Cara Membuat Kompos Sederhana Dari Sampah Organik

Tomato Hydroponic Growing Systems

Kali ini kita akan membahas bagaimana cara memanfaatkan barang yang sudah tidak ada gunanya menjadi benda bermanfaat. Benda yang tidak berguna ini tidak lain adalah sampah. Sampah sendiri mempunyai definisi benda dan atau material yang sudah tidak berguna atau berhenti berfungsi dan tidak dipakai karena berakhirnya suatu proses. Lalu sampah organik adalah sampah masih bisa kita pakai dan dapat menghasilkan sesuatu yang baru. Apabila melalui proses daur ulang yang benar dan tepat. Nah pemanfaatan sampah organik dalam hal ini adalah pupuk. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa harga  pupuk bagi tanaman itu mahal sekali. Tidak sedikit biaya yang harus kita keluarkan untuk bisa menggunakan pupuk pabrikan. Akan tetapi dengan kreatifitas dan didasari dengan niat yang kuat. Pada dasarnya sampah organik bisa dijadikan sebagai pupuk yang bisa digunakan untuk menyuburkan tanamaan.

cara-membuat-kompos-sederhana-dari-sampah-organik

Semua ini tentu saja bisa dilakukan untuk para petani yang selalu membutuhkan pupuk untuk menyuburkan tanamannya. Dan tentunya bisa menekan biaya yang seharusnya besar bisa diminimalisir dengan adanya pupuk kompos ini. Selain itu hasil panennya juga bisa berlipatganda karena di pupuk dengan pupuk yang dibuat sendiri dari sampah organik. Sebenarnya pengertian sampah organik yaitu semua sampah yang dapat mengalami penguraian serta pelapukan menjadi material yang lebih kecil. Akan tetapi sampah organik ini tidak berbau atau sering orang menyebutnya kompos. Kompos ini diperoleh dari hasil pelapukan bahan-bahan yang bersifat organik. Seperti halnya daun-daunan, alang-alang, jerami, sampah, dan rumput. Dengan cara diatas maka pupuk organik dapat juga kita sebut pupuk buatan yang menggunakan bahan organik. Atau contoh limbah pertanian yang sudah di percepat atau disebut rekayasa pelapukan.

Cara Membuat Kompos Sederhana

Proses pengolahan pupuk kompos sebenarnya mencontoh proses terbentuknya humus di alam. Akan tetapi dengan cara merekayasa kondisi lingkungan serta menambahkan beberapa unsur. Proses pembuatan pupuk kompos bisa dipercepat yaitu hanya dalam kurun waktu 2 minggu sampai 1 bulan saja. Waktu ini lebih dari kecepatan terbentuknya humus dengan cara alami. Oleh sebab itu, pupuk kompos bisa selalu dibuat dan tersedia sewaktu-waktu apabila dibutuhkan tanpa harus menunggu selama bertahun-tahun.

Dalam menciptakan pupuk kompos organik yaitu menyiapkan sampah yang akan dipakai dalam pembuatan pupuk kompos. Pilihlah sampah sampah tersebut dan pisahkan antara sampah plastik dengan sampah daun tanaman atau organik. Siapkan wadah yang memenuhi syarat dan pantas untuk pembuatan pupuk kompos sederhana ini. Anda dapat memakai ember, tong, ataupun wadah lain yan dirasa cukup pantas. Ya usahakan tempat yang anda siapkan memiliki tutup sehingga nantinya bisa menghindarkan dari lalat, tikus.  Ataupun mungkin tercampur dengan air hujan. Ambillah tanah secukupnya, lalu taruh sebagai alas di wadah yang disiapkan tadi. Kemudian siramlah dengan air.

Proses Pembuatan Kompos

Masukkan sampah berupa daun daun dan sampah dari limbah rumah tangga di dalam wadah di atas lapisan tanah yang tadi. Ratakan sampai ketebalannya sekitar sama dengan ketebalan tanah yang dimasukkan tadi. Tutup lapisan daun atau sampah rumah tangga memakai tanah lagi dan kemudian siram kembali dengan air.  Tutup wadah sampah tadi memakai tutup yang sudah disiapkan. Fungsi dari penutup ini adalah menghindarkan calon kompos tadi dari air hujan dan lalat. Letakkan wadah pada tempat yang tidak bisa dijangku anak-anak. Serta tidak terkena paparan sinar matahari langsung. Biarkan wadah tersebut jangka waktu selama kurang lebih 3 minggu. Demikian langkah-langkah sederhana dalam pembuatan pupuk kompos organik dari daun-daun serta sampah rumah tangga.

Contoh Limbah Pertanian Beserta Manfaatnya Dalam Kehidupan

Sebelumnya telah dibahas alat pertanian modern. Kali ini  akan dibahas limbah pertanian. Limbah pertanian adalah bagian yang terbuang di sektor pertanian.  Pertanian adalah sektor yang masih luas terhampar di wilayah Indonesia. Banyaknya pembangunan di sektor industri dan pemukiman penduduk belum dapat menggeser sektor pertanian sebagai icon Indonesia yang terkenal dengan negara agraris. Pembangunan pertanian saat ini sudah mencapai pengembangan agribisnis dan agroindustri. Pengembangan itu telah mendorong pertumbuhan sektor pertanian tetap terjadi peningkatan. Begitu juga halnya yang terjadi pada subsektor peternakan. Walaupun saat ini Indonesia tengah menghadapi krisis, peternakan di indonesia masih tetap eksis bahkan menunjukkan peningkatan. Produksi yang meningkat didorong untuk memenuhi permintaan dalam maupun luar negeri disisi lain membuat dampak negatif bagi lingkungan.

contoh-limbah-pertanian-beserta-manfaatnya-dalam-kehidupan

Limbah pertanian yang berupa limbah tanaman merupakan hasil sampingan dari tanaman yang dibudidayakan petani. Dan kaya bahan organik yang bisa dimanfaatkan kembali sebagai  pupuk tanaman itu. Selain itu limbah pertanian juga bisa berupa sisa pestisida. Limbah Pertanian dimaksudkan sebagai bahan yang dibuang di sektor pertanian. Contohnya sabut dan tempurung kelapa,jerami serta dedak padi dan lain lain. Secara garis besar limbah pertanian itu dibagi ke dalam limbah pra dan Saat panen serta limbah pasca panen. Limbah sesudah panen juga bisa terbagi dalam kelompok limbah sebelum diolah dan limbah setelah diolah ataupun limbah industri pertanian.

Contoh Limbah Pertanian

Pemanfaatan limbah untuk pakan ternak merupakan suatu alternative bijaksana dalam usaha memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ternak. Karena penyediaan rumput dan hijauan pakan lainnya sangat terbatas. Limbah yang terbuat dari limbah tanaman pangan seperti jerami, padi, dan lain-lain. Ketersediaan ini sangat dipengaruhi oleh pola pertanian tanaman pangan di suatu tempat. Apabila melimpah secara non-konfensional limbah ini dimanfaatkan. Tapi penggunaan limbah kurang optimal apabila tidak dibantu oleh peran bakteri. Untuk meningkatkan potensi limbah pertanian tersebut yang digunakan sebagai pakan ternak yaitu dengan cara fermentasi menggunakan berbagai macam bakteri. Limbah pertanian yang sebelumnya mempunyai kandungan nutrisi yang kurang optimal. Atau kurang diserap oleh ternak jadi tinggi nutrisi yang terkandung.

Limbah kopi yang digunakan untuk pakan ternak yang berasal dari kulit kopi. Hasil yang diperoleh dari penggunaan limbah kopi ini sangat baik yaitu dapat menghasilkan pertambahan berat badan dari hewan ternak. Kelapa sawit merupakan salah satu bahan pakan yang memiliki potensi sangat tinggi dibandingkan dengan limbah hasil pertanian dan perkebunan lainnya. Akan tetapi, potensi limbah kelapa sawit yang tinggi, ternaya belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Daun dan pelepah kelapa sawit merupakan salah satu bahan pakan ternak yang memiliki potensi yang cukup tinggi.  Tetapi kedua bahan pakan tersebut belum digunakan secara optimal oleh peternakan sapi. Sebab berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa kedua bahan pakan tersebut terdapat lignin yang sangat tinggi dibandingkan dengan jerami padi yang hanya mengandung 13% BK saja.

Pemanfaatan Limbah

Tingginya kadar lignin di dalam pakan akan mengakibatkan jadi rendah palatibilitas nilai gizi serta daya cerna terhadap pakan ternak . Limbah agroindustri banyak terdapat dan beragam dalam jenis di daerah tropis yang jadi sumber utama untuk meningkatkan produktivitas dari ternak. Contoh Limbah pertanian adalah limbah jagung adalah salah satu contoh bahan baku pakan ternak yang tersedia di dalam negeri. Akan tetapi limbah tanaman jagung belum digunakan secara optimal untuk pakan ternak, sebab kualitas yang rendah dan mengandung serat kasar yang tinggi.

Mengenal Jenis Alat Pertanian Modern Dan Fungsinya

Faktor suksesnya dari sektor pertanian memang tidak luput dari para penunjangnya.  Alat pertanian yang digunakan saat ini bermacam macam, mulai dari yang kecil hingga yang berukuran jumbo. Nah, Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang alat pertanian di zaman modern yang mungkin bisa di jadikan referensi oleh para petani Indonesia. Adapun jenis mesin dari pertanian yang paling utama dan sering dibutuhkan adalah traktor. Alat yang satu ini memang mempunyai banyak sekali bentuk, mulai dari yang traktor yang kecil hingga traktor dengan ukuran yang sangat besar. Peran dari traktor ini tak lain adalah sebagai alat bantu pada proses pengolahan tanah untuk persawahan. Yaitu dengan menarik atau mendorong alat pengolah tanah. Alat ini digunakan dalam budidaya padi sawah.

mengenal-jenis-alat-pertanian-modern-dan-fungsinya

Alat pertanian Traktor sebenarnya mempunyai 2 jenis, ada yang menggunakan roda rantai, dan ada juga yang menggunakan dua roda. Fungsi utama dari roda rantai adalah biasanya dimanfaatkan untuk keadaan tanah yang berlumpur. Sedangkan yang menggunakan roda dua umumnya dipakai pada tanah dalam kondisi kering. Pengolahan tanah adalah suatu hal wajib yang harus di lakukan oleh para petani sebelum melakukan proses penanaman bibit. Sebab dengan pengolahan tanah dengan baik dan benar makan proses penanaman akan lebih mudah. Tentunya itu baik sekali untuk benihnya. Nah, untuk Alat pengolahan tanah di bagi menjadi dua, yaitu alat pengolahan tanah pertama dan juga pengolahan tanah kedua.

Alat Pertanian Modern

Rotovator adalah sejenis alat pertanian yang dipakai dalam kerja-kerja penyediaan tanah untuk penanaman semula agar tanah lebih gembur. Terdapat rotovator yang berukuran kecil untuk pekebun kecil seperti penanam sayuran. Sedangkan rotovator besar untuk ladang-ladang yang luas yang dipasang pada trekter. Di Malaysia alat pertanian yang digunakan dengan ukuran kecil banyak dipakai oleh penanam sayur dan untuk tanaman makanan. Terdapat berbagai jenis rotovator dari jenis yang paling kecil dan murah kepada jenis yang besar dan harganya yang mahal. Rotovator membantu para petani dalam meringankan kerja-kerja penyediaan tanah. Dimana dulunya mereka hanya menggunakan cangkul dan tajak sahaja. Kecanggihan peralatan rotovator ini selain digunakan untuk merotor tanah alat ini juga boleh digunakan untuk memberi batas tanaman.

Alat Cultivaktor

Alat yang berikutnya adalah cultivaktor. Cultivaktor yaitu sebuah alat yang dipakai sebagai penyiangan tanaman. Maksud dari penyiangan yaitu sebuah pemeliharaan bukan pengolahan. Cara kerja Kultivator adalah mengaduk serta menghancurkan gumpalan tanah yang berukuran besar.Ini dilakukan sebelum penanaman tujuannya untuk mengaerasi tanah. Ataupun setelah benih atau bibit tertanam tujuannya untuk membunuh gulma. Berbeda dengan garu mengaduk yang sebagian besar permukaan tanah. Kultivator mengaduk tanah hanya sebagian saja dengan cara hati-hati sehingga tidak mengganggu tanaman pertanian. Alat Kultivator yang bertipe gigi menyerupai bajak singkal akan tetapi bekerja dengan cara yang berbeda. Kultivator hanya bekerja pada permukaan, dan bajak singkal bekerja lebih ke dalam tanah. Sehingga pemakaian kultivator membutuhkan tenaga tarik yang lebih kecil dibandingkan dengan pembajakan.

Berikutnya adalah bajak singkal. Bajak singkal modern yaitu sebuah alat untuk yang bisa dipakai untuk membolak balikkan tanah. Dalam hal ini, diklasifikasikan menjadi dua jenis, antara lain bajak singkal satu arah serta bajak singkal dua arah.  Demikianlah ulasan tentang alat pertanian modern. Semoga dengan artikel ini bisa menjadikan referensi untuk para petani yang ingin menggunakan alat modern untuk meringankan pekerjaannya. Karena dengan adanya alat modern, para petani tidak akan kerepotan lagi dalam mengolah lahannya. Semoga bermanfaat.

Varietas dan Cara Budidaya Bayam Yang Paling Efektif

Bayam atau Amaranthus spp. adalah merupakan tanaman sayur yang biasa ditanam untuk dimakan daunnya untuk sayuran hijau. Tanaman bayam ini asalnya dari Amerika tropik tapi saat ini tersebar di seluruh dunia. Bayam ini dikenal sebagai sayuran sebagai sumber zat besi yang penting bagi tubuh manusia. Tanaman ini menyukai iklim hangat dengan cahaya yang kuat. Bayam relatif tahan pada pencahayaan secara langsung sebab merupakan tanaman C4. Karakteristik dari bayam adalah batang berair dan kurang berkayu. Untuk daun bayam ini bertangkai, dengan bentuk bulat telur, kurang kuat. Bayam mempunyai warna merah, hijau, atau hijau agak putih. Bunga sayuran bayam ini tersusun majemuk tipe tukal yang tersusun rapat. Di ujung tangkai dan ketiak percabangan terdapat bunga bayam. Biji bayam mempunyai warna hitam, kecil dan bertekstur keras.

varietas-dan-cara-budidaya-bayam-yang-paling-efektif

Bayam disebut dalam bahasa Inggris dengan nama  Chinese amaranth. Karena Bayam adalah sayuran hanya umum dikenal di Asia Timur dan Asia Tenggara, Malaysia dan Indonesia. Pada tingkat konsumen, diketahui ada dua macam bayam sayur yaitu bayam petik dan bayam cabut. Untuk Bayam petik mempunyai ciri berdaun lebar dan tumbuh tegak besar dan daun mudanya dimakan terutama sebagai lalapan pada gado gado atau pecel. Selain itu bayam juga bisa dibaluri tepung dan dijadikan sebagai rempeyek. Untuk daun bayam cabut ukurannya lebih kecil dan penanamannya dalam waktu singkat maksimal 25 hari. Bayam cabut lebih cocok untuk dibikin sup encer seperti halnya sayur bayam atau sayur bobor. Jenis bayam petik umumnya berasal dari jenis A. hybridus atau bayam kakap. Sedangkan bayam cabut umumnya diambil dari A. tricolor. Jenis-jenis bayam yang lain juga bisa dimanfaatkan adalah A. spinosusatau bayam duri dan juga A. blitum atau bayam kotok.

Jenis Bayam Budidaya

Diantara macam varietas sayuran yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat, bayam merupakan salah satunya. Bayam dengan nama ilmiah Amaranthus spp, ini berasal dari wilayah Amerika tropis. Tumbuhan ini dulunya hanya digunakan untuk tanaman hias. Tapi dalam perkembangan zaman, tanaman bayam ini fungsinya beralih menjadi bahan pangan yang mengandung protein dan kandungan zat besi. Tanaman bayam sayur ini kira kira masuk ke Indonesia pada abad XIX pada saat lalu lintas perdagangan internasional. Pada saat itu banyak orang luar negeri yang mendatangi wilayah Indonesia. Untuk Saat ini jumlah keseluruhan lahan yang digunakan untuk budidaya bayam di Indonesia ada sekitar 31.981 hektar. Lahan budidaya itu tersebar di beberapa wilayah, yaitu di Jawa Timur sekitar 3.022 hektar. Dan di Jawa Tengah 3.479 ha sedangkan Jawa Barat 4.273 ha, dan propinsi lainnya kira kira 2.376 ha.

Tanaman sayur dari family Amaranthaceae ini walaupun punya sekitar 800 jenis bayam. Tapi paling sering cuma dibedakan jadi 2 jenis, yaitu bayam budidaya dan bayam liar. Jenis bayam liar ini terdiri atas 2 jenis, yaitu bayam tanah dan bayam berduri. Ciri yang utama dari bayam liar adalah warna batang yang merah disertai daun yang kaku. Nah untuk jenis bayam budidaya ini juga dibedakan jadi 2 macam. Yaitu Bayam cabut yang biasa dikenal dengan sebutan bayam sekul atau bayam putih yang mempunyai ciri warna batang yang kemerah-merahan atau hijau agak putih. Sedangkan bunganya keluar dari ketiak pada bagian cabang. Bayam cabut yang mempunyai batang merah sering disebut bayam merah, lalu yang berbatang putih sering disebut denganbayam putih.

Bayam Budidaya

Jenis bayam budidaya yang selanjutnya adalah bayam tahun atau sering disebut bayam kakap atau bayam skop. Ciri-ciri dari bayam tahun ini adalah, daunnya yang lebar. Bayam tahun ini mempunyai 2 spesies, yang pertama hybridus caudatus L. Dengan ciri mempunyai daun agak panjang yang mempunyai ujung runcing. Daunnya mempunyai warna hijau agak kemerah-merahan atau merah tua. Dan jenis kedua, hibridus paniculatus L., yang ciri cirinya punya dasar daun yang sangat lebar. Warnanya daunnya hijau, dan memiliki rangkaian bunga bayam yang panjang tersusun secara teratur. Bunganya juga besar-besar yang tumbuh pada ketiak di daun.

Cara Budidaya Bayam

Sebelumnya dibahas tentang cara budidaya buncis. kali ini akan membahas budidaya bayam. Sayuran bayam paling cocok bila ditanam di daerah dataran yang curah hujannya cukup tinggi sehingga mencapai lebih dari 1.500 mm tiap tahunnya. Selain itu, tanaman bayam sayur juga memerlukan sinar matahari yang penuh. Kalau tempat tumbuhnya terlindungi, maka pertumbuhannya tidak akan bisa maksimal. Kalau demikian, untuk tanaman bayam sayur yang pertumbuhannya bisa cukup tinggi, angin kencang bisa menjadi musuh paling utama. Sebab dapat merobohkan tanaman bayam sayur. Suhu yang pas untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman ini kira kira antara 16o hingga 20 derajat Celcius. Disertai dengan kelembaban udara antara 40 Sampai 60%. Dengan lahan yang memenuhi kriteria seperti di atas, budidaya bayam akan bisa menuai hasil yang memuaskan.

Tanaman bayam sayur akan tumbuh dengan baik apabila ditanam pada tanah yang gembur dan tanah yang subur. Dan dalam tanah itu kandungan haranya sudah terpenuhi. Tanaman Bayam tergolong peka pada pH tanah. Apabila pH tanahnya di atas 7 /alkalis, daun-daun muda pada pucuknya akan menjadi pucat putih kekuningan dalam pertumbuhannya. Dan Sebaliknya, apabila pH di bawahnya 6 atau asam, bayam tidak dapat tumbuh sempurna sebab kekurangan beberapa unsur. Oleh Karena itu pH tanah yang ideal untuk tanaman bayam sayur antara 6 sampai 7. Tanaman bayam juga butuh banyak air yang cukup di dalam pertumbuhan bayam itu. Apabila bayam sampai kekurangan air, pertumbuhannya akan menjadi terganggu. Untuk itu, anda bisa menanam bayam pada awal musim hujan atau di akhir musim kemarau.

Penyiapan Benih Bayam

Untuk budidaya bayam harus disiapkan melalui perbanyakan biji bayam sayur. Benih bayam diambil dari tanaman bayam sayur yang dipelihara sampai tua berumur sekitar 3 bulanan. Jika tanaman bayam masih muda sudah diambil biji untuk benih, maka daya simpan bibit tidak tahan lama dan tingkat perkecambahan akan rendah. Bibit bayam yang baik dapat disimpan sampai umur satu tahun. Bibit bayam tidak membutuhkan masa dorman. Jadi, bibit yang baru dipanen sebetulnya sudah siap untuk langsung ditanam pada lahan. Kebutuhan bibit untuk budidaya bayam sayur adalah 5 sampai 10 kg tiap hektar.

Dan semua itu sangat tergantung pada keterampilan dalam menebar benih. Bibit bayam sangat kecil, pada budidaya bayam biasanya bibit disebarkan dengan saringan atau tangan. Usahakan benih dapat tersebar dengan baik. Kepadatan tebar bibit adalah 0,5 sampai 1 gram tiap meter persegi. Nah, Agar penebaran bibit bisa  merata, anda juga bisa mencampurkan bibit dengan tanah atau kompos setelah itu disebar di atas bedengan.

Perawatan Budidaya Bayam

Untuk perawatan yang terpenting dalam budidaya bayam sayur adalah pengaturan air, paling utama saat awal benih disebarkan. Lakukanlah penyiraman pada tanaman bayam sayur sebanyak dua kali sehari pada saat musim kemarau. anda juga perlu menjaga selalu kelembaban tanah lahan hingga bayam sudah berkecambah. Setelah tanaman mulai berkecambah, anda perlu menyiangi gulma atau rumput pengganggu yang tumbuh bersama dengan kecambah bayam. Gulma atau rumput pengganggu akan berebut nutrisi dengan tanaman bayam sayur. Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang pada proses budidaya bayam sayur , yaitu ulat daun, tungau, busuk basah , kutu daun dan karat putih. Penanganan hamanya adalah dengan cara menjaga kesehatan tanaman bayam dengan penyiraman teratur.

 

Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Pengaplikasiannya

Bagaimana caranya memelihara kelapa sawit agar berbuah banyak? Tujuan utama membudidayakan kelapa sawit adalah untuk mendapatkan buah. Semakin banyak buah yang diperoleh, maka semakin besar pula keuntungan yang didapatkan oleh petani.

Faktanya tingkat produktifitas tanaman kelapa sawit berbanding lurus dengan bentuk pemeliharaannya. Apabila pohon sawit dipelihara dengan benar, maka pohon tersebut pun akan menghasilkan buah dalam jumlah yang melmpah. Begitu pula sebaliknya jika pohon sawit kurang mendapatkan perawatan, buah yang dihasilkan oleh pohon tersebut pun menjadi kurang maksimal.

Kebanyakan produk pupuk menyatakan bahwa pupuk produksi mereka adalah yang terbaik. Namun untuk tanaman kelapa sawit Anda tak boleh asal memilih pupuk. Sebab pupuk akan menjadi pendongkrak hasil sawit semakin melimpah dan berkualitas bagus. Maka Anda harus mengetahui jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar melimpah setiap dilakukan panen.

Anda harus mengetahui  jenis pupuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Lalu bagaimanakah kita dapat mengetahui pupuk kelapa sawit terbaik saat ini? Sebenarnya kita dapat menilai pupuk kelapa sawit yang terbaik itu seperti apa. Biasanya pupuk organik yang cocok untuk kelapa sawit adalah yang bahan dasarnya terbuat dari urea, kcl dan tsp. Selain itu cara penggunaan pupuk yang praktis juga akan mempengaruhi tingkat penjualan pupuk itu sendiri.

Hal paling terpenting sebelum melakukan pemupukan adalah membersihkan dahulu piringan sawit, piringan sawit adalah bulatan disekeliling pohon sawit ini dilakukan agar hama tidak mengganggu proses pemupukan dan jangan lupa bersihkan keliling sawit dari rumput.

jenis-pupuk-kelapa-sawit-yang-baik-dan-pengaplikasiannya

Jenis Pupuk Kelapa Sawit dan Fungsinya

Anda harus mengetahui  jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk baik untuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Mengurangi pemakaian pupuk NPK

Saat Anda memulai menanam bibit tanaman kelapa sawit tentu telah memilih bibit yang terbaik. Bahkan Anda juga telah memilih pupuk NPK serta jenis pupuk lain dengan kombinasi yang benar yaitu 2-1-2 atau 2-1-3. Namun yang harus Anda perhatikan adalah saat tanaman kelapa sawit Anda hendak berbuah. Jenis pupuk kelapa sawit yang baik untuk tanaman Anda yang akan berbuah ini adalah jenis produk pupuk buah. Pemakaian pupuk buah ini sebaiknya seimbang dengan pemakaian pupuk NPK. Bahkan akan sangat baik bila pemakaian pupuk NPK jauh berkurang dengan adanya pupuk buah tersebut. jadi Anda dapat menghemat pemakaian pupuk NPK.

Membuat tanaman bebas hama

Salah satu cara efektif yang dapat Anda lakukan mengenali pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah dengan melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta hama yang biasanya menyertai. Bila pupuk yang Anda gunakan berkualitas baik maka tanaman kelapa sawit Anda tak akan terserang hama pada saat musim hama. Bahkan kelapa sawit Anda akan tumbuh bagus dan terhindar dari serangan hama.

Membantu pohon tua untuk berbuah

Jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik adalah mampu membantu pohon tua kelapa sawit untuk berbuah, tak hanya pohon baru saja yang akan berbuah. Jadi pupuk buah yang bagus adalah pupuk yang mampu membuat pohon tua sawit Anda mampu berbuah melimpah pula.

Mampu mengurangi kerontokan bunga dan buah

Pupuk kelapa sawit yang baik adalah pupuk yang juga memiliki kemampuan mengatasi kerontokan bunga dan buah. Sebab dengan rontoknya bunga akan mengurangi banyaknya hasil panen sawit Anda nantinya. Sebab kebanyakan petani sawit mengeluhkan kerontokan bunga dan buah. Maka pilihan jenis pupuk untuk kelapa sawit sangat diperlukan sehingga panenan tak mengalami penyusutan atau gagal panen. Bahkan dengan pemilihan pupuk yang tepat membuat panen sawit Anda tetap melimpah.

Pupuk mudah dibeli dan selalu tersedia

Syarat kelima dari pemilihan pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah ketersediaan pupuk yang mudah didapat dan praktis. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam proses budidaya tanaman kelapa sawit. Dengan adanya pupuk buatan yang sudah siap pakai tentu akan menghemat tenaga dan waktu para petani kelapa sawit. Pupuk yang Anda pilih untuk membantu perkembangan sawit sebaiknya mudah Anda dapatkan dan dapat Anda jangkau di sekitar daerah.

dosis-untuk-pupuk-kelapa-sawit

Dosis Untuk Pupuk Kelapa Sawit Yang Benar

Kelapa sawit merupakan jenis tanaman keras yang memiliki potensi untuk di kembangkan menjadi sebuah usaha, mengingat pesanan minyak kelapa sawit yang begitu banyak, usaha perkebunan kelapa sawit bisa berkembang dengan pesat jika anda menekuninya dengan sungguh-sungguh.

Segala sesuatu yang di kerjakan dengan tepat dan benar akan membuahkan hasil yang optimal, karena setiap usaha yang dilakukan dengan maksimal akan mendapatkan hasil yang memuaskan juga. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Jika anda berniat menekuni usaha perkebunan kelapa sawit atau berniat menanam kelapa sawit di pekarangan rumah anda yang luas anda harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya ialah Dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar, serta metode pemupukannya.

Pada pemberian pupuk, anda harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada pupuk tersebut, pastikan pupuk pilihan anda memiliki komposisi natrium, fosfor, kalium, magnesium, serta boron. Untuk jenis pupuknya anda dapat menggunakan jenis pupuk: urea, KCI, TSP,  serta kiserit. Jika anda ingin menggunakan pupuk tambahan, anda dapat mempergunakan Borax atau Boron deficiency. Berikut dosis pupuk untuk kelapa sawit yang berumur 0-3 tahun:

  1. Berikan pupuk urea dengan dosis 0,4-0,6 per tanaman dalam kurun dua kali selama setahun.
  2. Anda juga dapat menggunakan pupuk KCI dua kali setiap tahun dengan takaran 0,2-0,5 kg bagi tiap-tiap tanaman kelapa sawit.
  3. Pemupukan kelapa sawit dengan pupuk kiserit dengan dosis 0,1-0,2 kg pada masing-masing tanaman dengan waktu dua kali selama setahun.
  4. Dosis pupuk untuk kelapa sawit menggunakan borax dapat di lakukan dnegan takaran 0,02-0,05 kg pada tiap tanaman dengan jangka waktu dua kali per tahun.

Dan bagi tanaman kelapa sawit yang sudah mulai menghasilkan atau yang telah berumur  di atas 3 tahun, berikut dosisnya:

  • Dengan urea berdosis 2-2,5 kg dalam kurun waktu dua kali setahun tiap tanaman.
  • Untuk pupuk KCI dengan dosis 2,5-3 kg per tanaman setiap dua kali dalam setahun
  • Kiserit dua kali per tahuan dengan takaran 1-1,5 kg per tanaman.
  • Pemupukan kelapa sawit menggunakan SP-36 hanya diberikan dengan proporsi 0,75-1,0 kg tiap tanaman dan dilakukan dalam jangka waktu setahun sekali.
  • Untuk borax lakukan setiap setahun dua kali dengan takaran 0,05-0,1 kg tiap tanaman.

Sementara untuk pemberian pupuk yang mengandung natrium sebarkan pada jarak 50 cm mulai dari pokok hingga bagian luar piringan. Untuk pupuk fosfor, kalium serta magnesium dapat anda sebarkan mulai jarak 1 hingga 3 meter berawal dari pokok batang dengan menyeluruh. Sedangkan pada boron berikan jarak dari 30-50 cm pada pokok kelapa sawit. Inilah informasi seputar dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Pupuk NPK Mutiara Manfaat Dan Cara Penggunaannya

Sansivera

Pupuk NPK Mutiara Manfaat Dan Cara Penggunaannya. Pupuk NPK Mutiara adalah salah satu jenis pupuk majemuk yang mengandung sedikitnya 5 unsur hara makro dan mikro yang sangat dibutuhkan tanaman. Pupuk ini berbentuk butiran granul berwarna biru pudar yang biasanya dikemas dalam kemasan plastik. Pupuk NPK Mutiara dibuat menggunakan proses Odda melalui pelarutan batuan fosfat menggunakan asam nitrat.

Pupuk NPK Mutiara hingga saat ini masih diimpor dari Norwegia oleh karenanya harganya masih tergolong cukup mahal, yakni Rp. 25.000,- per 900 gram-nya. Kendati sangat mahal, pupuk ini tetap laris dipasaran karena khasiatnya yang cukup baik bagi pertumbuhan tanaman dengan reaksi yang cukup cepat.

Pupuk NPK mutiara hingga saat ini masih menjadi primadona bagi sebagian para petani untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman budidaya, termasuk tanaman hortikultura buah dan sayur-sayuran.

Pupuk NPK mutiara memang sangat bagus untuk merangsang tanaman agar lebih cepat menghasilkan buah, serta pada beberapa tanaman sayur mayur akan menjadikan daun dan organ tanaman lainnya menjadi lebih segar, daun dan batangnya menjadi lebih hijau cerah, serta batang, akar dan buahnya menjadi lebih kokoh, sehingga buah dan bunganya tidak gampang rontok.

Jenis pupuk NPK mutiara ini telah banyak dijual dan dikomersialkan untuk banyak petani di Indonesia. Walaupun begitu, penggunaan pupuk ini tidak sembarangan diberikan pada tanaman, melainkan harus sesuai dengan sesuai prosedur yang benar, artinya pemberian pupuk harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan per umur tanaman.

