Mengenal Cara Budidaya Pepaya Merah Delima

1027 views

Budidaya pepaya merah delima dapat tumbuh dengan baik jika di dataran rendah sampai dataran tinggi sekitar 700 m di atas permukaan laut. Pepaya merah delima ini dapat tumbuh dan berproduksi tinggi pada tanah yang kaya bahan organik. Selain itu, pepaya merah delima juga tumbuh dengan subur jika drainase dan aerasinya baik. Tidak hanya itu, budidaya pepaya merah delima harus mempunyai pH 6,5 hingga 7, curah hujan antara 1.500-2.000 mm per tahun, dan suhu berkisar antara 22-30o C. Buah pepaya merah delima yang mendapat sinar matahari dalam jumlah banyak akan lebih cepat berbunga dan berbuah. Selain itu, buah lebih cepat masak dan manis. Untuk jenisnya, tanaman pepaya merah delima memiliki 3 bunga yaitu bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna/hermaprodit. Tanaman berbunga sempurna mempunyai buah yang lebih disukai konsumen karena daging buah lebih tebal dan bentuk buah lebih bagus. Budidaya pepaya merah delima berpeluang besar dalam mendapatkan bisnis dengan omset tinggi.

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Produksi budidaya pepaya merah delima di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun hingga 643,451 ton pada tahun 2006 (Departemen Pertanian, 2008). Indonesia adalah produsen pepaya terbesar kelima di dunia setelah Brazil, Nigeria, India dan Mexico. Namun demikian, nilai ekspor pepaya Malaysia lebih tinggi dari ekspor pepaya Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kualitas buah pepaya delima merah yang diekspor oleh Malaysia lebih baik. Nilai ekspor pepaya Malaysia meningkat tajam dengan ditemukannya pepaya hybrid Eksotika. Pada umumnya konsumen, baik Indonesia maupun manca negara, menyukai pepaya delima merah yang mempunyai produksi tinggi sepanjang musim. Apalagi buah pepaya merah delima yang cepat berbuah, ukuran buah kecil sampai sedang. Karakter daging buah tebal, citarasa manis, tidak lunak dan tahan lama disimpan. Untuk menemukan varietas buah pepaya merah delima yang sesuai dengan karakter sesuai keinginan konsumen tersebut dalam satu varietas jumlahnya masih sangat terbatas. Untuk info lebih jelasnya, simak budidaya pepaya merah delima berikut ini.

Budidaya Pepaya Merah Delima

Budidaya pepaya merah delima mulai dikembangkan di Tikalak sejak  tahun 2011. Sampai saat ini, telah ada sekitar 5 Ha lahan yang telah ditanami pepaya merah delima dengan umur tanaman yang bervariasi. Di Kenagarian Tikalak, produksi pepaya merah delima berkisar 75 ton/ha/empat bulan panen. Seiring dengan permintaan pasar yang tinggi terhadap buah papaya merah delima tersebut, maka pembukaan lokasi baru untuk pengembangan. Penanaman pepaya merah delima di Nagari Tikalak terus dilakukan. Produksi pepaya merah delima dari Nagari Tikalak umumnya dipasarkan untuk memenuhi permintaan di luar Provinsi Sumatera Barat, yaitu Propinsi Jambi  dengan harga jual Rp. 5000/kg.

1. Persiapan Benih

Benih pepaya merah delima berasal dari biji. Biji dikecambahkan dengan cara direndam semalam kemudian disimpan di dalam wadah tertutup yang dilapisi tissue/kain basah, dengan suhu diatas 30 derajat Celcius. Biji akan berkecambah setelah 6-12 hari, kemudian disemai dalam media  polibag. Selain itu, bibit pepaya merah delima dapat juga dengan cara menyemai biji yang sudah direndam air tersebut di media pasir. Setelah tumbuh setinggi 3-5 cm, benih pepaya merah delima dipindah di media polibag. Media semai biji pepaya yaitu tanah, pupuk kandang dan Thricoderma. Benih pepaya ditanam  ke lapang setelah berumur 30-40 hari dengan ciri mempunyai daun berjumlah 5-8 helai.

