SUKULEN DAN KAKTUS YANG MULAI MENCURI PERHATIAN BAGI PARA PECINTA TANAMAN HIAS

983 views

Di jaman sekarang ini kalau bicara tentang rumah pastinya lahan sudah menjadi hambatan, apalagi di daerah perkotaan. Keinginan untuk berkebun pun harus di urungkan karena membutuhkan lahan yang cukup luas. Nah jangan khawatir kalau kita yang punya rumah minimalis dengan area lahan yang sempit kita akan menyiasatinya dengan menggunakan alternatif kebun vertikal, yaitu seperti tanaman kaktus dan sukulen. Akan tetapi sekulenlah tanaman yang terpopuler  kali ini untuk kalangan para pecinta tanaman hias.

Sebetulnya kaktus dan sukulen itu hampir sama, mungkin sekilas orang akan menganggapnya sama karena ketidaktahuan tentang jenis tanaman tersebut. Apa sih perbedaan sukulen sama kaktus itu? Pada dasarnya, memang sukulen bukan termasuk dalam famili tumbuhan seperti kaktus. Akan tetapi sukulen merupakan istilah tumbuhan yang mempunyai karakter menyerap air dan menyimpannya pada batang utamanya. Dan sekarang dilihat dari fisiknya, sukulen itu memiliki kelopak seperti halnya daun. Sedangkan kaktus, dia mengganti jaringan daun dalam bentuk duri. Jadi kesimpulannya adalah semua tanaman kaktus adalah sukulen tapi tidak semua sukulen adalah kaktus.

SUKULEN DAN KAKTUS

SUKULEN DAN KAKTUS

Cara merawat kaktus dan sukulen itu sama saja yaitu pada intinya kita tidak boleh terlalu banyak menyiram air. Disamping itu ada yang perlu diperhatikan lagi yaitu seperti cahaya, media tanam, dan wadah yang kita pakai untuk menanamnya.

Kedua tanaman ini merupakan tanaman yang memerlukan banyak intensitas cahaya dibanding dengan tanaman jenis lainnya. Tetapi meskipun begitu bukan berarti kaktus dan sukulen bisa ditempatkan di area yang terkena sinar matahari langsung, karena daunnya bisa gosong hitam-hitam seperti kebakar.  Biasanya kedua tanaman ini membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tempat dan lingkungan yang baru. Untuk yang pengen ditempatkan di indoor juga bisa tapi harus rajin-rajin untuk jemur keluar, paling efektif di waktu pagi dan sore hari. Karena tanaman ini kalau kurang sinar matahari akan tidak bisa tumbuh tinggi, kena hama, busuk dan akhirnya akan mati.

Untuk pilih media dan wadah tanam yang tepat adalah campuran sekam bakar, kompos atau pupuk kandang sapi dan kerikil/pasir ini merupakan kombinasi yang ideal bagi tanaman kaktus dan sukulen. Untuk perbandingannya 3:1:1 pokoknya harus porous (tidak mengikat air dan tidak padat).  Selain itu, pilihlah wadah bisa juga pot dengan memiliki banyak lubang di bawahnya agar air tidak menggenang (drainase) setelah dilakukan penyiraman. Skala waktu penyiraman yang ideal bisa dilakukan seminggu sekali dan dilakukan penyemprotan seminggu dua kali.

Kalau sukulen atau kaktus sudah tumbuh tinggi batangnya, ini pilihan ya ada yang suka ada yang merasa terganggu karena kurang enak dipandang mata terutama buat sukulen. Bagi yang tidak suka disini tips buat potongnya:

  1. Potong bagian kepala dengan pisau/ cutter yang sudah dikasih alkohol, gunanya biar si potongannya itu tidak busuk.
  2. simpan ditempat yang terkena sinar matahari tetapi tidak langsung maksudnya disini bisa ditaruh di pinggir jendela terus dilapisi koran atau tisu biar cepat kering, lalu diamkan sampai potongan tadi kering. Biasanya membutuhkan waktu 1-2 minggu. Kalau potongan belum kering betul terus dipaksa ditanam di media maka akan jadi busuk.
  3. Nah kalo sudah betul-betul kering di bagian ujungnya tadi, bisa langsung ditanam lagi ke media tanam atau bisa disimpan di botol terus diisi air, kalau disini kita bisa lihat gimana proses tumbuh akarnya, terus setelah akarnya tumbuh baru tanaman ini bisa dipindahkan ke media tanaman biasa.

Semoga terinspirasi dan berminat untuk menambahkan koleksi tanaman di rumah masing-masing. Selamat mencoba.

Tinggalkan pesan "SUKULEN DAN KAKTUS YANG MULAI MENCURI PERHATIAN BAGI PARA PECINTA TANAMAN HIAS"

Penulis: 
    author