dilakukan terhadap dahan atau ranting tanaman buah manggis yang kering dan terserang hama penyakit, serta tunas-tunas air yang pertumbuhannya sangat cepat. Pemangkasan dan perawatan tersebut dilakukan setelah tanaman buah manggis dipanen.

tips-ampuh-budidaya-tanaman-manggis-cepat-panen-terlengkap

Mengenal Buah Manggis

Tanaman buah manggis bersifat apomiksis obligat yang artinya biji tanaman buah manggis tidak berasal dari fertilisasi. Tanaman buah manggis diduga mempunyai keanekaragaman genetik sempit. Tanaman buah manggis muda, dimana tidak memerlukan pemupukan untuk tumbu. Pertama kali, tanaman buah manggis akan berwarna hijau pucat atau hampir putih di bawah kanopi. Saat buah manggis membesar selama 2 hingga 3 bulan ke depan, warna kulit tanaman buah manggis akan menjadi hijau gelap.

Pada periode ini, pertumbuhan ukuran buah manggis dapat meningkat hingga kulitnya berukuran 6-8 cm (2,4-3,1 inchi) dengan diameter luar, akan tetap keras hingga pematangan akhir tanaman buah manggis tiba. Sifat kimia dari permukaan bawah kulit manggis terdiri dari berbagai polifenol, termasuk xanthones dan tanin yang menjamin astringent dapat menghambat perhatian serangga, jamur, virus tanaman, bakteri dan pemangsa hewan, pada saat buah belum matang. Perubahan warna dan pelunakan kulit manggis menjadi proses alami yang menunjukkan pematangan buah dapat dimakan dan benih telah selesai berkembang.

Khasiat Buah Manggis

Pencegah Kanker

Buah manggis mengandung senyawa xamtone atau senyawa anti kanker yang bermanfaat untuk memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker yang terjadi pada usus besar dan usus hati. Selain itu, senyawa pada buah manggis ini juga dapat memperlambat pertumbuhan yang dapat menyebabkan penyakit leukemia. Anda dapat mengonsumsi buah manggis untuk mencegah resiko terkena penyakit kanker.

Penangkal Radikal Bebas

Kandungan Catechins yang terdapat pada buah manggis dapat mengalahkan vitamin C dan vitamin E yang ada pada tubuh manusia. Padahal dengan vitamin C dan E ini dapat menangkal radikal bebas pada tubuh manusia. Jadi, jika anda mengkonsumsi buah manggis secara teratur, maka anda akan terhindar dari radikal bebas sehingga anda juga dapat cadangan antioksidan yang alami dan melimpah dari buah manggis ini. Untuk itu, tidak ada salahnya jika anda mengonsumsi buah manggis tersebut demi kesehatan anda.

Penangkal Rasa Sakit

Jika anda mengeluh rasa nyeri, anda bisa mengonsumsi buah manggis. Buah manggis tersebut dapat dikonsumsi dengan bentuk jus. Jika anda mengkonsumsi jus buah manggis dengan rutin, maka akan membantu mengurangi rasa nyeri. Teori tersebut sudah banyak sekali dibuktikan oleh para ahli dengan banyak responden. Untuk itu, bagi anda yang sedang mengeluh rasa sakit (nyeri), anda dapat meminum jus buah manggis tersebut.

Pencegah Batu Ginjal

Bagi penderita batu ginjal, buah manggis memiliki peranan yang penting dalam mengatasi penyakit tersebut. Pasalnya, buah manggis ini memiliki khasiat dalam mencegah dan mengatasi penyakit batu ginjal secara alami. Untuk siapa saja yang mengkonsumsi buah manggis, pasti akan mengalami sering untuk buang air kecil. Jadi dengan hal inilah yang dapat membantu menghindari penyakit batu ginjal. Untuk dapat merasakan manfaat buah manggis ini, konsumsilah secara rutin minimal 3 ons setiap harinya. Cepat atau lambat, anda akan merasakan khasiat buah manggis yang luar biasa tersebut.

Penurun Berat Badan

Bagi anda yang ingin diet sehat, buah manggis bisa menjadi pilihan menu andalan anda. Pasalnya, buah manggis tersebut bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Buah manggis kaya akan kandungan xanthone yang selain dapat mencegah penyakit diabetes dan penyakit jantung, senyawa xanthone ini juga bermanfaat  untuk melunakkan sel-sel membrane yang telah membesar serta mengeras yang bersamaan dengan besarnya tubuh manusia. Untuk itu, bagi anda yang ingin menurunkan berat badan atau menginginkan berat badan ideal, buah manggis adalah solusi terbaik anda.

