Jenis Dan Cara Budidaya Anggrek Di Pekarangan Rumah

Banyak dari orang mendambakan untuk memiliki tanaman bunga anggrek pada halaman rumahnya. Pada saat ini cukup banyak juga yang telah menanam bunga anggrek dan dijadikan untuk hiasan di halaman rumahnya. Akan tetapi, sebagian orang tidak dapat melakukan demikian karena kesibukan. Atau mungkin tidak punya halaman rumah yang luas untuk menanam tanaman hiasan seperti tanaman bunga anggrek. Selain itu, mungkin juga ada beberapa orang merasa kesulitan saat merawat tanaman bunga anggrek yang indah ini. Hal ini dikarenakan perawatan tanaman bunga anggrek memanglah agak sulit. Faktor lingkungan dan bagaimana kita melakukan perawatan yang mempengaruhi tanaman bunga anggrek kita agar berhasil tumbuh dengan baik.

jenis-dan-cara-budidaya-anggrek-di-pekarangan-rumah

Tanaman bunga anggrek adalah tanaman yang hidupnya menumpang ataupun menempel di pohon lainnya. Akan tetapi tanaman bunga anggrek ini tidaklah termasuk tanaman parasit. Walaupun tanaman bunga aggrek hidupnya menempel pada pohon lainnya. Akan tetapi bunga anggrek ini bisa hidup mandiri. Tanaman bunga anggrek hidup dengan embun serta udara yang lembab. Nah organ yang tebal menjadikan tanaman bunga anggrek mampu bertahan pada tekanan dari ketersediaan air. Tapi, tanaman ini tentu tetap memerlukan ketersediaan air. Umumnya, air yang diperoleh dari air hujan, tetesan embun, serta uap air pada udara.

Karakteristik Tanaman Anggrek

Mungkin, salah satu hal yang menjadikan tanaman bunga anggrek digemari oleh banyak orang yaitu bentuknya yang unik. Tidak hanya manusia yang suka dengan bentuk dari tanaman bunga anggrek ini. Tapi juga menjadi perhatian oleh serangga penyerbuk. Hal ini sebab tanaman bunga anggrek mempunyai bentuk yang hampir sama dengan binatang penyerbuk. Manfaatnya adalah untuk menarik serangga supaya mau hinggap dan membantu tanaman anggrek saat proses penyerbukan. Salah satu dari tanaman bunga anggrek yang mempunyai bentuk yang mirip dengan serangga yaitu tanaman bunga anggrek yang jenis ngengat atau Phalaenopsis.

Tanaman bunga anggrek jenis ngengat ini mempunyai kelopak bunga yang lebar. Serta bagian atasnya mempunyai bentuk yang hampir sama dengan serangga. Jenis anggrek ini juga mempunyai kantong yang dapat menarik lebah ataupun burung untuk mengambil serbuk sari dari bunga. Akar dari tanaman bunga anggrek ini mempunyai begitu banyak manfaat. Untuk menunjang tanaman bunga anggrek jenis itu sendiri. Salah satu manfaat dari akar tanaman bunga anggrek yaitu untuk bisa menempel di pohon. Jadi, akar dari tanaman bunga anggrek ini ibaratnya dengan jangkar. Yang bikin tanaman bunga anggrek dapat untuk terus menempel pada pohon ataupun media tanam anggrek lainnya. Selain itu, akar pada tanaman bunga aggrek juga bermanfaat untuk meyalurkan air pada seluruh bagian tumbuhan.

Cara Budidaya Anggrek

Budidaya tanaman bunga anggrek ini cukuplah mudah, asalkan dirawat dengan baik. Anggrek dapat tumbuh pada berbagai iklim. Pengembang biakannya pun begitu mudah. Budidayanya dapat dilakukan dengan langkah alami ataupun dengan cara tertentu. Indonesia sendiri sudah dikenal jadi pemilik bunga anggrek dengan varietas terbanyak di dunia. Pada tanah air kita ada sekitar 3500 macam spesies anggrek hasil dari perkawinan silang. Varietas anggrek yang paling banyak dikumpulkan di Indonesia yaitu jenis Dendrobium. Sebab jenis anggrek ini masih sangat terjangkau, serta mempunyai banyak warna, Perawatannya tanaman anggrek juga mudah.

Dalam budidaya tanaman anggrek kamu perlu mengetahui media ataupun tempat menanam tanaman anggrek yang cocok. Sesuai dengan varietas anggrek itu sendiri. Budidaya anggrek sesungguhnya tidaklah begitu sulit. Bahkan untuk menanam tanaman bunga anggrek Anda tidak selalu harus memakai pot. Sebab tanaman anggrek dapat menempel pada tanaman yanglain. Untuk hasil lebih baiknya tentu akan lebih maksimal jika menggunakan pot tersendiri. Bunga anggrek kesayangan anda akan tampak mempesona.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara tanaman hidroponik di rumah adalah salah satu solusi mengatasi masalah kekurangan lahan yang sering dialami banyak orang. Jenis tanaman hidroponik ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga tak sedikit orang yang berupaya untuk mencobanya. Hidroponik cabe dimulai dengan menyemai benih cabe hidroponik. Anda dapat menggunakan bibit cabe dengan merobek isi perut cabe tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan benih cabe berkualitas yang banyak tersedia di pasaran.

Jika bibit cabe telah didapat, selanjutnya Anda memasukkannya ke media semai. Media semai yang baik adalah campuran seimbang antara tanah, pupuk dan arang sekam. Letakkan benih cabe dengan jarak 3×3 cm lalu tutup dengan tanah. Kemudian semprotkan air pada tanaman tersebut. Setelah itu, Anda cukup diamkan sekitar 5-7 hari hingga benih cabe tersebut mulai tumbuh.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Cabe

Mulailah dengan mempersiapkan tempat hidroponik (pot) serta tendon nutrisi (toples atau barang-barang bekas lainnya). Langkah selanjutnya yaitu menanam benih cabe yang sudah disemai tadi. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan benih cabe yang telah berumur 25 sampai 30 hari. Pindahkan benih cabe tersebut ke pot tempat hidroponik. Langkah tersebut sangat mudah dilakukan meskipun bagi seorang pemula.

Basahi benih cabe yang disemai tadi lalu ambil bersama tanahnya. Hal ini dilakukan agar akar tidak rusak. Langkah selanjutnya yaitu dengan membasahi tanah tersebut agar tanah cepat larut sehingga hanya akan tampak benih cabe dan juga akarnya. Langkah berikutnya yaitu dengan memindahkan benih cabe beserta akarnya ke pot tempat hidroponik. Hidroponik cabe tersebut akhirnya berhasil ditanam.

Lakukan perawatan dengan menyiramnya secara rutin maksimal 2 kali sehari. Sebaiknya lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari, karena penyiraman pada siang hari justru akan menghambat pertumbuhan benih cabe saat melakukan fotosintesis. Kemudian lakukan pemberian nutrisi. Berikan nutrisi saat cabe berumur 5-7 hari setelah masa tanam. Nutrisi yang baik digunakan adalah nutrisi AB Mix. Kandungan nutrisi tersebut adalah ppm 600 – 700 atau 5ml A ditambah 5 ml B ditambah 1 liter air.

Tanaman Hidroponik Cabe di Rumah, Kumpulan Tips

Contoh Tanaman Hidroponik

Pada dasarnya hidroponik adalah metode penanaman tumbuhan dengan menggunakan media air. Metode hidroponik tersebut dapat mengendalikan hama dan pencahayaan. Metode hidroponik tersebut juga bisa dibilang ramah lingkungan, karena tidak menggunakan pestisida ataupun herbisida. Metode penanaman hidroponik dapat diterapkan pada hampir semua tanaman. Cara menanam dengan metode hidroponik banyak diterapkan pada daerah perkotaan atau daerah urban.

Beberapa tanaman yang dapat menerapkan metode hidroponik tersebut diantaranya yaitu bawang merah dan bawang putih hidroponik, tanaman hidroponik kangkung, tanaman hidroponik tomat, dan juga tanaman hidroponik sawi. Beberapa tanaman tersebut sangat mudah di tanam dengan cara menanam hidroponik. Perawatan tanaman pada pada metode hidroponik tidak jauh berbeda dengan perawatan penanaman sistem konvensional pada umumnya.

Jika anda menginginkan cara penanaman yang lebih praktis, Anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick. Sistem wick tersebut adalah salah satu teknik hidroponik sederhana dengan menggunakan sumbu dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas yang berfungsi untuk mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman hidroponik. Laju pertumbuhan tanaman hidroponik dapat mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman dengan metode penanaman berupa tanah pada kondisi yang sama.

Demikianlah ulasan mengenai tanaman hidroponik cabe selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.

