Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Pengaplikasiannya

Bagaimana caranya memelihara kelapa sawit agar berbuah banyak? Tujuan utama membudidayakan kelapa sawit adalah untuk mendapatkan buah. Semakin banyak buah yang diperoleh, maka semakin besar pula keuntungan yang didapatkan oleh petani.

Faktanya tingkat produktifitas tanaman kelapa sawit berbanding lurus dengan bentuk pemeliharaannya. Apabila pohon sawit dipelihara dengan benar, maka pohon tersebut pun akan menghasilkan buah dalam jumlah yang melmpah. Begitu pula sebaliknya jika pohon sawit kurang mendapatkan perawatan, buah yang dihasilkan oleh pohon tersebut pun menjadi kurang maksimal.

Kebanyakan produk pupuk menyatakan bahwa pupuk produksi mereka adalah yang terbaik. Namun untuk tanaman kelapa sawit Anda tak boleh asal memilih pupuk. Sebab pupuk akan menjadi pendongkrak hasil sawit semakin melimpah dan berkualitas bagus. Maka Anda harus mengetahui jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar melimpah setiap dilakukan panen.

Anda harus mengetahui  jenis pupuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Lalu bagaimanakah kita dapat mengetahui pupuk kelapa sawit terbaik saat ini? Sebenarnya kita dapat menilai pupuk kelapa sawit yang terbaik itu seperti apa. Biasanya pupuk organik yang cocok untuk kelapa sawit adalah yang bahan dasarnya terbuat dari urea, kcl dan tsp. Selain itu cara penggunaan pupuk yang praktis juga akan mempengaruhi tingkat penjualan pupuk itu sendiri.

Hal paling terpenting sebelum melakukan pemupukan adalah membersihkan dahulu piringan sawit, piringan sawit adalah bulatan disekeliling pohon sawit ini dilakukan agar hama tidak mengganggu proses pemupukan dan jangan lupa bersihkan keliling sawit dari rumput.

jenis-pupuk-kelapa-sawit-yang-baik-dan-pengaplikasiannya

Jenis Pupuk Kelapa Sawit dan Fungsinya

Anda harus mengetahui  jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk baik untuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Mengurangi pemakaian pupuk NPK

Saat Anda memulai menanam bibit tanaman kelapa sawit tentu telah memilih bibit yang terbaik. Bahkan Anda juga telah memilih pupuk NPK serta jenis pupuk lain dengan kombinasi yang benar yaitu 2-1-2 atau 2-1-3. Namun yang harus Anda perhatikan adalah saat tanaman kelapa sawit Anda hendak berbuah. Jenis pupuk kelapa sawit yang baik untuk tanaman Anda yang akan berbuah ini adalah jenis produk pupuk buah. Pemakaian pupuk buah ini sebaiknya seimbang dengan pemakaian pupuk NPK. Bahkan akan sangat baik bila pemakaian pupuk NPK jauh berkurang dengan adanya pupuk buah tersebut. jadi Anda dapat menghemat pemakaian pupuk NPK.

Membuat tanaman bebas hama

Salah satu cara efektif yang dapat Anda lakukan mengenali pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah dengan melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta hama yang biasanya menyertai. Bila pupuk yang Anda gunakan berkualitas baik maka tanaman kelapa sawit Anda tak akan terserang hama pada saat musim hama. Bahkan kelapa sawit Anda akan tumbuh bagus dan terhindar dari serangan hama.

Membantu pohon tua untuk berbuah

Jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik adalah mampu membantu pohon tua kelapa sawit untuk berbuah, tak hanya pohon baru saja yang akan berbuah. Jadi pupuk buah yang bagus adalah pupuk yang mampu membuat pohon tua sawit Anda mampu berbuah melimpah pula.

Mampu mengurangi kerontokan bunga dan buah

Pupuk kelapa sawit yang baik adalah pupuk yang juga memiliki kemampuan mengatasi kerontokan bunga dan buah. Sebab dengan rontoknya bunga akan mengurangi banyaknya hasil panen sawit Anda nantinya. Sebab kebanyakan petani sawit mengeluhkan kerontokan bunga dan buah. Maka pilihan jenis pupuk untuk kelapa sawit sangat diperlukan sehingga panenan tak mengalami penyusutan atau gagal panen. Bahkan dengan pemilihan pupuk yang tepat membuat panen sawit Anda tetap melimpah.

