Daun Sirsak Untuk Kanker dan Cara Budidayanya

Daun sirsak dipercaya berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit, seperti halnya kanker atau tumor ganas. Tumbuhnya tumor ganas diawali oleh mutasi DNA sel. Hal ini terjadi karena adanya penimbunan mutasi. Daun sirsak sangat berkhasiat mengobati kanker payudara, kista, dan juga kanker usus besar. Kanker atau tumor ganas tersebut menampakkan gejala-gejala seperti halnya tumbuhnya benjolan yang dapat membesar di bagian tubuh, adanya pendarahan yang keluar dari dalam tubuh, merasa nyeri yang berlebihan saat haid, serta menurunnya berat badan secara drastis.

Daun Sirsak Untuk Kanker dan Cara Budidayanya

Berbagai penelitian dan penemuan menyatakan bahwa daun sirsak dapat menghancurkan sel-sel jahat pada kanker tanpa menganggu sel-sel sehat dalam tubuh. Daun sirsak menyimpan senyawa-senyawa yang bermanfaat dalam tubuh seperti halnya Anopentosin A, Anopentosin B, Anopentosin C, Murikatosin Acetoginin A, Murikatosin B, Murikapentosin, Anomurisin E, dan juga Acetogin yang telah terbukti dapat melawan lebih dari 12 macam kanker.

Cara Budidaya Sirsak

Tanaman sirsak dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik di kawasan dataran rendah maupun dataran tinggi. Bahkan pada ketinggian di atas 300 – 1.200 meter mdpl, tanaman sirsak dapat berbuah lebih lebat. Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman sirsak adalah jenis tanah merah, tanah andosol, aluvial, tanah liat cokelat dan juga lempung berpasir.

Kelembaban udara juga sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman sirsak. Kelembaban udara yang baik untuk tanaman sirsak yaitu 80% dengan suhu udara sekitar 23 – 31 derajat celcius. Untuk varietas bibit unggul dapat diperoleh secara langsung dari pohonnya. Pilih buah sirsak matang pada pohon yang sudah tua kira-kira berusia 2 tahun atau lebih.

Itulah ulasan mengenai daun sirsak untuk kanker dan cara budidayanya selengkapnya untuk anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya, pertanian, kehutanan, serta berbagai tips perkebunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *