Mengenal Cara Budidaya Pepaya Merah Delima

Budidaya pepaya merah delima dapat tumbuh dengan baik jika di dataran rendah sampai dataran tinggi sekitar 700 m di atas permukaan laut. Pepaya merah delima ini dapat tumbuh dan berproduksi tinggi pada tanah yang kaya bahan organik. Selain itu, pepaya merah delima juga tumbuh dengan subur jika drainase dan aerasinya baik. Tidak hanya itu, budidaya pepaya merah delima harus mempunyai pH 6,5 hingga 7, curah hujan antara 1.500-2.000 mm per tahun, dan suhu berkisar antara 22-30o C. Buah pepaya merah delima yang mendapat sinar matahari dalam jumlah banyak akan lebih cepat berbunga dan berbuah. Selain itu, buah lebih cepat masak dan manis. Untuk jenisnya, tanaman pepaya merah delima memiliki 3 bunga yaitu bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna/hermaprodit. Tanaman berbunga sempurna mempunyai buah yang lebih disukai konsumen karena daging buah lebih tebal dan bentuk buah lebih bagus. Budidaya pepaya merah delima berpeluang besar dalam mendapatkan bisnis dengan omset tinggi.

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Produksi budidaya pepaya merah delima di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun hingga 643,451 ton pada tahun 2006 (Departemen Pertanian, 2008). Indonesia adalah produsen pepaya terbesar kelima di dunia setelah Brazil, Nigeria, India dan Mexico. Namun demikian, nilai ekspor pepaya Malaysia lebih tinggi dari ekspor pepaya Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kualitas buah pepaya delima merah yang diekspor oleh Malaysia lebih baik. Nilai ekspor pepaya Malaysia meningkat tajam dengan ditemukannya pepaya hybrid Eksotika. Pada umumnya konsumen, baik Indonesia maupun manca negara, menyukai pepaya delima merah yang mempunyai produksi tinggi sepanjang musim. Apalagi buah pepaya merah delima yang cepat berbuah, ukuran buah kecil sampai sedang. Karakter daging buah tebal, citarasa manis, tidak lunak dan tahan lama disimpan. Untuk menemukan varietas buah pepaya merah delima yang sesuai dengan karakter sesuai keinginan konsumen tersebut dalam satu varietas jumlahnya masih sangat terbatas. Untuk info lebih jelasnya, simak budidaya pepaya merah delima berikut ini.

Budidaya Pepaya Merah Delima

Budidaya pepaya merah delima mulai dikembangkan di Tikalak sejak  tahun 2011. Sampai saat ini, telah ada sekitar 5 Ha lahan yang telah ditanami pepaya merah delima dengan umur tanaman yang bervariasi. Di Kenagarian Tikalak, produksi pepaya merah delima berkisar 75 ton/ha/empat bulan panen. Seiring dengan permintaan pasar yang tinggi terhadap buah papaya merah delima tersebut, maka pembukaan lokasi baru untuk pengembangan. Penanaman pepaya merah delima di Nagari Tikalak terus dilakukan. Produksi pepaya merah delima dari Nagari Tikalak umumnya dipasarkan untuk memenuhi permintaan di luar Provinsi Sumatera Barat, yaitu Propinsi Jambi  dengan harga jual Rp. 5000/kg.

1. Persiapan Benih

Benih pepaya merah delima berasal dari biji. Biji dikecambahkan dengan cara direndam semalam kemudian disimpan di dalam wadah tertutup yang dilapisi tissue/kain basah, dengan suhu diatas 30 derajat Celcius. Biji akan berkecambah setelah 6-12 hari, kemudian disemai dalam media  polibag. Selain itu, bibit pepaya merah delima dapat juga dengan cara menyemai biji yang sudah direndam air tersebut di media pasir. Setelah tumbuh setinggi 3-5 cm, benih pepaya merah delima dipindah di media polibag. Media semai biji pepaya yaitu tanah, pupuk kandang dan Thricoderma. Benih pepaya ditanam  ke lapang setelah berumur 30-40 hari dengan ciri mempunyai daun berjumlah 5-8 helai.

