Metode Penanaman Buah Delima

364 views

Buah Delima adalah merupakan tanaman buah yang berasal dari timur tengah, buah delima sekilas hampir mirip dengan tanaman buah tin namun lebih besar. Tanaman buah delima biasanya dibudidayakan dalam pot menjadi tanaman hias atau tanaman buah dalam pot. Buah delima sendiri memiliki 3 jenis yang banyak dibudidayakan, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Menurut para peneliti dan ahli gizi, mengonsumsi buah atau jus buah delima bisa memberi manfaat yang besar. Buah yang berwarna merah terang ini juga bisa memberi tampilan yang menarik pada salad buah dan makanan lain. Kualitas buah yang dihasilkan oleh tanaman Anda sangat tergantung pada prosedur dan cara perawatan yang Anda lakukan di masa pertumbuhan tanaman.

Metode Penanaman Buah Delima

Buah delima merupakan buah yang memiliki bentuk yang khas, rasa yang manis, memiliki warna yang terang saat sudah makan, serta memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita terutama untuk kesehatan tubuh. Selain memiliki ciri khas tadi buah delima sendiri merupakan komoditi yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Buah delima dapat dimanfaatkan dalam berbagai olahan, salah satunya adalah sirup. Bagi anda yang ingin untuk memulai membudidayakan buah ini ada baiknya anda mengetahui langkah langkah yang tepat untuk membudidayakan buah delima.

Budidaya Tanaman Buah Delima

Untuk membudidayakan buah delima anda harus mengetahui langkah langkah yang tepat agar buah yang dihasilkan juga sangat melimpah. Cara mengembangbiakkan Buah Delima dapat dilakukan melalui biji, cangkok atau stek batang, dan tunas. Untuk menghasilkan pohon buah delima yang cepat berbuah, maka sebaiknya gunakan cara cangkok batang. Lakukan cara mencangkok yang benar seperti cara mencangkok pohon srikaya atau pohon buah lainnya. Jika anda tidak ingin repot, anda dapat membeli bibit pohon buah delima cangkokan di toko penjual bibit tanaman di sekitar anda. Untuk menyiapkan bibit tanaman buah delima dari biji, maka perlu menyiapkan media semai terlebih dahulu.

Pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan untuk menanam bibit buah delima pada tanah, tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit dengan jarak masing masing adalah 5 m antar tanaman. Saat menanam potonglah pucuk yang berada disamping saat proses menanam serta pangkas cabang literal agar bibit dapat membentuk cabang tunggal. Tumbuhan anakan hanya diperlukan untuk membangkitkan vigor teminal dengan cara menghimpitnya. Hal ini dilakukan agar tidak merusak tanaman delima. Setelah itu lakukan penyiraman secara rutin selama 2 bulan. Lakukan pemangkasan serta pembajakan untuk memperkuat tanaman.

Perawatan Tanaman Buah Delima

Agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman, maka dalam pemeliharaan anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman ini, perhatikan pola untuk memberikan pupuk. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Untuk mencegah jamur maka semprotlah dengan fungisida. Untuk menghasilkan buah yang berkualitas maka bungkuslah buah delima saat akan tumbuh besar agar buahnya tidak diserang hama sampai busuk di dalamnya.

Pada periode ini buah delima akan rentan dengan keretakan. Apabila buah belum masak, maka buah yang dipanen akan memiliki kualitas yang rendah. Sebaiknya sebelum pangkal buah berubah warna menjadi kuning jangan melakukan panen terlebih dahulu. Untuk memanen buah sebaiknya menggunakan gunting panen, jangan dicabut. Setelah itu lakukan pengemasan serta penyortiran pada buah yang akan dipasarkan.