Cara Menanam Tanaman Tomat

Peluang-Usaha-Budidaya-Tomat-Dan-Analisa-Usahanya

Kebun.net – Tomat adalah salah satu jenis sayuran yang sudah sangat terkenal dan juga banyak sekali digunakan untuk bahan baku masakan. Cara menanam tomat agar bisa berbuah disepanjang tahun memang terbilang cukup mudah sekali. Apalagi bila Anda menanam dengan menggunakan metode hidroponik. Nah, apakah Anda ingin tahu bagaimana cara menanam tanaman tomat dengan cara hindroponik? Jika iya, silakan simak beberapa ulasan selengkapnya di bawah ini.

Cara menanam tanaman tomat

Langkah yang pertama untuk menanam tanaman tomat dengan metode hidroponik ini adalah dengan memilih benih tomat. Tomat yang dapat Anda pilih adalah tomat yang bagus, bisa juga dengan cara mendapatkannya di toko pertanian atau pun lewat online. Sangat dianjurkan sekali untuk memilih benih tomat unggul dengan kualitas yang sangat baik. Lalu, benih tomatnya disemai, direkomendasikan untuk memakai media tanam rockwool sebab mudah sekali proses pemindahannya. Pertamanya, rockwool dipotong kotak dengan bentuk dadu, lalu rendamlah dengan air yang sudah diberi nutrisi, langkah selanjutnya adalah dengan memasukkan benih tomatnya ke dalam rockwool.

Baca juga:
Tekhnik Budidaya Tomat Cherry Agar Cepat Berbuah
Tomat Buah atau Sayur? Ini Jawabannya
Cara Pemberian Pupuk CABAI, TOMAT DAN TERONG yang benar

Tempatkan saja bibit pada tempat yang teduh sampai tumbuh kecambah, lalu biarkan hingga mempunyai daun sejati sejumlah 4 hingga 6 daun, kemudian pindah ke tempat yang lebih besar lagi supaya pertumbuhannya tidak terhambat. Tanaman tomat yang sudah tumbuh daunnya ini sejatinya Anda pindahkan ke wadah pot atau pun botol plastik. Yang harus Anda perhatikan di sini adalah usahakan akar tanamannya tidak sampai terendam seluruhnya, beri jarak antara akar dan air nutrisi, supaya akarnya bisa mendapat oksigen.

Selanjutnya adalah proses pembesaran tanaman dengan cara hidroponik. Caranya sangat sederhana, yakni dengan menggunakan sistem wick. Anda hanya perlu memakai wadah yang sesuai lalu tambahkan dengan media tanam contohnya saja hidroton atau pun kerikil. Apalagi tanaman tomat hidroponik ini bertambah besar, maka Anda bisa menggunakan sulur untuk membantu batang tanamannya, supaya tetap tegak berdiri. Pakai nutrisi hidroponik khusus untuk tanaman yang ditanam secara hidroponik.

Itulah sedikit informasi yang dapat kami bagikan pada Anda semuanya tentang cara menaman tanaman tomat. Semoga bermanfaat.

Tekhnik Budidaya Tomat Cherry Agar Cepat Berbuah

Kebun.netTomat termasuk salah satu jenis sayuran yang kerap kita jumpai baik pada jenis masakan modern ataupun pada masakan tradisional. Tomat sendiri mempunyai banyak jenis diantaranya Globe tomato, beef tomato, plum tomato. Ada juga jenis pear tomato, cherry tomato, grape tomato, dan campari tomato. untuk itu banyak sekali orang yang ingin melakukan budidaya berbagai macam jenis tomat ini. Pembudidayaan tanaman ini bisa dilakukan di pekarangan rumah ataupun di kebun anda. Semuanya bisa menghasilkan buah yang banyak asalkan perawatannya dilakukan dengan benar dan tepat.

tekhnik-budidaya-tomat-cherry-agar-cepat-berbuah
Tanaman tomat Cherry, budidaya tanaman tomta cherry

