MONSTERA PILIHAN INDOOR PLANT MASA KINI

372 views

Trend menggunakan indoor plant sebagai tambahan ornamen dekoratif hunian memang sudah tidak asing lagi, dengan perubahan zaman kini penggunaan indoor plant dari semula menggunakan daun yang lebar sekarang bergeser berganti dengan daun yang unik dan nyentrik sedang menjadi trend baru. Indoor plant yang baru ngehits dan kekinian yang dimaksud adalah tanaman monstera atau sering disebut janda bolong.

Tanaman ini banyak diserbu oleh para penggemar scandinavian, shabby maupun minimalis. Karena bentuknya yang unik seperti sobekan – sobekan pada daunnya maka daun monstera ini dapat memberi kesan eksklusif pada suatu ruangan dan mampu meningkatkan kualitas udara yaitu produksi oksigen pada malam hari.

Tanaman Hias Monstera

Tanaman Hias Monstera

Monstera ini merupakan genus dari 50 spesies yang berasal dari hutan tropis yang ada di Meksiko dan Guatemala.Dan setiap jenisnya mempunyai bentuk sobekan yang berbeda-beda. Monstera termasuk golongan tanaman rambat atau memanjang ke atas.

Monstera ini sangat ideal jika hidup di daerah iklim tropis seperti iklim yang ada di Indonesia, yaitu antara suhu 20°- 30°C pada siang hari dan 15°C pada malam hari. Agar bisa hidup dengan baik, tanaman ini tidak bisa terkena sinar matahari langsung dan membutuhkan kelembapan udara yang tinggi.

Cara tanam monstera pun tidak jauh beda sama tanaman rumah lainnya, media tanam ideal yang dibutuhkan adalah cocopeat, sekam bakar, kompos dan tanah yang gembur yang memiliki tingkat porositas yang tinggi. Dan untuk meningkatkan daya porositas yang tinggi itu bisa ditambahkan kerikil kecil pada dasar pot.

Monstera bisa ditanam pada media pot ataupun media tanah langsung. Jika ditanam di tanah langsung maka daunnya akan melebar seperti “monster” akan tetapi jika ditanam di media pot ukuran daun bisa sebesar telapak tangan orang dewasa.

Cara perkembagbiakan tanaman ini bisa digunakan cara vegetatif. Salah satu caranya yaitu dengan metode stek batang. Cara seteknyapun sama seperti tumbuhan yang lain, dan apabila ingin hasil yang maksimal maka diperlukan induk yang ideal juga.

Perawatan dari tumbuhan monstera ini juga tidak susah yaitu dengan penyiraman secara rutin, tetapi dengan volume air yang sedang dan tidak berlebihan, karena kalau kebanyakan air maka akar akan busuk dan daun akan gosong seperti terbakar di pinggir-pinggirnya. Dan pemberian air yang terlalu sedikit pun akan membuat daun menjadi layu dan tidak segar.

Selain penyiraman, tanaman ini juga membutuhkan pemupukan yang berkala yaitu bisa sebulan sekali, bisa menggunakan pupuk NPK maupun pupuk organik seperti kompos. Selain itu kita juga harus menghindarkannya dari hama yaitu dengan menyemprotkan obat anti hama dan water spray. Kalau water spray ini digunakan untuk memberikan kelembaban udara yang cukup pada monstera.

Untuk menjaga daun monstera yang besar ini agar tetap hijau, mengkilat dan tidak kusam karena debu maka bisa dilakukan penggelapan daun dengan menggunakan kain yang lembut dan lembab lebih bagus lagi dicampuri susu cair. Dan dengan daun yang bersih dan mengkilap maka akan memudahkan tanaman ini berfotosintesis. Walaupun tanaman ini cantik dan menyejukkan mata, harus diperhatikan karena tanaman ini merupakan tanaman beracun. Daun dari monstera ini dapat menyebabkan keracunan bagi orang dan hewan peliharaan yang tanpa sengaja mengunyahnya. Maka dari itu jauhkanlah dari jangkauan anak – anak. Gejala keracunan tanaman ini yaitu rasa sakit dan nyeri secara langsung setelah mengunyah daun ini disertai hilang suara, serak, dan iritasi pada mulut.

Demikian ulasan tentang tanaman hias Monstera yang dapat digunakan untuk mempercantik hunian anda. Hunian akan terasa dekat dengan alam bila dilengkapi dengan tanaman hias.