Pencegah Timbulnya Jamur

Buah manggis sangat bermanfaat dalam mencegah timbulnya jamur. Jamur merupakan suatu hal yang sangat mengganggu bagi setiap orang khususnya wanita. Jadi jika anda ingin terhindar dari jamur, maka konsumsilah buah manggis secara teratur. Anda akan terhindar dari beragam penyakit yang berasal dari jamur. Selain bermanfaat di bidang kesehatan, buah manggis sangat enak dikonsumsi. Rasa buah manggis yang manis pasti sangat disukai banyak orang, terlebih lagi untuk anak-anak yang sedang beranjak tumbuh.

Demikianlah ulasan mengenai tips ampuh budidaya tanaman manggis cepat panen selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Akhir-akhir ini cara bertanam hidroponik dengan paralon masih sangat digandrungi. Hal ini dikarenakan, bertanam hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas, sehingga bagi orang yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas pun dapat melakukannya. Langkah-langkah bertanam hidroponik untuk pemula sangat mudah, tidak berbeda jauh dengan sistem hidroponik pada media lainnya. Salah satu kelebihan mengembangbiakkan tanaman hidroponik dengan media pipa paralon adalah dalam satu paralon yang berukuran panjang dapat dipakai untuk menanam benih dengan jumlah lebih dari satu. Bercocok tanam secara hidroponik dapat memberikan banyak keuntungan. Bertanam hidroponik dengan paralon terjamin kebebasannya dari hama dan penyakit, tanaman tumbuh lebih cepat dan pemakaian pupuk lebih efisien, tanaman memberikan hasil yang kontinu, lebih mudah dikerjakan tanpa membutuhkan tenaga kasar, dan produksi tanaman lebih tinggi. Apabila anda berniat untuk mencobanya, Anda dapat menyimak ulasan berikut yang akan membahas mengenai bahan apa saja yang harus disiapkan serta cara pembuatan paralon sebagai media untuk membudidayakan tanaman hidroponik.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya. Tanaman hidroponik dapat di tanam dalam pot atau wadah lainnya dengan menggunakan air dan atau bahan-bahan porus lainnya, seperti kerikil, pecahan genting, pasir, pecahan batu ambang, dan lain sebagainya sebagai media tanamnya. Untuk memperoleh zat makanan atau unsur-unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman hidroponik, ke dalam air yang digunakan dilarutkan campuran pupuk organik. Campuran pupuk ini dapat diperoleh dari hasil ramuan sendiri garam-garam mineral dengan formulasi yang telah ditentukan atau menggunakan pupuk buatan yang sudah siap pakai. Menanam hidroponik sederhana menjadikan tanaman dapat tumbuh pada tempat yang semestinya tidak cocok, tidak ada resiko sebagai ketergantungan terhadap kondisi alam setempat, dan dapat dilakukan pada tempat-tempat yang luasnya terbatas. Melihat keuntungan yang didapat tersebut, banyak orang yang melakukan budidaya tanaman hidroponik, baik buah, sayur, maupun tanaman lainnya. Untuk info lebih jelasnya, langsung saja anda simak bertanam hidroponik dengan paralon berikut ini.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana

  • Alat dan Bahan

Sebelum membahas cara membuat hidroponik, ada beberapa bahan yang perlu anda siapkan. Bahan-bahan ini sangat mudah ditemukan, bahkan bisa pula menggunakan paralon bekas. Alat dan bahan yang disediakan sebaga cara membuat tanaman hidroponik ialah baki persemaian, jerigen, wadah atau pot plastik, hand sprayer, kompor dan penangas air, timbangan OHAUS, pipa paralon berdiamter ½ inc. 20 cm, ember, jenis tanaman yang akan ditanam, dan bahan porus (pasir, kerikil, pecahan batu bata atau bahan porus lainnya).

  • Pembibitan

Cara bertanam hidroponik dengan paralon yaitu melalui proses pembibitan dengan cara sterilkan pasir yang telah disaring (ayak) dengan cara mecuci dengan air bersih secara berulang-ulang dan rendamlah dalam air mendidih selama lebih kurang satu jam. Cucilah baki persemaian dan isislah dengan pasir yang telah disterilkan tadi kira-kra setinggi 3-4 cm. (Baki persemaian terlebih dahulu diberi lubang pada alasnya). Siram baki persemaian dengan air bersih dan biarkan beberpa menit hingga kelebihan airnya terbuang. Taburkan biji tanaman yang akan ditanam di atas pasir pada baki persemaian. Usahakan letak biji satu dengan lainnya tidak terlalu rapat dalam melakukan budidaya tanaman hidroponik tersebut.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Tips bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya yaitu dengan menjaga jangan sampai pasir tempat persemaian kekeringan. Gunakan hand sprayer yang diisi air biasa untuk menjaga kelembaban pasir atau bila perlu tutuplah baki persemaian dengan kaca. Pindahkan bibit tanaman yang diperoleh ke dalam tempat permanen atau persemaian kedua, setelah bibit tanaman memiliki 2-4 buah daun. Jika akan langsung ke tempat penenaman hidroponik, bersihkan pasir-pasir yang masih menempel pada akar tanaman. Setelah bahan-bahan dan pembibitan di atas anda persiapkan seluruhnya, sekarang saatnya untuk mengetahui cara membuat hidroponik dengan paralon sederhana dan mudah yang tentu saja sangat praktis karena tidak membutuhkan pompa air.

