Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri

2825 views

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri. Apakah anda mempunyai tanaman buah di pekarangan rumah/di kebun yang tumbuh subur, sehat, daunnya rimbun, cabangnya banyak, pokoknya indah dipandang, tetapi anehnya tidak juga berbuah? Maka, artikel di bawah ini mungkin bisa menjadi solusinya.

Tetapi, sebelum anda belajar teknik membuat tanaman cepat berbuah lebat, terlebih dahulu harus anda pelajari faktor-faktor yang menyebabkan tanaman tidak kunjung berbuah/tidak bisa berbuah dengan lebat.

Tiap tanaman mempunyai waktu yang berbeda untuk dapat berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan bisa langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya.

Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya adalah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Semua pasti suka jika melihat tanamannya tumbuh subur, berdaun lebat dan mempunyai banyak cabang. Akan tetapi apalah artinya jika ternyata tanaman tersebut gagal berbuah. Pemupukan yang berlebihan, terutama yang banyak unsur N nya mungkin akan membuat tanaman menjadi nampak rimbun, hijau dan sehat. Akan tetapi justru hal tersebut menyebabkan tajuk tanaman menjadi kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanannya.

Kebanyakan tanaman hanya akan dapat menghasilkan buah jika bunga yang tumbuh dibuahi oleh bunga jantan yang ada di dekatnya. Beberapa tanaman seperti salak dan kelapa misalnya, biasanya harus ditanam secara berkelompok dikarenakan sering bunga jantannya gugur terlebih dahulu sebelum sempat membuahi bunga betina.

Terkadang kita mendapati tanaman buah telah berbunga lebat dan nampak menjanjikan. Tetapi seiring waktu bunga itu gugur satu persatu dan urung menjadi buah. Biasanya hal ini dikarenakan oleh kekurangan air, serangga dan hama penyakit, cuaca yang ekstrim, dan penyemprotan yang tidak pas.

pupuk-perangsang-buah-alami-buatan-sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami

Cara Membuat Ramuan Pupuk Perangsang Buah Organik Mudah, Murah, dan Sehat – Perangsang buah organik adalah ramuan obat alami yang berfungsi untuk meningkatkan produksi buah tanaman buah. Biasanya obat perangsang buah kita beli dari toko alsintan, namun obat tersebut adalah produk kimia yang kurang baik bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan alasan kesehatan di atas, maka berikut ini cara membuat perangsang buah organik secara mudah.

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:

1 liter Microorganisme nabati atau EM alami
3 butir telur ayam kampung

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:
  • 1 liter susu segar
  • 3 butir telur ayam kampung
Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu:
  1. 3 butir telur ayam kampung diambil kuningnya saja
  2. Campurkan kuning telur dengan microorganisme nabati atau susu 1 liter
  3. Kedua bahan dikocok hingga tercampur rata
  4. Diamkan selama 24 jam
  5. Setelah 24 jam, ramuan siap diaplikasikan
Aplikasi perangsang buah pupuk organik sangat mudah, yaitu:
  1. Kocok dulu sebelum digunakan
  2. Setiap satu sendok makan dicampur dengan air 5 liter
  3. Semprotkan pada tanaman buah
Manfaat dan kegunaan Perangsang Buah organik sangat banyak, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan bunga calon buah/biji
  2. Membuat buha beraroma dan manis rasanya
  3. Membuat biji jadi bernas atau mentes

cara-agar-tanaman-cepat-berbuah

Cara Agar tanaman cepat berbuah

Pemangkasan tanaman

Pemangkasan tanaman ini bertujuan agar tanaman cepat berbuah. Sasaran pemangkasan adalah pada:

– ranting-ranting yang tidak produktif
– cabang-cabang tanaman yang rusak
– Tajuk tanaman yang mengarah ke dalam
– pucuk-pucuk cabang/pohon.

Beberapa tanaman buah yang sering diberi perlakuan ini adalah: anggur, jeruk, apel, mangga, nangka, dan sirsak.

Yang perlu diperhatikan juga adalah teknik pemangkasan dan perlakuan setelah pemangkasan. Usahakan pemangkasan menggunakan alat yang sesuai. Untuk ranting kecil bisa menggunakan gunting tanaman, sedangkan cabang yang sudah besar gunakan gergaji. Arah pemotongan usahakan miring mengarah ke dalam agar bekas pemotongan tidak terkena air hujan yang bisa menyebabkan pembusukan. Berikan juga cat, tir, atau parafin pada bekas luka pemotongan agar terhindar dari serangan infeksi hama penyakit.

