Cara Membuat Kebun Buah Naga Agar Buah Lebat

Buah naga merupakan buah yang mempunyai rasa yang segar. Selain itu buah naga banyak mempunyai manfaat untuk kesehatan. Harganya pun juga cukup mahal. Nah, hal ini menjadikan petani buah naga memperoleh keuntungan karena tingkat permintaannya yang tentunya cukup tinggi. Tentunya apabila anda ingin mengawali dalam budidaya buah naga. Manfaat dari buah naga yang sangat melimpah menjadikan banyak petani bersemangat untuk menanam buah naga. Selain ditanam juga bersemangat dalam pengembangan buah naga. Selain itu harga dari buah naga yang masih cukup mahal menjadikan daya tarik tersendiri. Sehingga banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk menanam buah ini.

cara-membuat-kebun-buah-naga-agar-buah-lebat

Umumnya buah naga banyak ditanam pada halaman rumah bagian depan. Sekaligus dijadikan sebagai hiasan pada taman mini ataupun dapat juga ditanam pada halaman bagian belakang. Tapi jika petani lebih serius untuk menekuni tanaman buah naga ini. Umumnya akan menanam buah naga di lahan yang lebih luas. Dapat ditanam di sawah ataupun pekarangan yang khusus dibuat untuk menanam buah naga agar hasil panen jadi melimpah. Buah naga adalah tanaman yang tergolong gampang dalam proses penanamannya. Tidak memerlukan teknik khusus agar dapat menanam buah naga ini. Biasanya, tanaman buah naga yang sering ditanam yaitu buah naga yang mempunyai warna kulit merah serta pada bagian dagingnya mempunyai warna putih dengan biji-biji halus dengan warna hitam.

Pembuatan Kebun Buah Naga

Pengolahan media tanah merupakan faktor penting yang wajib diperhatikan supaya tanaman buah naga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pula. Perakaran buah naga membutuhkan tanah yang gembur sebab perakarannya merayap pada permukaan tanah. Jika tanah terlalu keras ataupun liat, akar tidak dapat tumbuh dengan baik pada tanah. Sebelum digemburkan seharusnya tanah dibersihkan terlebih dari gulma dan rerumputan agar terhindar dari penyakit. Sesudah itu tanah digemburkan dengan mencangkul dalamnya satu cangkulan dengan cara dibolak-balik. Setelah itu dibuat lubang-lubang tanam yang sesuai dengan langkah tanamnya. Apakah memakai sistem panjatan tunggal ataukah sistem kelompok.

Untuk sistem panjatan tunggal pengolahan tanah dilakukan pada sekitar lubang tanamnya saja. Lain dengan sistem kelompok pengolahan tanah dilakukan di semua alur barisan tempat penanaman buah. Media tanam untuk panjatan tunggal memakai campuran tanah galian dengan diberi pasir sekitar 5 kilogram. Bubuk bata merah 5 kg, lalu pupuk kandang kering 10 kg serta dolomit 300 g lalu dicampur sampai rata.

Perawatan Buah Naga

Agar proses tumbuhnya tunas buah naga bisa cepat, maka pemupukan harus Anda lakukan. Apabila Anda memakai pupuk organik ataupun pupuk kandang, maka pupuk yang tepat yaitu pupuk dari kotoran ternak ayam. Tetapi jika Anda memakai pupuk yang kemasan. Lebih baik pilihlah yang terdapat unsur N lebih tinggi dibandingkan P dan K. Pemupukan ini dapat Anda lakukan saat buah naga sudah mulai tumbuh dewasa. Jika Anda memakai pupuk kandang, maka pupuk yang benar yaitu pupuk dari kotoran ternak kambing. Apabila menggunakan pupuk kemasan, carilah pupuk yang mempunyai unsur P lebih tinggi dibanding N.

Buah naga memerlukan penyerbukan supaya bunga dapat berbuah. Bila tidak ada lebah pembantu penyerbukan bunga, maka lakukan penyerbukan manual dengan langkah mengawinkan bunga buah naga. Sedangkan untuk mengatasi busuk serta gugur pada bunga, maka bisa diberikan KNO3 saat mulai munculnya bakal bunga.

