Jenis Dan Cara Budidaya Anggrek Di Pekarangan Rumah

Banyak dari orang mendambakan untuk memiliki tanaman bunga anggrek pada halaman rumahnya. Pada saat ini cukup banyak juga yang telah menanam bunga anggrek dan dijadikan untuk hiasan di halaman rumahnya. Akan tetapi, sebagian orang tidak dapat melakukan demikian karena kesibukan. Atau mungkin tidak punya halaman rumah yang luas untuk menanam tanaman hiasan seperti tanaman bunga anggrek. Selain itu, mungkin juga ada beberapa orang merasa kesulitan saat merawat tanaman bunga anggrek yang indah ini. Hal ini dikarenakan perawatan tanaman bunga anggrek memanglah agak sulit. Faktor lingkungan dan bagaimana kita melakukan perawatan yang mempengaruhi tanaman bunga anggrek kita agar berhasil tumbuh dengan baik.

jenis-dan-cara-budidaya-anggrek-di-pekarangan-rumah

Tanaman bunga anggrek adalah tanaman yang hidupnya menumpang ataupun menempel di pohon lainnya. Akan tetapi tanaman bunga anggrek ini tidaklah termasuk tanaman parasit. Walaupun tanaman bunga aggrek hidupnya menempel pada pohon lainnya. Akan tetapi bunga anggrek ini bisa hidup mandiri. Tanaman bunga anggrek hidup dengan embun serta udara yang lembab. Nah organ yang tebal menjadikan tanaman bunga anggrek mampu bertahan pada tekanan dari ketersediaan air. Tapi, tanaman ini tentu tetap memerlukan ketersediaan air. Umumnya, air yang diperoleh dari air hujan, tetesan embun, serta uap air pada udara.

Karakteristik Tanaman Anggrek

Mungkin, salah satu hal yang menjadikan tanaman bunga anggrek digemari oleh banyak orang yaitu bentuknya yang unik. Tidak hanya manusia yang suka dengan bentuk dari tanaman bunga anggrek ini. Tapi juga menjadi perhatian oleh serangga penyerbuk. Hal ini sebab tanaman bunga anggrek mempunyai bentuk yang hampir sama dengan binatang penyerbuk. Manfaatnya adalah untuk menarik serangga supaya mau hinggap dan membantu tanaman anggrek saat proses penyerbukan. Salah satu dari tanaman bunga anggrek yang mempunyai bentuk yang mirip dengan serangga yaitu tanaman bunga anggrek yang jenis ngengat atau Phalaenopsis.

Tanaman bunga anggrek jenis ngengat ini mempunyai kelopak bunga yang lebar. Serta bagian atasnya mempunyai bentuk yang hampir sama dengan serangga. Jenis anggrek ini juga mempunyai kantong yang dapat menarik lebah ataupun burung untuk mengambil serbuk sari dari bunga. Akar dari tanaman bunga anggrek ini mempunyai begitu banyak manfaat. Untuk menunjang tanaman bunga anggrek jenis itu sendiri. Salah satu manfaat dari akar tanaman bunga anggrek yaitu untuk bisa menempel di pohon. Jadi, akar dari tanaman bunga anggrek ini ibaratnya dengan jangkar. Yang bikin tanaman bunga anggrek dapat untuk terus menempel pada pohon ataupun media tanam anggrek lainnya. Selain itu, akar pada tanaman bunga aggrek juga bermanfaat untuk meyalurkan air pada seluruh bagian tumbuhan.

Cara Budidaya Anggrek

Budidaya tanaman bunga anggrek ini cukuplah mudah, asalkan dirawat dengan baik. Anggrek dapat tumbuh pada berbagai iklim. Pengembang biakannya pun begitu mudah. Budidayanya dapat dilakukan dengan langkah alami ataupun dengan cara tertentu. Indonesia sendiri sudah dikenal jadi pemilik bunga anggrek dengan varietas terbanyak di dunia. Pada tanah air kita ada sekitar 3500 macam spesies anggrek hasil dari perkawinan silang. Varietas anggrek yang paling banyak dikumpulkan di Indonesia yaitu jenis Dendrobium. Sebab jenis anggrek ini masih sangat terjangkau, serta mempunyai banyak warna, Perawatannya tanaman anggrek juga mudah.

Dalam budidaya tanaman anggrek kamu perlu mengetahui media ataupun tempat menanam tanaman anggrek yang cocok. Sesuai dengan varietas anggrek itu sendiri. Budidaya anggrek sesungguhnya tidaklah begitu sulit. Bahkan untuk menanam tanaman bunga anggrek Anda tidak selalu harus memakai pot. Sebab tanaman anggrek dapat menempel pada tanaman yanglain. Untuk hasil lebih baiknya tentu akan lebih maksimal jika menggunakan pot tersendiri. Bunga anggrek kesayangan anda akan tampak mempesona.

Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya

Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya. Sebagian besar dari kita mungkin sudah pernah melihat bagian terindah bumi, baik lewat foto atau bahkan secara langsung, di tempat yang tidak diduga-duga sebelumnya.

Nah, keindahan yang bisa dikatakan tak terlukiskan dengan kata-kata ternyata juga terdapat di lingkungan bawah air. Ada banyak tanaman dengan bentuk menarik yang bisa kita lihat di lautan, bahkan beberapa di antaranya amat langka.

Hebatnya lagi, beberapa tanaman ini tidak hanya memiliki bentuk yang elok dipandang, namun juga berfungsi sebagai obat atau memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Berikut ini adalah Tanaman Yang Hidup Di Air Jenis Dan Ragamnya.

Tumbuhan air juga disebut hidrofit (Ing. hydrophyte) adalah tumbuhan yang telah menyesuaikan diri untuk hidup pada lingkungan perairan, baik terbenam sebagian atau seluruh tubuhnya. Tumbuhan air tergantung hidupnya pada air, tidak sekadar tanah yang becek dan kadang-kadang kering, meskipun istilah hidrofit dipakai juga untuk tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan kondisi becek, namun sehari-hari tumbuh pada kondisi tanah dengan kandungan air normal.

Tumbuhan air biasanya disematkan pada tumbuhan berpembuluh yang hidup di air, seperti sejumlah paku air (anggota bangsa Salviniales, Ceropteris thalictroides) atau banyak tumbuhan berbiji (dari berbagai marga (genus), baik monokotil maupun dikotil). Beberapa tumbuhan lumut (seperti Riccia dan Ricciocarpus) juga hidup mengapung di air. Gulma laut dianggap bukan tumbuhan air laut karena tidak berpembuluh sejati.

Tumbuhan yang telah menyesuaikan diri untuk hidup pada lingkungan perairan, baik tumbuhna tersebut terendam sebagian atau seluruh bagian terendam. Tumbuhan air sangat bergantung pada air.

Beberapa jenis tanaman yang hidup di air yang biasa kita kenal merupakan jenis tumbuhan air yang tumbuh liar di air tawar, yaitu disungai, di kolam, maupun di danau. Namun pada perkembangannya tumbuhan air juga banyak dijadikan sebagi tanaman hias kolam ikan yang mampu menambah kesan hidup dan alami. Selain mempercantik kolam, beberapa jenis tanaman yang hidup di air dapat bermanfaat sebagai pembersih air kolam.

tanaman-yang-hidup-di-air

Ciri Tanaman Yang Hidup Di Air

Berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh tanaman air:

  • Kutikula tipis. cuticles terutama mencegah kehilangan air, sehingga sebagian besar hydrophytes tidak perlu untuk cuticles.
  • Stomata yang terbuka kebanyakan waktu karena air yang melimpah dan karena itu tidak perlu untuk terlebih dahulu disimpan dalam tanaman. Ini berarti bahwa sel penjaga stomata pada umumnya tidak aktif.
  • Peningkatan jumlah stomata, yang dapat di salah satu sisi daun.
  • Kurang kaku struktur: tekanan air mendukung mereka.
  • Flat daun pada permukaan tanaman untuk pengapungan.
  • Udara sacs untuk pengapungan.
  • Kecil akar: air dapat tersebar langsung ke daun.
  • Akar ringan: tidak perlu untuk mendukung tanaman.
  • Khusus akar dapat mengambil oksigen dalam.

Sebagai contoh, beberapa jenis buttercup (genus Ranunculus) float sedikit terendam air; hanya memperpanjang bunga di atas air. Daun dan akar yang panjang dan tipis dan hampir-rambut seperti; ini membantu menyebarkan massa dari tanaman yang lebih luas wilayah, sehingga lebih ringan. Panjang akar dan daun tipis juga memberikan permukaan area yang lebih besar untuk uptake of mineral solutes dan oksigen. Lebar daun rata air Lilies (keluarga Nymphaeaceae) membantu mendistribusikan berat lebih besar daerah, sehingga membantu mereka hanyut di dekat permukaan.

Banyak ikan jang memelihara tanaman air dalam tangki untuk mengendalikan phytoplankton dan moss oleh menghapus metabolites. Banyak jenis tanaman air adalah spesies invasi di berbagai belahan dunia. Air membuat tanaman khususnya baik perkabungan karena mereka menggandakan vegetatively dari fragmen.

Pada umumnya tumbuhan yang hidup di daerah air bergenang memiliki bentuk khusus yang unik. Seperti misalnya pada teratai dimana memiliki lebar daun yang cukup besar sehingga tumbuhan teratai mampu hidup mengapung diatas air.

Begitu juga dengan tumbuhan eceng gondok, walaupun ukuran dau eceng gondok berukuran kecil, namun eceng gondok mampu hidup mengapung di permukaan air karena bentuk batangnya yang berongga dan biasanya hidup berkelompok.