  • Penanaman

Cara bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya ialah dengan memasang lembaran surat kabar bekas di atas meja atau tempat bekerja yang anda gunakan. Ambillah pot yang telah berisi tanaman dan tempatkan sebelah tanag anda di atas permukaan tanah dalam pot. Letakan tanaman dengan kukuh di antara jari-jari (diantara telunjuk dan jari tengah). Peganglah dasar pot dengan tangan yang masih bebas kemudian balikkan pot tersebut dan dengan hati-hati tarik keluar tanaman beserta akar-akarnya. Bila tanaman tidak mau lepas, benturkan pot tersebut dengan hati-hati secara berulang-ulang pada suatu permukaan yang keras, bila tetap tidak mau terlepas gunakan pisau tumpul untuk mengorek permukaan dalam bagian atas dari pot tersebut.

Keunggulan dan Kelemahan Bertanam Hidroponik

  • Keunggulan Bertanam Hidroponik

Bertanam secara hidroponik merupakan teknologi bercocok tanam yang menggunakan air, nutrisi, dan oksigen. Beberapa keunggulan dan kelemahan sistem hidroponik dibandingkan dengan pertanian konvensional yaitu tidak menggunakan tanah, cocok untuk kamu yang tidak punya lahan atau pekarangan rumah. Sirkulasi air bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti akuarium. Pemberikan nutrisi lebih mudah dan efisien. Relatif tidak ada polusi nutrisi di lingkungan. Hasilnya lebih banyak dan maksimal. Panen holtikultura sayur dan buah-buahan sangat mudah, tinggal petik. Bisa dipastikan steril dan bersih. Tanaman bebas dari tanaman pengganggu. Media tanam dapat digunakan bertahun-tahun. Tumbuhan bisa berkembang dan tumbuh dengan cepat.

Hidroponik cocok dilakukan pada daerah dengan tanah yang gersang, karena hidroponik tidak menggunakan tanah sebagai media tanam. Hidroponik juga dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan metode konvensional (dengan tanah) pada luas yang sama. Kandungan gizi pada tanaman hidroponik lebih tinggi. Hal ini dapat dipahami karena kita menyediakan semua kebutuhan tanaman untuk tumbuh dan berkembang sesuai kebutuhan. Menghemat lahan yang ada dan dapat dipaktekkan dimana saja, tidak harus mempunyai lahan luas. Lebih hemat dalam menggunakan pupuk. Pertumbuhan tanaman lebih cepat daripada tanaman biasa. Tanaman hidroponik tidak lagi menggantungkan pada cuaca dan kondisi alam seperti halnya tanaman biasa. Tidak membutuhkan banyak pekerja.

Tanaman yang ditanam secara hidroponik lebih hemat air daripada tanaman yang ditanam secara konvensional pada umumnya. Pada metode konvensional, air yang disiramkan ke tanah akan terserap dan hilang. Sementara pada metode hidroponik, air yang hilang hanyalah air yang terserap oleh tanaman dan teruapkan ke udara dan jumlahnya lebih sedikit. Tanaman hidroponik mengurangi pencemaran zat kimia ke tanah. Metode hidroponik tidak menggunakan tanah sehingga tidak mencemari tanah & apabila terpaksa harus membuang nutrisi bekas pun, residue dari nutrisi hidroponik hampir tidak ada. Berbeda dengan pupuk metode konvensional yang mana residue akan terus terakumulasi di dalam tanah dan pada akhirnya merusak kesuburan tanah.

  • Kelemahan Bertanam Hidroponik

Suatu sistem selain mempunyai kelebihan juga pasti mempunyai suatu kelemahan. Berikut adalah beberapa kelemahan dari cara tanaman hidroponik di rumah. Perangkat dalam system hidroponik sulit diperoleh dan harganya tergolong cukup mahal. Pada kultur substrat, kapasitas tanaman hidroponik sangat memegang air media substrat lebih kecil dari pada media tanah sehingga akan menyebabkan pelayuan tanaman yang cepat dan stres yang serius. Tanaman hidroponik sangat memerlukan ketelitian, dan kemampuan khusus. Biaya investasi awal terbilang cukup mahal. Tanaman hidroponik akan gagal panen atau mati jika terjadi kesalahan dalam sistem hidronik yang dilakukannya.

