Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Pengaplikasiannya

Bagaimana caranya memelihara kelapa sawit agar berbuah banyak? Tujuan utama membudidayakan kelapa sawit adalah untuk mendapatkan buah. Semakin banyak buah yang diperoleh, maka semakin besar pula keuntungan yang didapatkan oleh petani.

Faktanya tingkat produktifitas tanaman kelapa sawit berbanding lurus dengan bentuk pemeliharaannya. Apabila pohon sawit dipelihara dengan benar, maka pohon tersebut pun akan menghasilkan buah dalam jumlah yang melmpah. Begitu pula sebaliknya jika pohon sawit kurang mendapatkan perawatan, buah yang dihasilkan oleh pohon tersebut pun menjadi kurang maksimal.

Kebanyakan produk pupuk menyatakan bahwa pupuk produksi mereka adalah yang terbaik. Namun untuk tanaman kelapa sawit Anda tak boleh asal memilih pupuk. Sebab pupuk akan menjadi pendongkrak hasil sawit semakin melimpah dan berkualitas bagus. Maka Anda harus mengetahui jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar melimpah setiap dilakukan panen.

Anda harus mengetahui  jenis pupuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Lalu bagaimanakah kita dapat mengetahui pupuk kelapa sawit terbaik saat ini? Sebenarnya kita dapat menilai pupuk kelapa sawit yang terbaik itu seperti apa. Biasanya pupuk organik yang cocok untuk kelapa sawit adalah yang bahan dasarnya terbuat dari urea, kcl dan tsp. Selain itu cara penggunaan pupuk yang praktis juga akan mempengaruhi tingkat penjualan pupuk itu sendiri.

Hal paling terpenting sebelum melakukan pemupukan adalah membersihkan dahulu piringan sawit, piringan sawit adalah bulatan disekeliling pohon sawit ini dilakukan agar hama tidak mengganggu proses pemupukan dan jangan lupa bersihkan keliling sawit dari rumput.

jenis-pupuk-kelapa-sawit-yang-baik-dan-pengaplikasiannya

Jenis Pupuk Kelapa Sawit dan Fungsinya

Anda harus mengetahui  jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk baik untuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Mengurangi pemakaian pupuk NPK

Saat Anda memulai menanam bibit tanaman kelapa sawit tentu telah memilih bibit yang terbaik. Bahkan Anda juga telah memilih pupuk NPK serta jenis pupuk lain dengan kombinasi yang benar yaitu 2-1-2 atau 2-1-3. Namun yang harus Anda perhatikan adalah saat tanaman kelapa sawit Anda hendak berbuah. Jenis pupuk kelapa sawit yang baik untuk tanaman Anda yang akan berbuah ini adalah jenis produk pupuk buah. Pemakaian pupuk buah ini sebaiknya seimbang dengan pemakaian pupuk NPK. Bahkan akan sangat baik bila pemakaian pupuk NPK jauh berkurang dengan adanya pupuk buah tersebut. jadi Anda dapat menghemat pemakaian pupuk NPK.

Membuat tanaman bebas hama

Salah satu cara efektif yang dapat Anda lakukan mengenali pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah dengan melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta hama yang biasanya menyertai. Bila pupuk yang Anda gunakan berkualitas baik maka tanaman kelapa sawit Anda tak akan terserang hama pada saat musim hama. Bahkan kelapa sawit Anda akan tumbuh bagus dan terhindar dari serangan hama.

Membantu pohon tua untuk berbuah

Jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik adalah mampu membantu pohon tua kelapa sawit untuk berbuah, tak hanya pohon baru saja yang akan berbuah. Jadi pupuk buah yang bagus adalah pupuk yang mampu membuat pohon tua sawit Anda mampu berbuah melimpah pula.

Mampu mengurangi kerontokan bunga dan buah

Pupuk kelapa sawit yang baik adalah pupuk yang juga memiliki kemampuan mengatasi kerontokan bunga dan buah. Sebab dengan rontoknya bunga akan mengurangi banyaknya hasil panen sawit Anda nantinya. Sebab kebanyakan petani sawit mengeluhkan kerontokan bunga dan buah. Maka pilihan jenis pupuk untuk kelapa sawit sangat diperlukan sehingga panenan tak mengalami penyusutan atau gagal panen. Bahkan dengan pemilihan pupuk yang tepat membuat panen sawit Anda tetap melimpah.

Pupuk mudah dibeli dan selalu tersedia

Syarat kelima dari pemilihan pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah ketersediaan pupuk yang mudah didapat dan praktis. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam proses budidaya tanaman kelapa sawit. Dengan adanya pupuk buatan yang sudah siap pakai tentu akan menghemat tenaga dan waktu para petani kelapa sawit. Pupuk yang Anda pilih untuk membantu perkembangan sawit sebaiknya mudah Anda dapatkan dan dapat Anda jangkau di sekitar daerah.

dosis-untuk-pupuk-kelapa-sawit

Dosis Untuk Pupuk Kelapa Sawit Yang Benar

Kelapa sawit merupakan jenis tanaman keras yang memiliki potensi untuk di kembangkan menjadi sebuah usaha, mengingat pesanan minyak kelapa sawit yang begitu banyak, usaha perkebunan kelapa sawit bisa berkembang dengan pesat jika anda menekuninya dengan sungguh-sungguh.

Segala sesuatu yang di kerjakan dengan tepat dan benar akan membuahkan hasil yang optimal, karena setiap usaha yang dilakukan dengan maksimal akan mendapatkan hasil yang memuaskan juga. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Jika anda berniat menekuni usaha perkebunan kelapa sawit atau berniat menanam kelapa sawit di pekarangan rumah anda yang luas anda harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya ialah Dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar, serta metode pemupukannya.

Pada pemberian pupuk, anda harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada pupuk tersebut, pastikan pupuk pilihan anda memiliki komposisi natrium, fosfor, kalium, magnesium, serta boron. Untuk jenis pupuknya anda dapat menggunakan jenis pupuk: urea, KCI, TSP,  serta kiserit. Jika anda ingin menggunakan pupuk tambahan, anda dapat mempergunakan Borax atau Boron deficiency. Berikut dosis pupuk untuk kelapa sawit yang berumur 0-3 tahun:

  1. Berikan pupuk urea dengan dosis 0,4-0,6 per tanaman dalam kurun dua kali selama setahun.
  2. Anda juga dapat menggunakan pupuk KCI dua kali setiap tahun dengan takaran 0,2-0,5 kg bagi tiap-tiap tanaman kelapa sawit.
  3. Pemupukan kelapa sawit dengan pupuk kiserit dengan dosis 0,1-0,2 kg pada masing-masing tanaman dengan waktu dua kali selama setahun.
  4. Dosis pupuk untuk kelapa sawit menggunakan borax dapat di lakukan dnegan takaran 0,02-0,05 kg pada tiap tanaman dengan jangka waktu dua kali per tahun.

