Cara Membuat Kebun Buah Naga Agar Buah Lebat

Buah naga merupakan buah yang mempunyai rasa yang segar. Selain itu buah naga banyak mempunyai manfaat untuk kesehatan. Harganya pun juga cukup mahal. Nah, hal ini menjadikan petani buah naga memperoleh keuntungan karena tingkat permintaannya yang tentunya cukup tinggi. Tentunya apabila anda ingin mengawali dalam budidaya buah naga. Manfaat dari buah naga yang sangat melimpah menjadikan banyak petani bersemangat untuk menanam buah naga. Selain ditanam juga bersemangat dalam pengembangan buah naga. Selain itu harga dari buah naga yang masih cukup mahal menjadikan daya tarik tersendiri. Sehingga banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk menanam buah ini.

cara-membuat-kebun-buah-naga-agar-buah-lebat

Umumnya buah naga banyak ditanam pada halaman rumah bagian depan. Sekaligus dijadikan sebagai hiasan pada taman mini ataupun dapat juga ditanam pada halaman bagian belakang. Tapi jika petani lebih serius untuk menekuni tanaman buah naga ini. Umumnya akan menanam buah naga di lahan yang lebih luas. Dapat ditanam di sawah ataupun pekarangan yang khusus dibuat untuk menanam buah naga agar hasil panen jadi melimpah. Buah naga adalah tanaman yang tergolong gampang dalam proses penanamannya. Tidak memerlukan teknik khusus agar dapat menanam buah naga ini. Biasanya, tanaman buah naga yang sering ditanam yaitu buah naga yang mempunyai warna kulit merah serta pada bagian dagingnya mempunyai warna putih dengan biji-biji halus dengan warna hitam.

Pembuatan Kebun Buah Naga

Pengolahan media tanah merupakan faktor penting yang wajib diperhatikan supaya tanaman buah naga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pula. Perakaran buah naga membutuhkan tanah yang gembur sebab perakarannya merayap pada permukaan tanah. Jika tanah terlalu keras ataupun liat, akar tidak dapat tumbuh dengan baik pada tanah. Sebelum digemburkan seharusnya tanah dibersihkan terlebih dari gulma dan rerumputan agar terhindar dari penyakit. Sesudah itu tanah digemburkan dengan mencangkul dalamnya satu cangkulan dengan cara dibolak-balik. Setelah itu dibuat lubang-lubang tanam yang sesuai dengan langkah tanamnya. Apakah memakai sistem panjatan tunggal ataukah sistem kelompok.

Untuk sistem panjatan tunggal pengolahan tanah dilakukan pada sekitar lubang tanamnya saja. Lain dengan sistem kelompok pengolahan tanah dilakukan di semua alur barisan tempat penanaman buah. Media tanam untuk panjatan tunggal memakai campuran tanah galian dengan diberi pasir sekitar 5 kilogram. Bubuk bata merah 5 kg, lalu pupuk kandang kering 10 kg serta dolomit 300 g lalu dicampur sampai rata.

Perawatan Buah Naga

Agar proses tumbuhnya tunas buah naga bisa cepat, maka pemupukan harus Anda lakukan. Apabila Anda memakai pupuk organik ataupun pupuk kandang, maka pupuk yang tepat yaitu pupuk dari kotoran ternak ayam. Tetapi jika Anda memakai pupuk yang kemasan. Lebih baik pilihlah yang terdapat unsur N lebih tinggi dibandingkan P dan K. Pemupukan ini dapat Anda lakukan saat buah naga sudah mulai tumbuh dewasa. Jika Anda memakai pupuk kandang, maka pupuk yang benar yaitu pupuk dari kotoran ternak kambing. Apabila menggunakan pupuk kemasan, carilah pupuk yang mempunyai unsur P lebih tinggi dibanding N.

Buah naga memerlukan penyerbukan supaya bunga dapat berbuah. Bila tidak ada lebah pembantu penyerbukan bunga, maka lakukan penyerbukan manual dengan langkah mengawinkan bunga buah naga. Sedangkan untuk mengatasi busuk serta gugur pada bunga, maka bisa diberikan KNO3 saat mulai munculnya bakal bunga.

 

Cara Sukses Budidaya Buncis Agar Cepat Berbuah Lebat Berkualitas

Buncis yaitu sayuran jenis kacang yang mengandung kaya akan protein dan vitamin. Yang mana buncis bisa membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah. Dan sayuran ini sangat cocok dikonsumsi oleh mereka sebagai penderita diabetes atau darah tinggi. Enzim dan Serat yang ada dalam sayur buncis dapat membantu menurunkan berat badan seseorang. Tanaman Buncis juga merupakan jenis sayuran yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sayuran yang termasuk golongan famili Leguminosae ini mempunyai dua tipe yaitu, dengan tipe tegak dan dengan tipe merambat. Ciri tanaman yang mempunyai tipe merambat adalah tanaman buncis ini mempunyai cabang yang jumlahnya lebih banyak. Jumlah suku bunganya juga jauh lebih banyak. Dengan begini berarti memberikan potensi hasil sayuran yang lebih besar.