Kelemahan bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya ialah diperlukan modal awal yang relatif lebih tinggi untuk hidroponik. Sebenarnya bila kita kreatif, bertanam secara hidroponik dapat menjadi murah. Hal ini dapat tercapai jika kita dapat memanfaatkan barang-barang bekas sebagai tempat bercocok tanam secara hidroponik seperti botol minuman mineral, jerigen bekas, tempat sterofoam buah-buahan, dan masih banyak lagi lainnya. Tapi begitu kita ingin membuat kebun hidroponik yang lebih besar, apalagi dengan sistem air mengalir, tentu saja kita membutuhkan banyak peralatan yang lebih lengkap dan tentunya lebih canggih lagi seperti paralon atau talang air atau gully, pompa air, pompa udara, dan lain sebagainya.

Nutrisi khusus hidroponik dan media tanam juga masih sulit ditemukan. Jika kita jalan-jalan ke toko perkebunan, jarang sekali mereka memiliki perlengkapan hidroponik dan pada akhirnya kita harus searching dan belanja online. Beberapa media tanam pada tanaman hidroponik seperti hidroton, rockwool, dan vermiculite juga masih impor sehingga agak sulit ditemukan dan harganya relatif lebih mahal. Hidroponik membutuhkan ketelitian dan ketelatenan lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang ditanam secara konvensional. Perubahan kadar nutrisi dan pH pada tanaman yang ditanam secara hidroponik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Bila kita tidak teliti dan telaten, akan langsung terlihat pertumbuhan tanaman yang ditanam secara hidroponik yang tidak optimal.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Faktor Keberhasilan Budidaya Tanaman Hidroponik

  • Unsur Hara

Hara tersedia bagi tanaman pada pH 5.5 – 7.5 tetapi yang terbaik adalah 6.5, karena pada kondisi ini unsur hara dalam keadaan tersedia bagi tanaman. Unsur hara makro dibutuhkan dalam jumlah besar dan konsentrasinya dalam larutan relatif tinggi. Termasuk unsur hara makro adalah N, P, K, Ca, Mg, dan S. Unsur hara mikro hanya diperlukan dalam konsentrasi yang rendah, yang meliputi unsur Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, dan Cl. Kebutuhan tanaman akan unsur hara berbeda-beda menurut tingkat pertumbuhannya dan jenis tanaman (Jones, 1991). Larutan hara dibuat dengan cara melarutkan garam-garam pupuk dalam air. Larutan hidroponik yang umum dipakai adalah AB mix.

  • Media Tanam

Media tanam yang digunakan harus dapat menyediakan air, zat hara dan oksigen serta tidak mengandung zat yang beracun bagi tanaman. Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai media tanam dalam hidroponik antara lain rockwool, perlit, clay granule, sabut kelapa, vermikulit, pellet, pasir, kerikil, pecahan batu bata, arang sekam, spons, dan sebagainya. Bahan yang digunakan sebagai media tumbuh akan mempengaruhi sifat lingkungan media. Tingkat suhu, aerasi dan kelembaban media akan berlainan antara media yang satu dengan media yang lain, sesuai dengan bahan yang digunakan sebagai media. Jenis media tanam yang digunakan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Rockwool atau sering juga disebut dengan mineral wool, adalah bahan non-organik yang dibuat dengan cara meniupkan udara atau uap ke dalam batuan yang dilelehkan. Hasilnya adalah sejenis fiber yang memiliki rongga-rongga dengan diameter umumnya antara 6—10 mikromoter. Rockwool memiliki kemampuan menahan air 10x dan udara 20% dalam jumlah yang baik untuk mendukung perkembangan akar tanaman. Rockwool merupakan media yang sangat populer pada sistem hidroponik. Rockwool awalnya digunakan dalam konstruksi sebagai isolasi biasanya untuk membangun ruangan kedap suara. Meskipun demikian kita harus berhati-hati menggunakan bahan ini karena rockwool memiliki pH 7,8 sehingga dapat meningkatkan pH larutan nutrisi.

Rockwool tidak dapat digunakan tanpa batas waktu biasanya digunakan hanya sekali saja. Rookwool sudah banyak digunakan untuk sistem pembenihan dengan teknik hidroponik. Media tanam hidroponik spoon. Pasti anda sudah tahu tentang spoon dimana sering digunakan untuk mencuci piring dan membersihkan kaca jendela kamar dan sebagainya. Tapi pernahkah diperhatikan apabila spoon dibiarkan di alam terbuka kena hujan dan panas maka akan tumbuh lumut hijau dan terkadang hitam dan terkadang ada rumput yang tumbuh juga tapi belum banyak yang menggunakan cara media ini.

Arang sekam (kuntan) adalah sekam bakar yang berwarna hitam yang dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna, dan telah banyak digunakan sabagai media tanam secara komersial pada sistem hidroponik. Komposisi arang sekam paling banyak ditempati oleh SiO2 yaitu 52% dan C sebanyak 31%. Komponen lainnya adalah Fe2O3, K2O, MgO, CaO, MnO, dan Cu dalam jumlah relatif kecil serta bahan organik. Karakteristik lain adalah sangat ringan, kasar sehingga sirkulasi udara tinggi karena banyak pori, kapasitas menahan air yang tinggi, warnanya yang hitam dapat mengabsorbsi sinar matahari secara efektif, pH tinggi (8.5 – 9.0), serta dapat menghilangkan pengaruh penyakit khususnya bakteri dan gulma.