Pada dasarnya ada dua cara dalam penggunaan pupuk mutiara ini, yakni dengan cara diencerkan terlebih dahulu baru diberikan kepada tanaman, atau dapat ditebar langsung ke pusat tumbuh tanaman tanpa diencerkan (masih dalam bentuk padatan).

pupuk-npk-mutiara-manfaat-dan-cara-penggunaannya

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Cair

Sebelum menggunakan pupuk cair ini, sebaiknya anda ikuti terlebih dahulu tatacara dalam pembuatan larutan pupuk NPK mutiara cair berikut ini:

Bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan:

  • Siapkan 2 Liter air bersih
  • Siapkan 1 kg pupuk NPK mutiara yang masi
  • Siapkan ember yang dapat menampung larutan dengan massa (berat) lebih dari 2 Liter;
  • Siapkan pengaduk dari batang kayu/sejenisnya;

Cara/step/langkah kerjanya adalah sebagai berikut:

  • Masukkan 1 kg pupuk NPK mutiara pada 2 Liter air bersih di dalam ember, lalu aduk dengan batang pengaduk dari bantang kayu/sejenisnya;
  • Aduklah hingga pupuk NPK mutiara padat tersebut larut dalam air, kemudian diamkan selama 5 – 10 menit hingga benar-benar menjadi larutan PNK mutiara cair;
  • Lewat dari waktu tersebut, setelah itu dapat segera digunakan. (gunakan langkah yang akan diberikan di bawah ini)

Cara penggunaan larutan pupuk NPK mutiara cair

  • 2 Liter larutan pupuk NPK mutiara cair yang sudah dibuat tadi, selanjutnya dapat digunakan untuk beberapa kali pakai. Kalaupun larutan pupuk NPK cair habis, segera dapat anda buat lagi sesuai kebutuhan mengikuti langkah kerja di atas;
  • Cara penggunaannya: Untuk 2 Liter larutan pupuk cair yang sudah dibuat selanjutnya dilakukan pengenceran terlebih dahulu, caranya dengan dimasukkan 2 Liter NPK cair tersebut ke 8 Liter air, kemudian kocor/aduk-aduk hingga merata, barulah setelah itu disiramkan ke masing-masing tanaman/tepat di bawah akar tanaman, yakni dengan dosis per tanamannya adalah 200 mL atau setara dengan besar gelas air minum sehari-hari khusus untuk tanaman sayur mayur dan tanaman buah monokotil (berakar serabut, contohnya: sayur bayam, tomat rampai, mentimun, sawi, dan lainnya), sementara khusus untuk tanaman sayur mayur dari golongan tumbuhan dokotil (berakar tunggang, misalnya pohon jambu hasil cangkok, durian cangkok, mangga cangkok, dan lainnya), sebaiknya gunakan 4 Liter larutan NPK mutiara cair yang sudah diencerkan ke tiap-tiap tanaman.

Lihat dan catat hasil eksperimen, jika tanaman mengalami pertumbuhan yang bagus, berarti anda telah berhasil mengamalkan resep di atas.

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Padat

NPK mutiara padat dapat langsung disebarkan pada tanaman sayur mayur atau buah-buahan baik yang ditanam di area perkebunan hortikultura, halaman rumah, lahan persawahan, ladang, dan lain sebagainya.

  • Khusus untuk tanaman buah-buahan berbatang pendek dan tidak berkayu (monokotil) seperti, meliputi tomat, mentimun, jagung, kacang hijau, timun suri, semangka, dan tanaman monokotil (berkeping satu) sebaiknya berikan pupuk NPK mutiara sebanyak 0,1 kg tatau setara dengan 1 genggam tangan orang dewasa untuk tiap-tiap tanaman (per tanaman), diberikan pada tingkat usia tanaman tertentu, biasanya diberikan pada saat tanaman berumur di atas rata-rata 1 bulan ke atas. Sedangkan untuk tanaman buah yang berkayu seperti pohon jeruk nipis, jeruk manis, durian cangkokan, mangga cangkok, alpukat cangkok, dan tanaman dikotil (berkeping dua) lainnya, sebaiknya berikan 1 kg pupuk NPK mutiara tersebut untuk tiap tanaman. Pemberian pupuk NPK mutiara pada tanaman jenis dikotil jangan terlalu sering, melainkan setiap 2 bulan sekali saja. Atau bisa juga diberikan tiap 3 bulan sekali.
  • Dosis pemberian/penggunaan pupuk NPK mutiara pada tanaman sayur mayur yakni 2 genggam/tanaman, atau pupuk tersebut dapat disebar secara acak dengan ditaburkan acak pada semua penjuru tanah tempat tanaman tersebut tumbuh.

Itulah tadi 2 cara bagaimana cara penggunaan pupuk mutiara untuk tanaman hortikultura, baik penggunaan secara diencerkan terlebih dahulu, maupun dengan cara diterbarkan langsung karena memang dari padatan pupuk NPK mutiara tersebut.

manfaat-npk-mutiara-untuk-tanaman

Manfaat NPK Mutiara Untuk Tanaman

Pupuk NPK Mutiara mengandung 16% N (Nitrogen), 16% P2O5 (Phospate), 16% K2O (Kalium), 0.5% MgO (Magnesium), dan 6% CaO (Kalsium). Karena kandungan tersebut pupuk ini juga dikenal dengan istilah pupuk NPK 16-16-16. Pupuk ini memiliki banyak keunggulan dibanding pupuk NPK lainnya seperti pupuk NPK Phonska dan pupuk NPK Pelangi. Keunggulan tersebut diantaranya adalah:

  1. Mengandung unsur hara NPK sekaligus hara mikro CaO dan MgO yang sangat dibutuhkan tanaman.
  2. Dibuat menggunakan proses Odda sehingga bersifat mobile dan cepat bereaksi pada tanaman.
  3. Menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah.
  4. Pengapliaksiannya yang cukup mudah sehingga biaya pemupukan relatif lebih kecil.

Penggunaan pupuk ini tidak terbatas hanya untuk tanaman tertentu. Baik tanaman pangan, hortikultura, ataupun perkebunan, semuanya dapat menerima khasiat dan manfaat dari pupuk NPK mutiara ini. Pada tanaman keras seperti tanaman perkebunan, pupuk ini dapat diaplikasikan dengan menaburkannya sebanyak satu sendok teh pada tanah di sekitar perakaran tanaman. Sedangkan untuk tanaman hortikultura penggunaannya dapat dengan diencerkan terlebih dahulu, baru kemudian dikocorkan ke tanaman.

  • Manfaat pupuk NPK Mutiara yang pertama adalah dapat mempercepat, memperbanyak, memperkuat, serta memperpanjang akar tanaman. Sehingga dengan demikian akar akan mudah menyerap hara pada tanah.
  • Mencegah tanaman agar tidak kerdil.
  • Mempercepat pertumbuhan tunas pada tanaman.
  • Memperkecil kemungkinan tanaman mengalami kerontokan bunga dan juga buah, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian.
  • Dapat meningkatkan fotosintesis tanaman sehingga pembentukan zat gula, tepung dan protein lebih meningkat.
  • Meningkatkan produksi buah.
Untuk Keunggulan Pupuk NPK Mutiara ini sangatlah banyak,diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Untuk menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro pada tanah.
  • Mengandung banyak unsur hara NPK serta unsur hara mikro seperti CaO dan MgO yang jelas sangat dibutuhkan tanaman.
  • Sangat mudah dalam penggunaannya karena pupuk ini mudah larut.

 

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri. Apakah anda mempunyai tanaman buah di pekarangan rumah/di kebun yang tumbuh subur, sehat, daunnya rimbun, cabangnya banyak, pokoknya indah dipandang, tetapi anehnya tidak juga berbuah? Maka, artikel di bawah ini mungkin bisa menjadi solusinya.

Tetapi, sebelum anda belajar teknik membuat tanaman cepat berbuah lebat, terlebih dahulu harus anda pelajari faktor-faktor yang menyebabkan tanaman tidak kunjung berbuah/tidak bisa berbuah dengan lebat.

Tiap tanaman mempunyai waktu yang berbeda untuk dapat berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan bisa langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya.

Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya adalah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Semua pasti suka jika melihat tanamannya tumbuh subur, berdaun lebat dan mempunyai banyak cabang. Akan tetapi apalah artinya jika ternyata tanaman tersebut gagal berbuah. Pemupukan yang berlebihan, terutama yang banyak unsur N nya mungkin akan membuat tanaman menjadi nampak rimbun, hijau dan sehat. Akan tetapi justru hal tersebut menyebabkan tajuk tanaman menjadi kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanannya.

Kebanyakan tanaman hanya akan dapat menghasilkan buah jika bunga yang tumbuh dibuahi oleh bunga jantan yang ada di dekatnya. Beberapa tanaman seperti salak dan kelapa misalnya, biasanya harus ditanam secara berkelompok dikarenakan sering bunga jantannya gugur terlebih dahulu sebelum sempat membuahi bunga betina.

Terkadang kita mendapati tanaman buah telah berbunga lebat dan nampak menjanjikan. Tetapi seiring waktu bunga itu gugur satu persatu dan urung menjadi buah. Biasanya hal ini dikarenakan oleh kekurangan air, serangga dan hama penyakit, cuaca yang ekstrim, dan penyemprotan yang tidak pas.

pupuk-perangsang-buah-alami-buatan-sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami

Cara Membuat Ramuan Pupuk Perangsang Buah Organik Mudah, Murah, dan Sehat – Perangsang buah organik adalah ramuan obat alami yang berfungsi untuk meningkatkan produksi buah tanaman buah. Biasanya obat perangsang buah kita beli dari toko alsintan, namun obat tersebut adalah produk kimia yang kurang baik bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan alasan kesehatan di atas, maka berikut ini cara membuat perangsang buah organik secara mudah.

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:

1 liter Microorganisme nabati atau EM alami
3 butir telur ayam kampung

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:
  • 1 liter susu segar
  • 3 butir telur ayam kampung
Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu:
  1. 3 butir telur ayam kampung diambil kuningnya saja
  2. Campurkan kuning telur dengan microorganisme nabati atau susu 1 liter
  3. Kedua bahan dikocok hingga tercampur rata
  4. Diamkan selama 24 jam
  5. Setelah 24 jam, ramuan siap diaplikasikan
Aplikasi perangsang buah pupuk organik sangat mudah, yaitu:
  1. Kocok dulu sebelum digunakan
  2. Setiap satu sendok makan dicampur dengan air 5 liter
  3. Semprotkan pada tanaman buah
Manfaat dan kegunaan Perangsang Buah organik sangat banyak, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan bunga calon buah/biji
  2. Membuat buha beraroma dan manis rasanya
  3. Membuat biji jadi bernas atau mentes

cara-agar-tanaman-cepat-berbuah

Cara Agar tanaman cepat berbuah

Pemangkasan tanaman

Pemangkasan tanaman ini bertujuan agar tanaman cepat berbuah. Sasaran pemangkasan adalah pada:

– ranting-ranting yang tidak produktif
– cabang-cabang tanaman yang rusak
– Tajuk tanaman yang mengarah ke dalam
– pucuk-pucuk cabang/pohon.

Beberapa tanaman buah yang sering diberi perlakuan ini adalah: anggur, jeruk, apel, mangga, nangka, dan sirsak.

Yang perlu diperhatikan juga adalah teknik pemangkasan dan perlakuan setelah pemangkasan. Usahakan pemangkasan menggunakan alat yang sesuai. Untuk ranting kecil bisa menggunakan gunting tanaman, sedangkan cabang yang sudah besar gunakan gergaji. Arah pemotongan usahakan miring mengarah ke dalam agar bekas pemotongan tidak terkena air hujan yang bisa menyebabkan pembusukan. Berikan juga cat, tir, atau parafin pada bekas luka pemotongan agar terhindar dari serangan infeksi hama penyakit.