cara-sukses-budidaya-buncis-agar-cepat-berbuah-lebat-berkualitas

Sedangkan untuk tanaman buncis yang mempunyai tipe merambat itu mudah jatuh atau roboh. Hal ini dikarenakan panjang tanaman ini bisa mencapai 3 meter. Untuk itu tanaman buncis ini dibutuhkan lanjaran agar tanaman ini bisa tumbuh dengan baik pada lanjaran itu. Kalau tipe buncis tegak panjangnya kira kira 60 cm, sehingga tidak butuh diberikan lanjaran. Buncis bisa tumbuh baik di daerah yang mempunyai iklim kering atau basah berketinggian yang bermacam macam. Buncis membutuhkan curah hujan sekitar 1.500-2.500 mm tiap tahunnya. Dan tanamna buncis juga membutuhkan sinar matahari yang cukup. Yaitu antara 400 sampai dengan 800 feetcandles. Pertumbuhan tanaman sayur ini memerlukan suhu yang ideal yaitu 20 sampai dengan 25 derajat. Apabila suhunya 20 derajat maka proses fotosintersisnya akan terganggu dan menyebabkan pertumbuhan menjadi terhambat.

Cara Budidaya Buncis Yang Benar

Sebelumnya telah diulas bagaimana cara budidaya kelapa sawit. Untuk kali ini akan diulas tentang bagaimana cara budidaya buncis dengan baik dan benar. Tanaman sayuran buncis ini hampir terdapat di semua wilayah Indonesia. Daerah yang banyak terdapat tanaman buncis ini umumnya berada di dataran tinggi sebagai sentra tanaman sayuran. Tanaman sayuran kacang buncis ini mudah sekali beradaptasi dengan berbagai macam iklim yang berada di daerah daerah di indonesia.  Dengan mudahnya tanaman sayur buncis ini dapat tumbuh. ini membuat para petani sayur semakin bersemangat dalam membudidayakan tanaman sayur buncis ini. Budidaya buncis harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Semua itu dilakukan agar anda mendapatkan keuntungan yang besar. Dan juga menghasilkan sayuran buncis yang berkualitas.

Tanaman sayuran buncis sangat cocok dengan jenis tanah regosol dan jenis tanah andosol sebab drainasenya cukup baik. Tanah andosol mempunyai tekstur tanah liat hingga debu dan berwarna hitam, Jenis tanah ini memiliki bahan organic yang tinggi, gembur dan sedang tingkat permeabilitasnya. Tanah jenis ini umumnya berada di wilaYAH pegunungan dengan iklim sedang dan kapasitas air hujan di atas 2500 mm tiap tahun. Sedangkan tanah regosol mempunyai tekstur pasir sampai dengan butir tunggal dan permeable. Tanah regosol mempunyai warna kelabu, kuning serta coklat. Dalam budidaya buncis, faktor alam harus diperhatikan betul betul, Sebab bisa membuat sukses dalam membudidayakan tanaman buncis. Selain faktor alam harus pula diperhatikan beberapa pedoman dan teknik cara budidaya buncis yang baik dan tepat.

Cara Pembibitan Buncis

Bibit yang akan dipakai harus bibit yang baik dan berasal dari pohon indukkan yang unggulan pula. Untuk bibit yang baik mempunyai daya tumbuh paling sedikit 80 sampai dengan 85 persen. Ciri cirinya adalah berbentuk utuh dan bernas, berwarna mengkilat, seragam, dan tidak tercampur jenis lain, tidak terdapat noda coklat pada mata biji benihnya. Selain itu juga  bersih dari kotoran, dan terbebas dari hama ataupun penyakit. Bibit dengan daya tumbuh yang tinggi, bisa disimpan dalam kurun waktu tidak sebentar. Tumbuhnya cepat dan merata, tanaman itu juga tahan dari serangan penyakit. Dan membuahkan hasil tanaman dewasa yang berkualitas serta berproduksi tinggi.

Mengingat betapa sulitnya memilih benih yang unggulan, maka ada saran untuk membeli benih bersertifikat. Jadi dapat dipastikan bahwa kualitasnya terjamin baik dan tentu saja unggulan. Karena bibit yang terdapat sertifikat yang kita beli kadang kadang melebihi kebutuhan, maka harus selalu diperhatikan langkah laqngkah penyimpanan benih yang tepat. Untuk menyimpan kelebihan bibit, simpan pada tempat yang mempunyai suhu 18o sampai 20 derajat C dengan kelembaban antara 50 sampai 60 persen. Benih buncis bisa bertahan sampai dengan 3 tahun jika syarat diatas bisa dipenuhi.