Dan bagi tanaman kelapa sawit yang sudah mulai menghasilkan atau yang telah berumur  di atas 3 tahun, berikut dosisnya:

  • Dengan urea berdosis 2-2,5 kg dalam kurun waktu dua kali setahun tiap tanaman.
  • Untuk pupuk KCI dengan dosis 2,5-3 kg per tanaman setiap dua kali dalam setahun
  • Kiserit dua kali per tahuan dengan takaran 1-1,5 kg per tanaman.
  • Pemupukan kelapa sawit menggunakan SP-36 hanya diberikan dengan proporsi 0,75-1,0 kg tiap tanaman dan dilakukan dalam jangka waktu setahun sekali.
  • Untuk borax lakukan setiap setahun dua kali dengan takaran 0,05-0,1 kg tiap tanaman.

Sementara untuk pemberian pupuk yang mengandung natrium sebarkan pada jarak 50 cm mulai dari pokok hingga bagian luar piringan. Untuk pupuk fosfor, kalium serta magnesium dapat anda sebarkan mulai jarak 1 hingga 3 meter berawal dari pokok batang dengan menyeluruh. Sedangkan pada boron berikan jarak dari 30-50 cm pada pokok kelapa sawit. Inilah informasi seputar dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Pupuk NPK Mutiara Manfaat Dan Cara Penggunaannya

Sansivera

Pupuk NPK Mutiara Manfaat Dan Cara Penggunaannya. Pupuk NPK Mutiara adalah salah satu jenis pupuk majemuk yang mengandung sedikitnya 5 unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan tanaman. Pupuk ini berbentuk butiran granul berwarna biru pudar yang biasanya dikemas dalam kemasan plastik. Pupuk NPK Mutiara dibuat menggunakan proses Odda melalui pelarutan batuan fosfat menggunakan asam nitrat.

Pupuk NPK Mutiara hingga saat ini masih diimpor dari Norwegia oleh karenanya harganya masih tergolong cukup mahal, yakni Rp. 25.000,- per 900 gram-nya. Kendati sangat mahal, pupuk ini tetap laris dipasaran karena khasiatnya yang cukup baik bagi pertumbuhan tanaman dengan reaksi yang cukup cepat.

Pupuk NPK mutiara hingga saat ini masih menjadi primadona bagi sebagian para petani untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman budidaya, termasuk tanaman hortikultura buah dan sayur-sayuran.

Pupuk NPK mutiara memang sangat bagus untuk merangsang tanaman agar lebih cepat menghasilkan buah, serta pada beberapa tanaman sayur mayur akan menjadikan daun dan organ tanaman lainnya menjadi lebih segar, daun dan batangnya menjadi lebih hijau cerah, serta batang, akar dan buahnya menjadi lebih kokoh, sehingga buah dan bunganya tidak gampang rontok.

Jenis pupuk NPK mutiara ini telah banyak dijual dan dikomersialkan untuk banyak petani di Indonesia. Walaupun begitu, penggunaan pupuk ini tidak sembarangan diberikan pada tanaman, melainkan harus sesuai dengan sesuai prosedur yang benar, artinya pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan per umur tanaman.

Pada dasarnya ada dua cara dalam penggunaan pupuk mutiara ini, yakni dengan cara diencerkan terlebih dahulu baru diberikan kepada tanaman, atau dapat ditebar langsung ke pusat tumbuh tanaman tanpa diencerkan (masih dalam bentuk padatan).

pupuk-npk-mutiara-manfaat-dan-cara-penggunaannya

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Cair

Sebelum menggunakan pupuk cair ini, sebaiknya anda ikuti terlebih dahulu tatacara dalam pembuatan larutan pupuk NPK mutiara cair berikut ini:

Bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan:

  • Siapkan 2 Liter air bersih
  • Siapkan 1 kg pupuk NPK mutiara yang masi
  • Siapkan ember yang dapat menampung larutan dengan massa (berat) lebih dari 2 Liter;
  • Siapkan pengaduk dari batang kayu/sejenisnya;

Cara/step/langkah kerjanya adalah sebagai berikut:

  • Masukkan 1 kg pupuk NPK mutiara pada 2 Liter air bersih di dalam ember, lalu aduk dengan batang pengaduk dari bantang kayu/sejenisnya;
  • Aduklah hingga pupuk NPK mutiara padat tersebut larut dalam air, kemudian diamkan selama 5 – 10 menit hingga benar-benar menjadi larutan PNK mutiara cair;
  • Lewat dari waktu tersebut, setelah itu dapat segera digunakan. (gunakan langkah yang akan diberikan di bawah ini)

Cara penggunaan larutan pupuk NPK mutiara cair

  • 2 Liter larutan pupuk NPK mutiara cair yang sudah dibuat tadi, selanjutnya dapat digunakan untuk beberapa kali pakai. Kalaupun larutan pupuk NPK cair habis, segera dapat anda buat lagi sesuai kebutuhan mengikuti langkah kerja di atas;
  • Cara penggunaannya: Untuk 2 Liter larutan pupuk cair yang sudah dibuat selanjutnya dilakukan pengenceran terlebih dahulu, caranya dengan dimasukkan 2 Liter NPK cair tersebut ke 8 Liter air, kemudian kocor/aduk-aduk hingga merata, barulah setelah itu disiramkan ke masing-masing tanaman/tepat di bawah akar tanaman, yakni dengan dosis per tanamannya adalah 200 mL atau setara dengan besar gelas air minum sehari-hari khusus untuk tanaman sayur mayur dan tanaman buah monokotil (berakar serabut, contohnya: sayur bayam, tomat rampai, mentimun, sawi, dan lainnya), sementara khusus untuk tanaman sayur mayur dari golongan tumbuhan dokotil (berakar tunggang, misalnya pohon jambu hasil cangkok, durian cangkok, mangga cangkok, dan lainnya), sebaiknya gunakan 4 Liter larutan NPK mutiara cair yang sudah diencerkan ke tiap-tiap tanaman.

Lihat dan catat hasil eksperimen, jika tanaman mengalami pertumbuhan yang bagus, berarti anda telah berhasil mengamalkan resep di atas.

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Padat

NPK mutiara padat dapat langsung disebarkan pada tanaman sayur mayur atau buah-buahan baik yang ditanam di area perkebunan hortikultura, halaman rumah, lahan persawahan, ladang, dan lain sebagainya.