Mengikat batang tanaman

Beberapa petani di desa jaman dahulu seringkali melakukan teknik ini, yaitu mengikat batang/cabang primer tanaman menggunakan kawat/tambang. Dengan mengikat/melilit batang tanaman ini maka pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesa ke bagian akar akan terhambat sehingga menumpuk di cabang-cabang dan daun sehingga merangsang tanaman untuk berbunga lalu berbuah.

Perlukaan Batang tanaman

Teknik yang ketiga ini, melukai batang tanaman fungsinya hampir sama pada teknik pengikatan batang, yaitu menghambat penyaluran zat-zat makanan hasil fotosintesa daun ke bagian bawah/akar sehingga terjadi penumpukan makanan di bagian atas/dahan. Pada akhirnya tanaman akan terangsang untuk berbunga.

Yang perlu diperhatikan dalam teknik melukai batang tanaman ini adalah jangan sampai kebablasan sehingga malah menyebabkan tanaman menjadi mati.

Teknik melukai batang tanaman:

Goreslah kulit batang pohon menggunakan pisau tajam dengan ukuran 10-20an cm mengelilingi batang pohon, kerok sampai kambiumnya hilang (secara ringkas hampir mirip dengan teknik mencangkok). Kemudian oleskan ter/parafin untuk mencegah infeksi penyakit/hama tanaman.

Jenis tanaman buah yang sering diperlakukan seperti ini adalah mangga, nangka, dan kelengkeng. Biasanya pohon buah seperti kelengkeng akan berbuah 4-5 bulan setelah mendapat perlakuan ini.

Perempelan Tunas tanaman

Kadang ada rasa sayang melihat tunas tanaman yang baru tumbuh pada batang pokok tanaman. Tetapi justru teknik perempelan tunas ini harus dilakukan agar tanaman cepat berbuah. Terutama untuk tunas-tunas liar pada batang pokok bawah tanaman.

Pemupukan tanaman

Biasanya untuk membuat tanaman cepat berbuah, cara yang biasa ditempuh oleh petani adalah dengan penyemprotan menggunakan pupuk daun. Penyemprotan Pupuk Perangsang buah  dikenakan langsung pada daun yang nantinya akan diserap melalui stomata pada permukaan daun.

Pemberian Hormon

Hormon disini beda dengan pupuk tanaman. Fungsiny adalah untuk memacu tanaman agar segera berbuah. Biasanya teknik yang diterapkan dengan cara menyuntikkan pada batang tanaman, disemprotkan, atau dibasahkan pada bagian akar tanaman. Teknik ini disebut juga teknik booster. Saya pribadi kurang suka dengan teknik ini karena kesannya pemaksaan dan pemerk*saan pada tanaman.

Stres Air

Teknik stres air ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena alih-alih tanaman cepat berbuah, malah tanaman menjadi layu dan mati. Stres air dalam hal ini bukan berarti tidak disirami sama sekali tetapi hanya ditahan selama 2-3 hari tanpa air. Fungsinya agar daun tidak terlalu tumbuh lebat yang akhirnya akan merangsang tanaman untuk berbunga. Pastikan sebelum menerapkan teknik ini tanaman benar-benar sehat.

Pupuk Perangsang Buah AG – Amino Plus

  • Nutrisi Utama Tanaman yg mengandung 27 Unsur Hara Makro dan Mikro
  • Hadir dalam kemasan 250 ml dan 120 ml.

Manfaat dan Keunggulan Pupuk Perangsang Buah AG-Amino Plus :

  • Mendorong pertumbuhan akar, tunas dan percabangan pada tanaman (Palawija : kedelai, kacang hijau) dan Hortikultura (cabe, tomat, melon, semangka, bawang putih & merah, timun) sehingga meningkatkan bakal bunga dan buah yang akan terbentuk.
  • Memperbaruhi perakaran tanaman yang sudah berhenti berkembang sehingga tanaman akan bangkit berproduksi kembali dengan hasil yang lebih meningkat
  • Meningkatkan dan mempertahankan hijau daun (Klorofil) sehingga akan memperpanjang masa produksi daun serta meningkatkan proses Fotosintesis tanaman
  • Meningkatkan jumlah anakan produktif pada padi dan bawang merah / putih
  • Mempercepat perkecambahan benih dan mendorong pertumbuhan awal pada tanaman
  • Mempercepat pembentukan jaringan tanaman akibat luka gigitan hama

 

 

Cara Budidaya Jahe Panduan Lengkap Untuk Pemula

Cara Budidaya Jahe Panduan Lengkap Untuk Pemula. Tanaman jahe sudah terkenal sebagai bahan obat & penghangat. Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), se-famili dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) & lain-lain. Beriykut adalah Cara Budidaya Jahe.

Memilih tanaman budi- daya yang tepat memang sangat berpeng- aruh pada hasil dan keuntungan yang akan didapat. Namun jika terlalu larut dalam memilih komoditi/tanaman yang tepat. Bisa jadi keuntungan yang diharapkan akan terlewati karena musim.

Hal ini terjadi akibat harga berkaitan dengan musim panen. Dimana musim yang kurang mendukung menyebabkan harga komoditi tertentu mencapai harga tinggi. Dan sebaliknya saat musim baik dan banyak orang berbudidaya biasanya hargapun juga turun hal ini sesuai dengan hukum ekonomi. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka kita tak perlu menunggu musim atau rame- rame menanam sebagaimana sifat latah sebagian besar petani kita. Sehingga tidak lagi terjadi “panen massal/over produksi”. Dengan demikian tak perlu terjadi fluktuasi harga yang berarti dikarenakan terlalu banyak stok dan menurunnya jumlah permintaan.

Jahe merupakan tanaman multiguna. Bagian akarnya yang berupa rimpang bisa diolah dan dimanfaatkan hampir di semua jenis industri. Jadi jika Anda hanya memahami jahe sebagai bumbu masakan saja, rasanya Anda patut membaca banyak literatur lainnya seputar jahe. Pasalnya ia juga ternyata bermanfaat dalam dunia kecantikan dan juga kesehatan. Dengan demikian, hampir bisa dipastikan pangsa pasar jahe akan selalu ramai. Nah, artinya, nilai ekonominya tinggi dan menjanjikan jika dijadikan ladang usaha. Tertarik menanam jahe? Jika iya, mengapa tak dimulai dari pekarangan Anda saja? Cara budidaya jahe cukup mudah, semua orang pasti bisa. Termasuk Anda!

cara-budidaya-jahe-panduan-lengkap-untuk-pemula

Cara Budidaya Jahe Di Pekarangan Rumah

Siapkan Bahan Dan Alat

Adapun alat dan bahan yang diperlukan dalam menanam jahe di pekarangan rumah, sebagai berikut:

  1. Plastik polybag dengan kapasitas 5 kg sebanyak yang Anda perlukan. Kenapa kita memakai polybag? Sebab pekarangan biasanya sempit. Polybag bagus digunakan agar tanaman jahe tidak memakan banyak tempat.
  2. Tanah subur berhumus, secukupnya.
  3. Pupuk organik/kandang, secukupnya.
  4. Sekam, secukupnya.

Setelah semua bahan-bahan tersedia, saatnya kita memulai proses penanaman. Adapun cara budidaya jahe, langkah demi langkah, sebagai berikut:

  1. Pertama, campurkan bahan seperti tanah berhumus, sekam dan juga pupuk kandang. Perbandingannya 3 banding 1 banding 1. Artinya jika Anda menggunakan 3 ember tanah, maka campurkanlah dengan 1 ember pupuk kandang dan 1 ember sekam.
  2. Siapkan bibit jahe yang hendak Anda gunakan. Ambil bibit jahe dari indukan dan simpan di tempat yang lembab dan tertutup. Setelah tumbuh tunas, ambil indukan tadi dan mulailah memotongnya menjadi bibit kecil. Per bibit usahakan ada 2 tunas. Setelah itu, rendam bibit di dalam laritan agrimicin 0,1% selama kurang lebih 8 jam. Setelah itu, angkat dan keringkan.
  3. Selanjutnya, mulailah memasukkan tanah yang telah dicampur pupuk kandang dan sekam ke dalam plastik polybag. Isi hingga memenuhi ¾ kantong. Kemudian sisiplah di dalamnya bibit jahe yang telah disediakan pada langkah kedua.
  4. Umumnya jahe akan tumbuh setelah 3 bulan. Nah di minggu awal penanaman bibit, jangan lupa untuk terus menyiram polybag dengan air agar medium tanam dan bibit menyatu dengan baik.
  5. Setelah jahe tumbuh, lakukan proses pemeliharaan standar seperti pemupukan. Gunakan campuran urea dan KCl saat jahe berusia 1 bulan. Perbandingannyannya 3:4. Per polybag mendapat 1 sendok teh. Saat jahe memasuki umur 3 bulan, kurangi takaran menjadi ½ sendok teh per polybag.
  6. Langkah pemeliharaan selanjutnya adalah tindakan preventif dan represif pada hama dan penyakit. Gunakan pestisida dan perhatikan sistem drainase. Jangan sampai air menggenang dan menjadkan rimpang jahe busuk.
  7. Terakhir adalah proses pemanenan. Umumnya di usia 8 bulan, jahe sudah bisa dipanen.

Cara budidaya jahe di pekarangan ini terbilang mudah dan sederhana. Untuk menghemat belanja dapur, langkah ini patut dicoba. Selain menjadikan pekarangan asri,tanaman jahe juga menjadi tanaman obat keluarga. Jadi, selamat menanam jahe ya!

Sejarah Singkat Tanaman Jahe

Jahe berasal dari Asia Pasifik yg tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yg pertama kali memanfaatkan jahe. Terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak & obat-obatan tradisional. Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa & Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.

uraian-tanaman-jahe

URAIAN TANAMAN JAHE

Klasifikasi

  • Divisi : Spermatophyta
  • Sub-divisi : Angiospermae
  • Kelas : Monocotyledoneae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Zingiberaceae
  • Genus : Zingiber
  • Species : Zingiber officinale

Deskripsi Tanaman Jahe

Terna berbatang semu, tinggi 30 cm sampai 1 m. Rimpang bila dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun sempit, panjang 15 – 23 mm, lebar 8 – 15 mm. Tangkai daun berbulu, panjang 2 – 4 mm. Bentuk lidah daun memanjang, panjang 7,5 – 10 mm, & tidak berbulu. Seludang agak berbulu.

Perbungaan berupa malai tersembul dipermukaan tanah. Berbentuk tongkat atau bundar telur yg sempit, 2,75 – 3 kali lebarnya, sangat tajam ; panjang malai 3,5 – 5 cm, lebar 1,5 – 1,75 cm.  Gagang bunga hampir tidak berbulu, panjang 25 cm, rahis berbulu jarang. Sisik pada gagang terdapat 5 – 7 buah, berbentuk lanset, letaknya berdekatan atau rapat, hampir tidak berbulu, panjang sisik 3 – 5 cm.