Pengolahan Media Tanam

Untuk budidaya tanaman buncis diperlukan pembukaan lahan. Caranya dilakukan dengan cara membersihkan permukaan tanah dari rumput liar, membuat tanah menjadi gembur, serta pembuatan parit-parit untuk drainase. Pembersihan rumput liar atau gulma  bisa dilakukan dengan cara manual yaitu mencabut gulma dengan tangan, cangkul atau cetok. apabila lahan yang akan digunakan cukup luas, bisa juga menggunakan alat traktor. Anda juga perlu melakukan pemberantasan hama menggunakan pestisida organik. Melalui bantuan bakteri EM dari pupuk organik yang cair. Tanah yang sudah bersih dari rumput gulma tersebut, selanjutnya ditraktor atau dicangkul 1 sampai 2 kali sedalam 20 sampai 30 cm.

Setelah itu anda perlu membuat bedengan yang tujuannya untuk memudahkan pekerjaan. Bedengannya dengan ukuran panjang 5 meter, tinggi 20 cm dan lebar 1 meter. Dengan jarak antara bedengan satu dengan yang lainnya antara 40 sampai 50 cm. Nah, Untuk lahan tanaman yang kurang luas, bedengan tersebut bisa diganti dengan guludan tanah.  Yang guludan itu mempunyai lebar 20 cm, panjang 5 m, tinggi 10 sampai 15 cm dan guludan yang satu dengan yang lain mempunyai jarak 70 cm.

Sesudah itu, untuk menaikkan pH lakukan pengapuran, sebab tanah di Indonesia pada umumnya bersifat asam. Proses Pengapuran, dilakukan dengan memakai batu kapur kadolomite, kalsit,batu kapur talk, gips, atau dengan dosis 480 kg per ha. Pengapuran dilakukan 2 hingga 3 minggu sebelum dilakukan penanaman tanaman buncis. Caranya dilakukan dengan mencangkulatau menggemburkan tanah. Lalu menyebarkan kapur secara menyeluruh atau rata, dan mencangkul lagi tanah agar bercampur dengan kapur dengan rata. Berikan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang di sepanjang larikan. Gunakan pestisida organik bersama dengan pemberian pupuk dasar agar tidak terkena serangan nematode.

Penanaman Budidaya Buncis

Pola tanaman yang digunakan adalah pola pagar atau pola barisan karena penanaman ini dilakukan pada tanah bedengan. Semua ini dilakukan untuk mempermudah langkah penanaman yang berikutnya. Seperti pada tahap pemupukan, pengairan, pembumbunan, pemeliharaan dan pemanenan. Jarak tanam dalam menanam tanaman buncis adalah 20 x 50 cm. Atau bisa juga dipersempit menjadi 20 x 40 cm. Tapi kondisi tanah harus dipastikan mempunyai kesuburan yang tinggi. Manfaat dilakukan penanaman dengan bedengan dengan mempersempit lahan yaitu untuk menghindari gulma. Karena untuk gulma ini mudah tumbuh pada tanah yang subur. untuk lubang tanamnya dibuat dengan cara ditugal. dalamnya 4 sampai 6 cm bagi tanah yang gembur subur. Sedangkan untuk tanah liat dalamnya antara 2 sampai 4 cm. Sebab tanah liat mengandung banyak air dan ditakutkan benih akan busuk sebelum jadi cambah.

 

Cara Efektif Budidaya Kelapa Sawit Agar Berbuah Lebat

Kelapa sawit atau Elaeis adalah tanaman industri penting sebagai penghasil minyak untuk masak. Selain minyak masak kelapa sawit juga menghasilkan minyak industri, ataupun bahan bakar /biodiesel. Perkebunan kelapa sawit menghasilkan keuntungan banyak sehingga banyak perkebunan lama dan hutan yang dikonversi jadi lahan perkebunan kelapa sawit. Di Indonesia adalah negara penghasil minyak kelapa sawit tertinggi di dunia. Untuk wilayah penyebarannya di daerah Aceh, Jawa, Sulawesi, Kalimantan. Kelapa sawit ini berbentuk pohon. Pohonya mempunyai Tinggi yang dapat mencapai 24 meter. sedangkan akar serabut tanaman kelapa sawit mengarah ke samping dan bawah. Selain itu kelapa sawit juga mempunyai beberapa akar napas yang tumbuh mengarah ke atas menyamping untuk memperoleh tambahan aerasi.

cara-efektif-budidaya-kelapa-sawit-agar-berbuah-lebat

Seperti jenis tanaman palma lainnya, daun kelapa sawit tersusun tersusun majemuk. Daun sawit berwarna hijau tua dan pelepah mempunyai warna sedikit agak muda. Penampilan tanaman sawit ini sedikit sama dengan tanaman salak. Namun sawit ini dilengkapi dengan duri yang tidak begitu tajam dan keras. Batang tanaman sawit diselubungi bekas pelepah sampai umur 12 tahun. Sesampai umur 12 tahun pelapah yang sudah kering akan terlepas. sehingga tampilan sawit menjadi sama dengan kelapa biasa. Bunga betina dan bunga jantan terpisah tapi berada dalam satu pohon /monoecious diclin. Dan mempunyai waktu pematangan yang beda sehingga tidak selalu terjadi penyerbukan sendiri.