  • Khusus untuk tanaman buah-buahan berbatang pendek dan tidak berkayu (monokotil) seperti, meliputi tomat, mentimun, jagung, kacang hijau, timun suri, semangka, dan tanaman monokotil (berkeping satu) sebaiknya berikan pupuk NPK mutiara sebanyak 0,1 kg tatau setara dengan 1 genggam tangan orang dewasa untuk tiap-tiap tanaman (per tanaman), diberikan pada tingkat usia tanaman tertentu, biasanya diberikan pada saat tanaman berumur di atas rata-rata 1 bulan ke atas. Sedangkan untuk tanaman buah yang berkayu seperti pohon jeruk nipis, jeruk manis, durian cangkokan, mangga cangkok, alpukat cangkok, dan tanaman dikotil (berkeping dua) lainnya, sebaiknya berikan 1 kg pupuk NPK mutiara tersebut untuk tiap tanaman. Pemberian pupuk NPK mutiara pada tanaman jenis dikotil jangan terlalu sering, melainkan setiap 2 bulan sekali saja. Atau bisa juga diberikan tiap 3 bulan sekali.
  • Dosis pemberian/penggunaan pupuk NPK mutiara pada tanaman sayur mayur yakni 2 genggam/tanaman, atau pupuk tersebut dapat disebar secara acak dengan ditaburkan acak pada semua penjuru tanah tempat tanaman tersebut tumbuh.

Itulah tadi 2 cara bagaimana cara penggunaan pupuk mutiara untuk tanaman hortikultura, baik penggunaan secara diencerkan terlebih dahulu, maupun dengan cara diterbarkan langsung karena memang dari padatan pupuk NPK mutiara tersebut.

manfaat-npk-mutiara-untuk-tanaman

Manfaat NPK Mutiara Untuk Tanaman

Pupuk NPK Mutiara mengandung 16% N (Nitrogen), 16% P2O5 (Phospate), 16% K2O (Kalium), 0.5% MgO (Magnesium), dan 6% CaO (Kalsium). Karena kandungan tersebut pupuk ini juga dikenal dengan istilah pupuk NPK 16-16-16. Pupuk ini memiliki banyak keunggulan dibanding pupuk NPK lainnya seperti pupuk NPK Phonska dan pupuk NPK Pelangi. Keunggulan tersebut diantaranya adalah:

  1. Mengandung unsur hara NPK sekaligus hara mikro CaO dan MgO yang sangat dibutuhkan tanaman.
  2. Dibuat menggunakan proses Odda sehingga bersifat mobile dan cepat bereaksi pada tanaman.
  3. Menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah.
  4. Pengapliaksiannya yang cukup mudah sehingga biaya pemupukan relatif lebih kecil.

Penggunaan pupuk ini tidak terbatas hanya untuk tanaman tertentu. Baik tanaman pangan, hortikultura, ataupun perkebunan, semuanya dapat menerima khasiat dan manfaat dari pupuk NPK mutiara ini. Pada tanaman keras seperti tanaman perkebunan, pupuk ini dapat diaplikasikan dengan menaburkannya sebanyak satu sendok teh pada tanah di sekitar perakaran tanaman. Sedangkan untuk tanaman hortikultura penggunaannya dapat dengan diencerkan terlebih dahulu, baru kemudian dikocorkan ke tanaman.

  • Manfaat pupuk NPK Mutiara yang pertama adalah dapat mempercepat, memperbanyak, memperkuat, serta memperpanjang akar tanaman. Sehingga dengan demikian akar akan mudah menyerap hara pada tanah.
  • Mencegah tanaman agar tidak kerdil.
  • Mempercepat pertumbuhan tunas pada tanaman.
  • Memperkecil kemungkinan tanaman mengalami kerontokan bunga dan juga buah, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian.
  • Dapat meningkatkan fotosintesis tanaman sehingga pembentukan zat gula, tepung dan protein lebih meningkat.
  • Meningkatkan produksi buah.
Untuk Keunggulan Pupuk NPK Mutiara ini sangatlah banyak,diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Untuk menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah.
  • Mengandung banyak unsur hara NPK serta unsur hara mikro seperti CaO dan MgO yang jelas sangat dibutuhkan tanaman.
  • Sangat mudah dalam penggunaannya karena pupuk ini mudah larut.

 

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri. Apakah anda mempunyai tanaman buah di pekarangan rumah/di kebun yang tumbuh subur, sehat, daunnya rimbun, cabangnya banyak, pokoknya indah dipandang, tetapi anehnya tidak juga berbuah? Maka, artikel di bawah ini mungkin bisa menjadi solusinya.

Tetapi, sebelum anda belajar teknik membuat tanaman cepat berbuah lebat, terlebih dahulu harus anda pelajari faktor-faktor yang menyebabkan tanaman tidak kunjung berbuah/tidak bisa berbuah dengan lebat.

Tiap tanaman mempunyai waktu yang berbeda untuk dapat berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan bisa langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya.

Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya adalah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Semua pasti suka jika melihat tanamannya tumbuh subur, berdaun lebat dan mempunyai banyak cabang. Akan tetapi apalah artinya jika ternyata tanaman tersebut gagal berbuah. Pemupukan yang berlebihan, terutama yang banyak unsur N nya mungkin akan membuat tanaman menjadi nampak rimbun, hijau dan sehat. Akan tetapi justru hal tersebut menyebabkan tajuk tanaman menjadi kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanannya.

Kebanyakan tanaman hanya akan dapat menghasilkan buah jika bunga yang tumbuh dibuahi oleh bunga jantan yang ada di dekatnya. Beberapa tanaman seperti salak dan kelapa misalnya, biasanya harus ditanam secara berkelompok dikarenakan sering bunga jantannya gugur terlebih dahulu sebelum sempat membuahi bunga betina.

Terkadang kita mendapati tanaman buah telah berbunga lebat dan nampak menjanjikan. Tetapi seiring waktu bunga itu gugur satu persatu dan urung menjadi buah. Biasanya hal ini dikarenakan oleh kekurangan air, serangga dan hama penyakit, cuaca yang ekstrim, dan penyemprotan yang tidak pas.

pupuk-perangsang-buah-alami-buatan-sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami

Cara Membuat Ramuan Pupuk Perangsang Buah Organik Mudah, Murah, dan Sehat – Perangsang buah organik adalah ramuan obat alami yang berfungsi untuk meningkatkan produksi buah tanaman buah. Biasanya obat perangsang buah kita beli dari toko alsintan, namun obat tersebut adalah produk kimia yang kurang baik bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan alasan kesehatan di atas, maka berikut ini cara membuat perangsang buah organik secara mudah.

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:

1 liter Microorganisme nabati atau EM alami
3 butir telur ayam kampung

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:
  • 1 liter susu segar
  • 3 butir telur ayam kampung
Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu:
  1. 3 butir telur ayam kampung diambil kuningnya saja
  2. Campurkan kuning telur dengan microorganisme nabati atau susu 1 liter
  3. Kedua bahan dikocok hingga tercampur rata
  4. Diamkan selama 24 jam
  5. Setelah 24 jam, ramuan siap diaplikasikan
Aplikasi perangsang buah pupuk organik sangat mudah, yaitu:
  1. Kocok dulu sebelum digunakan
  2. Setiap satu sendok makan dicampur dengan air 5 liter
  3. Semprotkan pada tanaman buah
Manfaat dan kegunaan Perangsang Buah organik sangat banyak, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan bunga calon buah/biji
  2. Membuat buha beraroma dan manis rasanya
  3. Membuat biji jadi bernas atau mentes

cara-agar-tanaman-cepat-berbuah

Cara Agar tanaman cepat berbuah

Pemangkasan tanaman

Pemangkasan tanaman ini bertujuan agar tanaman cepat berbuah. Sasaran pemangkasan adalah pada:

– ranting-ranting yang tidak produktif
– cabang-cabang tanaman yang rusak
– Tajuk tanaman yang mengarah ke dalam
– pucuk-pucuk cabang/pohon.

