Menanam Buah Naga Dalam Pot Dengan Teknik Tabulampot

Sebelum menanam buah naga dalam pot, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis-jenis tanaman buah naga ini. Buah naga di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu buah naga kulit merah dengan daging buah berwarna putih (Hylocereus Undatus), buah naga kulit merah dengan daging buah berwarna merah keunguan (Hylocereus polyrhizus), buah naga super merah (Hylocereus costariensis), dan yang terakhir buah naga kuning (Hylocereus megalanthus).

Menanam Buah Naga Dalam Pot Dengan Teknik Tambulampot

Buah naga kulit merah dengan daging putih berukuran terbesar sekitar 400-700 gram. Untuk buah naga kuning berukuran terkecil sekitar 80-100 gram. Meskipun berukuran paling kecil daripada buah naga yang lainnya, buah naga kuning ini memiliki keunggulan tersendiri yakni segi rasa paling manis dari yang lainnya. Setelah mengetahui jenis-jenis buah naga, kini saatnya kita mengulas cara menanamnya dalam pot atau yang lebih dikenal dengan sebutan teknik tabulampot.

Tabulampot Buah Naga

Langkah awal untuk melakukan tabulampot buah naga adalah pemupukan. Berikan pupuk majemuk berunsur P dan K tinggi. Setelah itu lakukan pemangkasan untuk membentuk cabang baru. Ikatkan batang utama pada tiang yang telah ditancapkan di tengah-tengah pot. Berikan ZPT pada tabulampot dengan cara menyemprotkannya di permukaan daun secara rutin setiap minggunya.

Setelah bunga muncul, lakukan penjarangan dan repotting. Rajinlah mengganti media tanam pot buah naga tersebut guna memacu pembungaan. Selanjutnya untuk menghasilkan buah naga yang manis, semprotkan larutan monokaliumfosfat dan multimikro dengan dosis masing-masing larutan 2 gram/liter air dan 1 cc/liter air. Lakukan penyemprotan secara rutin setiap pagi atau sore hari.

Itulah ulasan mengenai menanam buah naga dalam pot dengan teknik tabulampot selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.