Karakteristik Tanaman Kelapa Sawit

Untuk Bunga jantan memiliki bentuk panjang dan lancip. sedangkan untuk bunga betina terlihat lebih besar dan lebih mekar. Tanaman sawit dengan tipe cangkang pisifera mempunyai sifat female steril.Jadi sangat jarang mendapatkan hasil tandan buah dan dalam produksi yang digunakan sebagai tetua jantan adalah bibit yang unggul. Karakteristik Buah sawit mempunyai warna macam macam dari hitam, merah, hingga ungu, tergantung bibit yang dipakai. Buah sawit bergerombol dalam tandan yang muncul pada tiap pelapah. Minyak dihasilkan oleh buah sawit. Kandungan minyak bertambah banyak menyesuaikan dengan kematangan buah. Sesampainya fase matang, kandungan asam lemak bebas yaitu FFA, free fatty acid akan meningkat.  Dan buah sawit akan jatuh dengan sendirinya.

Habitat asli dari kelapa sawit adalah daerah semak dan belukar. Sawit bisa tumbuh dengan baik pada daerah tropis suhu 15° LU sampai 15° LS. Tanaman sawit ini dapat tumbuh sempurna pada ketinggian 0 sampai 500 m dari permukaan air laut. Dan bisa tumbuh baik dengan kelembaban 80 hingga 90%. Sawit memerlukan iklim dengan curah hujan yang stabil. 2000 sampai 2500 mm dalam satu tahun. Yaitu daerah yang tidak tergenangi air pada musim hujan dan tidak mengalami kekeringan pada waktu  kemarau. Pola curah hujan tiap tahunnya memengaruhi pembungaan dan produksi buah kelapa sawit.

Kelapa sawit yang biasa dibudidayakan terdiri dari dua jenisyaitu E. guineensis serta E. oleifera. untuk Jenis pertama yang paling luas dibudidayakan oleh orang. Dari dua jenis kelapa sawit ini masing-masing memiliki keunggulan. E. guineensis mempunyai produksi yang tinggi. Sedangkan E. oleifera mempunyai tinggi tanaman yang tidak tinggi. Banyak orang yang menyilangkan kedua species ini untuk meperoleh species yang lebih tinggi produksi dan mudah dipanen. E. oleifera sekarang sudah mulai banyak budidaya kelapa sawit. Karena untuk menambah keanekaragaman sumber daya genetik.

Budidaya Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu jenis komoditas yang memberikan peran yang cukup besar sebagai pendapatan negara. Prospek budidaya kelapa sawit masih sangattinggi sebab kelapa sawit dipakai untuk berbagai olahan produk. Termasuk minyak sawit yang di Indonesia ini menjadi bagian dari sembilan bahan pokok masyarakatnya. Walaupun prospek perkebunan kelapa sawit masih cukup besar. Cara budidaya kelapa sawit dan persiapan perlu diperhatikan secara teliti. Dikarenakan tanaman sawit ini merupakan tanaman tahunan. Jadi produksi selama berpuluh puluh tahun akan sangat tergantung pada awal proses bertanam tanaman kelapa sawit itu. Tentu masalah pembibitan merupakan upaya awal yang penting yang wajib diperhatikan secara sungguh sungguh dan teliti.

Teknologi pada pembibitan tanaman sawit sudah sangat berkembang saat ini. Peneliti sudah mampu melakukan budidaya kelapa sawit melalui kultur jaringan yang akan mengutamakan kualitas produksi.  Buah kelapa sawit akan dibuat sama persis dengan pohon induknya. Meskipun begitu, teknik kultur jaringan itu akan terlalu sulit dilakukan oleh orang yang berkebun. Sehingga lebih baik perkebun sawit memilih pembibitan yang lebih gampang. Misalnya melalui benih kelapa sawit yang disiapkan oleh balai pusat penelitian tanaman kelapa sawit. Pekebun sawit juga bisa menyediakan bibit dengan langkah meneliti penyerbukan bunga betina pohon induk sawit.

Setelah memperoleh bibit kelapa sawit dengan kualitas yang unggulan, pembibitan harus dilakukan pada lahan yang datar dan dekat dengan sumber air. Sebagai cara untuk memudahkan penanaman nanti, lebih baik tempat pembibitan terdapat di tengah areal yang akan diberi tanaman sawit. Untuk area pembibitan harus bersih tidak ada gulma dan dilengkapi dengan peralatan penyiraman, drainase dan jalan. langkah demi langkah harus dilakukan dengan teliti. Semua itu dilakukan untuk kualitas kelapa sawit yang akan dihasilkan pada akhirnya. Anda juga harus memberikan pupuk kelapa sawit yang tepat.