Bentuk akar tumbuhan air juga biasanya berukuran kecil atau pendek. Hal ini menyebabkan tumbuhan tersebut dapat seimbang hidup di air sehingga mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Ragam Tanaman Yang Hidup Di Air

Kiambang (Salvinia Natans)

Kiambang memiliki dua tipe daun yang sangat berbeda. Daun yang tumbuh di permukaan air berbentuk cuping agak melingkar, berklorofil sehingga berwarna hijau, dan permukaannya ditutupi rambut berwarna putih agak transparan. Rambut-rambut ini mencegah daun menjadi basah dan juga membantu kiambang mengapung. Daun tipe kedua tumbuh di dalam air berbentuk sangat mirip akar, tidak berklorofil dan berfungsi menangkap hara dari air seperti akar. Kiambang tidak menghasilkan bunga karena masuk golongan paku-pakuan.

Sebagai bagian dari dekorasi dalam ruang, atau sebagai tanaman hias di kolam atau akuarium.

Semanggi (Marsilea Crenata)

Merupakan tanaman paku air dengan rhizoma pada semanggi berupa akar dalam tanah jika berada di darat terbentuklah seperti umbi. Akar semanggi berupa akar serabut,berwarna  putih buram atau abu-abu . Batangnya menyerupai rimpang yang merayap ke   atas berupa stolon membentuk daun-daun ke bawah akar-akar. Batangnya lunak,dan berwarna hijau kecoklatan . Daun bertangkai panjang berdaun majemuk dan tegak  panjangnya mencapai  2-30 cm. Daun pada jenis-jenis tertentu bersifat polimorf.

Merupakan salah satu tumbuhan paku yang banyak dimanfaatkan sebagai sayur. Semanggi adalah tanaman  yang memiliki khasiat sebagai peluruh air seni. Kandungan yang terdapat dalam semanggi antara lain saponin dan polifenol.

Wewehan

Wewehan adalah nama sebuah tanaman air yang biasanya menjadi gulma di area persawahan. Tinggi tanaman wewehan antara 10 cm hingga 50 cm. Wewehan memiliki batang semu dan berukuran pendek, bagian seperti bantang yang terlihat panjang adalah perpanjangan dari pelepah daun wewehan. Jenis daun yang dimiliki wewehan adalah daun tunggal dengan bentuk hati yang ujungnya runcing. Pangkal daun wewehan betoreh dan daun berwarna hijau mengkilat dengan tulang daun berbentuk melengkung.  Bunga wewehan masuk ke dalam golongan bunga majemuk dan berkelamin ganda.  Bunga pada tanaman wewehan berwarna ungu,tersusun dalam bulir, dan terletak pada ketiak daun. Akar tanaman ini termasuk jenis akar serabut, warna akarnya putih dan mudah dicabut.

Meskipun wewehan terkenal sebagai gulma, wewehan juga memiliki manfaat bagi kehidupan manusia.  Daun wewehan dapat dimanfaatkan untuk dimasak menjadi sayuran. Daun wewehan mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Akar wewehan dapat digunakan untuk mengobati penyakit lambung, penyakit hati, dan sakit gigi.  Batang wewehan yang dikeringkan dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan.

Lidi air (Typha angustifolia)

Dinamakan lidi air karena tanaman ini dari kejauhan memiliki rumpun yang mirip dengan lidi terbalik, karena batang-batangnya gepeng berwarna hijau bergaris kuning dan memiliki ujung yang runcing. Sehingga tanaman ini disebut lidi air.

Tanaman ini tahan diterpa oleh sinar matahari sehari penuh, tanaman lidi air memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga tumbuhan ini mampu memikat hati pecinta tanaman air.

Cyperus

Tanaman ini lebih populer dengan nama siperus. Tanaman ini memiliki daun yang berada diujung batang berukuran kecil halus dan pendek. Memiliki tinggi tangkai hanya 1m, dan bunga bertangkai seolah tumbuh menyebar dari pusat susunan daun. Tanaman ini mampu lumpu dialam air yang berlumpur.

Cat Tail / stok (Typha latifolia)

Tanaman air ini termasuk tanaman air berbentuk rumput dari keluarga Typhaceae. Bunga betina berbentuk silindris berwarna coklat mirip ekor kucing, sedangkan bunga jantannya memiliki bentuk yang sama namun dengan ukuran yang lebih kecil yang tumbuh diatas bunga betina. Tanaman ini tumbuh dengan genangan air yang berlumpur dan mampu tumbuh dengan sinar matahari penuh.

Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng gondok merupakan tanaman yan populer di Indonesia. Tanaman ini berasal dari brasil, aawal munculnya eceng gondok dibawa oleh orang orang Brasil yang digunakan sebagai tanaman hias. Tanaman ini mamapu berkembang biak dengan cepat sehingga tanaman ini dianggap sebagai gulma.