Mengikat batang tanaman

Beberapa petani di desa jaman dahulu seringkali melakukan teknik ini, yaitu mengikat batang/cabang primer tanaman menggunakan kawat/tambang. Dengan mengikat/melilit batang tanaman ini maka pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesa ke bagian akar akan terhambat sehingga menumpuk di cabang-cabang dan daun sehingga merangsang tanaman untuk berbunga lalu berbuah.

Perlukaan Batang tanaman

Teknik yang ketiga ini, melukai batang tanaman fungsinya hampir sama pada teknik pengikatan batang, yaitu menghambat penyaluran zat-zat makanan hasil fotosintesa daun ke bagian bawah/akar sehingga terjadi penumpukan makanan di bagian atas/dahan. Pada akhirnya tanaman akan terangsang untuk berbunga.

Yang perlu diperhatikan dalam teknik melukai batang tanaman ini adalah jangan sampai kebablasan sehingga malah menyebabkan tanaman menjadi mati.

Teknik melukai batang tanaman:

Goreslah kulit batang pohon menggunakan pisau tajam dengan ukuran 10-20an cm mengelilingi batang pohon, kerok sampai kambiumnya hilang (secara ringkas hampir mirip dengan teknik mencangkok). Kemudian oleskan ter/parafin untuk mencegah infeksi penyakit/hama tanaman.

Jenis tanaman buah yang sering diperlakukan seperti ini adalah mangga, nangka, dan kelengkeng. Biasanya pohon buah seperti kelengkeng akan berbuah 4-5 bulan setelah mendapat perlakuan ini.

Perempelan Tunas tanaman

Kadang ada rasa sayang melihat tunas tanaman yang baru tumbuh pada batang pokok tanaman. Tetapi justru teknik perempelan tunas ini harus dilakukan agar tanaman cepat berbuah. Terutama untuk tunas-tunas liar pada batang pokok bawah tanaman.

Pemupukan tanaman

Biasanya untuk membuat tanaman cepat berbuah, cara yang biasa ditempuh oleh petani adalah dengan penyemprotan menggunakan pupuk daun. Penyemprotan Pupuk Perangsang buah  dikenakan langsung pada daun yang nantinya akan diserap melalui stomata pada permukaan daun.

Pemberian Hormon

Hormon disini beda dengan pupuk tanaman. Fungsiny adalah untuk memacu tanaman agar segera berbuah. Biasanya teknik yang diterapkan dengan cara menyuntikkan pada batang tanaman, disemprotkan, atau dibasahkan pada bagian akar tanaman. Teknik ini disebut juga teknik booster. Saya pribadi kurang suka dengan teknik ini karena kesannya pemaksaan dan pemerk*saan pada tanaman.

Stres Air

Teknik stres air ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena alih-alih tanaman cepat berbuah, malah tanaman menjadi layu dan mati. Stres air dalam hal ini bukan berarti tidak disirami sama sekali tetapi hanya ditahan selama 2-3 hari tanpa air. Fungsinya agar daun tidak terlalu tumbuh lebat yang akhirnya akan merangsang tanaman untuk berbunga. Pastikan sebelum menerapkan teknik ini tanaman benar-benar sehat.

Pupuk Perangsang Buah AG – Amino Plus

  • Nutrisi Utama Tanaman yg mengandung 27 Unsur Hara Makro dan Mikro
  • Hadir dalam kemasan 250 ml dan 120 ml.

Manfaat dan Keunggulan Pupuk Perangsang Buah AG-Amino Plus :

  • Mendorong pertumbuhan akar, tunas dan percabangan pada tanaman (Palawija : kedelai, kacang hijau) dan Hortikultura (cabe, tomat, melon, semangka, bawang putih & merah, timun) sehingga meningkatkan bakal bunga dan buah yang akan terbentuk.
  • Memperbaruhi perakaran tanaman yang sudah berhenti berkembang sehingga tanaman akan bangkit berproduksi kembali dengan hasil yang lebih meningkat
  • Meningkatkan dan mempertahankan hijau daun (Klorofil) sehingga akan memperpanjang masa produksi daun serta meningkatkan proses Fotosintesis tanaman
  • Meningkatkan jumlah anakan produktif pada padi dan bawang merah / putih
  • Mempercepat perkecambahan benih dan mendorong pertumbuhan awal pada tanaman
  • Mempercepat pembentukan jaringan tanaman akibat luka gigitan hama