Teknik Pembibitan Dan Lahan

Orang yang berkebun sawit bisa memakai 2 teknik budidaya pembibitan. Yakni dengan langkah langsung di polibag tanpa melalui proses dederan. Dengan langkah tak langsung yang meliputi dua tahap berupa tiga bulan tahap pembibitan awal atau dederan dan sembilan bulan tahap pembibitan utama. Selama proses pembuatan bibit, 2 kali dalam sehari bibit perlu disiram ,dipupuk, dan diteliti untuk memperoleh benih yang mampu tumbuh dengan baik di lahan tanam. para Petani boleh saja menggunakan teknik menanam sawit tingkat tinggi yang menggunakan bermacam macam teknologi maju. Akan tetapi teknik ini tidak akan menghasilkan yang optimal selama syarat tumbuh maksimal tanaman sawit tidak dipenuhi. Tanaman Kelapa sawit sangat baik ditanam pada daerah tropis yang curah hujannya rata-rata 1.500 hingga 3.00 mm tiap tahun. Kelapa sawit akan tumbuh dengan baik di dataran rendah pada ketinggian 200 sampai 400 meter di atas permukaan air laut.

Kelapa sawit akan tumbuh dengan optimal jika lama terkena langsung sinar matahari 1 sampai 7 jam per harinya. Buah kelapa sawit yang diperoleh akan jauh lebih maksimal saat tanaman sawit tumbuh di daerah dengan suhu mencapai 25 sampai 27 derajat Celcius. Tanaman kelapa sawit sangat memerlukan tanah yang subur, gembur, dan mempunyai drainase baik untuk pertumbuhan maksimal dengan pH tanah 4,0-6,5. Setelah itu, persiapan lahan sangat tergantung pada letak lahan perkebunan yang akan ditanami. Disini Ada beberapa untuk jenis area yang akan jadi lokasi pas untuk penanaman sawit . Seperti halnya bukaan baru pada lahan hutan sekunder dan primer atau area yang terdapat tumbuhan ilalang atau semak belukar. Nah, ada juga lahan konversi yang menjadi lahan yang sebelumnya pernah digunakan untuk perkebunan tumbuhan jenis lain. Untuk Lahan bukaan ulang ini adalah lahan tanam kelapa sawit yang kelapa sawit juga pernah di tanam disini sebelumnya .

 

Tips Budidaya Delima Merah Agar Berbuah Lebat

Budidaya delima merah biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Tanaman delima (punica granatum) atau sering juga disebut buah pome merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah. Buah delima merah sekilas hampir mirip dengan buah tin namun lebih besar. Untuk membudidayakan buah delima harus dilakukan dengan cara yang benar agar menghasilkan buah delima yang berbuah lebat. Tabulampot delima merah merupakan buah yang memiliki rasa yang nikmat dan gurih. Tanaman delima merah tersebut memiliki bentuk dan aroma yang khas. Dengan begitu, bagi siapa saja yang menikmati delima merah tersebut pasti ingin selalu menikmatinya lagi. Tetapi tabulampot buah delima tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan tentang buah manis dan populer ini. Budidaya delima merah memiliki peluang bisnis yang besar. Anda harus teliti dan cermat dalam melakukan budidaya delima merah.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan. Budidaya delima merah memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Tanaman delima merah itu sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang tepat untuk membudidayakan buah delima. Selain bertujuan sebagai budidaya, tabulampot buah delima merah juga dapat dijadikan sebagai penghias halaman rumah. Karena tabulampot delima memiliki tampilan tanaman yang menarik dan pohonnya pun tidak bisa tumbuh besar alias kerdil. Tabulampot buah delima juga memiliki manfaat  dan khasiat yang besar untuk kesehatan dan perawatan kecantikan. Anda tidak akan kecewa melakukan pembudidayaan tanaman delima merah tersebut karena manfaat yang terkandung didalamnya. Untuk info lebih jelasnya, simak saja budidaya delima merah berikut ini.

Tips Budidaya Delima Merah

Biasanya tabulampot buah delima agar pohon delima cepat berbuah cocok ditanam di mana saja. Tabulampot buah delima merah ini tidak memilih cuaca untuk dapat tumbuh. Dengan begitu, budidaya delima merah terbilang mudah untuk dilakukan. Selain itu, buah delima dapat berbuah dengan waktu 6 bulan sekali. Terlebih lagi, buah delima memiliki bermacam-macam warna, yang paling terkenal yaitu warna merah. Warna yang lainnya orang belum banyak yang mengetahuinya. Langkah-langkah yang tepat sebelum memulai budidaya tanaman buah delima merah sangat penting, karena akan mempengaruhi hasil panen.