2. Persiapan Lahan

Cara budidaya pepaya merah delima selanjutnya ialah persiapan lahan. Lahan pepaya merah delima dibersihkan dari gulma secara mekanik atau kimia. Selanjutnya lahan pepaya merah delima diolah tanahnya agar menjadi gembur. Bedengan pepaya merah delima dibuat dengan panjang 6 meter, lebar 1- 1,5 m, tinggi  20 cm. Antar bedengan pepaya merah delima dipisahkan dengan parit berukuran lebar 50 cm dan dalam  30 cm. Lubang tanam pepaya merah delima dibuat dengan ukuran 40 x 40 x 50 cm dan jarak tanam 2 x2 m. Lubang tanam pepaya merah delima diisi dengan campuran pupuk kandang dan dolomit, masing-masing ± 8 kg/lubang dan 350 g/lubang. Kemudian dibiarkan selama 1 – 2 minggu. Tambahkan pupuk dasar TSP pepaya merah delima dengan dosis  50-80 g/lubang dan insektisida Furadan sebanyak 0,5-1 g/lubang, 2-3 hari sebelum tanam.

3. Penanaman

Benih pepaya merah delima yang sudah siap ditanam masukkan dalam lubang tanam. Dengan cara melepas polybag dilepas perlahan-lahan agar media tanam tidak pecah kemudian letakkan di lubang tanam pepaya merah delima. Timbun dengan tanah top soil. Satu lubang tanam pepaya merah delima sebaiknya ditanam dengan 2 benih agar dapat diseleksi tanaman pepaya merah delima yang berbunga sempurna. Hal ini juga bisa dilakukan saat hendak menerapkan budidaya delima merah. Penyebaran benih pepaya merah delima itu sendiri telah dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) melalui program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari).

4. Pemeliharaan

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Perbaikan varietas pepaya merah delima merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan ekspor pepaya. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika yang berlokasi di Solok, Sumatera Barat, mempunyai satu koleksi tanaman pepaya yang berasal dari hasil karakterisasi, seleksi dan hibridisasi. Dengan begitu, akan dihasilkan pepaya dengan karakter daging buah yang tebal, rasa manis, warna daging buah merah dan terkstur renyah. Pepaya tersebut diberi nama pepaya merah delima. Pepaya merah delima mempunyai karakter kualitatif yang hampir mirip dengan pepaya callina, perbedaannya antara lain pada penampilan punggung buah dan bentuk rongga tengah. Untuk itu, pemeliharaan pepaya merah delima memang penting digiatkan.

5. Seleksi Bunga Sempurna

Saat tanaman pepaya merah delima sudah mulai berbunga (± umur 2 bulan setelah tanam) pilih yang berbunga sempurna. Ciri bunga sempurna yaitu di dalam satu bunga terdapat serbuk sari dan putik. Tanaman pepaya merah delima yang berjenis kelamin lainnya dipotong pada pangkal batang agar tidak tumbuh.

6. Pemberian Mulsa

Mulsa atau penutup tanah berupa serasah, jerami kering dan lainnya, diberikan dibawah tajuk tanaman pepaya merah delima dengan ketebalan 15 – 20 cm saat awal tanam. Selain untuk menjaga kelembaban tanah, mulsa juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan gulma, mengatur suhu permukaan tanah menekan populasi hama dan menambah kesuburan tanah.

7. Pemupukan

Gunakan pupuk NPK 16 – 16 – 16 atau campuran pupuk tunggal untuk pepaya merah delima. Pupuk diletakan pada lubang yang dibuat di sekeliling tanaman pepaya merah delima dan ditutup tanah. Penyiraman pepaya merah delima harus dilakukan setelah  pemupukan terutama bila tidak turun hujan. Selain itu, pupuk dapat diberikan dengan cara diencerkan terlebih dahulu. Misalnya saat tanaman pepaya merah delima berumur 1 minggu setelah tanam dipupuk dengan dosis 50 gram/tanaman. Caranya larutkan 500 gram NPK dalam 10 liter air, kemudian siramkan di sekitar perakaran tanaman pepaya merah delima. Siram setiap tanaman pepaya merah delima dengan satu liter larutan NPK. Pupuk kandang dan dolomit diberikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis pupuk kandang yang diberikan ± 5 kg/tanaman pepaya merah delima. Sedangkan dolomit diberikan ± 0,3 kg/tanaman pepaya merah delima.

8. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama utama pada tanaman pepaya merah delima yaitu kutu putih, thrips, aphid dan tungau. Cara pengendalian hama pepaya merah delima tersebut dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif imidakloprit, abamektin dan profenofos dosis 2 cc per liter air atau sesuai dosis anjuran. Pengendalian hama tungau pepaya merah delima lakukan penyemprotan dengan akarisida  berbahan aktif dicofol, propargit yang diberikan berselang seling antar bahan aktif sesuai anjuran. Penyakit yang sering menyerang tanaman pepaya merah delima yaitu, antraknose, busuk akar akibat Phytopthora atau Fusarium. Gejala serangan antraknose ditandai dengan cekungan bulat. Membusuk pada kulit buah pepaya merah delima, kendalikan dengan fungisida berbahan aktif propineb. Penyakit busuk akar ditandai dengan daun tua pepaya merah delima menguning kendalikan dengan fungisida Mankozeb atau metalaxyl.

9. Seleksi Buah

Seleksi buah pepaya merah delima lakukan saat buah sempurna berumur 2 minggu setelah bunga mekar. Buang buah pepaya merah delima yang cacat secara fisik (lancip, bulat atau rusak). Hal ini agar tidak mengganggu pertumbuhan buah pepaya merah delima sempurna lainnya. Seleksi buah pepaya merah delima tersebut juga dapat memberikan hasil maksimal pada saat memanen pepaya merah delima.

10. Panen

Buah pepaya merah delima dapat dipanen pada umur 8 bulan setelah tanam. Buah pepaya merah delima untuk pasar lokal dipetik pada tingkat kemasakan mengkal dtandai dengan 5-10 % warna kulit buah kuning (indek warna 2). Sedangkan untuk pasar jarak jauh buah pepaya merah delima dipetik dengan ditandai perubahan warna kulit buah kuning < 5% (indek warna 1). Panen buah pepaya merah delima dapat dilakukan seminggu sekali. Buah pepaya merah delima ini dapat dipanen pada umur 7-8 bulan setelah tanam. Umur produktifnya dapat mencapai 2-3 tahun. Tanaman pepaya merah delima dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik di lahan rawa pasang surut. Pengembangan agribisnis pepaya merah delima mempunyai prospek bisnis yang sangat baik.

Keunggulan Pepaya Merah Delima

Warna daging buah pepaya merah delima berwarna merah oranye. Daging buah pepaya merah delima memiliki tebal (> 3 cm). Rasa buah pepaya merah delima sangat manis (TSS :11-14◦ Brix). Produktivitas tanaman pepaya merah delima di atas 70 t / ha ukuran buah sedang dengan bobot rata-rata 1.2 kg/buah. Keunggulan buah pepaya merah delima lainnya yaitu memiliki panjang buah sekitar 21-30 cm dengan lingkar buah sekitar 30–40 cm. Bobot buah pepaya merah delima sekitar 0,8-1,9 kg. Kekerasan daging pepaya merah delima mencapai 0,35-0,80 (kg/cm2). Kekerasan kulit pepaya merah delima mencapai 0,68-0,88 (kg/cm2). Bentuk buah pepaya merah delima berbentuk silindris. Persentase buah pepaya merah delima yang dapat dimakan mencapai 70-86%.

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Bentuk rongga buah pepaya merah delima yakni bintang bersudut lima. Tekstur daging buah pepaya merah delima masak terasa kenyal. Buah pepaya merah delima mengandung vitamin C sekitar 43,40- 98,25 mg/100g. Umur pepaya merah delima berbuah 2-3 bulan setelah tanam. Umur panen buah pepaya merah delima pertama 7-8 bulan setelah tanam. Tinggi buah pepaya merah delima pertama 45-60 cm. Produksi buah pepaya merah delima mencapai 70-90 (ton/ha/empat bulan). Jarak tanam buah pepaya merah delima mencapai 2.5 x 2,5 m. Jumlah populasi / ha dapat mencapai 1200 tanaman pepaya merah delima. Tanaman buah pepaya merah delima tersebut agak tahan hama Trips dan Apid. Dengan adanya berbagai keunggulan tersebut, pepaya merah delima sangat digemari masyarakat.

Khasiat Pepaya Untuk Kesehatan

1. Pencegah Penyakit Jantung

Tidak hanya enak dikonsumsi, ternyata buah pepaya juga berkhasiat tinggi di dunia kesehatan. Buah pepaya kaya akan kandungan serat yang baik untuk kesehatan kita. Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya ternyata membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium, merupakan perubahan pola makan yang paling penting. Hal inilah yang dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada buah pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol. Tanaman buah pepaya tersebut mampu membantu mencegah gejala penyakit jantung.