Daun pelindung berbentuk bundar telur terbalik, bundar pada ujungnya, tidak berbulu, berwarna hijau cerah, panjang 2,5 cm, lebar 1 – 1,75 cm. Mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2,5 cm, helainya agak sempit, berbentuk tajam, berwarna kuning kehijauan. Panjang 1,5 – 2,5 mm, lebar 3 – 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik berwarna putih kekuningan, panjang 12 – 15 mm. Kepala sari berwarna ungu, panjang 9 mm ; tangkai putik 2

Jenis Tanaman Jahe

Jahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran, bentuk & warna rimpangnya. Umumnya dikenal 3 varietas jahe, yaitu :

  1. Jahe putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah atau jahe badak : Rimpangnya lebih besar & gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur tua, baik sebagai jahe segar maupun jahe olahan.
  2. Jahe putih/kuning kecil atau disebut juga jahe sunti atau jahe emprit : Ruasnya kecil, agak rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya tinggi. Jahe ini cocok utk ramuan obat-obatan, atau utk diekstrak oleoresin & minyak atsirinya.
  3. Jahe merah : Rimpangnya berwarna merah & lebih kecil dari pada jahe putih kecil. sama seperti jahe kecil, jahe merah selalu dipanen setelah tua, & juga memiliki kandungan minyak atsiri yg sama dengan jahe kecil, sehingga cocok utk ramuan obat-obatan.

MANFAAT TANAMAN JAHE

Rimpang jahe dapat digunakan sebagai bumbu masak, pemberi aroma & rasa pada makanan seperti roti, kue, biskuit, kembang gula & berbagai.minuman. Jahe juga dapat digunakan pada industri obat, minyak wangi, industri jamu tradisional, diolah menjadi asinan jahe, dibuat acar, lalap, bandrek, sekoteng & sirup. Dewasa ini para petani cabe menggunakan jahe sebagai pestisida alami. Dalam perdagangan jahe dijual dalam bentuk segar, kering, jahe bubuk & awetan jahe.

Disamping itu terdapat hasil olahan jahe seperti: minyak astiri & koresin yg diperoleh dengan cara penyulingan yg berguna sebagai bahan pencampur dalam minuman beralkohol, es krim, campuran sosis & lain-lain.

Adapun manfaat secara pharmakologi antara lain adalah sebagai karminatif (peluruh kentut), anti muntah, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat, anti inflamasi, anti mikroba & parasit, anti piretik, anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung & getah empedu.

SENTRA PENANAMAN JAHE

erdapat di seluruh Indonesia, ditanam di kebun & di pekarangan. Pada saat ini jahe telah banyak dibudidayakan di Australia, Srilangka, Cina, Mesir, Yunani, India, Indonesia, Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, Pakistan. Jahe dari Jamaika mempunyai kualitas tertinggi, sedangkan India merupakan negara produsen jahe terbesar, yaitu lebih dari 50 % dari total produksi jahe dunia.

SYARAT PERTUMBUHAN JAHE

Iklim

    1. Tanaman jahe membutuhkan curah hujan relatif tinggi, yaitu antara 2.500-4.000 mm/tahun.
    2. Pada umur 2,5 sampai 7 bulan atau lebih tanaman jahe memerlukan sinar matahari. Dengan kata lain penanaman jahe dilakukan di tempat yg terbuka sehingga mendapat sinar matahari sepanjang hari.
    3. Suhu udara optimum utk budidaya tanaman jahe antara 20-35°C.
  1. Media Tanam
    1. Tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah yg subur, gembur & banyak mengandung humus.
    2. Tekstur tanah yg baik adalah lempung berpasir, liat berpasir & tanah laterik.
    3. Tanaman jahe dapat tumbuh pada keasaman tanah (pH) sekitar 4,3-7,4. Tetapi keasaman tanah (pH) optimum utk jahe gajah adalah 6,8-7,0.
  2. Ketinggian Tempat
    1. Jahe tumbuh baik di daerah tropis & subtropis dengan ketinggian 0-2.000 m dpl..
    2. Di Indonesia pada umumnya ditanam pada ketinggian 200 – 600 m dpl.

PEDOMAN BUDIDAYA

Pembibitan Jahe

  1. Persyaratan Bibit Jahe
    1. Bahan bibit diambil langsung dari kebun (bukan dari pasar).
    2. Dipilih bahan bibit dari tanaman yg sudah tua (berumur 9-10 bulan).
    3. Dipilih pula dari tanaman yg sehat & kulit rimpang tidak terluka atau lecet.
  2. Teknik Penyemaian Bibit
    1. Penyemaian pada peti kayu : Rimpang jahe yg baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas & dijemur ulang 1/2-1 hari. Selanjutnya potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, lalu dicelupkan dalam larutan fungisida & zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit kemudian keringkan. Setelah itu dimasukkan kedalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut: pada bagian dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian di atasnya diberi abu gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yg paling atas adalah abu gosok atau sekam padi tersebut. Setelah 2-4 minggu lagi, bibit jahe tersebut sudah disemai.
    2. Penyemaian pada bedengan : Buat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m utk menanam bibit 1 ton (kebutuhan jahe gajah seluas 1 ha). Di dalam rumah penyemaian tersebut dibuat bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bakal bibit disusun pada bedengan jerami lalu ditutup jerami, & di atasnya diberi rimpang lalu diberi jerami pula, demikian seterusnya, sehingga didapatkan 4 susunan lapis rimpang dengan bagian atas berupa jerami. Perawatan bibit pada bedengan dapat dilakukan dengan penyiraman setiap hari & sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Bila bibit bertunas dipilih agar tidak terbawa bibit berkualitas rendah..Bibit hasil seleksi itu dipatah-patahkan dengan tangan & setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas & beratnya 40-60 gram.
  3. Penyiapan Bibit Jahe : Sebelum ditanam, bibit harus dibebaskan dari ancaman penyakit dengan cara bibit tersebut dimasukkan ke dalam karung & dicelupkan ke dalam larutan fungisida sekitar 8 jam. Kemudian bibit dijemur 2-4 jam, barulah ditanam.

Pengolahan Media Tanam

  1. Persiapan Lahan : untuk mendapatkan hasil panen yg optimal harus diperhatikan syarat-syarat tumbuh yg dibutuhkan tanaman jahe.
  2. Pembukaan Lahan : Pengolahan tanah diawali dengan dibajak sedalam kurang lebih dari 30 cm . Setelah itu tanah dibiarkan 2-4 minggu agar gas-gas beracun menguap serta bibit penyakit & hama akan mati terkena sinar matahari. Apabila pada pengolahan tanah pertama dirasakan belum juga gembur, maka dapat dilakukan pengolahan tanah yg kedua sekitar 2-3 minggu sebelum tanam & sekaligus diberikan pupuk kandang dengan dosis 1.500-2.500 kg.
  3. Pembentukan Bedengan : Untuk mencegah terjadinya genangan air, sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan-bedengan engan ukuran tinggi 20-30 cm, lebar 80-100 cm, sedangkan anjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan.
  4. Pengapuran : Pada tanah dengan pH rendah, sebagian besar unsur-unsur hara didalamnya, Terutama fosfor (p) & calcium (Ca) dalam keadaan tidak tersedia atau sulit diserap.
    1. Derajat keasaman < 4 (paling asam): kebutuhan dolomit > 10 ton/ha.
    2. Derajat keasaman 5 (asam): kebutuhan dolomit 5.5 ton/ha.
    3. Derajat keasaman 6 (agak asam): kebutuhan dolomit 0.8 ton/ha.

teknik-penanaman-jahe

 Teknik Penanaman Jahe

  1. Penentuan Pola Tanaman : Penanaman jahe secara tumpangsari dengan tanaman lain mempunyai keuntungan-keuntungan.
  2. Pembutan Lubang Tanam : utk menghindari pertumbuhan jahe yg jelek, karena kondisi air tanah yg buruk, maka sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan-bedengan. Selanjutnya buat lubang-lubang kecil atau alur sedalam 3-7,5 cm utk menanam bibit.
  3. Cara Penanaman : Cara penanaman dilakukan dengan cara melekatkan bibit rimpang secara rebah ke dalam lubang tanam atau alur yg sudah disiapkan.
  4. Perioda Tanam : Penanaman jahe sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan sekitar bulan September & Oktober. Hal ini dimungkinkan karena tanaman muda akan membutuhkan air cukup banyak utk pertumbuhannya.

Pemeliharaan Tanaman

  1. Penyulaman : Sekitar 2-3 minggu setelah tanam, hendaknya diadakan utk melihat rimpang yg mati. Bila demikian harus segera dilaksanakan penyulaman agar pertumbuhan bibit sulaman itu tidak jauh tertinggal dengan tanaman lain, maka sebaiknya dipilih bibit rimpang yg baik serta pemeliharaan yg benar.
  2. Penyiangan : Penyiangan pertama dilakukan ketika tanaman jahe berumur 2-4 minggu kemudian dilanjutkan 3-6 minggu sekali. Tergantung pada kondisi tanaman pengganggu yg tumbuh. Namun setelah jahe berumur 6-7 bulan, sebaiknya tidak perlu dilakukan penyiangan lagi, sebab pada umur tersebut rimpangnya mulai besar..
  3. Pembubunan : Tanaman jahe memerlukan tanah yg peredaran udara & air dapat berjalan dengan baik, maka tanah harus digemburkan. Disamping itu tujuan pembubunan utk menimbun rimpang jahe yg kadang-kadang muncul ke atas permukaan tanah. Apabila tanaman jahe masih muda, cukup tanah dicangkul tipis di sekeliling rumpun dengan jarak kurang lebih 30 cm. Pada bulan berikutnya dapat diperdalam & diperlebar setiap kali pembubunan akan berbentuk gubidan & sekaligus terbentuk sistem pengairan yg berfungsi utk menyalurkan kelebihan air. Pertama kali dilakukan pembumbunan pada waktu tanaman jahe berbentuk rumpun yg terdiri atas 3-4 batang semu, umumnya pembubunan dilakukan 2-3 kali selama umur tanaman jahe. Namun tergantung kepada kondisi tanah & banyaknya hujan.
  4. Pemupukan :
    1. Pemupukan Organik : Pada pertanian organik yg tidak menggunakan bahan kimia termasuk pupuk buatan & obat-obatan, maka pemupukan secara organik yaitu dengan menggunakan pupuk kompos organik atau pupuk kandang dilakukan lebih sering disbanding kalau kita menggunakan pupuk buatan. Adapun pemberian pupuk kompos organik ini dilakukan pada awal pertanaman pada saat pembuatan guludan sebagai pupuk dasar sebanyak 60 – 80 ton per hektar yg ditebar & dicampur tanah olahan. utk menghemat pemakaian pupuk kompos dapat juga dilakukan dengan jalan mengisi tiap-tiap lobang tanam di awal pertanaman sebanyak 0.5 – 1kg per tanaman. Pupuk sisipan selanjutnya dilakukan pada umur 2 – 3 bulan, 4 – 6 bulan, & 8 – 10 bulan. Adapun dosis pupuk sisipan sebanyak 2 – 3 kg per tanaman. Pemberian pupuk kompos ini biasanya dilakukan setelah kegiatan penyiangan & bersamaan dengan kegiatan pembubunan.
    2. Pemupukan Konvensional : Selain pupuk dasar (pada awal penanaman), tanaman jahe perlu diberi pupuk susulan kedua (pada saat tanaman berumur 2-4 bulan). Pupuk dasar yg digunakan adalah pupuk organik 15-20 ton/ha. Pemupukan tahap kedua digunakan pupuk kandang & pupuk buatan (urea 20 gram/pohon; TSP 10 gram/pohon; & ZK 10 gram/pohon), serta K2O (112 kg/ha) pada tanaman yg berumur 4 bulan. Pemupukan juga dilakukan dengan pupuk nitrogen (60 kg/ha), P2O5 (50 kg/ha), & K2O (75 kg/ha). Pupuk P diberikan pada awal tanam, pupuk N & K diberikan pada awal tanam (1/3 dosis) & sisanya (2/3 dosis) diberikan pada saat tanaman berumur 2 bulan & 4 bulan. Pupuk diberikan dengan ditebarkan secara merata di sekitar tanaman atau dalam bentuk alur & ditanam di sela-sela tanaman.
  5. Pengairan & Penyiraman : Tanaman Jahe tidak memerlukan air yg terlalu banyak utk pertumbuhannya, akan tetapi pada awal masa tanam diusahakan penanaman pada awal musim hujan sekitar bulan September;
  6. Waktu Penyemprotan Pestisida : Penyemprotan pestisida sebaiknya dilakukan mulai dari saat penyimpanan bibit yg utk disemai & pada saat pemeliharaan. Penyemprotan pestisida pada fase pemeliharaan biasanya dicampur dengan pupuk organik cair atau vitamin-vitamin yg mendorong pertumbuhan jahe.
  1. HAMA & PENYAKIT