Buah delima memiliki banyak sekali manfaatnya, dan khasiat utamanya dalam mengobati penyakit. Karena terlalu banyak manfaat yang dikandung maka permintaan untuk memiliki buah ini sangat tinggi dibandingkan buah lainnya. Tak heran jika buah delima merah banyak dibudidayakan. Budidaya delima merah dalam pot sangat bagus bila ditanam di panas matahari secara langsung. Tetapi itu, hanya berlaku untuk delima yang berwarna merah. Sedangkan tabulampot berwarna lainnya tidak bisa ditanam di bawah sinar matahari secara langsung, karena memiliki kandungan zat yang berbeda. Teknik penanaman untuk tabulampot tanaman buah delima merah, sama dengan teknik penanaman tanaman lainnya. Meski begitu, ada sedikit perbedaan dalam beberapa teknik penanaman saja.

Cara Pembibitan Buah Delima

Cara perkembangbiakan buah delima dapat dilakukan melalui biji, cangkok atau stek batang, dan tunas. Untuk menghasilkan pohon buah delima yang cepat berbuah, maka sebaiknya gunakan cara budidaya buah delima dengan cangkok batang. Lakukan cara mencangkok delima merah yang benar seperti cara mencangkok budidaya tanaman buah belimbing madu atau pohon buah lainnya. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat membeli bibit buah delima cangkokan di kios-kios penjual bibit tanaman di dekat tempat tinggal anda. Untuk menyiapkan bibit tanaman buah delima dari biji, maka perlu menyiapkan media semai terlebih dahulu.

Teknik  pertama yang harus dilakukan dalam membudidayakan tanaman delima merah adalah kita harus menentukan bibit delima merah yang terbaik untuk penanaman tabulampot delima. Bibit delima yang terbaik pasti akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Pilih buah delima merah yang sudah sangat tua, belah dan ambil bijinya. Jemur biji delima delima selama 1 hari di terik matahari, angkat dan letakkan di tempat teduh. Biarkan selama 1 malam sebelum dilakukan penyemaian. Sebelum disemai, rendam terlebih dahulu biji buah delima merah dengan air hangat selama 4 jam (jangan kepanasan). Setelah itu tiriskan, setelah airnya tidak menetes kembali, lakukan penyemaian di lahan semai yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, sampai bibit buah delima tumbuh dan siap dipindah ke lahan tanam permanen.

Penyiapan Lahan Delima

Budidaya delima merah sangat menyukai lahan tanam yang gembur dan subur serta tidak tergenang air. Jika anda ingin membudidayakan pohon delima di kebun atau lahan perkarangan rumah anda. Maka anda perlu mempersiapkan lokasi tanam yang tidak tergenang air dan memiliki tekstur tanah yang gembur. Gali lubang dengan ukuran 50 cm x 50 cm dengan kedalaman 50 cm. Kemudian isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Jika anda ingin menanam delima merah lebih dari 1 batang, maka buatlah lubang dengan ukuran yang sama pada jarak 5 meter dari lubang sebelumnya. Lalu isi lubang yang akan anda tanami buah delima tersebut juga dengan pupuk kandang. Diamkan lubang yang akan ditanami delima merah tersebut dalam kurun waktu selama 3 minggu sebelum ditanami sambil menunggu bibit siap dipindahkan.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Jika delima merah akan dibudidayakan di dalam pot sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot) maka siapkan pot dengan ukuran besar, isi pot dengan campuran tanah gembur dengan pupuk kandang. Dalam penentuan pot, kita harus memilih pot yang berukuran sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Setelah itu, masukkan media tanam dengan tanah yang sudah bercampur dengan pasir, kompos serta pupuk kandang, dengan perbandingan yang sama dan rata. Setelah media tanam di masukkan ke dalam pot tersebut. Barulah masukkan pupuk NPK, dan 2 kg tepung arang. Yang terakhir dilakukan adalah penyiraman. Penyiraman yang dilakukan harus menggunakan air yang bersih dan sudah dicampur dengan zat kimia. Jika teknik penanaman dilakukan dengan benar, maka tabulampot delima akan berbuah dengan cepat. Yang terpenting juragan di rumah di perhatikan kualitas bibitnya sebelum memulai menanam. Sebab bibit delima yang bagus dan berkualitas juga sangat menentukan tanaman buah delima tersebut.

Penanaman Delima Merah

Setelah bibit hasil semaian budidaya delima merah siap dipindahkan dengan tinggi bibit sekitar 20 cm. Maka lakukan pemindahan bibit delima merah dengan mencabutnya. Pencabutan harus dilakukan dengan mengikutsertakan tanah semaiannya. Hati-hati dalam melakukan pencabutan budidaya delima merah tersebut. Cabut dengan menggunakan bantuan pisau untuk menggali tanahnya agar tidak pecah. Jika tanahnya menjadi pecah, maka dikhawatirkan delima merah yang akan anda budidayakan tersebut kehilangan tingkat kesuburannya. Dengan begitu tanaman buah delima merah akan gagal dibudidayakan. Setelah itu, tanamlah bibit delima merah ke lubang tanam atau pot yang telah disediakan, lakukan penyiraman setelah penanaman selesai dilakukan. Penyiraman delima merah tersebut dilakukan agar delima merah tumbuh dengan baik di tempat tersebut.