  • Oksigen

Rendahnya tingkat oksigen menyebabkan permeabilitas membran sel tanaman hidroponik menurun, sehingga dinding sel tanaman hidroponik makin sukar untuk ditembus. Akibatnya tanaman hidroponik akan kekurangan air. Hal ini dapat menjelaskan mengapa tanaman hidroponik akan layu pada kondisi tanah yang tergenang. Tingkat oksigen di dalam pori-pori media tanaman hidroponik mempengaruhi perkembangan rambut akar. Pemberian oksigen tanaman hidroponik ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: memberikan gelembung-gelembung udara pada larutan (kultur air), penggantian larutan hara tanaman hidroponik yang berulang-ulang, mencuci atau mengabuti akar tanaman hidroponik yang terekspose dalam larutan hara dan memberikan lubang ventilasi pada tempat penanaman untuk kultur agregat.

  • Air

Prinsip dasar hidroponik dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu hidroponik substrat dan NFT. Hidroponik substrat adalah teknik hidroponik yang tidak menggunakan air sebagai media, tetapi menggunakan media padat (bukan tanah) yang dapat menyerap atau menyediakan nutrisi, air, dan oksigen sertamendukung akar tanaman seperti halnya tanah. Hidroponik NFT (Nutrient film tecnique) adalah teknik hidroponik yang menggunakan model budidaya dengan meletakkan akar tanaman pada lapisan air yang dangkal. Air tersebut tersirkulasi dan mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Perakaran dapat tumbuh dan berkembang didalam media air tersebut. Kualitas air yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman secara hidroponik mempunyai tingkat salinitas yang tidak melebihi 2500 ppm, atau mempunyai nilai EC tidak lebih dari 6,0 mmhos/cm serta tidak mengandung logam-logam berat dalam jumlah besar karena dapat meracuni tanaman. Keberhasilan dalam penerapan sistem hidroponik harus memperhatikan beberapa faktor penting.

Demikianlah ulasan mengenai bertanam hidroponik dengan paralon selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar perkebunan.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang merupakan jenis buah yang merupakan salah satu dari jenis sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain rasanya yang manis dan gurih, Sayuran jenis ini biasanya di gunakan sebagai sayur tumis dan juga dapat di gunakan sebagai lalapan. Golongan tanaman ini seringkali dimanfaatkan para petani untuk memulihkan kandungan nitrogen tanah dengan cara menjadikannya tanaman sela. Namun, disamping fungsinya sebagai tanaman sela, bercocok tanam kacang panjang juga berpotensi dari sisi ekonomi.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang tumbuh menjalar serta melilit tiang junjungnya.  Sebab itu hal penting dalam bertanam kacang panjang adalah menyiapkan junjung. Apalagi kacang panjang memiliki kemampuan adaptasi terhadap iklim yang baik, sehingga dapat ditanam sepanjang musim. Banyak orang yang setiap hari mengkonsumsi kacang panjang sebagai sayuran. Jadi bagi orang yang ingin bercocok tanam tanaman kacang panjang ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Karakteristik Kacang Panjang

Sayuran berbentuk panjang ini, menyukai udara yang panas, karena itu, pertumbuhannya akan lebih optimal jika berada di rentang suhu 15-24oC dan curah hujan 600-1500 mm per tahun. Kacang panjang juga sangat menyukai tipe tanah dengan drainase yang baik, gembur, serta terkena sinar matahari secara langsung. Kacang panjang sama seperti halnya tanaman palawija lainnya, mudah ditanam dan gampang perawatannya. Tetapi bukan berarti boleh dibiarkan tumbuh begitu saja. Karena untuk bisa memperoleh hasil yang maksimal, ada langkah-langkah yang mesti dilakukan.

Lahan yang cocok untuk menanam tanaman kacang panjang ini adalah sawah berpengairan teknis dengan ketinggian tempat sekitar 600m dpl, suhu 25-35 0C, Ph tanah 5,5-6,5 dengan struktur tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Musim yang tepat untuk budidaya kacang panjang pada musim kemarau (MK). Iklimnya kering, curah hujan antara 600-1.500 mm/tahun. Lain halnya dengan budidaya tanaman buah delima.

Penanaman Tanaman Kacang Panjang

Untuk penanaman kacang panjang anda harus memilih bibit yang berkualitas.  Biji memiliki bentuk yang lebih besar atau sekitar 80% dari biji kacang pada umumnya. Biji seperti ini memiliki daya tumbuh yang tinggi.  Biji yang akan dijadikan benih harus murni, artinya tidak tercampur biji-biji lain yang berasal dari varietas tidak jelas. Benih tidak perlu disemaikan, benih dapat ditanam langsung pada lubang lubang yang telah disiapkan.

Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar bisa dengan Obat Rumput berbahaan aktif Glifosat semacam Rambo serta Ruso alias dengan obat rumput berbahan aktif Parakuat semacam Noxone serta Divaxon seusai rumput kering, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur. Lakukan pengapuran apabila pH tnah lebih rendah dari 5,5. Siram lahan dengan pupuk POC NASA yang telah dicampur dengan air diatas bedengan. Hasil akan lebih bagus apabila menggunakan SUPER NASA dengan perbandingan botol SUPER NASA dengan 3 liter air.

Buat lubang pada tanah dengan jarak untuk merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, dan 30 x 40 cm. Jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm serta 30 x 60 cm. Lalu masukkan benih kedalam lubang tanam sebanyak 2 biji untuk setiap lubang. Tutup lubang dengan tanah tipis atau dengan abu dapur. Apabila dalam waktu 3 – 5 hari benih kacang panjang tumbuh berarti benih sehat, apbila tidak tumbuh lakukan penyulaman. Setelah berusia 2 – 3minggu lakukan penyiangan pada rumput yang tumbuh di sekitar kacang panjang.

Pangkas daun kacang panjang yang terlalu rimbun agar tidak menghambat pertumbuhan bunga kacang panjang. Berilah pupuk, pupuk sebaiknya diberikan pada lubang pupuk yang terletak di kiri dan kanan dari lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan juga tergantung pada jarak tanam. Lakukan pengairan secara rutin dan semprot dengan pestisida agar tidak terkena hama. Panen kacang panjang dapat dilakukan pada usi tanam sekitar 3,5 – 4 bulan, ciri ciri kacang yang siap panen adalah ukuran polong yang sudah maksimal. Cara untuk memanen adalah memotong dengan menggunakan pisau atau gunting potong yang tajam.

Tanaman Hias Bunga Indoor, Jenis dan Tips Perawatannya

Ada banyak jenis tanaman hias bunga yang populer dibudidayakan masyarakat. Pada umumnya, jenis tanaman hias terbagi menjadi dua kategori yaitu jenis tanaman hias indoor dan outdoor. Dibandingkan tanaman hias outdoor, tanaman hias indoor memiliki ukuran yang relatif lebih kecil. Tanaman hias indoor dapat mempercantik ruangan anda. Tanaman hias indoor memiliki ketahanan hidup dalam temperatur ruangan dan tahan terhadap kelembapan yang rendah. Ketahanan tanaman hias indoor dalam ruangan minimum sepanjang 2 minggu.

Selain sebagai penghias, tanaman hias indoor juga mampu membersihkan udara, menyerap polutan dan gas-gas berbahaya seperti benzena, xylene, formaldehida, xilena, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang beredar udara. Dengan adanya tanaman hias indoor ini, udara dalam ruangan akan menjadi bersih dan sehat. Untuk memenuhi faktor keindahan, pemilihan jenis tanaman hias merupakan hal penting dalam penyesuaian dengan runangan. Untuk info lebih lengkapnya, simak saja jenis tanaman hias indoor berikut ini.

Tanaman Hias Bunga Indoor, Jenis dan Tips Perawatannya

Jenis Tanaman Hias Indoor

Jenis tanaman hias indoor yang populer adalah lidah buaya. Lidah buaya (Aloe vera)adalah jenis tanaman hias indoor penyerap polutan yang mampu menetralisir racun benzena, formaldehida (formalin), dan berbagai bahan kimia lainnya. Lidah buaya banyak dimanfaatkan sebagai penyubur rambut dan penyembuh luka. Lidah buaya ini juga mulai dikembangkan sebagai bahan industri kosmetik, farmasi, dan makanan-minuman kesehatan. Meskipun sebagai salah satu tanaman hias indoor, lidah buaya juga dapat bertahan hidup di luar ruangan.

Jenis tanaman hias indoor lainnya yaitu anthurium. Tananaman anthurium memiliki keindahan tersendiri yang sesuai jika digunakan sebagai penghias ruangan. Tanaman anthurium terdiri dari sekitar 500 spesies dan beberapa varietas. Tanaman anthurium dapat tumbuh dengan baik melalui biji dan vegetatif atau dengan stek batang. Pengertian tanaman hias indoor anturium daun yaitu jenis tanaman hias daun dengan ukuran daun lebar. Crystallium adalah jenis tanaman hias daun anthurium.

Jenis tanaman hias dalam ruangan lainnya yaitu calathea. Tanaman hias calathea memiliki warna daun belang-belang yang indah untuk menghias ruangan. Beberapa jenis bunga calathea yang populer saat ini yaitu calathea lutea dan violacea. Tanaman hias bunga calathea yang paling digemari masyarakat yaitu jenis bunga calathea makoyama. Bunga calathea makoyama adalah jenis bunga yang unik dan menarik karena jenis bunga ini menyerupai bulu merak dengan garis-garis pada daunnya.