 

3 Macam Tanaman Perkebunan Beserta Manfaatnya

Perkebunan adalah semua kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu di tanah atau media tumbuh tanaman yang lainnya. tentunya dalam ekosistem yang sesuai yaitu mengolah, serta memasarkan barang dan juga jasa hasil tanaman tersebut. Dengan dibantu ilmu pengetahuan serta teknologi modern. Permodalan dan manajemen untuk mendapatkan kesejahteraan untuk orang yang melakukan usaha perkebunan dan masyarakat sekitar. Tanaman perkebunan yang ditanam bukan merupakan tanaman yang menjadi makanan pokok ataupun sayuran. Nah, untuk membedakannya dengan usaha tanaman ladang serta hortikultura sayur sayuran dan tanaman bunga. Walaupun usaha penanaman tanaman buah masih juga dibilang usaha perkebunan. Tanaman yang ditanam umumnya dengan ukuran besar dengan waktu penanaman yang cukup lama, antara kurang dari setahun sampai dengan tahunan.

3-macam-tanaman-perkebunan-beserta-manfaatnya

Untuk ukuran luas perkebunan ini begitu relatif dan bergantung pada jumlah komoditas yang dihasilkan. Akan tetapi, suatu perkebunan membutuhkan suatu luas minimum untuk menjaga keuntungan melewati sistem produksi yang digunakannya. Sistem kepemilikan lahan tidak merupakan syarat mutlak dalam sistem perkebunan. Sehingga bagi beberapa komoditas meningkat sistem penyewaan lahan ataupun sistem dari pembagian usaha. Contohnya Perkebunan Inti Rakyat atau biasa disebut PIR. untuk sejarahnya perkebunan di berbagai negara sering terkait dengan sejarah penjajahan atau kolonialisme dan pembentukan dari negara, termasuk di negara Indonesia. Perkebunan bisa mengusahakan tanaman keras atau industri seperti coklat, kelapa, dan tanaman teh. Atau bisa juga tanaman hortikultura seperti pisang, anggur, serta anggrek. Untuk limbah pertanian bisa digunakan sebagai pupuk.

Jenis Tanaman Perkebunan

Tanaman yang tumbuh sebagai makanan pokok serta sayur mayur untuk membedakan dari bisnis dan hortikultura . Sayur mayur dan bunga, usaha penanaman pohon buah, walaupun masih disebut usaha perkebunan. Tanaman yang dapat tumbuh umumnya ukurannya besar dan penanamannya dengan waktu yang cukup lama, kurang dari satu tahun. Perkebunan digolongkan dari agroforestry dan silvikultur atau budidaya hutan sebab sifat intensif. Di dalam perkebunan dalam memelihara memainkan peran yang penting. Lalu di agroforestry dan silvikultur, tumbuhan cenderung tumbuh dibiarkan dengan kondisi alami. Sebab sifatnya yang intens, hampir selalu menggunakan metode budidaya perkebunan monokultur. Kecuali digunakan untuk komoditas tertentu, seperti tanaman lada.

Jenis Tanaman

Tanaman semusim merupakan tanaman yang hanya bisa tumbuh sepanjang tahun. Atau tanaman tahunan dipanen dengan cepat sebelum musim telah berakhir. Tanaman pertanian musiman tidak sebanyak dari tanaman perkebunan dengan sistem tahunan. Contoh tanaman industri yang semusim adalah sebagai berikut, serat rami, dari tanaman Cannabis sativa.

Untuk tanaman tahunan merupakan tanaman yang bisa tumbuh lebih dari dua tahunan. Tanaman industri tahunan pada umumnya mengacu woody tanaman yang sulit. Untuk membedakan semak nyata dengan rumput juga dapat dikatakan sebagai tanaman tahunan. Tanaman industri tahunan bisa dipanen beberapa kali sebelum pada akhirnya hasilnya menurun. Serta tidak lagi ekonomis produktif dan kemudian dipotong. Contoh dari tanaman industri tahunan adalah karet dari getah atau biasa disebut lateks dari tanaman yang bernama Hevea brasiliensis.

Yang ketiga adalah tanaman jenis hortikultura. Contoh dari tanaman hortikultura adalah tanaman pisang, apel, mangga, rambutan. Buah buahan ini banyak sekali dibudidayakan oleh masyarakat pada umumnya. tanaman hortikultura ini juga mudah perawatannya. Anda juga bisa menanamnya di dalam pot. Selain berfungsi sebagai penghasil buah, bisa juga digunakan untuk tanaman hias yang bisa menghiasi pekarangan rumah anda. Demikianlah ulasan tentang tanaman perkebunan. Semoga bermanfaat.