2. Persiapan Lahan

Cara budidaya pepaya merah delima selanjutnya ialah persiapan lahan. Lahan pepaya merah delima dibersihkan dari gulma secara mekanik atau kimia. Selanjutnya lahan pepaya merah delima diolah tanahnya agar menjadi gembur. Bedengan pepaya merah delima dibuat dengan panjang 6 meter, lebar 1- 1,5 m, tinggi  20 cm. Antar bedengan pepaya merah delima dipisahkan dengan parit berukuran lebar 50 cm dan dalam  30 cm. Lubang tanam pepaya merah delima dibuat dengan ukuran 40 x 40 x 50 cm dan jarak tanam 2 x2 m. Lubang tanam pepaya merah delima diisi dengan campuran pupuk kandang dan dolomit, masing-masing ± 8 kg/lubang dan 350 g/lubang. Kemudian dibiarkan selama 1 – 2 minggu. Tambahkan pupuk dasar TSP pepaya merah delima dengan dosis  50-80 g/lubang dan insektisida Furadan sebanyak 0,5-1 g/lubang, 2-3 hari sebelum tanam.

3. Penanaman

Benih pepaya merah delima yang sudah siap ditanam masukkan dalam lubang tanam. Dengan cara melepas polybag dilepas perlahan-lahan agar media tanam tidak pecah kemudian letakkan di lubang tanam pepaya merah delima. Timbun dengan tanah top soil. Satu lubang tanam pepaya merah delima sebaiknya ditanam dengan 2 benih agar dapat diseleksi tanaman pepaya merah delima yang berbunga sempurna. Hal ini juga bisa dilakukan saat hendak menerapkan budidaya delima merah. Penyebaran benih pepaya merah delima itu sendiri telah dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) melalui program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari).

4. Pemeliharaan

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Perbaikan varietas pepaya merah delima merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan ekspor pepaya. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika yang berlokasi di Solok, Sumatera Barat, mempunyai satu koleksi tanaman pepaya yang berasal dari hasil karakterisasi, seleksi dan hibridisasi. Dengan begitu, akan dihasilkan pepaya dengan karakter daging buah yang tebal, rasa manis, warna daging buah merah dan terkstur renyah. Pepaya tersebut diberi nama pepaya merah delima. Pepaya merah delima mempunyai karakter kualitatif yang hampir mirip dengan pepaya callina, perbedaannya antara lain pada penampilan punggung buah dan bentuk rongga tengah. Untuk itu, pemeliharaan pepaya merah delima memang penting digiatkan.

5. Seleksi Bunga Sempurna

Saat tanaman pepaya merah delima sudah mulai berbunga (± umur 2 bulan setelah tanam) pilih yang berbunga sempurna. Ciri bunga sempurna yaitu di dalam satu bunga terdapat serbuk sari dan putik. Tanaman pepaya merah delima yang berjenis kelamin lainnya dipotong pada pangkal batang agar tidak tumbuh.

6. Pemberian Mulsa

Mulsa atau penutup tanah berupa serasah, jerami kering dan lainnya, diberikan dibawah tajuk tanaman pepaya merah delima dengan ketebalan 15 – 20 cm saat awal tanam. Selain untuk menjaga kelembaban tanah, mulsa juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan gulma, mengatur suhu permukaan tanah menekan populasi hama dan menambah kesuburan tanah.

7. Pemupukan

Gunakan pupuk NPK 16 – 16 – 16 atau campuran pupuk tunggal untuk pepaya merah delima. Pupuk diletakan pada lubang yang dibuat di sekeliling tanaman pepaya merah delima dan ditutup tanah. Penyiraman pepaya merah delima harus dilakukan setelah  pemupukan terutama bila tidak turun hujan. Selain itu, pupuk dapat diberikan dengan cara diencerkan terlebih dahulu. Misalnya saat tanaman pepaya merah delima berumur 1 minggu setelah tanam dipupuk dengan dosis 50 gram/tanaman. Caranya larutkan 500 gram NPK dalam 10 liter air, kemudian siramkan di sekitar perakaran tanaman pepaya merah delima. Siram setiap tanaman pepaya merah delima dengan satu liter larutan NPK. Pupuk kandang dan dolomit diberikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis pupuk kandang yang diberikan ± 5 kg/tanaman pepaya merah delima. Sedangkan dolomit diberikan ± 0,3 kg/tanaman pepaya merah delima.

8. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama utama pada tanaman pepaya merah delima yaitu kutu putih, thrips, aphid dan tungau. Cara pengendalian hama pepaya merah delima tersebut dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif imidakloprit, abamektin dan profenofos dosis 2 cc per liter air atau sesuai dosis anjuran. Pengendalian hama tungau pepaya merah delima lakukan penyemprotan dengan akarisida  berbahan aktif dicofol, propargit yang diberikan berselang seling antar bahan aktif sesuai anjuran. Penyakit yang sering menyerang tanaman pepaya merah delima yaitu, antraknose, busuk akar akibat Phytopthora atau Fusarium. Gejala serangan antraknose ditandai dengan cekungan bulat. Membusuk pada kulit buah pepaya merah delima, kendalikan dengan fungisida berbahan aktif propineb. Penyakit busuk akar ditandai dengan daun tua pepaya merah delima menguning kendalikan dengan fungisida Mankozeb atau metalaxyl.

9. Seleksi Buah

Seleksi buah pepaya merah delima lakukan saat buah sempurna berumur 2 minggu setelah bunga mekar. Buang buah pepaya merah delima yang cacat secara fisik (lancip, bulat atau rusak). Hal ini agar tidak mengganggu pertumbuhan buah pepaya merah delima sempurna lainnya. Seleksi buah pepaya merah delima tersebut juga dapat memberikan hasil maksimal pada saat memanen pepaya merah delima.

10. Panen

Buah pepaya merah delima dapat dipanen pada umur 8 bulan setelah tanam. Buah pepaya merah delima untuk pasar lokal dipetik pada tingkat kemasakan mengkal dtandai dengan 5-10 % warna kulit buah kuning (indek warna 2). Sedangkan untuk pasar jarak jauh buah pepaya merah delima dipetik dengan ditandai perubahan warna kulit buah kuning < 5% (indek warna 1). Panen buah pepaya merah delima dapat dilakukan seminggu sekali. Buah pepaya merah delima ini dapat dipanen pada umur 7-8 bulan setelah tanam. Umur produktifnya dapat mencapai 2-3 tahun. Tanaman pepaya merah delima dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik di lahan rawa pasang surut. Pengembangan agribisnis pepaya merah delima mempunyai prospek bisnis yang sangat baik.

Keunggulan Pepaya Merah Delima

Warna daging buah pepaya merah delima berwarna merah oranye. Daging buah pepaya merah delima memiliki tebal (> 3 cm). Rasa buah pepaya merah delima sangat manis (TSS :11-14◦ Brix). Produktivitas tanaman pepaya merah delima di atas 70 t / ha ukuran buah sedang dengan bobot rata-rata 1.2 kg/buah. Keunggulan buah pepaya merah delima lainnya yaitu memiliki panjang buah sekitar 21-30 cm dengan lingkar buah sekitar 30–40 cm. Bobot buah pepaya merah delima sekitar 0,8-1,9 kg. Kekerasan daging pepaya merah delima mencapai 0,35-0,80 (kg/cm2). Kekerasan kulit pepaya merah delima mencapai 0,68-0,88 (kg/cm2). Bentuk buah pepaya merah delima berbentuk silindris. Persentase buah pepaya merah delima yang dapat dimakan mencapai 70-86%.

mengenal-cara-budidaya-pepaya-merah-delima

Bentuk rongga buah pepaya merah delima yakni bintang bersudut lima. Tekstur daging buah pepaya merah delima masak terasa kenyal. Buah pepaya merah delima mengandung vitamin C sekitar 43,40- 98,25 mg/100g. Umur pepaya merah delima berbuah 2-3 bulan setelah tanam. Umur panen buah pepaya merah delima pertama 7-8 bulan setelah tanam. Tinggi buah pepaya merah delima pertama 45-60 cm. Produksi buah pepaya merah delima mencapai 70-90 (ton/ha/empat bulan). Jarak tanam buah pepaya merah delima mencapai 2.5 x 2,5 m. Jumlah populasi / ha dapat mencapai 1200 tanaman pepaya merah delima. Tanaman buah pepaya merah delima tersebut agak tahan hama Trips dan Apid. Dengan adanya berbagai keunggulan tersebut, pepaya merah delima sangat digemari masyarakat.