Cara Merawat Tanaman Hias Indoor

Cara merawat tanaman hias dalam ruangan dapat dimulai dengan memperhatikan media tanamnya. Keberlangsungan hidup berbagai tanaman hias bunga dalam ruangan tergantung pada media tanam yang dipakai. Media tanam yang baik untuk tanaman hias indoor harus berkarakter porous. Media tanam yang memiliki sifat porous ini dapat menahan sedikit air. Media tanam yang sesuai dengan kriteria tersebut yaitu sekam bakar, cacahan pakis, dan cocopeat. Media tanam yang baik juga butuh tambahan humus daun atau pupuk kandang yang telah diolah.

Perbedaan ketahanan berbagai tanaman hias pada lingkungannya, membuat tanaman hias tersebut mempunyai sistem perawatan yang berbeda. Jenis tanaman hias indoor ada yang membutuhkan perawatan intensif dan ada juga yang mudah perawatannya. Berbagai tanaman hias dalam ruangan yang mudah dalam hal perawatannya yaitu sanseviera, dracaena, philodendron. Sedangkan jenis tanaman hias dalam ruangan yang membutuhkan perawatan intensif yaitu aglaonema, anthurium, calladium, anggrek.

Demikianlah ulasan mengenai tanaman hias bunga indoor selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar kumpulan jenis tanaman hias populer dan tips perawatannya.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara tanaman hidroponik di rumah adalah salah satu solusi mengatasi masalah kekurangan lahan yang sering dialami banyak orang. Jenis tanaman hidroponik ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga tak sedikit orang yang berupaya untuk mencobanya. Hidroponik cabe dimulai dengan menyemai benih cabe hidroponik. Anda dapat menggunakan bibit cabe dengan merobek isi perut cabe tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan benih cabe berkualitas yang banyak tersedia di pasaran.

Jika bibit cabe telah didapat, selanjutnya Anda memasukkannya ke media semai. Media semai yang baik adalah campuran seimbang antara tanah, pupuk dan arang sekam. Letakkan benih cabe dengan jarak 3×3 cm lalu tutup dengan tanah. Kemudian semprotkan air pada tanaman tersebut. Setelah itu, Anda cukup diamkan sekitar 5-7 hari hingga benih cabe tersebut mulai tumbuh.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Cabe

Mulailah dengan mempersiapkan tempat hidroponik (pot) serta tendon nutrisi (toples atau barang-barang bekas lainnya). Langkah selanjutnya yaitu menanam benih cabe yang sudah disemai tadi. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan benih cabe yang telah berumur 25 sampai 30 hari. Pindahkan benih cabe tersebut ke pot tempat hidroponik. Langkah tersebut sangat mudah dilakukan meskipun bagi seorang pemula.

Basahi benih cabe yang disemai tadi lalu ambil bersama tanahnya. Hal ini dilakukan agar akar tidak rusak. Langkah selanjutnya yaitu dengan membasahi tanah tersebut agar tanah cepat larut sehingga hanya akan tampak benih cabe dan juga akarnya. Langkah berikutnya yaitu dengan memindahkan benih cabe beserta akarnya ke pot tempat hidroponik. Hidroponik cabe tersebut akhirnya berhasil ditanam.

Lakukan perawatan dengan menyiramnya secara rutin maksimal 2 kali sehari. Sebaiknya lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari, karena penyiraman pada siang hari justru akan menghambat pertumbuhan benih cabe saat melakukan fotosintesis. Kemudian lakukan pemberian nutrisi. Berikan nutrisi saat cabe berumur 5-7 hari setelah masa tanam. Nutrisi yang baik digunakan adalah nutrisi AB Mix. Kandungan nutrisi tersebut adalah ppm 600 – 700 atau 5ml A ditambah 5 ml B ditambah 1 liter air.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Contoh Tanaman Hidroponik

Pada dasarnya hidroponik adalah metode penanaman tumbuhan dengan menggunakan media air. Metode hidroponik tersebut dapat mengendalikan hama dan pencahayaan. Metode hidroponik tersebut juga bisa dibilang ramah lingkungan, karena tidak menggunakan pestisida ataupun herbisida. Metode penanaman hidroponik dapat diterapkan pada hampir semua tanaman. Cara menanam dengan metode hidroponik banyak diterapkan pada daerah perkotaan atau daerah urban.

Beberapa tanaman yang dapat menerapkan metode hidroponik tersebut diantaranya yaitu bawang merah dan bawang putih hidroponik, tanaman hidroponik kangkung, tanaman hidroponik tomat, dan juga tanaman hidroponik sawi. Beberapa tanaman tersebut sangat mudah di tanam dengan cara menanam hidroponik. Perawatan tanaman pada pada metode hidroponik tidak jauh berbeda dengan perawatan penanaman sistem konvensional pada umumnya.