Namun, dewasa ini banyak masyarakat yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan kerajinan dan pakan ternak. Tanaman eceng gondok memiliki bunga dengan tampilan yang eksotis dengan warna ungu muda dan tersusun malai dan hanya mekar satu hari saja. Tanaman yang hidup di air ini tumbuh mengapung pada genangan air, dan dapat banyak kita temukan di perairan seperti sungai, danau maupun rawa-rawa.

Lotus (Nelumbo nucifera)

Tanaman lotus membutuhkan media air dan tanah untuk tumbuh, biasanya tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias dan diletakkan dalam pot tanah liat yang tinggi. Tanaman lotus memiliki bunga yang tumbuh sangat besar cantik dengan warna putih dan merah. Lotus memiliki ukuran daun besar, dan ada juga yang berukuran kecil. Tangkai tanaman lotus mampu mencapai 1 meter lebih. Biasanya bunga lous muncul dan mekar bersamaan dengan hari raya keagaman.

Kapu-kapu (Pistia stratiotes)

Tanaman ini sering disebut dengan tanaman apu-apu. Tanaman ini tumbuh di perairan dengan mengapung, memiliki daun hijau dengan ditumbuhi bulu-bulu halus yang bertekstur seperti beludru, akar serabut berwarna putih. Meskipun tanaman ini sering kita jumpai di kolam dan rawa-rawa, jika terkena sinar matahari langsung daunnya akan cepat kuning dan hancur. Tanaman ini biasanya digunakan untuk tempat hias ikan bertelur.

melati-air-echinodorus-paleafolius

Melati Air (Echinodorus paleafolius)

Tanaman melati air memiliki bunga warna putih yang tumbuh berderet pada tangkainya yang panjang dalam jumlah beberapa kuntuk. Bunga melati kan muncul dipagi hari secara bergantian. Dari bekas-bekas bunga yang muncul biasanya kan tumbuh tunas tunas baru.

Melati air memiliki daun yang kaku, dan ditumbuhi bulu bulu kasar pada bagian atas dan bawah daunnya. Terdapat 3 macam bentuk daun yang dimiliki tanaman melati air, yaitu bulat besar, lonjong besar dan lonjong kecil berbercak. Tanaman ini tubuh dalam air yang berlumpur.

Teratai (Nyamphaea)

Teratai merupakan tanaman air yang paling dikenal dan paling sering digunakan. Alasannya karena teratai memiliki bunga cantik berwarna warni dengan daun yang mengambang dala permukaan air. Ukuran bunga teratai berkisar antara 45-90 cm. Teratai juga memiliki berbagai macam varietas yang dibedakan dari jenis bunganya.

Pisang air (Typhonodorum lindyeyanum)

Tanaman air jenis ini dinamakan dengan pisang air karena memiliki kemiripan dengan pohon pisang, namun bedanya pisang air memiliki daun talas. Pisang air mampu tinggi hingga setinggi 4 meter dengan daun bergelombang dan berbentuk oval yang dapat mencapai ukuran 1,5 meter.

Kala lili (Zantedeschia aethiopica)

Kala lili merupakan tanaman air yang memiliki bentuk seperti terbuat dari lili. Dengan bentuk seperti corong berwarna putih dan putik dengan warna kuning cerah. Tanaman ini mampu tumbuh tinggi jika kurang mendapat cahaya matahari, bunga yang muncul memiliki aroma yang lembut.

Papyrus payung (Cyperus alternifolus)

Tanaman ini tumbuh secara berkelompok dengan pertumbuhan yang cepat. Papyrus memiliki batang bentuk segitiga sengan mencapai ketinggian hingga 1 meter lebih, dan bunga akan muncul di ujung batang menyerupai daun.

cara-merawat-tanaman-yang-hidup-di-air

Cara Merawat Tanaman Yang Hidup Di Air

Cara merawat tanaman air tawar di akuarium adalah hal pokok yang mesti anda ketahui untuk menjaga keberadaannya. Bagaimana tidak? Tanaman ini adalah penambah keindahan tersendiri yang ada pada akuarium anda agar terlihat alami nan indah, selanjutnya agar kadar oksigen didalam akuarium bisa tercukupi. Merawat tanaman air tawar ini tidak beda jauh dengan ketika merawatnya dalam keadaan normal. Maka dari itu artikel ini ingin memberikan informasi terkait langkah – langkah tepat untuk merawat dan menjaga kondisi tanaman air tawar di akuarium kesayangan anda.

Adapun tips cara merawat tanaman air tawar di akuarium yang pertama adalah dengan menjaga suhu tanaman asalnya. Maksudnya, jika tanaman tersebut di habitat aslinya bisa tumbuh dan berkembang pada suhu yang dingin maka sebaiknya anda atur akuariumnya agar memberikan suhu dingin bisa itu dengan memberikan kipas didalam akuarium atau cara lainnya. Cara ini perlu karena jika tumbuhan tersebut tidak berada pada suhu hidupnya tentu akan berdampak pada matinya tanaman tersebut.

Dan yang kedua adalah yang terakhir sebagai tips penting selanjutnya. Tips tersebut adalah pemberian pupuk sebagai nutrisi tanaman air tawar selama di akuarium. Maksudnya adalah pemberian pupuk baik itu yang bersifat alami ataupun buatan. Pupuk – pupuk ini diberikan untuk menunjang kehidupan tanaman air tawar tersebut agar selalu dalam kondisi yang baik dan sehat.

Lanjut, pemupukan ini juga untuk memberikan nutrisi khusus pada tanaman seperti zat fosfor, nitrogen dan kalium yang menjadi kebutuhan dan syarat pokok tanaman untuk hidup, jelas tanpa adanya asupan nutrisi melalui pemberian pupuk maka tanaman akan mati. Maka dari itu sangat penting sekali perawatan ini agar nantinya tanaman ini bisa hidup lebih lama dan membantu biota yang ada didalam akuarium tersebut.

Merawat Tanaman Hias Di Air Supaya Segar Dan Subur

Untuk merawat tanaman hias air supaya tumbuh subur dan segar sebaiknya anda menggunakan wadah yang tidak berlubang pada bagian dasar seperti halnya pot. Hal ini karena wadah tanaman hias air harus kedap sehingga air sama sekali tidak terbuang.

Wadah alternatif yang bisa anda pakai antara lain berupa; batu artifisial atau batu alam dari plesteran semen atau beton atau gentong dari tembikar.

Jarang yang memanfaatkan kayu karena akan mudah lapuk ketika secara langsung terkena air secara terus menerus. Tetapi ada juga pecinta tanaman hias yang merawat tanaman hias air yang bereksplorasi dengan lumping sebagai wadah display dari tanaman hias yang ditanam pada ember atau pot.

Untuk merawat tanaman hias air sebaiknya anda tidak menggunakan air PAM karena air pam basa dan mengandung kaporit sehingga bisa mengganggu pertumbuhan tanaman.

Anda bisa menambahkan air secara rutin pada wadah tanaman karena akan berkurang setiap harinya akibat diserap akar dan karena penguapan.

 

Cara Merawat Tanaman Hias Di Pot Agar Subur

Cara Merawat Tanaman Hias Di Pot Agar Subur. Jika anda sedang menanam sesuatu, maka hal yang paling penting bahkan wajib untuk anda ketahui adalah cara merawat tanaman hias. Ada banyak tanaman memang yang bisa ditanam dan salah satu tanaman yang banyak ditanam adalah tanaman hias.

Tanaman hias ini memiliki fungsi untuk memperindah ruangan atau biasa juga disimpan di depan rumah. Keindahan tanaman bisa mempercantik rumah anda, bahkan bisa memberikan sensasi fresh ketika anda melihatnya. Namun pastinya, seperti disebutkan diatas, anda harus mengetahui dengan baik cara merawat tanaman hias tersebut agar tumbuh subur dan tidak mati.

Cara Merawat tanaman hias pada pot sendiri memiliki aturan-aturan tertentu dan tidak asal-asalan, Sebenarnya cara merawatnya pun tidak sulit hanya saja harus memiliki ketelatenan yang cukup agar tanaman yang kita tanam dan rawat tetap tumbuh dengan baik dan benar.

Tanaman juga butuh perawatan agar selalu tumbuh dengan segar. Dalam merawat tanaman buah dalam pot harus memerhatikan beberapa faktor. Seperti penyiraman di musim kemarau sangat diperlukan. Karena jika memakai air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam dan esoknya baru disiramkan.Usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam.

Tanaman sangat tergantung pada penyiraman, khususnya tanaman dalam pot. Apabila penyiraman terlambat, maka tanaman akan cepat layu dan akhirnya mati karena penguapan dari sel-sel di dalam tanaman. Sedangkan jika kelebihan penyiraman akan tidak baik juga, karena dapat menyebabkan akar tidak dapat bernapas dan menjadi busuk.

Berbeda halnya apabila kita menanam tanaman langsung di tanah terbuka, meskipun kekurangan air masih dapat bertahan sebab dalam tanah masih banyak cadangan makanan dan air.

cara-merawat-tanaman-hias-di-pot-agar-subur

Cara Merawat Tanaman Hias Di Pot

Mempercantik rumah mungkin menjadi salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap orang agar tetap memiliki rasa nyaman untuk tinggalatau menetap di rumah. Hal ini penting dilakukan karena rumah merupakan tempat kita untuk beristirahat dari aktivitas kerja harian.

Salah satu cara yang paling banyak dilakukan untuk mempercantik rumah adalah dengan menanam tanaman di taman atau kebun di rumah agar rumah tampak lebih hijau sehingga akan mendatangkan suasana yang sejuk dan tenang.

Menanam pohon ditaman atau kebun rumah mungkin menjadi pilihan utama, dikarenakan seperti yang sudah banyak kita ketahui bersama bahwa pohon merupakan sumber oksigen bagi kita.

Namun, bagaimana jika taman atau kebun kita hanya merupakan area yang sempit atau terbatas? kita pastinya tidak bisa menanam pohon yang mungkin ukurannya cukup besar. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa alternatif mulai dari menggunakan media polybag, pot, atau bahkan saat ini sudah bisa menggunakan media tanam yang terbuat dari air.

Pilih Tanaman Terbaik

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah masalah tanaman yang akan anda tanam tersebut dan menjadi bagian pertama dalam cara merawat tanaman hias. Seperti kita tahu bahwa ada banyak sekali tanaman termasuk tanaman hias yang bisa kita tanam, namun pastinya jangan asal pilih. Pada umumnya, tanaman hias yang biasa ditanam adalah tanaman bunga tertentu karena ini biasanya menghasilkan bunga yang bisa menambah keindahan pada saat melihatnya.

Pilih Media Tanam

Selanjutnya, media tanam juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan karena media tanam ini memberikan pengaruh yang kuat terhadap kesuburan tanaman yang anda tanam nanti. Media tanam pada umumnya biasa dilakukan dalam dua media yakni tanah secara langsung dan atau menggunakan pot. Pada umumnya, untuk jenis tanaman hias akan lebih baik jika ditanam menggunakan media tanah di dalam pot.

Perhatikan Pupuk

Pupuk bisa menjadi hal penting juga yang mempengaruhi pada tingkat kesuburan tanaman hias. Sebaiknya penggunaan pupuk dilakukan dengan dua cara yakni dengan menggunakan pupuk dasar dan juga pupuk tambahan. Pupuk dasar sebaiknya menggunakan pupuk organik yang kemudian dicampur dengan tanah. Selanjutnya, untuk pupuk tambahan, anda bisa menggunakan pupuk kimia namun gunakan yang sesuai dan tidak terlalu banyak.

Siram secara Teratur

Tanaman layaknya manusia yang memerlukan air. Jika tanaman kekurangan air, maka akan kering dan layu. Oleh karenanya, sebaiknya anda menyiramnya secara teratur karena jika tidak maka tanaman anda bisa membuat tanaman anda mati. Waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah pada waktu sore hari dan juga pada pagi hari. Dengan siraman yang baik dan teratur, maka dapat dipastikan tanaman anda akan subur.

Rawat Secara Detail

Selanjutnya, anda perlu merawatnya secara detail termasuk membersihkan ranting yang kering atau membersihkan tanaman lain yang ada di dekat tanaman hias tersebut. Akan lebih baik dibiarkan tanaman hias anda tumbuh sendiri dan jangan biarkan ada tanaman lain yang menghinggapinya dengan seksama dan ini menjadi bagian penting dari merawat tanaman hias.

cara-menanam-tanaman-hias-dalam-pot

Cara Menanam Tanaman Hias Dalam Pot

Kebanyakan tanaman yang dapat ditanam pada media atau lahan yang terbatas adalah tanaman hias. Selain memiliki banyak manfaat juga dapat mempercantik tampilan rumah anda. Nah, pada artikel kali ini akan membahas mengenai Cara menanam dan cara merawat tanaman hias dalam pot secara benar.

Ada beberapa tahapan penting yang anda harus lakukan sebelum memulai menanam tanaman hias dalam pot, berikut ulasannya:

  1. Langkah pertama, anda harus menyediakan medianya tentunya yakni sebuah pot. Baiknya periksa apakah dibawah pot sudah terdapat sebuah lubang untuk drainase, jika belum sebaiknya anda lubangi. Lubang tersebut berfungsi sebagai saluran air, sebaiknya anda beri 3-5 lubang. Selain itu perhatikan pula ukuran potnya, ukuran pot harus sesuai dengan jenis dan ukuran tanaman.
  2. Setelah itu berikan batu kerikil, kemudian lapisi dengan ijuk.
  3. Setelah diberi ijuk dan kerikil, masukkan media tanamnya sekitar 1/3 dari pot, media tanam baiknya merupakan campuran tanah, pupuk kompos dan pasir.
  4. Setelah itu masukkan tanaman yang ingin di tanam.
  5. Setelah tanaman masuk ke dalam pot, tutup dengan media tanam yang tersisa dan padatkan. Usahakan untuk tidak mengisi pot sampai penuh. Beri sedikitnya sisa 2 cm agar saat disiram air tidak meluber. Jangan lupa bersihkan kotoran-kotoran yang menempel di dinding luar pot agar tanaman dalam pot terlihat lebih cantik.
  6. Selain pemilihan pot yang benar dan tepat, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah penempatan posisi pot. Beberapa jenis tanaman hias harus mendapatkan asupan cahaya matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik, oleh karenanya letakkan pot pada posisi yang tepat.