2. Pencernaan

Manfaat buah pepaya memang sudah tidak diragukan lagi. Jika anda susah BAB, buah pepaya solusinya. Di dalam buah pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain. Kandungan papain inilah yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, buah pepaya juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Dengan manfaat yang satu ini, banyak masyarakat yang berupaya menggunakan pepaya untuk masak daging agar lebih empuk. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi yang terdapat dalam buah pepaya tersebut juga sangat baik dalam pencegahan sembelit. Terlebih lagi, buah pepaya dapat mempromosikan keteraturan buang air besar (BAB), sehingga menyehatkan saluran pencernaan anda.

3. Mengurangi Berat Badan

Buah pepaya memliki khasiat tinggi dalam mengurangi berat badan anda. Dengan begitu, buah pepaya dapat menciptakan berat badan yang ideal. Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya tersebut memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiat yang terdapat dalam enzim buah pepaya ialah dapat memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Dengan begitu, sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik. Cepat atau lambat, tubuh anda akan merasa lebih ramping. Berat badan anda akan berkurang.

4. Pencegahan Asma

Buah pepaya juga berkhasiat dalam pencegahan asma. Risiko untuk mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten. Kandungan beta karoten tersebut banyak terkandung dalam buah pepaya. Selain di dalam buah pepaya, kandungan beta karoten juga banyak terdapat di berbagai macam sayuran seperti pada manfaat brokoli, manfaat melon, labu dan manfaat wortel. Untuk itu, bagi anda yang memiliki resiko terkena asma, sebaiknya mengonsumsi buah pepaya tersebut. Dengan begitu, anda akan terhindar dari masalah penyakit asma tersebut. Selain mencegah asma, buah pepaya juga berkhasiat dalam menjaga kesehatan tubuh lainnya.

Khasiat Pepaya Untuk Kecantikan

Selain bermanfaat di dunia kesehatan, buah pepaya juga memiliki khasiat dalam dunia kecantikan. Hal ini dapat diambil dari daging buah pepaya yang telah difermentasi. Daging buah pepaya yang berfermentasi tersebut mampu membantu melarutkan sel-sel kulit mati. Dengan begitu, buah pepaya mampu memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini, buah pepaya dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat. Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.

Itulah ulasan mengenai mengenal cara budidaya pepaya merah delima selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Tips Budidaya Delima Merah Agar Berbuah Lebat

Budidaya delima merah biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Tanaman delima (punica granatum) atau sering juga disebut buah pome merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah. Buah delima merah sekilas hampir mirip dengan buah tin namun lebih besar. Untuk membudidayakan buah delima harus dilakukan dengan cara yang benar agar menghasilkan buah delima yang berbuah lebat. Tabulampot delima merah merupakan buah yang memiliki rasa yang nikmat dan gurih. Tanaman delima merah tersebut memiliki bentuk dan aroma yang khas. Dengan begitu, bagi siapa saja yang menikmati delima merah tersebut pasti ingin selalu menikmatinya lagi. Tetapi tabulampot buah delima tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan tentang buah manis dan populer ini. Budidaya delima merah memiliki peluang bisnis yang besar. Anda harus teliti dan cermat dalam melakukan budidaya delima merah.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan. Budidaya delima merah memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Tanaman delima merah itu sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang tepat untuk membudidayakan buah delima. Selain bertujuan sebagai budidaya, tabulampot buah delima merah juga dapat dijadikan sebagai penghias halaman rumah. Karena tabulampot delima memiliki tampilan tanaman yang menarik dan pohonnya pun tidak bisa tumbuh besar alias kerdil. Tabulampot buah delima juga memiliki manfaat  dan khasiat yang besar untuk kesehatan dan perawatan kecantikan. Anda tidak akan kecewa melakukan pembudidayaan tanaman delima merah tersebut karena manfaat yang terkandung didalamnya. Untuk info lebih jelasnya, simak saja budidaya delima merah berikut ini.

Tips Budidaya Delima Merah

Biasanya tabulampot buah delima agar pohon delima cepat berbuah cocok ditanam di mana saja. Tabulampot buah delima merah ini tidak memilih cuaca untuk dapat tumbuh. Dengan begitu, budidaya delima merah terbilang mudah untuk dilakukan. Selain itu, buah delima dapat berbuah dengan waktu 6 bulan sekali. Terlebih lagi, buah delima memiliki bermacam-macam warna, yang paling terkenal yaitu warna merah. Warna yang lainnya orang belum banyak yang mengetahuinya. Langkah-langkah yang tepat sebelum memulai budidaya tanaman buah delima merah sangat penting, karena akan mempengaruhi hasil panen.