 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super Praktis

Cara membuat pupuk organik cair super banyak diterapkan oleh para petani untuk memenuhi nutrisi tanaman pertanian mereka. Produktivitas tanaman pertanian sangat erat hubungannya dengan kemampuan tanaman tersebut dalam menyerap unsur hara dan air secara efisien dari tanah. Kegiatan akar tanaman pertanian ini ditentukan oleh suatu kumpulan biologi terpadu. Oleh karena itu, dengan mengetahui pengetahuan ini dapat meningkatkan masing-masing proses biologi secara nyata. Pupuk organik memang memiliki pengaruh besar dalam melengkapi nutrisi tanaman pertanian. Oleh karena itu, sebagai petani yang baik sangat dianjurkan memberikan pupuk organik pada tanaman pertanian tersebut. Dengan begitu, hasil pertanian pun akan memuaskan dan berlimpah ruah.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

Pupuk organik cair secara singkat dapat diartikan sebagai pupuk berfasa cair yang dibuat dari bahan-bahan organik melalui proses pengomposan. Pada dasarnya, terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan. Cara membuat pupuk organik cair super yang pertama ialah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air. Jenis pupuk organik tanaman pertanian yang dilarutkan tersebut bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Untuk lebih mudahnya, jika diumpamakan seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk.

Pupuk yang kedua adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Pada dasarnya, pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama atau dasarnya. Selain itu, jenis pupuk cair juga lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibandingkan pada media tanam. Namun, jenis pupuk cair sangat efektif diterapkan pada media tanam saat mengaplikasikan metode hidroponik. Dalam metode hidroponik, media tanam sangat membutuhkan pupuk cair tersebut. Untuk info pupuk cair lebih jelasnya, simak saja cara membuat pupuk organik cair super berikut ini.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Super

Dari segi kegunaan, jenis pupuk organik cair bisa berfungsi sebagai perangsang tumbuh. Terlebih lagi, pada saat tanaman mulai bertunas atau saat perubahan dari fase vegetatif ke generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji. Pada dasarnya, daun dan batang bisa menyerap secara langsung pupuk yang diberikan melalui stomata atau pori-pori yang ada pada permukaannya. Dalam melakukan pemberian pupuk organik cair tersebut lewat daun harus hati-hati. Jaga takaran pemberian pupuk organik cair tersebut, jangan sampai overdosis. Karena jika terlalu banyak memberikan pupuk organik cair ini bisa mematikan tanaman pertanian tersebut.

Tidak hanya itu saja, pemberian pupuk daun yang berlebih juga akan mengundang hama dan penyakit pada tanaman. Jadi, ketepatan takaran pupuk organik cair harus benar-benar diperhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal. Karena memang produk pupuk cair merupakan salah satu terobosan baru teknologi organik. Pupuk cair ini dapat menyiasati sulitnya unsur hara terangkut dari tanah ke daun akibat tanah bantat dan buruknya struktur perakaran tanaman. Apabila petani mau menambahkan pupuk kandang atau pupuk hijau di lahannya, tentunya lahan akan kembali subur.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Terbaik

Cara ajaib membuat pupuk organik cair berkualitas tinggi yang pertama ialah siapkan bahan-bahannya. Bahan-bahan membuat pupuk organik yaitu 1 karung kotoran ayam, setengah karung dedak, 30 kg hijauan (jerami, gedebong pisang, daun leguminosa), 100 gram gula merah, 50 ml bioaktivator (EM4), air bersih secukupnya. Selain dengan kotoran ayam, anda dapat menggunakan kotoran kambing. Cara membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing juga sama dengan cara ini. Langkah selanjutnya yaitu dengan siapkan tong plastik kedap udara ukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk. Satu meter selang aerotor transparan (diameter kira-kira 0,5 cm), botol plastik bekas akua ukuran 1 liter. Lubangi tutup tong seukuran selang aerotor.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

Potong bahan-bahan organik yang akan dijadikan bahan baku pupuk cair tersebut. Kemudian masukkan ke dalam tong dan tambahkan air. Dengan komposisi yakni 2 bagian bahan organik, 1 bagian air. Kemudian aduk-aduk hingga merata. Lalu larutkan bioaktivator seperti EM4 dan gula merah 5 liter air aduk hingga merata. Kemudian cara membuat pupuk organik cair dengan EM4 menambahkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan baku pupuk. Tutup tong dengan rapat. Setelah itu, masukan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air.

Tahap Akhir Membuat Pupuk Organik Cair

Tunggu hingga 7-10 hari. Jika anda ingin mengecek tingkat kematangan, anda dapat buka penutup tong cium bau adonan. Apabila wanginya seperti wangi tape, adonan sudah matang. Pisahkan antara cairan dengan ampasnya dengan cara menyaringnya. Masukkan cairan yang telah melewati penyaringan pada botol plastik atau kaca, tutup rapat. Pupuk organik cair telah jadi dan siap digunakan. Apabila dikemas baik, pupuk bisa digunakan sampai 6 bulan. Bahkan, ampas adonan tersebut masih dapat digunakan sebagai pupuk dengan wujud padat. Dengan begitu, anda akan mendapatkan dua jenis pupuk sekaligus, padat dan juga cair.

Pupuk NPK Organik Terbaik

1. Pupuk NPK Mutiara

Pupuk NPK Mutiara merupakan jenis pupuk yang memang sangat bagus untuk merangsang tanaman agar lebih cepat menghasilkan buah. Jenis Pupuk NPK Mutiara tersebut juga dapat merangsang beberapa tanaman sayur mayur akan menjadikan daun dan organ tanaman lainnya menjadi lebih segar, daun dan batangnya. Dengan begitu, tanaman tersebut menjadi lebih hijau cerah, serta batang, akar dan buahnya menjadi lebih kokoh. Terlebih lagi, buah dan bunganya tidak gampang rontok. Terdapat dua cara dalam penggunaan Pupuk NPK Mutiara ini. Kedua cara tersebut yakni dengan cara diencerkan terlebih dahulu baru diberikan kepada tanaman, dan dapat ditebar langsung ke pusat tumbuh tanaman tanpa diencerkan.

Penggunaan Pupuk NPK Mutiara Cair

Bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan dalam penggunaan pupuk NPK mutiara cair tersebut ialah siapkan 2 liter air bersih. Siapkan 1 kg pupuk NPK mutiara yang masih dalam bentuk padatan. Sediakan ember yang dapat menampung larutan dengan massa (berat) lebih dari 2 liter. Siapkan pengaduk dari batang kayu/sejenisnya. Cara kerjanya adalah masukkan 1 kg pupuk NPK mutiara pada 2 liter air bersih di dalam ember. Kemudian aduk dengan batang pengaduk dari bantang kayu/sejenisnya. Aduklah hingga pupuk NPK mutiara padat tersebut larut dalam air. Kemudian diamkan dalam kurun waktu selama 5 hingga 10 menit hingga benar-benar menjadi larutan PNK mutiara cair.

Cara Penggunaan Pupuk NPK Mutiara

2 liter larutan pupuk NPK mutiara cair yang sudah dibuat tadi, selanjutnya dapat digunakan untuk beberapa kali pakai. Untuk 2 liter larutan pupuk NPK mutiara cair dilakukan pengenceran terlebih dahulu. Caranya dengan dimasukkan 2 liter NPK cair tersebut ke 8 liter air. Kemudian aduk hingga merata. Barulah setelah itu disiramkan ke masing-masing tanaman. Dengan dosis per tanamannya adalah 200 mL khusus untuk tanaman sayur mayur dan tanaman buah monokotil. Sedangkan untuk tanaman sayur mayur dari golongan tumbuhan dokotil menggunakan 4 liter larutan NPK mutiara cair yang sudah diencerkan.

Untuk tanaman buah-buahan berbatang pendek dan tidak berkayu (monokotil) berikan pupuk NPK mutiara sebanyak 0,1 kg pada saat tanaman berumur di atas rata-rata 1 bulan ke atas. Sedangkan untuk tanaman buah yang berkayu dan tanaman dikotil berikan 1 kg pupuk NPK mutiara. Pemberian pupuk NPK mutiara pada tanaman jenis dikotil setiap 2-3 bulan sekali. Dosis pemberian atau penggunaan pupuk NPK mutiara pada tanaman sayur mayur yakni 2 genggam/tanaman. Atau pupuk NPK mutiara tersebut dapat disebar secara acak dengan ditaburkan acak pada semua penjuru tanah tempat tanaman tersebut tumbuh. Dengan begitu, tanaman akan tumbuh dengan baik. Terlebih lagi, tanaman tersebut mampu menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penggunaan pupuk tersebut.