Pupuk mudah dibeli dan selalu tersedia

Syarat kelima dari pemilihan pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah ketersediaan pupuk yang mudah didapat dan praktis. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam proses budidaya tanaman kelapa sawit. Dengan adanya pupuk buatan yang sudah siap pakai tentu akan menghemat tenaga dan waktu para petani kelapa sawit. Pupuk yang Anda pilih untuk membantu perkembangan sawit sebaiknya mudah Anda dapatkan dan dapat Anda jangkau di sekitar daerah.

dosis-untuk-pupuk-kelapa-sawit

Dosis Untuk Pupuk Kelapa Sawit Yang Benar

Kelapa sawit merupakan jenis tanaman keras yang memiliki potensi untuk di kembangkan menjadi sebuah usaha, mengingat pesanan minyak kelapa sawit yang begitu banyak, usaha perkebunan kelapa sawit bisa berkembang dengan pesat jika anda menekuninya dengan sungguh-sungguh.

Segala sesuatu yang di kerjakan dengan tepat dan benar akan membuahkan hasil yang optimal, karena setiap usaha yang dilakukan dengan maksimal akan mendapatkan hasil yang memuaskan juga. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Jika anda berniat menekuni usaha perkebunan kelapa sawit atau berniat menanam kelapa sawit di pekarangan rumah anda yang luas anda harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya ialah Dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar, serta metode pemupukannya.

Pada pemberian pupuk, anda harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada pupuk tersebut, pastikan pupuk pilihan anda memiliki komposisi natrium, fosfor, kalium, magnesium, serta boron. Untuk jenis pupuknya anda dapat menggunakan jenis pupuk: urea, KCI, TSP,  serta kiserit. Jika anda ingin menggunakan pupuk tambahan, anda dapat mempergunakan Borax atau Boron deficiency. Berikut dosis pupuk untuk kelapa sawit yang berumur 0-3 tahun:

  1. Berikan pupuk urea dengan dosis 0,4-0,6 per tanaman dalam kurun dua kali selama setahun.
  2. Anda juga dapat menggunakan pupuk KCI dua kali setiap tahun dengan takaran 0,2-0,5 kg bagi tiap-tiap tanaman kelapa sawit.
  3. Pemupukan kelapa sawit dengan pupuk kiserit dengan dosis 0,1-0,2 kg pada masing-masing tanaman dengan waktu dua kali selama setahun.
  4. Dosis pupuk untuk kelapa sawit menggunakan borax dapat di lakukan dnegan takaran 0,02-0,05 kg pada tiap tanaman dengan jangka waktu dua kali per tahun.

Dan bagi tanaman kelapa sawit yang sudah mulai menghasilkan atau yang telah berumur  di atas 3 tahun, berikut dosisnya:

  • Dengan urea berdosis 2-2,5 kg dalam kurun waktu dua kali setahun tiap tanaman.
  • Untuk pupuk KCI dengan dosis 2,5-3 kg per tanaman setiap dua kali dalam setahun
  • Kiserit dua kali per tahuan dengan takaran 1-1,5 kg per tanaman.
  • Pemupukan kelapa sawit menggunakan SP-36 hanya diberikan dengan proporsi 0,75-1,0 kg tiap tanaman dan dilakukan dalam jangka waktu setahun sekali.
  • Untuk borax lakukan setiap setahun dua kali dengan takaran 0,05-0,1 kg tiap tanaman.

Sementara untuk pemberian pupuk yang mengandung natrium sebarkan pada jarak 50 cm mulai dari pokok hingga bagian luar piringan. Untuk pupuk fosfor, kalium serta magnesium dapat anda sebarkan mulai jarak 1 hingga 3 meter berawal dari pokok batang dengan menyeluruh. Sedangkan pada boron berikan jarak dari 30-50 cm pada pokok kelapa sawit. Inilah informasi seputar dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.