Untuk menanam bibit buah delima merah pada tanah, pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan. Tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk delima merah yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk canang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak budidaya delima merah. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Untuk memperkuat pertumbuhan dapat dilakukan pemangkasan serta pembajakan.

Pemeliharaan Delima Merah

Untuk pemeliharaan budidaya delima merah, anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman delima merah ini. Perhatikan pula pola untuk memberikan pupuk. Hal ini bertujuan agar perawatan budidaya delima yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan budidaya delima merah terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penemprotan fungisida yang sesuai dan juga dapat membungkus buah pada saat buah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar hama tidak dapat memakan buah yang akan matang sehingga buah akan rusak.

Pemeliharaan dengan cara memberikan pupuk pada waktu akhir musim kemarau atau panas. Banyaknya penyakit dan hama yang menyerang dirasa sangat menyulitkan penanaman. Seperti ulat penggerek buah bernama virachola Isocrates menjadi musuh paling berbahaya pada delima merah. Ada pula buah delima yang disebabkan dari jamur yang menyerang ketika iklim hujan atau basah. Penggerek buah delima merah menjadi ancaman tersendiri karena sangat sulit untuk dimusnahkan, sebab penyerangannya dengan meneteskan satu persatu telurnya pada  bunga. Hal ini hanya bisa diatasi dengan memberikan pestisida atau dibungkus buahnya dan berikan fungisida. Ketika masa pematangan, buah delima merah rentan dengan keretakan. Jika belum matang maka buah delima merah akan berkualitas rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah berubah menjadi kuning, tidak perlu dipanen terlebih dahulu. Untuk mengambil buahnya harus dipotong menggunakan gunting pemangkas. Setelah buah delima merah masak maka dapat disimpan dan dikapalkan.

Pemanenan Delima Merah

Buah delima merah yang sudah matang akan menguning pada pangkal buahnya. Pemanenan delima dapat dilakukan dengan menggunting atau memotong tangkai buahnya. Buah delima dapat dinikmati dalam kondisi segar atau dijadikan sebagai minuman. Tanaman buah delima merah tidak sulit untuk dibudidayakan karena tidak memerlukan syarat tumbuh khusus. Selain enak dikonsumsi, buah delima merah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diantaranya yakni menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, mengatasi gangguan perut, mencegah anemia, mengobati kolesterol dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Pemangkasan Delima Merah

Perawatan pohon buah delima merah agar menghasilkan pohon yang subur dan cepat berbuah dapat dilakukan dengan memangkas cabang-cabang yang terlalu banyak. Hal ini dilakukan agar nutrisi makanan yang diserap digunakan untuk berbunga. Lakukan pemupukan ulang pada saat umur tanaman buah delima merah sekitar 6 bulan setelah penanaman. Lakukan penyiraman pada tanaman delima merah secara rutin terutama pada musim kemarau. Karena memang tanaman delima merah membutuhkan air dalam jumlah yang cukup, jangan sampai kekurangan air.

Periode Pematangan Buah Delima

Pada periode tanaman delima merah ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apabila buah delima merah tersebut belum masak maka buah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah delima merah berubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buah delima merah, sebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah itu, lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah delima manis yang akan dipasarkan. Pilih buah delima merah yang masih segar.

Aneka Khasiat Delima Merah

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

1. Kesehatan Jantung

Jus buah delima merah memiliki dampak besar bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan jantung, karena kandungan Punicalagin mampu menjaga arteri tetap fleksibel dan mengurangi peradangan pada lapisan pembuluh darah. Hal ini diketahui untuk mengurangi aterosklerosis. Aterosklerosis itu sendiri merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung. Delima merah menurunkan risiko penyumbatan dalam arteri yang dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah ke jantung dan otak. Dengan kata lain delima merah memiliki efek anti-aterogenik pada jantung. Buah delima merah juga mampu menurunkan jumlah LDL atau kolesterol jahat yang disimpan dalam tubuh dan meningkatkan jumlah kolesterol baik atau HDL.

2. Pencegah Resiko Kanker

Buah delima merah ternyata memiliki khasiat tingg yakni mampu menghilangkan radikal bebas dari tubuh dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dan penyakit lainnya. Kandungan tinggi antioksidan yang terdapat dalam buah delima merah merangsang sel-sel darah putih untuk menetralkan racun di dalam tubuh sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sehat. Asupan harian delima merah dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada kanker prostat. Selain itu, delima merah pun juga dapat memblokir aromatase, enzim yang mengubah androgen menjadi estrogen, yang tak lain merupakan hormon yang memainkan peran penting dalam perkembangan kanker yang mematikan di payudara atau bisa dibilag kanker payudara.

3. Perawatan Prenatal

Jus delima merah sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Ini adalah sumber besar dari sejumlah vitamin dan mineral termasuk asam folat yang merupakan elemen penting dari diet prenatal. Properti anti inflamasi jus delima merah memastikan aliran darah yang sehat, yang penting untuk pengembangan keseluruhan janin. Kandungan kalium dalam jus delima merah ini juga dapat membantu mencegah kram kaki yang umumnya terkait dengan kehamilan. Bila jus buah delima tersebut dikonsumsi secara teratur oleh ibu hamil, maka telah diketahui untuk menurunkan resiko kelahiran anak prematur atau kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah. Tidak ada salahnya mencoba membudidayakan delima.

Itulah ulasan mengenai tips budidaya delima merah agar berbuat lebat selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang merupakan jenis buah yang merupakan salah satu dari jenis sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain rasanya yang manis dan gurih, Sayuran jenis ini biasanya di gunakan sebagai sayur tumis dan juga dapat di gunakan sebagai lalapan. Golongan tanaman ini seringkali dimanfaatkan para petani untuk memulihkan kandungan nitrogen tanah dengan cara menjadikannya tanaman sela. Namun, disamping fungsinya sebagai tanaman sela, bercocok tanam kacang panjang juga berpotensi dari sisi ekonomi.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang tumbuh menjalar serta melilit tiang junjungnya.  Sebab itu hal penting dalam bertanam kacang panjang adalah menyiapkan junjung. Apalagi kacang panjang memiliki kemampuan adaptasi terhadap iklim yang baik, sehingga dapat ditanam sepanjang musim. Banyak orang yang setiap hari mengkonsumsi kacang panjang sebagai sayuran. Jadi bagi orang yang ingin bercocok tanam tanaman kacang panjang ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Karakteristik Kacang Panjang

Sayuran berbentuk panjang ini, menyukai udara yang panas, karena itu, pertumbuhannya akan lebih optimal jika berada di rentang suhu 15-24oC dan curah hujan 600-1500 mm per tahun. Kacang panjang juga sangat menyukai tipe tanah dengan drainase yang baik, gembur, serta terkena sinar matahari secara langsung. Kacang panjang sama seperti halnya tanaman palawija lainnya, mudah ditanam dan gampang perawatannya. Tetapi bukan berarti boleh dibiarkan tumbuh begitu saja. Karena untuk bisa memperoleh hasil yang maksimal, ada langkah-langkah yang mesti dilakukan.

Lahan yang cocok untuk menanam tanaman kacang panjang ini adalah sawah berpengairan teknis dengan ketinggian tempat sekitar 600m dpl, suhu 25-35 0C, Ph tanah 5,5-6,5 dengan struktur tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Musim yang tepat untuk budidaya kacang panjang pada musim kemarau (MK). Iklimnya kering, curah hujan antara 600-1.500 mm/tahun. Lain halnya dengan budidaya tanaman buah delima.

Penanaman Tanaman Kacang Panjang

Untuk penanaman kacang panjang anda harus memilih bibit yang berkualitas.  Biji memiliki bentuk yang lebih besar atau sekitar 80% dari biji kacang pada umumnya. Biji seperti ini memiliki daya tumbuh yang tinggi.  Biji yang akan dijadikan benih harus murni, artinya tidak tercampur biji-biji lain yang berasal dari varietas tidak jelas. Benih tidak perlu disemaikan, benih dapat ditanam langsung pada lubang lubang yang telah disiapkan.

Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar bisa dengan Obat Rumput berbahaan aktif Glifosat semacam Rambo serta Ruso alias dengan obat rumput berbahan aktif Parakuat semacam Noxone serta Divaxon seusai rumput kering, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur. Lakukan pengapuran apabila pH tnah lebih rendah dari 5,5. Siram lahan dengan pupuk POC NASA yang telah dicampur dengan air diatas bedengan. Hasil akan lebih bagus apabila menggunakan SUPER NASA dengan perbandingan botol SUPER NASA dengan 3 liter air.

Buat lubang pada tanah dengan jarak untuk merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, dan 30 x 40 cm. Jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm serta 30 x 60 cm. Lalu masukkan benih kedalam lubang tanam sebanyak 2 biji untuk setiap lubang. Tutup lubang dengan tanah tipis atau dengan abu dapur. Apabila dalam waktu 3 – 5 hari benih kacang panjang tumbuh berarti benih sehat, apbila tidak tumbuh lakukan penyulaman. Setelah berusia 2 – 3minggu lakukan penyiangan pada rumput yang tumbuh di sekitar kacang panjang.

Pangkas daun kacang panjang yang terlalu rimbun agar tidak menghambat pertumbuhan bunga kacang panjang. Berilah pupuk, pupuk sebaiknya diberikan pada lubang pupuk yang terletak di kiri dan kanan dari lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan juga tergantung pada jarak tanam. Lakukan pengairan secara rutin dan semprot dengan pestisida agar tidak terkena hama. Panen kacang panjang dapat dilakukan pada usi tanam sekitar 3,5 – 4 bulan, ciri ciri kacang yang siap panen adalah ukuran polong yang sudah maksimal. Cara untuk memanen adalah memotong dengan menggunakan pisau atau gunting potong yang tajam.