Khasiat Pepaya Untuk Kesehatan

1. Pencegah Penyakit Jantung

Tidak hanya enak dikonsumsi, ternyata buah pepaya juga berkhasiat tinggi di dunia kesehatan. Buah pepaya kaya akan kandungan serat yang baik untuk kesehatan kita. Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya ternyata membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium, merupakan perubahan pola makan yang paling penting. Hal inilah yang dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada buah pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol. Tanaman buah pepaya tersebut mampu membantu mencegah gejala penyakit jantung.

2. Pencernaan

Manfaat buah pepaya memang sudah tidak diragukan lagi. Jika anda susah BAB, buah pepaya solusinya. Di dalam buah pepaya terdapat enzim pencernaan yaitu papain. Kandungan papain inilah yang berguna dalam membantu pencernaan. Selain itu, buah pepaya juga dapat berguna untuk melunakkan daging. Dengan manfaat yang satu ini, banyak masyarakat yang berupaya menggunakan pepaya untuk masak daging agar lebih empuk. Pepaya juga mengandung serat dan kadar air yang tinggi. Kedua nutrisi yang terdapat dalam buah pepaya tersebut juga sangat baik dalam pencegahan sembelit. Terlebih lagi, buah pepaya dapat mempromosikan keteraturan buang air besar (BAB), sehingga menyehatkan saluran pencernaan anda.

3. Mengurangi Berat Badan

Buah pepaya memliki khasiat tinggi dalam mengurangi berat badan anda. Dengan begitu, buah pepaya dapat menciptakan berat badan yang ideal. Penelitian para ahli menunjukkan di dalam pepaya muda terdapat lebih banyak enzim dibandingkan dengan pepaya matang. Enzim pada pepaya tersebut memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiat yang terdapat dalam enzim buah pepaya ialah dapat memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh. Dengan begitu, sistem metabolisme menjadi lebih optimal dan juga menjadikan pembakaran lemak menjadi energi berlangsung dengan baik. Cepat atau lambat, tubuh anda akan merasa lebih ramping. Berat badan anda akan berkurang.

4. Pencegahan Asma

Buah pepaya juga berkhasiat dalam pencegahan asma. Risiko untuk mengembangkan asma, akan lebih rendah pada orang yang mengkonsumsi sejumlah tinggi nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta karoten. Kandungan beta karoten tersebut banyak terkandung dalam buah pepaya. Selain di dalam buah pepaya, kandungan beta karoten juga banyak terdapat di berbagai macam sayuran seperti pada manfaat brokoli, manfaat melon, labu dan manfaat wortel. Untuk itu, bagi anda yang memiliki resiko terkena asma, sebaiknya mengonsumsi buah pepaya tersebut. Dengan begitu, anda akan terhindar dari masalah penyakit asma tersebut. Selain mencegah asma, buah pepaya juga berkhasiat dalam menjaga kesehatan tubuh lainnya.

Khasiat Pepaya Untuk Kecantikan

Selain bermanfaat di dunia kesehatan, buah pepaya juga memiliki khasiat dalam dunia kecantikan. Hal ini dapat diambil dari daging buah pepaya yang telah difermentasi. Daging buah pepaya yang berfermentasi tersebut mampu membantu melarutkan sel-sel kulit mati. Dengan begitu, buah pepaya mampu memberikan kesegaran dan kecerahan kulit. Hal ini, buah pepaya dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah timbulnya jerawat. Penelitian membuktikan bahwa, pepaya muda menghasilkan enzim yang juga merangsang pertumbuhan payudara. Selain itu, kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan sehingga kelenjar dan otot-otot sekitar payudara menjadi kencang.

Itulah ulasan mengenai mengenal cara budidaya pepaya merah delima selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.