Beberapa tanaman buah yang sering diberi perlakuan ini adalah: anggur, jeruk, apel, mangga, nangka, dan sirsak.

Yang perlu diperhatikan juga adalah teknik pemangkasan dan perlakuan setelah pemangkasan. Usahakan pemangkasan menggunakan alat yang sesuai. Untuk ranting kecil bisa menggunakan gunting tanaman, sedangkan cabang yang sudah besar gunakan gergaji. Arah pemotongan usahakan miring mengarah ke dalam agar bekas pemotongan tidak terkena air hujan yang bisa menyebabkan pembusukan. Berikan juga cat, tir, atau parafin pada bekas luka pemotongan agar terhindar dari serangan infeksi hama penyakit.

Mengikat batang tanaman

Beberapa petani di desa jaman dahulu seringkali melakukan teknik ini, yaitu mengikat batang/cabang primer tanaman menggunakan kawat/tambang. Dengan mengikat/melilit batang tanaman ini maka pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesa ke bagian akar akan terhambat sehingga menumpuk di cabang-cabang dan daun sehingga merangsang tanaman untuk berbunga lalu berbuah.

Perlukaan Batang tanaman

Teknik yang ketiga ini, melukai batang tanaman fungsinya hampir sama pada teknik pengikatan batang, yaitu menghambat penyaluran zat-zat makanan hasil fotosintesa daun ke bagian bawah/akar sehingga terjadi penumpukan makanan di bagian atas/dahan. Pada akhirnya tanaman akan terangsang untuk berbunga.

Yang perlu diperhatikan dalam teknik melukai batang tanaman ini adalah jangan sampai kebablasan sehingga malah menyebabkan tanaman menjadi mati.

Teknik melukai batang tanaman:

Goreslah kulit batang pohon menggunakan pisau tajam dengan ukuran 10-20an cm mengelilingi batang pohon, kerok sampai kambiumnya hilang (secara ringkas hampir mirip dengan teknik mencangkok). Kemudian oleskan ter/parafin untuk mencegah infeksi penyakit/hama tanaman.

Jenis tanaman buah yang sering diperlakukan seperti ini adalah mangga, nangka, dan kelengkeng. Biasanya pohon buah seperti kelengkeng akan berbuah 4-5 bulan setelah mendapat perlakuan ini.

Perempelan Tunas tanaman

Kadang ada rasa sayang melihat tunas tanaman yang baru tumbuh pada batang pokok tanaman. Tetapi justru teknik perempelan tunas ini harus dilakukan agar tanaman cepat berbuah. Terutama untuk tunas-tunas liar pada batang pokok bawah tanaman.

Pemupukan tanaman

Biasanya untuk membuat tanaman cepat berbuah, cara yang biasa ditempuh oleh petani adalah dengan penyemprotan menggunakan pupuk daun. Penyemprotan Pupuk Perangsang buah  dikenakan langsung pada daun yang nantinya akan diserap melalui stomata pada permukaan daun.

Pemberian Hormon

Hormon disini beda dengan pupuk tanaman. Fungsiny adalah untuk memacu tanaman agar segera berbuah. Biasanya teknik yang diterapkan dengan cara menyuntikkan pada batang tanaman, disemprotkan, atau dibasahkan pada bagian akar tanaman. Teknik ini disebut juga teknik booster. Saya pribadi kurang suka dengan teknik ini karena kesannya pemaksaan dan pemerk*saan pada tanaman.

Stres Air

Teknik stres air ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena alih-alih tanaman cepat berbuah, malah tanaman menjadi layu dan mati. Stres air dalam hal ini bukan berarti tidak disirami sama sekali tetapi hanya ditahan selama 2-3 hari tanpa air. Fungsinya agar daun tidak terlalu tumbuh lebat yang akhirnya akan merangsang tanaman untuk berbunga. Pastikan sebelum menerapkan teknik ini tanaman benar-benar sehat.

Pupuk Perangsang Buah AG – Amino Plus

  • Nutrisi Utama Tanaman yg mengandung 27 Unsur Hara Makro dan Mikro
  • Hadir dalam kemasan 250 ml dan 120 ml.

Manfaat dan Keunggulan Pupuk Perangsang Buah AG-Amino Plus :

  • Mendorong pertumbuhan akar, tunas dan percabangan pada tanaman (Palawija : kedelai, kacang hijau) dan Hortikultura (cabe, tomat, melon, semangka, bawang putih & merah, timun) sehingga meningkatkan bakal bunga dan buah yang akan terbentuk.
  • Memperbaruhi perakaran tanaman yang sudah berhenti berkembang sehingga tanaman akan bangkit berproduksi kembali dengan hasil yang lebih meningkat
  • Meningkatkan dan mempertahankan hijau daun (Klorofil) sehingga akan memperpanjang masa produksi daun serta meningkatkan proses Fotosintesis tanaman
  • Meningkatkan jumlah anakan produktif pada padi dan bawang merah / putih
  • Mempercepat perkecambahan benih dan mendorong pertumbuhan awal pada tanaman
  • Mempercepat pembentukan jaringan tanaman akibat luka gigitan hama

 

 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super Praktis

Cara membuat pupuk organik cair super banyak diterapkan oleh para petani untuk memenuhi nutrisi tanaman pertanian mereka. Produktivitas tanaman pertanian sangat erat hubungannya dengan kemampuan tanaman tersebut dalam menyerap unsur hara dan air secara efisien dari tanah. Kegiatan akar tanaman pertanian ini ditentukan oleh suatu kumpulan biologi terpadu. Oleh karena itu, dengan mengetahui pengetahuan ini dapat meningkatkan masing-masing proses biologi secara nyata. Pupuk organik memang memiliki pengaruh besar dalam melengkapi nutrisi tanaman pertanian. Oleh karena itu, sebagai petani yang baik sangat dianjurkan memberikan pupuk organik pada tanaman pertanian tersebut. Dengan begitu, hasil pertanian pun akan memuaskan dan berlimpah ruah.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

Pupuk organik cair secara singkat dapat diartikan sebagai pupuk berfasa cair yang dibuat dari bahan-bahan organik melalui proses pengomposan. Pada dasarnya, terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Cara membuat pupuk organik cair super yang pertama ialah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk organik tanaman pertanian yang dilarutkan tersebut bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Untuk lebih mudahnya, jika diumpamakan seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.

Pupuk yang kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Pada dasarnya, pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama atau dasarnya. Selain itu, jenis pupuk cair juga lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibandingkan pada media tanam. Namun, jenis pupuk cair sangat efektif diterapkan pada media tanam saat mengaplikasikan metode hidroponik. Dalam metode hidroponik, media tanam sangat membutuhkan pupuk cair tersebut. Untuk info pupuk cair lebih jelasnya, simak saja cara membuat pupuk organik cair super berikut ini.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super

Dari segi kegunaan, jenis pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terlebih lagi, pada saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Pada dasarnya, daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya. Dalam melakukan pemberian pupuk organik cair tersebut lewat daun harus hati-hati. Jaga takaran pemberian pupuk organik cair tersebut, jangan sampai overdosis. Karena jika terlalu banyak memberikan pupuk organik cair ini bisa mematikan tanaman pertanian tersebut.

Tidak hanya itu saja, pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran pupuk organik cair harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal. Karena memang produk pupuk cair merupakan salah satu terobosan baru teknologi organik. Pupuk cair ini dapat menyiasati sulitnya unsur hara terangkut dari tanah ke daun akibat tanah bantat dan buruknya struktur perakaran tanaman. Apabila petani mau menambahkan pupuk kandang atau pupuk hijau di lahannya, tentunya lahan akan kembali subur.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Terbaik

Cara ajaib membuat pupuk organik cair berkualitas tinggi yang pertama ialah siapkan bahan-bahannya. Bahan-bahan membuat pupuk organik yaitu 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya. Selain dengan kotoran ayam, anda dapat menggunakan kotoran kambing. Cara membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing juga sama dengan cara ini. Langkah selanjutnya yaitu dengan siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk. Satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

Potong bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku pupuk cair tersebut. Kemudian masukkan ke dalam tong dan tambahkan air. Dengan komposisi yakni 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata. Lalu larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian cara membuat pupuk organik cair dengan EM4 menambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk. Tutup tong dengan rapat. Setelah itu, masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.

Tahap Akhir Membuat Pupuk Organik Cair

Tunggu hingga 7-10 hari. Jika anda ingin mengecek tingkat kematangan, anda dapat buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang. Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan. Bahkan, ampas adonan tersebut masih dapat digunakan sebagai pupuk dengan wujud padat. Dengan begitu, anda akan mendapatkan dua jenis pupuk sekaligus, padat dan juga cair.

Pupuk NPK Organik Terbaik

1. Pupuk NPK Mutiara

Pupuk NPK Mutiara merupakan jenis pupuk yang memang sangat bagus untuk merangsang tanaman agar lebih cepat menghasilkan buah. Jenis Pupuk NPK Mutiara tersebut juga dapat merangsang beberapa tanaman sayur mayur akan menjadikan daun dan organ tanaman lainnya menjadi lebih segar, daun dan batangnya. Dengan begitu, tanaman tersebut menjadi lebih hijau cerah, serta batang, akar dan buahnya menjadi lebih kokoh. Terlebih lagi, buah dan bunganya tidak gampang rontok. Terdapat dua cara dalam penggunaan Pupuk NPK Mutiara ini. Kedua cara tersebut yakni dengan cara diencerkan terlebih dahulu baru diberikan kepada tanaman, dan dapat ditebar langsung ke pusat tumbuh tanaman tanpa diencerkan.

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Cair

Bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan dalam penggunaan pupuk NPK mutiara cair tersebut ialah siapkan 2 liter air bersih. Siapkan 1 kg pupuk NPK mutiara yang masih dalam bentuk padatan. Sediakan ember yang dapat menampung larutan dengan massa (berat) lebih dari 2 liter. Siapkan pengaduk dari batang kayu/sejenisnya. Cara kerjanya adalah masukkan 1 kg pupuk NPK mutiara pada 2 liter air bersih di dalam ember. Kemudian aduk dengan batang pengaduk dari bantang kayu/sejenisnya. Aduklah hingga pupuk NPK mutiara padat tersebut larut dalam air. Kemudian diamkan dalam kurun waktu selama 5 hingga 10 menit hingga benar-benar menjadi larutan PNK mutiara cair.

Cara Penggunaan Pupuk NPK Mutiara

2 liter larutan pupuk NPK mutiara cair yang sudah dibuat tadi, selanjutnya dapat digunakan untuk beberapa kali pakai. Untuk 2 liter larutan pupuk NPK mutiara cair dilakukan pengenceran terlebih dahulu. Caranya dengan dimasukkan 2 liter NPK cair tersebut ke 8 liter air. Kemudian aduk hingga merata. Barulah setelah itu disiramkan ke masing-masing tanaman. Dengan dosis per tanamannya adalah 200 mL khusus untuk tanaman sayur mayur dan tanaman buah monokotil. Sedangkan untuk tanaman sayur mayur dari golongan tumbuhan dokotil menggunakan 4 liter larutan NPK mutiara cair yang sudah diencerkan.

Untuk tanaman buah-buahan berbatang pendek dan tidak berkayu (monokotil) berikan pupuk NPK mutiara sebanyak 0,1 kg pada saat tanaman berumur di atas rata-rata 1 bulan ke atas. Sedangkan untuk tanaman buah yang berkayu dan tanaman dikotil berikan 1 kg pupuk NPK mutiara. Pemberian pupuk NPK mutiara pada tanaman jenis dikotil setiap 2-3 bulan sekali. Dosis pemberian atau penggunaan pupuk NPK mutiara pada tanaman sayur mayur yakni 2 genggam/tanaman. Atau pupuk NPK mutiara tersebut dapat disebar secara acak dengan ditaburkan acak pada semua penjuru tanah tempat tanaman tersebut tumbuh. Dengan begitu, tanaman akan tumbuh dengan baik. Terlebih lagi, tanaman tersebut mampu menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penggunaan pupuk tersebut.

2. Pupuk NPK Pelangi

Pupuk organik cair yang sangat dianjurkan selanjutnya ialah pupuk NPK Pelangi. Karena kebutuan Nitrogen pada tanaman padi dan jagung relatif lebih besar. Maka para petani sangat dianjurkan untuk pemupukan padi dan jagung menggunakan NPK Pelangi. Namun dengan sifat kelarutan yang cepat dan kandungan N yang lebih kecil dari pupuk NPK pelangi. Maka para petani sangat dianjurkan untuk menggunakan pupuk NPK Ponska untuk pemupukan tanaman hortikultura. Pupuk NPK Pelangi memiliki karakter slow rilis. Dengan sifat slow rilis tersebut pupuk NPK Pelangi akan sangat cocok untuk tanaman padi. Oleh karena itu, para petani padi tidak perlu ragu-ragu atau takut menggunakan NPK Pelangi.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

3. Pupuk NPK Phonska

Jenis pupuk NPK Phonska atau dikenal pula dengan sebutan pupuk majemuk NPK adalah pupuk yang terdiri atas lebih dari satu unsur hara utama. Unsur hara yang terdapat dalam pupuk NPK Phonska tersebut bisa NP, NK, dan NPK. Pupuk NPK Phonska ini dibuat dari urea, ammonium, ZA, DAP, MAP, TSP, KCL, ZK, Phospat, zeolit, Dolomit, kieserit, TE serta tambahan zat lain. Komposisi yang terdapat dalam pupuk NPK Phonska yang mendasar terdiri atas Nitrogen (N) : 15% Fosfat (P2O5) : 15% Kalium (K2O) : 15% Sulfur (S) : 10% Kadar air maksimal : 2%. Jenis pupuk NPK Phonska memiliki kekayaan kandungan zat memungkinkan pemupukan terpadu atas tanaman.