Berkebun Di Halaman Rumah Agar Lebih Maksimal

Berkebun di halaman rumah merupakan salah satu cara efektif bagi Anda yang memiliki lahan cukup luas di pekarangan rumah Anda. Anda bisa memanfaatkan lahan di halaman rumah Anda tersebut dengan menanam sayuran ataupun buah-buahan. Namun yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara memulai dan merawat perkebunan tersebut.

Berkebun Di Halaman Rumah Agar Lebih Maksimal

Merawat tanaman yang ditanam di kebun pekarangan rumah pada dasarnya sama seperti merawat tanaman lainnya. Kuncinya yaitu tanaman yang hendak ditanam tersebut sebaiknya mendapatkan sinar matahari, pupuk, dan air yang cukup. Sedangkan untuk bagaimana cara memulai berkebun sayuran tersebut, berikut ini langkah-langkah memulai berkebun di halaman rumah agar lebih maksimal dan memuaskan.

Berkebun Di Halaman Rumah

Untuk memulai berkebun di halaman rumah, Anda harus menggemburkan tanah terlebih dahulu. Menggemburkan tanah ini bisa dilakukan dengan mencangkulnya maupun membajaknya. Dengan begitu, zat-zat beracun yang terkandung di dalam tanah tersebut akan hilang. Selain itu, perhatikan lingkungan sekitar tanaman yang akan ditanam tersebut. Cabutilah rumput-rumput liar atau gulma di sekitarnya.

Setelah itu tambahkanlah pupuk di tanah tersebut karena dapat menyuburkan tanaman yang ditanam. Pupuk yang digunakan bisa dengan pupuk kandang, pupuk kompos, maupun pupuk NPK. Kemudian, pastikan tanaman yang akan ditanam tersebut mendapatkan sinar matahari dan air yang cukup. Saat hendak menanam, sebaiknya benih disemai terlebih dahulu. Sebaiknya benih tersebut juga berasal dari bibit tua maupun bibit dengan varietas unggul untuk hasil yang lebih maksimal.

Itulah ulasan mengenai cara berkebun di halaman rumah agar lebih maksimal selengkapnya untuk Anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar budidaya, tips perkebunan dan pertanian saat ini.

Tanaman Pengusir Nyamuk Dalam Rumah Paling Ampuh

Di musim penghujan sekarang ini, banyak bermunculan sarang nyamuk yang pastinya menjadi wabah penyakit. Hal tersebut patut untuk diwaspadai. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkitnya suatu penyakit akibat nyamuk tersebut yakni dengan mengusirnya.

Tanaman Pengusir Nyamuk Dalam Rumah Paling Ampuh

Tidak harus dengan bahan kimia, dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk dalam rumah, tentunya akan lebih aman. Karena tidak menyimpan bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan tubuh. Berikut ini tanaman pengusir nyamuk paling ampuh selengkapnya untuk Anda.

Tanaman Pengusir Nyamuk

  • Lavender

Tanaman ini asli dari Pegunungan Alpen di Negara Swiss berwarna ungu, bergerombol diujung tangkai. Tanaman ini biasanya menghiasi padang rumput di kaki pegunungan Alpen indah sekali. Tapi nyamuk sangat tidak suka, sebab aroma bunga ini membuat nyamuk pusing. Karena bunga lavender mengandung zat linalool dan lynalyl acetate. Kedua zat ini bisa diperoleh dari proses penyulingan hingga bisa dibuat menjadi anti nyamuk.

  • Zodia

Daun tanaman ini biasa digunakan oleh orang Papua untuk digosokkan ke kulit sebelum mereka pergi ke hutan. Zat rutaecarpin dan evodiamine dalam tanaman zodia tidak disukai oleh nyamuk dan serangga lainnya. Bila diletakkan dalam rumah, maka akan menghindarkan ruangan rumah untuk didatangi nyamuk.

  • Geranium

Jenis tanaman ini mengandung zat yang mudah terbang memenuhi udara sekitarnya. Geranium sangat mudah ditanam bisa di pot atau langsung ditanah, kalau di pot bisa kita pindahkan ke dalam ruangan.

  • Rosemary

Aroma bunga ini seperti minyak talon, harum bukan? Tapi nyamuk tidak suka, nyamuk bisa stres dan ogah mendekat. Tamanan ini akan tumbuh baik dibawah sinar matahari dan membutuhkan air yang cukup. Bunga Rosemery cocok ditanam di pot atau tanah di dekat jendela bahkan dekat pintu.

Itulah ulasan mengenai tanaman pengusir nyamuk selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi terkini seputar tanaman hias.