Cara Merawat Tanaman Hias Agar Tumbuh Subur Dengan Baik

Untuk kaum hawa terutama ibu rumah-tangga menjaga tanaman hias yaitu hal yang mengasyikkan. Serta bisa memperindah perkarangan rumah maupun ruang dalam rumah.Nah, dalam artikel ini kami bakal memberi panduan perihal langkah menanam serta menjaga tanaman hias.

Mempunyai tanaman yang cantik, anggun serta menarik dipandang yaitu hal yang di berharap dari tanaman hias sebagai penghias ruang ataupun pekarangan rumah. Oleh karenanya butuh penanaman serta perawatan yang benar supaya tanaman bisa tumbuh dengan sehat.

Tanaman hias dapat kita rawat lewat cara yang baik, dimana ada langkah yang pas untuk menjaga supaya tanaman itu tak rusak serta terserang hama. Dibawah ini yaitu langkah untuk menjaga tanaman hias

Peletakan tanaman

Anda bisa menaman tanaman hias pada taman anda langsung ataupun pada media pot. Bila anda pilih menanam tanaman hias pada pot jadi pastikan ukuran yang sesuai sama tanaman serta ruang peletakan tanaman.

Penanaman

Media tanam tanaman hias bisa berlainan bergantung type tanaman yang bakal kita tanam. Umumnya karakteristik media tanam mesti lembab, kering ataupun kombinasi keduanya. Untuk tanaman hias dengan karakteristik kelembapan pakai ½ tanah serta ½ pupuk kompos.

Untuk type kering pakai ½ pasir serta ½ pupuk kompos. Serta untuk type kombinasi pakai ke tiga unsur tanah, pasir serta pupuk dalam pot tanaman anda. Langkah pamungkas yaitu memasukan tanaman pada media tanam.

Perawatan

Perawatan tanaman hias mesti dengan cara intensif serta berkala supaya tanaman senantiasa tampak sehat serta indah selama saat. Tersebut disini cara-cara menjaga tanaman hias yang butuh dikerjakan, yakni :

  • Pemangkasan, supaya tanaman tampak rapi serta terbentuk sesuai sama yang kita berharap jadi memerlukan pemangkasan.
  • Pemupukan, tanaman membutuhkan beragam unsur hara (nutrisi) supaya bisa tumbuh serta berkembang. Pada intinya tanah mempunyai unsur itu, tetapi jumlahnya bisa tidak sama bergantung keadaan ruang tanah. Oleh karena itu dibutuhkan pemupukan supaya nutrisi pada tanaman bisa tercukupi.
  • Penyiraman, air adalah unsur utama untuk sistem metabolik pada tanaman. Air juga berperan sebagai penggembur tanah supaya mempermudah akar dalam mengambil unsur hara dalam tanah. Penyiraman juga dikerjakan di bagian tanaman sebagaimana batang serta daun untuk kurangi tingkat penguapan lantaran sinar matahari.
  • Pergantian pot, jika keadaan pot telah mulai rusak ataupun mulai sesak lantaran akar tanaman jadi butuh pergantian pot. Ini mempunyai tujuan supaya tanaman tampak rapi serta tak menghalangi perkembangan tanaman.

Perawatan tanaman bisa tidak sama bergantung type tanaman serta cuaca. Oleh karenanya butuh di ketahui type ciri-ciri dari tanaman hias anda. Tanaman hias ada yang sukai terserang cahaya matahari langsung sebagaimana mawar membutuhkan cahaya matahari penuh, tetapi ada pula yang tak sukai terlampau kerap terserang sinar matahari atau teduh, misal tanaman hias yang sukai teduh yaitu anthurium.

Oleh karenanya, pastikan tanaman hias yang gampang dalam perawatannya. Misal tanaman hias yang gampang untuk dirawat sebagaimana : kembang kertas, kembang sepatu, melati, kenanga serta masih banyak yang lain.