Manfaat Pupuk Organik Cair

Pupuk organik memang mengandung lebih sedikit kandungan unsur hara dibandingkan dengan pupuk kimia atau anorganik. Namun penggunaan berlebih pupuk anorganik justru akan menurunkan tingkat kesuburan tanah dan merusaknya. Karenanya sangat diperlukan kesadaran bagi para petani untuk turut menggunakan pupuk organik agar kesuburan tanah tetap terjaga. Jenis pupuk organik mengandung berbagai jenis unsur hara yang jauh lebih lengkap dibandingkan pada pupuk kimia. Kelebihan pupuk organik cair yang lain yaitu mengandung berbagai mineral, juga zat-zat esensial yang dibutuhkan tanah dan tanaman, serta hormon pertumbuhan tanaman.

Merangsang Pertumbuhan Tanaman Secara Efektif

Pupuk organik cair dapat merangsang pertumbuhan tanaman dengan baik. Selain itu, pupuk organik cair dapat secara efektif meningkatkan kapasitas tukar kation pada tanah, bila dibandingkan dengan pupuk kimia. Bahan organik yang digunakan sebagai dasar POC akan mampu mengurangi jumlah unsur hara yang terikat mineral tanah. Dengan begitu, semakin banyak unsur hara tersedia bagi tanaman. Pupuk berbahan kimia menutrisi tanaman dengan memberikan nutrisi yang dapat diserap tanaman, tetapi tidak dapat menggantikan peran bahan organik. Meningkatkan kesuburan tanaman. Memperbaiki dan meningkatkan kualitas kandungan organik di dalam tanah, sehingga tanah atau lahan pertanian menjadi lebih remah, gembur dan tidak liat bahkan keras. Menjaga ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Mengurangi polusi dan dampak sampah di lingkungan.

Memenuhi Nutrisi Tanaman

Pupuk organik cair memaksimalkan pemberian nutrisi bagi tanaman. Pupuk organik cair sebaiknya diperkaya dengan unsur-unsur mikro seperti nitrogen, kalium, sulfur, kalsium dan magnesium. Hal ini karena unsur-unsur makro yang dibutuhkan sudah disediakan oleh tanah. Untuk menyesuaikan kandungan unsur hara pada pupuk organik cair dapat digunakan bahan baku yang sesuai. Penyesuaian kandungan unsur hara juga harus memperhatikan pengaplikasian pupuk organik cair. Jenis pupuk organik cair dapat dibuat kaya dengan nitrogen. Bahan baku pupuk organik cair tersebut seperti kotoran unggas, daun-daun hijau atau jerami dapat menghasilkan pupuk yang lebih kaya akan nitrogen.

Mengatasi Hama dan Penyakit

Manfaat pupuk cair organik ini dapat mengusir hama tanaman seperti lalat buah, ulat daun, kumbang penggerek dan menghambat pertumbuhan ulat serta mematikan larva hama pengganggu. Selain itu, manfaat pupuk organik cair untuk mengatasi serangan penyakit padat umbuhan seperti, cacing, kumbang penggerek, lalat buah, jamur, spora dan larva organisme pada tumbuhan hal ini diketahui dari kandungan senyawa kimia yang dihasilkan dan mikroorganisme pendekomposisi didalam pupuk. Pupuk organik cair tidak ada efek negatif yang diakibatkan, baik bagi pengguna maupun bagi tanaman dan hewan ternak. Selain itu, hasil panen lebih sehat untuk dikonsumsi dan lebih tahan lama dalam penyimpanan secara alami.

Memperkaya Sel Tanaman

Gibberellin dan Asam Giberalat yang dihasilkan dari gibberella fujikoroi dan berupa hormon alamiah perangsang pertumbuhan pada tumbuhan. Manfaat pupuk cair ini untuk memperkaya sel tanaman, meransang pertumbuhan pohon, terutama pada tumbuhan buah, bunga, biji- bijian dan tumbuhan biji, memperkuat tangkai sari bunga pada tanaman. Alkohol yang dihasil dari fermentasi bahan dasar berfungsi sebagai pensteril tanaman dari lava dan spora penyakit tanaman. Kandungan N, P, K, Mg, S, terlarut yang terdapat didalam pupuk memiliki tingkat kestabilan yang baik. Dengan begitu, para petani yang masih pemula tidak perlu ragu untuk menggunakan pupuk organik cair tersebut.

Kandungan Pupuk Organik Cair

Folate Acid. Nicotinate Acid sebagai antipelagra. Panthotenate Acid sebagai anti bakteri pada kulit dan daun tanaman. Biotin sebagai penghasil vitamin B2 kompleks. Pyridoxine sebagai hormon pertumbuhan. Hyboflavine. Tyamin bermanfaat dalam metabolism karbohidrat. Giberelat Acid sebagai hormon peransang pertumbuhan pada tanaman dan dapat memperkaya sel pada tanaman. Auxins sebagai hormon yang mengatur arah tumbuh pada tanaman dan digunakan untuk menghasilkan buah dari bunga-bunga yang tidak dibuahi(partenokarpi). 1.3-difenilurea sebagai anti jamur dan sebagai ganti urea pada tanaman. M-inositol. Silo-inositol. Sorbitol. Ca, C1, Cu, Fe, K, Mg, Na, P, dan S. Mengandung minyak atsiri dan berfungsi sebagai anti bakteri.

Itulah ulasan terupdate mengenai cara membuat pupuk organik cair super praktis selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat. Terlebih lagi dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar trik budidaya tanaman terbaru maupun terpopuler.

Nutrisi Tanaman Hidroponik Sederhana Buatan Sendiri

Nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tidak terkecuali dengan tanaman yang tumbuh dalam media air atau hidroponik. Tanaman hidroponik akan tumbuh dengan baik jika telah menyerap berbagai unsur dalam media larutan nutrisi dalam konsentrasi yang tepat serta tidak meracuni tanaman hidroponik tersebut. Jika tanaman kekurangan nutrisi, tanaman tersebut akan mengalami gangguan saat pertumbuhan baik secara vegetatif dan generatif. Jenis pupuk hidroponik yang paling populer digunakan adalah nutrisi hidroponik AB mix yang pada umumnya dijual relatif lebih mahal dibandingkan jenis pupuk hidroponik lainnya.

Tanaman hidroponik akan tumbuh dengan baik jika telah memenuhi unsur-unsur makro dan juga mikro. Unsur makro banyak dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar. Unsur makro tersebut yaitu Nitrogen (N), Kalium (K), Fosfor (P), Kalsium (Ca), Sulfur (S), dan juga Magnesium (Mg). Sementara unsur mikro yang diperlukan oleh tanaman hidroponik yaitu Besi (Fe), Mangan (Mn), Klor (Cl), Seng (Zn), Molibdenum (Mo), dan juga Boron (B). Cara membuat pupuk tersebut juga relatif mudah asal anda memang bersungguh-sungguh membuatnya. Untuk info lebih jelasnya, anda bisa simak langsung cara membuat nutrisi hidroponik buatan sendiri berikut ini.

Nutrisi Tanaman Hidroponik Sederhana Buatan Sendiri

Tips Membuat Pupuk Hidroponik

Cara membuat pupuk hidroponik dimulai dengan menyiapkan alat bahan hidroponik terlebih dahulu, diantaranya yaitu pupuk urea 1000 gr, pupuk KCL  1000 gr, pupuk NPK  1000 gr, pupuk daun gandasil 50 gr, ember bervolume 20 liter, drum plastik bervolume 100 liter, timbangan digital, alat pengaduk, air sumur, dan air sungai. Anda juga bisa menggunakan air PAM yang sudah diendapkan selama 1 minggu hingga 10 hari. Air yang digunakan harus jernih dan terbebas dari kotoran yang menganggu kejernihan air. Kualitas air sangat penting untuk diperhatikan.

Cara membuat nutrisi hidroponik sederhana selanjutnya yaitu dengan memasukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember dengan volume 20 liter. Langkah selanjutnya yaitu dengan menuangkan air sumur sekitar 20 liter ke dalam ember tersebut secara perlahan sedikit demi sedikit. Anda juga perlu mengaduknya secara hati-hati dan lanjutkan dengan mengaduk air hingga mencapai volume 20 liter sampai tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal atau bisa dibilang sudah tidak ada endapan. Baru setelah itu, anda bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Langkah membuat nutrisi tanaman hidroponik sederhana selanjutnya yaitu dengan menuangkan larutan pekatan tadi ke sebuah bak penampungan dengan volume 100 liter. Lalu tuangkan air sumur ke dalam bak penampungan tersebut sambil mengaduk-aduknya secara perlahan hingga penuh atau telah mencapai volume 100 liter. Setelah itu, nutrisi hidroponik tersebut telah siap untuk digunakan. Berikan secara cukup ke tanaman hidroponik agar pertumbuhan dan perkembangannya menjadi lebih baik. Selain itu, tanaman hidroponik akan terbebas dari berbagai bibit penyakit yang biasanya menyerangnya.

Langkah membuat nutrisi hidroponik buatan ini adalah salah satu langkah menghemat anggaran anda. Seperti yang kita semua tahu, harga pupuk hidroponik yang dijual di pasaran terbilang mahal dan banyak menguras budget. Dengan membuat pupuk hidroponik sendiri, anggaran yang anda keluarkan tidak terlalu banyak sebanyak saat anda membelinya. Dibandingkan membeli pupuk untuk tanaman hidroponik, sebaiknya anda mencoba untuk membuat nutrisi tanaman hidroponik tersebut terlebih dahulu.

Itulah ulasan mengenai nutrisi tanaman hidroponik selengkapnya untuk anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar produk, teknologi, teknik perkebunan, budidaya, pertanian, maupun kehutanan.

Nutrisi Hidroponik AB Mix, Pupuk Tanaman Terbaik

Alternatif metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanam berupa tanah melainkan dengan media air adalah pengertian dari hidroponik. Metode hidroponik dapat berjalan dengan lancar serta membuahkan hasil yang optimal jika anda memperhatikan beberapa faktor utama seperti kualitas media tanam, teknik penanaman, serta kualitas faktor pendukung. Faktor pendukung yang membantu kesuksesan metode hidroponik adalah cahaya matahari, pH, dan juga kelembaban.

Kunci utama kesuksesan teknik penanaman dengan metode hidroponik lainnya adalah kebutuhan nutrisi baik makro maupun mikro yang dibutuhkan oleh tanaman. Salah satu nutrisi yang berkhasiat tinggi untuk tanaman hidroponik adalah nutrisi AB mix. Nutrisi AB mix adalah bubuk yang dapat langsung digunakan setelah dicampur dengan air. Nutrisi AB mix tersedia dalam berbagai jenis tumbuhan, seperti sayuran daun, buah, tomat, cabe, dan bunga. Untuk info lebih lengkapnya, anda dapat langsung menyimak nutrisi hidroponik alami AB mix berikut ini.

Nutrisi Hidroponik AB Mix, Pupuk Tanaman Terbaik

Nutrisi Pupuk Hidroponik AB Mix

Nutrisi hidroponik AB mix telah banyak beredar di pasaran. Nutrisi AB mix telah memenuhi semua unsur yang dibutuhkan tanaman, baik makro maupun mikro. Semua unsur yang diperlukan tanaman tersebut seperti unsur Nitrogen (N), Fosfat (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Sulfur (S), dan Magnesium (Mg) untuk unsur makro tanaman hidroponik. Sementara untuk unsur mikro tanaman hidroponik yaitu Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), Boron (B), dan Molibdenum (Mo).

Cara membuat nutrisi hidroponik AB Mix yaitu dengan mencampurkan pupuk A dan B. Pupuk AB banyak dijual dengan bentuk kemasan dan dalam bervariasi ukuran. Pupuk A dan B dapat ditemukan secara terpisah (konsumen harus mencampurkan kedua pupuk tersebut sendiri) dan ada pula yang tersedia dalam kemasan larutan pupuk AB yang siap pakai. Untuk komposisinya pun berbeda antara pupuk A dan juga pupuk B.

Pupuk A mengandung unsur Kalsium (Ca), sementara pupuk B kaya akan kandungan unsur Sulfat (S) dan juga Fosfat (P). Campuran ketiga unsur tersebut (Ca, S, P) tidak boleh dicampur dalam kondisi pekat. Hal ini dikarenakan agar campuran ketiga unsur tersebut tidak timbul endapan. Endapan pupuk nutrisi hidroponik buatan sendiri tersebut tidak baik untuk tumbuhan karena berakibat menghambat penyerapan unsur-unsur hara pada tanaman.

Jika anda mendapatkan pupuk A dan pupuk B secara terpisah, anda bisa mencampurkannya dengan melarutkan masing-masing pupuk dalam wadah terpisah. Sebagai contoh, pupuk A dan pupuk B berukuran 5 liter. Larutkan pupuk A ke wadah pertama yang berisi 5 liter air. Aduk hingga tercampur rata. Campuran yang sempurna akan menghasilkan warna hijau kecoklatan dan keruh. Lakukan cara yang sama pada larutan pupuk B. Campuran yang sempurna akan menghasilkan warna putih keruh.