2. Pupuk NPK Pelangi

Pupuk organik cair yang sangat dianjurkan selanjutnya ialah pupuk NPK Pelangi. Karena kebutuan Nitrogen pada tanaman padi dan jagung relatif lebih besar. Maka para petani sangat dianjurkan untuk pemupukan padi dan jagung menggunakan NPK Pelangi. Namun dengan sifat kelarutan yang cepat dan kandungan N yang lebih kecil dari pupuk NPK pelangi. Maka para petani sangat dianjurkan untuk menggunakan pupuk NPK Ponska untuk pemupukan tanaman hortikultura. Pupuk NPK Pelangi memiliki karakter slow rilis. Dengan sifat slow rilis tersebut pupuk NPK Pelangi akan sangat cocok untuk tanaman padi. Oleh karena itu, para petani padi tidak perlu ragu-ragu atau takut menggunakan NPK Pelangi.

cara-membuat-pupuk-organik-cair-super-praktis

3. Pupuk NPK Phonska

Jenis pupuk NPK Phonska atau dikenal pula dengan sebutan pupuk majemuk NPK adalah pupuk yang terdiri atas lebih dari satu unsur hara utama. Unsur hara yang terdapat dalam pupuk NPK Phonska tersebut bisa NP, NK, dan NPK. Pupuk NPK Phonska ini dibuat dari urea, ammonium, ZA, DAP, MAP, TSP, KCL, ZK, Phospat, zeolit, Dolomit, kieserit, TE serta tambahan zat lain. Komposisi yang terdapat dalam pupuk NPK Phonska yang mendasar terdiri atas Nitrogen (N) : 15% Fosfat (P2O5) : 15% Kalium (K2O) : 15% Sulfur (S) : 10% Kadar air maksimal : 2%. Jenis pupuk NPK Phonska memiliki kekayaan kandungan zat memungkinkan pemupukan terpadu atas tanaman.

Manfaat Pupuk Organik Cair

Pupuk organik memang mengandung lebih sedikit kandungan unsur hara dibandingkan dengan pupuk kimia atau anorganik. Namun penggunaan berlebih pupuk anorganik justru akan menurunkan tingkat kesuburan tanah dan merusaknya. Karenanya sangat diperlukan kesadaran bagi para petani untuk turut menggunakan pupuk organik agar kesuburan tanah tetap terjaga. Jenis pupuk organik mengandung berbagai jenis unsur hara yang jauh lebih lengkap dibandingkan pada pupuk kimia. Kelebihan pupuk organik cair yang lain yaitu mengandung berbagai mineral, juga zat-zat esensial yang dibutuhkan tanah dan tanaman, serta hormon pertumbuhan tanaman.

Merangsang Pertumbuhan Tanaman Secara Efektif

Pupuk organik cair dapat merangsang pertumbuhan tanaman dengan baik. Selain itu, pupuk organik cair dapat secara efektif meningkatkan kapasitas tukar kation pada tanah, bila dibandingkan dengan pupuk kimia. Bahan organik yang digunakan sebagai dasar POC akan mampu mengurangi jumlah unsur hara yang terikat mineral tanah. Dengan begitu, semakin banyak unsur hara tersedia bagi tanaman. Pupuk berbahan kimia menutrisi tanaman dengan memberikan nutrisi yang dapat diserap tanaman, tetapi tidak dapat menggantikan peran bahan organik. Meningkatkan kesuburan tanaman. Memperbaiki dan meningkatkan kualitas kandungan organik di dalam tanah, sehingga tanah atau lahan pertanian menjadi lebih remah, gembur dan tidak liat bahkan keras. Menjaga ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Mengurangi polusi dan dampak sampah di lingkungan.

Memenuhi Nutrisi Tanaman

Pupuk organik cair memaksimalkan pemberian nutrisi bagi tanaman. Pupuk organik cair sebaiknya diperkaya dengan unsur-unsur mikro seperti nitrogen, kalium, sulfur, kalsium dan magnesium. Hal ini karena unsur-unsur makro yang dibutuhkan sudah disediakan oleh tanah. Untuk menyesuaikan kandungan unsur hara pada pupuk organik cair dapat digunakan bahan baku yang sesuai. Penyesuaian kandungan unsur hara juga harus memperhatikan pengaplikasian pupuk organik cair. Jenis pupuk organik cair dapat dibuat kaya dengan nitrogen. Bahan baku pupuk organik cair tersebut seperti kotoran unggas, daun-daun hijau atau jerami dapat menghasilkan pupuk yang lebih kaya akan nitrogen.

Mengatasi Hama dan Penyakit

Manfaat pupuk cair organik ini dapat mengusir hama tanaman seperti lalat buah, ulat daun, kumbang penggerek dan menghambat pertumbuhan ulat serta mematikan larva hama pengganggu. Selain itu, manfaat pupuk organik cair untuk mengatasi serangan penyakit padat umbuhan seperti, cacing, kumbang penggerek, lalat buah, jamur, spora dan larva organisme pada tumbuhan hal ini diketahui dari kandungan senyawa kimia yang dihasilkan dan mikroorganisme pendekomposisi didalam pupuk. Pupuk organik cair tidak ada efek negatif yang diakibatkan, baik bagi pengguna maupun bagi tanaman dan hewan ternak. Selain itu, hasil panen lebih sehat untuk dikonsumsi dan lebih tahan lama dalam penyimpanan secara alami.

Memperkaya Sel Tanaman

Gibberellin dan Asam Giberalat yang dihasilkan dari gibberella fujikoroi dan berupa hormon alamiah perangsang pertumbuhan pada tumbuhan. Manfaat pupuk cair ini untuk memperkaya sel tanaman, meransang pertumbuhan pohon, terutama pada tumbuhan buah, bunga, biji- bijian dan tumbuhan biji, memperkuat tangkai sari bunga pada tanaman. Alkohol yang dihasil dari fermentasi bahan dasar berfungsi sebagai pensteril tanaman dari lava dan spora penyakit tanaman. Kandungan N, P, K, Mg, S, terlarut yang terdapat didalam pupuk memiliki tingkat kestabilan yang baik. Dengan begitu, para petani yang masih pemula tidak perlu ragu untuk menggunakan pupuk organik cair tersebut.

Kandungan Pupuk Organik Cair

Folate Acid. Nicotinate Acid sebagai antipelagra. Panthotenate Acid sebagai anti bakteri pada kulit dan daun tanaman. Biotin sebagai penghasil vitamin B2 kompleks. Pyridoxine sebagai hormon pertumbuhan. Hyboflavine. Tyamin bermanfaat dalam metabolism karbohidrat. Giberelat Acid sebagai hormon peransang pertumbuhan pada tanaman dan dapat memperkaya sel pada tanaman. Auxins sebagai hormon yang mengatur arah tumbuh pada tanaman dan digunakan untuk menghasilkan buah dari bunga-bunga yang tidak dibuahi(partenokarpi). 1.3-difenilurea sebagai anti jamur dan sebagai ganti urea pada tanaman. M-inositol. Silo-inositol. Sorbitol. Ca, C1, Cu, Fe, K, Mg, Na, P, dan S. Mengandung minyak atsiri dan berfungsi sebagai anti bakteri.

Itulah ulasan terupdate mengenai cara membuat pupuk organik cair super praktis selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat. Terlebih lagi dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar trik budidaya tanaman terbaru maupun terpopuler.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang merupakan jenis buah yang merupakan salah satu dari jenis sayuran yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain rasanya yang manis dan gurih, Sayuran jenis ini biasanya di gunakan sebagai sayur tumis dan juga dapat di gunakan sebagai lalapan. Golongan tanaman ini seringkali dimanfaatkan para petani untuk memulihkan kandungan nitrogen tanah dengan cara menjadikannya tanaman sela. Namun, disamping fungsinya sebagai tanaman sela, bercocok tanam kacang panjang juga berpotensi dari sisi ekonomi.

Tips Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang tumbuh menjalar serta melilit tiang junjungnya.  Sebab itu hal penting dalam bertanam kacang panjang adalah menyiapkan junjung. Apalagi kacang panjang memiliki kemampuan adaptasi terhadap iklim yang baik, sehingga dapat ditanam sepanjang musim. Banyak orang yang setiap hari mengkonsumsi kacang panjang sebagai sayuran. Jadi bagi orang yang ingin bercocok tanam tanaman kacang panjang ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Karakteristik Kacang Panjang

Sayuran berbentuk panjang ini, menyukai udara yang panas, karena itu, pertumbuhannya akan lebih optimal jika berada di rentang suhu 15-24oC dan curah hujan 600-1500 mm per tahun. Kacang panjang juga sangat menyukai tipe tanah dengan drainase yang baik, gembur, serta terkena sinar matahari secara langsung. Kacang panjang sama seperti halnya tanaman palawija lainnya, mudah ditanam dan gampang perawatannya. Tetapi bukan berarti boleh dibiarkan tumbuh begitu saja. Karena untuk bisa memperoleh hasil yang maksimal, ada langkah-langkah yang mesti dilakukan.

Lahan yang cocok untuk menanam tanaman kacang panjang ini adalah sawah berpengairan teknis dengan ketinggian tempat sekitar 600m dpl, suhu 25-35 0C, Ph tanah 5,5-6,5 dengan struktur tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Musim yang tepat untuk budidaya kacang panjang pada musim kemarau (MK). Iklimnya kering, curah hujan antara 600-1.500 mm/tahun. Lain halnya dengan budidaya tanaman buah delima.

Penanaman Tanaman Kacang Panjang

Untuk penanaman kacang panjang anda harus memilih bibit yang berkualitas.  Biji memiliki bentuk yang lebih besar atau sekitar 80% dari biji kacang pada umumnya. Biji seperti ini memiliki daya tumbuh yang tinggi.  Biji yang akan dijadikan benih harus murni, artinya tidak tercampur biji-biji lain yang berasal dari varietas tidak jelas. Benih tidak perlu disemaikan, benih dapat ditanam langsung pada lubang lubang yang telah disiapkan.

Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar bisa dengan Obat Rumput berbahaan aktif Glifosat semacam Rambo serta Ruso alias dengan obat rumput berbahan aktif Parakuat semacam Noxone serta Divaxon seusai rumput kering, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur. Lakukan pengapuran apabila pH tnah lebih rendah dari 5,5. Siram lahan dengan pupuk POC NASA yang telah dicampur dengan air diatas bedengan. Hasil akan lebih bagus apabila menggunakan SUPER NASA dengan perbandingan botol SUPER NASA dengan 3 liter air.

Buat lubang pada tanah dengan jarak untuk merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, dan 30 x 40 cm. Jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm serta 30 x 60 cm. Lalu masukkan benih kedalam lubang tanam sebanyak 2 biji untuk setiap lubang. Tutup lubang dengan tanah tipis atau dengan abu dapur. Apabila dalam waktu 3 – 5 hari benih kacang panjang tumbuh berarti benih sehat, apbila tidak tumbuh lakukan penyulaman. Setelah berusia 2 – 3minggu lakukan penyiangan pada rumput yang tumbuh di sekitar kacang panjang.

Pangkas daun kacang panjang yang terlalu rimbun agar tidak menghambat pertumbuhan bunga kacang panjang. Berilah pupuk, pupuk sebaiknya diberikan pada lubang pupuk yang terletak di kiri dan kanan dari lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan juga tergantung pada jarak tanam. Lakukan pengairan secara rutin dan semprot dengan pestisida agar tidak terkena hama. Panen kacang panjang dapat dilakukan pada usi tanam sekitar 3,5 – 4 bulan, ciri ciri kacang yang siap panen adalah ukuran polong yang sudah maksimal. Cara untuk memanen adalah memotong dengan menggunakan pisau atau gunting potong yang tajam.