hama-dan-penyakit-tanaman-hias

Hama dan Penyakit Tanaman Hias

Hama dan Penyakit Hama : kutu daun, ulat, thrips, lalat putih, dan jamur

  • Ulat, tanda-tandanya daun berlubang dan banyak kotoran ulat disekitarnya. Cara mengatasinya, musnahkan ulat dan bersihkan tanaman dari gulma-gulma yang dapat mengundang ulat.
  • Kutu Daun, tanda-tandanya tanaman menjadi kerdil, daunnya kering atau menggulung, daun dan batangnya lemah. Cara mengatasinya, singkirkan tanaman supaya tidak menyerang tanaman lain, bersihkan daunnya dengan air hangat seminggu sekali dan semprot dengan obat yang sesuai dengan jenis tanaman dan takaran.
  • Thrips, tanda-tandanya tanaman akan mengalami kegagalan dalam membentuk bunga dan akhirnya rontok, bercak-bercak pada daun, serta daun melepuh kemudian rontok. Cara mengatasinya, tanaman bersihkan dengan air hangat, kemudian semprot daerah yang terkena hama dengan dengan obat yang sesuai dengan jenisnya seminggu sekali.
  • Lalat Putih, tanda-tandanya permukaan baigian tas dan belakang menjadi hitam dan terdapat kerumunan semut. Lalat ini meletakan telurnya diprtmukaan bawah daun. Cara mengatasinya, semut dimusnahkan, kemudian tanaman dibersihkan dengan air sabun atau air hangat dan disemprot dengan obat yang sesuai.
  • Jamur, tanda-tandanya tanaman kelihatan layu, mahkota rontok, pucuk daun keriting, serta tangkai dan akar membusuk. Cara mengatasinya, bagian-bagian yang rusak dibuang, kemudian media tanam diganti dengan komposisi yang tepat, dan disemprot dengan obat yang sesuai dengan dengan tanaman.

Kelebihan Dan Kekurangan Budidaya Tanaman Hias Dalam Pot

Semua jenis tanaman itu bisa anda tanam dengan mudah dalam pot, dan tentunya anda juga harus memperhatikan kesesuain tanaman dengan potnya, terdapat beberapa kelebihan membudidayakan tanaman dalam pot, diantaranya yaitu:

  • Sebagai solusi terbaik ketika anda tidak memiliki lahan untuk menanam.
  • Dapat membuat suasana rumah menjadi lebih indah dan rapih, tentu dengan penempatan pot yang sesuai, seperti diletakkan secara rapih di halaman rumah, teras rumah, di sudut ruangan, di atas meja,  atau tempat lainnya.
  • Pot bisa dipindahkan sesuai keinginan, terutama ketika anda ingin mencoba suasana baru.
  • Dengan memilih jenis pot yang cantik, maka dapat mempercantik tanaman.

Selain itu, adapun kekurangan menanam tanaman di dalam pot, namun, hal ini tidak akan menjadi hambatan bagi anda yang ingin bertanam, diantaranya yaitu:

  • Pertumbuhan tanaman di dalam pot lebih lambat, karena diameter pot yang tetap sehingga tidak sesuai dengan pertumbuhan akar tanaman yang semakin membesar. Untuk itu, sebaiknya anda perlu memilih pot yang sesuai dengan ukuran tanaman.
  • Perawatannya yang mungkin agak merepotkan, karena tanaman pot yang ditaruh di dalam ruangan, sebaiknya dikeluarkan untuk mendapat cahaya matahari selama 2-3 jam, sehingga tidak menghambat pertumbuhannya.
  • Anda harus selalu membersihkan pot sebelum memasukkannya ke dalam ruangan, dan usahakan agar bagian bawah pot tidak basah. Untuk itu, anda bisa menggunakan alas untuk pot tersebut, terutama pot yang ditaruh di atas meja.

Tips Praktis Memelihara Tanaman Hias Dalam Pot

Banyak orang yang menanam tanaman hias dalam pot hanya bersemangat di awalnya saja, ketika mulai menanamnya saja. Satu bulan dua bulan masih dipelihara. Tapi selanjutnya, dibiarkan. Padahal itu merupakan tindakan yang termasuk menyiksa tanaman.Kita tahu ruang dalam pot itu terbatas, tidak sebebas seperti ditanam langsung di tanah. Untuk itu,  yang perlu kita lakukan adalah dengan mempraktekan tips praktis memelihara tanaman hias ini.

Banyak orang yang hanya bersemangat ketika mulai menanam tanaman hias itu saja . Selanjutnya tanaman dibiarkan tumbuh sendiri tanpa sentuhan apa-apa. Sungguh disayangkan, karena bisa mengakibatkan tanaman jadi merana, bahkan mati pelan-pelan. Maka, kita harus tetap menjaga semangat untuk memelihara tanaman hias dalam pot itu secara rutin.Artinya, setiap saat yang diperlukan, tanaman hias itu harus mendapat perlakuan khusus.

Lakukan tips ini di waktu senggang kita:

  • Lihat dan amati tanaman hias dalam pot milik kita itu. Bila kelihatan pertumbuhannya bagus, tentu kita tidak harus melakukan apa-apa untuk sementara waktu, kecuali sudah saatnya memberi perlakuan khusus yang telah dijadwalkan.
  • Lakukan tindakan bila dilihat ada sesuatu masalah pada daun, batang atau bunga tanaman hias dalam pot itu.Maksudnya, bila ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman hias itu, segera lakukan tindakan untuk memberantasnya.