Larutan pupuk A dan juga larutan pupuk B tersebut dapat menghasilkan 1.000 liter larutan pupuk AB mix berkualitas tinggi. Sementara jika anda membelinya dalam campuran pupuk AB mix siap pakai (konsentrat), anda hanya perlu menambahkan air bersih secukupnya sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan. Selain pupuk organik cair, pupuk AB mix ini banyak digemari masyarakat untuk pertumbuhan tanamannya. Pupuk AB mix memberikan hasil yang lebih optimal pada tanaman.

Demikianlah ulasan mengenai nutrisi hidroponik AB Mix selengkapnya untuk anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar produk, teknologi, teknik perkebunan, budidaya, pertanian, maupun kehutanan.

Pupuk Organik Cair Terbaik Berkualitas Tinggi

Pak Marudin, salahsatu pelaku usaha pembibitan tanaman hias ini bilang

Pupuk organik cair terbaik dengan kualitas tinggi pastinya terbuat dari bahan organik pilihan, baiik hewan maupun tumbuhan. Pupuk organik cair terbaik tersebut bukan berasal dari bahan limbah atau sampah, sehingga tidak mengandung microba atau bahkan racun yang sangat membahayakan kesehatan.

Pupuk Organik Cair Terbaik Berkualitas Tinggi

Salah satu pupuk organik cair terbaik berkualitas tinggi yaitu pupuk TOP G2. Pupuk TOP G2 ramah lingkungan dan diproduksi berdasarkan formula Bio Tekhnologi posisi tingkat tinggi melalui Fermentasi dan Enzimik. Hal ini sebagai bukti bahwa pupuk TOP G2 memiliki kandungan isi lebih presisi dan begitu stabil di setiap produk dan di setiap pemupukannya.

Keunggulan Pupuk TOP G2

Sebagai pupuk organik cair terbaik berkualitas tinggi, pupuk TOP G2 memiliki berbagai keunggulan, diantaranya yaitu pupuk lengkap disertai pembenah tanah, efektivitas cepat dan dapat secara langsung diserap oleh tanaman. Pupuk TOP G2 juga sebagai salah satu pupuk terbaik sebagai pengganti pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk TOP G2 juga berfungsi sebagai pengendali hama alami pengganggu tanaman.

Pupuk TOP G2 sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah, tanaman, dan bahkan hewan ternak sekalipun. Pupuk TOP G2 ini juga begitu ekonomis, praktis, dan juga efisien. Selain itu, pupuk TOP G2 dapat digunakan secara bersamaan dengan penggunaan pupuk anorganik dan juga pestisida. Lebih menarik lagi, pupuk TOP G2 dapat diterapkan pada segala jenis usaha agrobisnis, seperti tanaman pangan, palawija, sayuran daun, sayuran buah, tanaman hias, perkebunan organik, tanaman obat, dan usaha agro lainnya.

Itulah ulasan mengenai pupuk organik cair terbaik berkualitas tinggi selengkapnya untuk Anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar budidaya, tips perkebunan dan pertanian saat ini.

Cara Pemupukan Padi Berimbang

Menaggapi email Bpk

Padi merupakan komoditas utama yang selalu di buadidayakan oleh petani indonesia. Tetapi disini banyak hal yang menjadi kendala dalam produktifitas budidaya. Seperti aduan para petani dengan pupuk yang diproduksi saat ini kualitasnya kurang bagus, tak seperti pupuk pada masa lalu, yang hanya membutuhkan jumlah pemaikan yang sedikit sudah membuahkan hasil yang cukup besar.

pemupukan padi berimbang

Memupuk kegiatan utama dalam pertanian. Tentu usaha menyuburkan tanaman itu bertujuan menghasilkan panen melimpah. Namun seringkali ditemukan, petani mengeluhkan turunnya hasil panen, padahal sudah memupuk tanamannya.

Pemupukan berimbang adalah usaha menyuburkan dengan mencukupi unsur makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Unsur makro adalah nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar, yakni nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K). Sementara unsur mikro sedikit dibutuhkan tanaman seperti besi (Fe) atau brom (Br).

Pemupukan berimbang juga penyediaan semua kebutuhan zat hara yang cukup sehingga tanaman mencapai hasil dan kualitas yang tinggi yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan petani. Oleh karena itu jenis dan dosis pupuk yang ditambahkan harus sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan tanaman. Dengan demikian jenis dan dosis pupuk yang diaplikasikan tidak dapat disamaratakan tetapi harus spesifik lokasi karena:

  1. Setiap jenis tanah mempunyai kemampuan menyediakan karena sifat-sifat tanah yang berbeda anatar lain pH tanah, kadar bahan organic, sifat dan jenis mineral – mineral tanah.
  2. Tiap jenis dan varientes tanaman memerlukan jumlah dan hara yang berbeda, banyaknya hara yang terangkut panenpun berbeda.
  3. Tiap lokasi/unit usaha tani mempunyai sejarah pengelolaan yang berbeda baik dari segi pengelolaan hara, tanah dan airnya. Factor-faktor seperti, pencucian, run off sangat mempengaruhi keseimbangan hara dalam tanah.

Pupuk Organik Terbaik

Dalam menangatanam sebuah tanaman tantapa dipupuk tentunya tidak akan subur terkecualai tanah yang ditanam subur. Dalam pemupukan tanaman ada dua jenis pupuk yaitu pupuk organik dan pupuj non organik. Pupuk non organik adalah pupuk buatan pabrik yang mengandung kimia. Pupuk jenis non organik sudah terbukti untuk menyuburkan tanaman.

pupuk organik

Pupuk Organik yaitu pupuk yang terbuat dari bahan-bahan alamai tanpa adanya unsur-unsur kimia didalamnya. misalnya pupuk terbuat dari kotoran hewan, ada juga pupuk yang terbuat dari daun-daunan. Pada saat ini banyak pupuk organik yang diproduksi oleh perusahaan dan sudah dikemas secara baik seperti pupuk kimia kebanyakan.
Jadi petani tinggal menggunakan saja pupuk organik tersebut, petani tidak perlu susah-susah membikin sendiri pupuk tersebut dari kotoran hewan ataupun daun-daunan.

adalah pupuk yang tersusun dari materi hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan dan manusia. Pupuk organik dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen, limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan sampah

Pemupukan adalah hal yang mutlak dilakukan dalam bidang pertanian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, yang pada akhirnya adalah meningkatkan pendapatan petani. Namun demikian, didorong keinginan untuk meningkatkan produktifitas dalam waktu yang singkat menyebabkan petani menggunakan pupuk anorganik (pupuk kimia) dalam jumlah yang tidak terkendali dan dalam jangka waktu yang lama telah menyebabkan ketergantungan dan mengakibatkan kerusakan pada tanah, apalagi ditambah penggunaan Pestisida telah terbukti tidak ramah untuk lingkungan.

Pupuk organik sebenarnya adalah pupuk yang terbaik namun terkadang petani kurang paus jika hanya menggunakan pupuk organik saja karena tingkat kesuburanya agak lambat lebih cepat menggunakan pupuk kimia. Dengan pupuk organik akan membawa dampak positif bagi kesehatn kita.