Buah delima memiliki banyak sekali manfaatnya, dan khasiat utamanya dalam mengobati penyakit. Karena terlalu banyak manfaat yang dikandung maka permintaan untuk memiliki buah ini sangat tinggi dibandingkan buah lainnya. Tak heran jika buah delima merah banyak dibudidayakan. Budidaya delima merah dalam pot sangat bagus bila ditanam di panas matahari secara langsung. Tetapi itu, hanya berlaku untuk delima yang berwarna merah. Sedangkan tabulampot berwarna lainnya tidak bisa ditanam di bawah sinar matahari secara langsung, karena memiliki kandungan zat yang berbeda. Teknik penanaman untuk tabulampot tanaman buah delima merah, sama dengan teknik penanaman tanaman lainnya. Meski begitu, ada sedikit perbedaan dalam beberapa teknik penanaman saja.

Cara Pembibitan Buah Delima

Cara perkembangbiakan buah delima dapat dilakukan melalui biji, cangkok atau stek batang, dan tunas. Untuk menghasilkan pohon buah delima yang cepat berbuah, maka sebaiknya gunakan cara budidaya buah delima dengan cangkok batang. Lakukan cara mencangkok delima merah yang benar seperti cara mencangkok budidaya tanaman buah belimbing madu atau pohon buah lainnya. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat membeli bibit buah delima cangkokan di kios-kios penjual bibit tanaman di dekat tempat tinggal anda. Untuk menyiapkan bibit tanaman buah delima dari biji, maka perlu menyiapkan media semai terlebih dahulu.

Teknik  pertama yang harus dilakukan dalam membudidayakan tanaman delima merah adalah kita harus menentukan bibit delima merah yang terbaik untuk penanaman tabulampot delima. Bibit delima yang terbaik pasti akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Pilih buah delima merah yang sudah sangat tua, belah dan ambil bijinya. Jemur biji delima delima selama 1 hari di terik matahari, angkat dan letakkan di tempat teduh. Biarkan selama 1 malam sebelum dilakukan penyemaian. Sebelum disemai, rendam terlebih dahulu biji buah delima merah dengan air hangat selama 4 jam (jangan kepanasan). Setelah itu tiriskan, setelah airnya tidak menetes kembali, lakukan penyemaian di lahan semai yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari, sampai bibit buah delima tumbuh dan siap dipindah ke lahan tanam permanen.

Penyiapan Lahan Delima

Budidaya delima merah sangat menyukai lahan tanam yang gembur dan subur serta tidak tergenang air. Jika anda ingin membudidayakan pohon delima di kebun atau lahan perkarangan rumah anda. Maka anda perlu mempersiapkan lokasi tanam yang tidak tergenang air dan memiliki tekstur tanah yang gembur. Gali lubang dengan ukuran 50 cm x 50 cm dengan kedalaman 50 cm. Kemudian isi lubang dengan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Jika anda ingin menanam delima merah lebih dari 1 batang, maka buatlah lubang dengan ukuran yang sama pada jarak 5 meter dari lubang sebelumnya. Lalu isi lubang yang akan anda tanami buah delima tersebut juga dengan pupuk kandang. Diamkan lubang yang akan ditanami delima merah tersebut dalam kurun waktu selama 3 minggu sebelum ditanami sambil menunggu bibit siap dipindahkan.

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

Jika delima merah akan dibudidayakan di dalam pot sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot) maka siapkan pot dengan ukuran besar, isi pot dengan campuran tanah gembur dengan pupuk kandang. Dalam penentuan pot, kita harus memilih pot yang berukuran sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Setelah itu, masukkan media tanam dengan tanah yang sudah bercampur dengan pasir, kompos serta pupuk kandang, dengan perbandingan yang sama dan rata. Setelah media tanam di masukkan ke dalam pot tersebut. Barulah masukkan pupuk NPK, dan 2 kg tepung arang. Yang terakhir dilakukan adalah penyiraman. Penyiraman yang dilakukan harus menggunakan air yang bersih dan sudah dicampur dengan zat kimia. Jika teknik penanaman dilakukan dengan benar, maka tabulampot delima akan berbuah dengan cepat. Yang terpenting juragan di rumah di perhatikan kualitas bibitnya sebelum memulai menanam. Sebab bibit delima yang bagus dan berkualitas juga sangat menentukan tanaman buah delima tersebut.