Jika anda menginginkan cara penanaman yang lebih praktis, Anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick. Sistem wick tersebut adalah salah satu teknik hidroponik sederhana dengan menggunakan sumbu dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas yang berfungsi untuk mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman hidroponik. Laju pertumbuhan tanaman hidroponik dapat mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman dengan metode penanaman berupa tanah pada kondisi yang sama.

Demikianlah ulasan mengenai tanaman hidroponik cabe selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.

Tanaman Penyebab Leukemia Hoax dan Tips Budidayanya

Penyakit leukimia merupakan jenis penyakit berbahaya yang disebabkan oleh produksi sel darah putih berlebih yang tidak terkendali. Peristiwa ini menyebabkan fungsi normal darah mengalami gangguan. Penderita penyakit leukimia ditandai dengan gejala seperti mimisan, radang gusi, memar, penyakit anemia, bintik merah, detak jantung yang cepat, sakit lambung, kulit pucat, infeksi, serta berat badan yang menurun secara drastis.

Tanaman Dollar

Beberapa pekan lalu, masyarakat Indonesia telah dihebohkan oleh kabar hoax yang menyebutkan bahwa tanaman hias unik pohon Dollar merupakan salah satu penyebab penyakit leukimia. Namun dengan diadakannya berbagai penelitian telah disimpulkan bahwa tanaman hias pohon Dollar tersebut tidak berbahaya. Dengan kata lain, tanaman hias dengan nama latin Zamioculcas zamiifolia ini bukanlah penyebab penyakit leukimia.

Budidaya Pohon Dolar

Pohon Dollar berasal dari benua Afrika. Pohon Dollar ini dapat dibudidayakan dengan cara stek, baik stek daun maupun stek batang. Dengan cara stek daun, daun pohon Dollar ditanam sebagian ke media tanam dengan posisi berdiri. Setelah daun tersebut membentuk bonggol maka ia telah siap untuk dipindahkan ke pot tunggal. Biasanya cara ini akan memakan waktu sekitar 1 sampai 3 bulan.

Cara lain dalam membudidayakan pohon Dollar yaitu dengan stek batang. Potong batang bawah sepanjang 10 cm. Tak butuh waktu lama, batang tersebut akan keluar akar dan juga ditumbuhi dedaunan. Pohon Dollar dapat tumbuh dan berkembang biak di tempat yang minim cahaya matahari. Lakukan perawatan rutin dengan menyiraminya setiap pagi dan sore hari.

Itulah ulasan mengenai tanaman penyebab leukimia hoax dan tips budidayanya selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi terkini seputar tanaman hias, pertanian, perkebunan, kehutanan, dan juga teknik budidaya.

Jambu Air Madu Deli dan Tips Perawatannya

Jambu air madu deli merupakan salah satu potensi alam hasil perkebunan di wilayah Sumatera Utara yang kini telah menyebar di seluruh pelosok Tanah Air. Buah jambu air madu deli memiliki ukuran yang relatif lebih besar daripada jambu air pada umumnya. Selain itu, jambu air madu deli ini juga memiliki keunggulan lain yaitu rasa yang dihasilkan relatif sangat manis seperti madu. Hal inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa jambu air ini dinamakan jambu air madu deli.

Jambu Air Madu Deli dan Tips Perawatannya

Di wilayah asalnya, jambu air madu deli biasa ditanam dalam perkebunan luas ataupun pot-pot. Namun teknik tabulapotlah yang paling banyak diminati. Tabulapot adalah cara terbaik bagi para pekebun jambu air yang tidak memiliki lahan yang cukup luas. Pohon yang dihasilkan pun relatif lebih pendek sehingga lebih mudah perawatannya dan memudahkan saat panen tiba.

Tips Perawatan Jambu Air Madu Deli

Pada dasarnya merawat jambu air madu deli tidak begitu sulit. Langkah pertama yang harus diperhatikan yaitu pemilihan bibit jambu air madu deli tersebut. Selanjutnya adalah cara menanam jambu madu tersebut. Setiap pohon jambu madu yang hendak ditanam sebaiknya diberi jarak sekitar 2 sampai 3 meter. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan pohon jambu tersebut tidak terganggu. Lakukan penyiraman pohon setiap pagi dan sore hari.

Untuk hasil yang lebih maksimal, lakukan pemupukan sekali dalam seminggu. Pupuk yang baik digunakan yaitu campuran pupuk NPK dan pupuk kandang. Apabila sedang berbuah, lakukan dua kali pemupukan dalam seminggu. Namun berhati-hatilah dalam pemupukan, jangan sampai terkena batang pangkal. Selain pupuk, penanganan hama juga perlu diperhatikan.

Itulah ulasan mengenai jambu air madu deli dan tips perawatannya selengkapnya untuk Anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar budidaya, kehutanan dan perkebunan serta pertanian saat ini.