Sudah menjadi hal yang biasa untuk beberapa orang yang mempunyai kebun dirumahnya untuk menanam tomat. Nah, Tanaman tomat sendiri termasuk salah satu tanaman yang terkenal untuk ditanam. Sebab tidak terlalu membutuhkan perhatian serta perawatan yang khusus. Selain itu tanaman tomat ini juga tidak membutuhkan lahan yang begitu luas. Tomat cherry merupakan salah satu jenis tomat yang kerap dibudidayakan oleh kebanyakan orang. Untuk ukuran tomat ini tidak begitu besar, hanya sebesar satu gigtan saja mungkin. Selain itu tomat cherry juga tumbuh dengan cepat, matang lebih dulu dan cenderung dijadikan sebagai camilan favorit oleh para vegetarian.

Cara Menanam Tomat Cherry

Penanaman benih tomat cherry umumnya mulai ditanam di dalam ruangan sekitar 6 sampai 8 minggu. Sebelum diletakan pada luar ruangan ataupun setidaknya sampai cuaca mendukung.  Anda bisa menyemaikan biji benih pada tray berukuran 30 x1 5cm. Lalu isi wadah dengan tanah gembur secukupnya, selanjutnya benamkan benih tomat dengan dalam 0,5 cm ke dalam tanah.

Sesudah mulai ditanam maka benih perlu memperoleh sinar matahari supaya mereka bisa tumbuh tanpa terganggu. Dan terutama guna memperkuat batang pada waktu awal-awal pertumbuhan benih. Namun jangan menempatkan tray dibawah sinar matahari dengan cara langsung. Anda bisa meletakkan pada tempat yang teduh. Sebab terlalu banyak sinar matahai juga akan menghambat pertumbuhan benih tomat cherry. Pada awal mula hari anda menanam pastikan berilah asupan air dan juga pupuk yang seimbang. Begitu juga untukyang  hari kedua. Sesudah itu, segera pindahkan tanaman ke luar ruangan guna mendapatkan sinar matahari yang lebih optimal.

Baca juga:
Cara Menanam Tanaman Tomat
Cara Menanam Tanaman Hidroponik Tomat Paling Mudah
Tomat Buah atau Sayur? Ini Jawabannya

Perawatan Tanaman Tomat Cherry

Pada waktu menyiram tanaman usahakan menyiram sedikit-sedikit akan tetapi dilakukan dengan sering. Hal ini disebabkan ketika air membasahi jauh pada dalam tanah. Akar yang lebih dalam dari tanaman bakal menghasilkan keuntungan dari penyiraman tanaman tersebut. Sebelum tanaman tomat cherry mekar, fokuskan untuk memberi pupuk nitrogen pada jumlah yang cukup banyak supaya pertumbuhan tanaman bisa lebih cepat. Lalu setelah mekar fokuskan pada pemberikan pupuk yang kaya fosfor serta kalium untuk mempercepat pertumbuhan dari tomat cherry.

Pastikan untuk mempertahankan kelembaban kondisi basah serta lembab dari yang utama guna pertumbuhan bakteri dan juga penyakit. Hal ini disebabkan tanaman tomat termasuk tanaman yang sangat rentan terhadap bermacam macam penyakit. Meskipun tidak membutuhkan perawatan yang khusus, akan tetapi menjaga lingkungan ataupun media dari tomat ini sangatlah disarankan agar hasil yang diperoleh juga maksimal. Lakukan tekhnik menanam tomat ini dengan sungguh sungguh.

Selama waktu menunggu, terdapat 6 bagian penting pada tahap perawatan. Antara lain yaitu penyiraman, pemupukan, pemusnahan gulma. Dan ada juga pemasangan lanjakan ataupun sandaran, pengendalian hama, dan juga pemotongan tunas baru. Anda harus terus merawat tanaman tomat. Untuk memaksimalkan kualitas buah serta kuantitas panen.