Penanaman Delima Merah

Setelah bibit hasil semaian budidaya delima merah siap dipindahkan dengan tinggi bibit sekitar 20 cm. Maka lakukan pemindahan bibit delima merah dengan mencabutnya. Pencabutan harus dilakukan dengan mengikutsertakan tanah semaiannya. Hati-hati dalam melakukan pencabutan budidaya delima merah tersebut. Cabut dengan menggunakan bantuan pisau untuk menggali tanahnya agar tidak pecah. Jika tanahnya menjadi pecah, maka dikhawatirkan delima merah yang akan anda budidayakan tersebut kehilangan tingkat kesuburannya. Dengan begitu tanaman buah delima merah akan gagal dibudidayakan. Setelah itu, tanamlah bibit delima merah ke lubang tanam atau pot yang telah disediakan, lakukan penyiraman setelah penanaman selesai dilakukan. Penyiraman delima merah tersebut dilakukan agar delima merah tumbuh dengan baik di tempat tersebut.

Untuk menanam bibit buah delima merah pada tanah, pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan. Tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk delima merah yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk canang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak budidaya delima merah. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Untuk memperkuat pertumbuhan dapat dilakukan pemangkasan serta pembajakan.

Pemeliharaan Delima Merah

Untuk pemeliharaan budidaya delima merah, anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman delima merah ini. Perhatikan pula pola untuk memberikan pupuk. Hal ini bertujuan agar perawatan budidaya delima yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan budidaya delima merah terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penemprotan fungisida yang sesuai dan juga dapat membungkus buah pada saat buah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar hama tidak dapat memakan buah yang akan matang sehingga buah akan rusak.

Pemeliharaan dengan cara memberikan pupuk pada waktu akhir musim kemarau atau panas. Banyaknya penyakit dan hama yang menyerang dirasa sangat menyulitkan penanaman. Seperti ulat penggerek buah bernama virachola Isocrates menjadi musuh paling berbahaya pada delima merah. Ada pula buah delima yang disebabkan dari jamur yang menyerang ketika iklim hujan atau basah. Penggerek buah delima merah menjadi ancaman tersendiri karena sangat sulit untuk dimusnahkan, sebab penyerangannya dengan meneteskan satu persatu telurnya pada  bunga. Hal ini hanya bisa diatasi dengan memberikan pestisida atau dibungkus buahnya dan berikan fungisida. Ketika masa pematangan, buah delima merah rentan dengan keretakan. Jika belum matang maka buah delima merah akan berkualitas rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah berubah menjadi kuning, tidak perlu dipanen terlebih dahulu. Untuk mengambil buahnya harus dipotong menggunakan gunting pemangkas. Setelah buah delima merah masak maka dapat disimpan dan dikapalkan.

Pemanenan Delima Merah

Buah delima merah yang sudah matang akan menguning pada pangkal buahnya. Pemanenan delima dapat dilakukan dengan menggunting atau memotong tangkai buahnya. Buah delima dapat dinikmati dalam kondisi segar atau dijadikan sebagai minuman. Tanaman buah delima merah tidak sulit untuk dibudidayakan karena tidak memerlukan syarat tumbuh khusus. Selain enak dikonsumsi, buah delima merah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diantaranya yakni menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, mengatasi gangguan perut, mencegah anemia, mengobati kolesterol dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Pemangkasan Delima Merah

Perawatan pohon buah delima merah agar menghasilkan pohon yang subur dan cepat berbuah dapat dilakukan dengan memangkas cabang-cabang yang terlalu banyak. Hal ini dilakukan agar nutrisi makanan yang diserap digunakan untuk berbunga. Lakukan pemupukan ulang pada saat umur tanaman buah delima merah sekitar 6 bulan setelah penanaman. Lakukan penyiraman pada tanaman delima merah secara rutin terutama pada musim kemarau. Karena memang tanaman delima merah membutuhkan air dalam jumlah yang cukup, jangan sampai kekurangan air.

Periode Pematangan Buah Delima

Pada periode tanaman delima merah ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apabila buah delima merah tersebut belum masak maka buah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah delima merah berubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buah delima merah, sebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah itu, lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah delima manis yang akan dipasarkan. Pilih buah delima merah yang masih segar.

Aneka Khasiat Delima Merah

tips-budidaya-delima-merah-agar-berbuah-lebat

1. Kesehatan Jantung

Jus buah delima merah memiliki dampak besar bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan jantung, karena kandungan Punicalagin mampu menjaga arteri tetap fleksibel dan mengurangi peradangan pada lapisan pembuluh darah. Hal ini diketahui untuk mengurangi aterosklerosis. Aterosklerosis itu sendiri merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung. Delima merah menurunkan risiko penyumbatan dalam arteri yang dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah ke jantung dan otak. Dengan kata lain delima merah memiliki efek anti-aterogenik pada jantung. Buah delima merah juga mampu menurunkan jumlah LDL atau kolesterol jahat yang disimpan dalam tubuh dan meningkatkan jumlah kolesterol baik atau HDL.

2. Pencegah Resiko Kanker

Buah delima merah ternyata memiliki khasiat tingg yakni mampu menghilangkan radikal bebas dari tubuh dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker dan penyakit lainnya. Kandungan tinggi antioksidan yang terdapat dalam buah delima merah merangsang sel-sel darah putih untuk menetralkan racun di dalam tubuh sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sehat. Asupan harian delima merah dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada kanker prostat. Selain itu, delima merah pun juga dapat memblokir aromatase, enzim yang mengubah androgen menjadi estrogen, yang tak lain merupakan hormon yang memainkan peran penting dalam perkembangan kanker yang mematikan di payudara atau bisa dibilag kanker payudara.

3. Perawatan Prenatal

Jus delima merah sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Ini adalah sumber besar dari sejumlah vitamin dan mineral termasuk asam folat yang merupakan elemen penting dari diet prenatal. Properti anti inflamasi jus delima merah memastikan aliran darah yang sehat, yang penting untuk pengembangan keseluruhan janin. Kandungan kalium dalam jus delima merah ini juga dapat membantu mencegah kram kaki yang umumnya terkait dengan kehamilan. Bila jus buah delima tersebut dikonsumsi secara teratur oleh ibu hamil, maka telah diketahui untuk menurunkan resiko kelahiran anak prematur atau kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah. Tidak ada salahnya mencoba membudidayakan delima.

Itulah ulasan mengenai tips budidaya delima merah agar berbuat lebat selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.

Metode Penanaman Buah Delima

Buah Delima adalah merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah, buah delima sekilas hampir mirip dengan tanaman buah tin namun lebih besar. Tanaman buah delima biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Menurut para peneliti dan ahli gizi, mengonsumsi buah atau jus buah delima bisa memberi manfaat yang besar. Buah yang berwarna merah terang ini juga bisa memberi tampilan yang menarik pada salad buah dan makanan lain. Kualitas buah yang dihasilkan oleh tanaman Anda sangat tergantung pada prosedur dan cara perawatan yang Anda lakukan di masa pertumbuhan tanaman.

Metode Penanaman Buah Delima

Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan, serta memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Selain memiliki ciri khas tadi buah delima sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang tepat untuk membudidayakan buah delima.

Budidaya Tanaman Buah Delima

Untuk membudidayakan buah delima anda harus mengetahui langkah langkah yang tepat agar buah yang dihasilkan juga sangat melimpah. Cara mengembangbiakkan Buah Delima dapat dilakukan melalui biji, cangkok atau stek batang, dan tunas. Untuk menghasilkan pohon buah delima yang cepat berbuah, maka sebaiknya gunakan cara cangkok batang. Lakukan cara mencangkok yang benar seperti cara mencangkok pohon srikaya atau pohon buah lainnya. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat membeli bibit pohon buah delima cangkokan di toko penjual bibit tanaman di sekitar anda. Untuk menyiapkan bibit tanaman buah delima dari biji, maka perlu menyiapkan media semai terlebih dahulu.

Pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan untuk menanam bibit buah delima pada tanah, tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk cabang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak tanaman delima. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Lakukan pemangkasan serta pembajakan untuk memperkuat tanaman.

Perawatan Tanaman Buah Delima

Agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman, maka dalam pemeliharaan anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman ini, perhatikan pola untuk memberikan pupuk. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Untuk mencegah jamur maka semprotlah dengan fungisida. Untuk menghasilkan buah yang berkualitas maka bungkuslah buah delima saat akan tumbuh besar agar buahnya tidak diserang hama sampai busuk di dalamnya.

Pada periode ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apabila buah belum masak, maka buah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah berubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buah sebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah itu lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah yang akan dipasarkan.