Cara Efektif Budidaya Kelapa Sawit Agar Berbuah Lebat

Kelapa sawit atau Elaeis adalah tanaman industri penting sebagai penghasil minyak untuk masak. Selain minyak masak kelapa sawit juga menghasilkan minyak industri, ataupun bahan bakar /biodiesel. Perkebunan kelapa sawit menghasilkan keuntungan banyak sehingga banyak perkebunan lama dan hutan yang dikonversi jadi lahan perkebunan kelapa sawit. Di Indonesia adalah negara penghasil minyak kelapa sawit tertinggi di dunia. Untuk wilayah penyebarannya di daerah Aceh, Jawa, Sulawesi, Kalimantan. Kelapa sawit ini berbentuk pohon. Pohonya mempunyai Tinggi yang dapat mencapai 24 meter. sedangkan akar serabut tanaman kelapa sawit mengarah ke samping dan bawah. Selain itu kelapa sawit juga mempunyai beberapa akar napas yang tumbuh mengarah ke atas menyamping untuk memperoleh tambahan aerasi.

cara-efektif-budidaya-kelapa-sawit-agar-berbuah-lebat

Seperti jenis tanaman palma lainnya, daun kelapa sawit tersusun tersusun majemuk. Daun sawit berwarna hijau tua dan pelepah mempunyai warna sedikit agak muda. Penampilan tanaman sawit ini sedikit sama dengan tanaman salak. Namun sawit ini dilengkapi dengan duri yang tidak begitu tajam dan keras. Batang tanaman sawit diselubungi bekas pelepah sampai umur 12 tahun. Sesampai umur 12 tahun pelapah yang sudah kering akan terlepas. sehingga tampilan sawit menjadi sama dengan kelapa biasa. Bunga betina dan bunga jantan terpisah tapi berada dalam satu pohon /monoecious diclin. Dan mempunyai waktu pematangan yang beda sehingga tidak selalu terjadi penyerbukan sendiri.

Karakteristik Tanaman Kelapa Sawit

Untuk Bunga jantan memiliki bentuk panjang dan lancip. sedangkan untuk bunga betina terlihat lebih besar dan lebih mekar. Tanaman sawit dengan tipe cangkang pisifera mempunyai sifat female steril.Jadi sangat jarang mendapatkan hasil tandan buah dan dalam produksi yang digunakan sebagai tetua jantan adalah bibit yang unggul. Karakteristik Buah sawit mempunyai warna macam macam dari hitam, merah, hingga ungu, tergantung bibit yang dipakai. Buah sawit bergerombol dalam tandan yang muncul pada tiap pelapah. Minyak dihasilkan oleh buah sawit. Kandungan minyak bertambah banyak menyesuaikan dengan kematangan buah. Sesampainya fase matang, kandungan asam lemak bebas yaitu FFA, free fatty acid akan meningkat.  Dan buah sawit akan jatuh dengan sendirinya.

Habitat asli dari kelapa sawit adalah daerah semak dan belukar. Sawit bisa tumbuh dengan baik pada daerah tropis suhu 15° LU sampai 15° LS. Tanaman sawit ini dapat tumbuh sempurna pada ketinggian 0 sampai 500 m dari permukaan air laut. Dan bisa tumbuh baik dengan kelembaban 80 hingga 90%. Sawit memerlukan iklim dengan curah hujan yang stabil. 2000 sampai 2500 mm dalam satu tahun. Yaitu daerah yang tidak tergenangi air pada musim hujan dan tidak mengalami kekeringan pada waktu  kemarau. Pola curah hujan tiap tahunnya memengaruhi pembungaan dan produksi buah kelapa sawit.

Kelapa sawit yang biasa dibudidayakan terdiri dari dua jenisyaitu E. guineensis serta E. oleifera. untuk Jenis pertama yang paling luas dibudidayakan oleh orang. Dari dua jenis kelapa sawit ini masing-masing memiliki keunggulan. E. guineensis mempunyai produksi yang tinggi. Sedangkan E. oleifera mempunyai tinggi tanaman yang tidak tinggi. Banyak orang yang menyilangkan kedua species ini untuk meperoleh species yang lebih tinggi produksi dan mudah dipanen. E. oleifera sekarang sudah mulai banyak budidaya kelapa sawit. Karena untuk menambah keanekaragaman sumber daya genetik.

Budidaya Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu jenis komoditas yang memberikan peran yang cukup besar sebagai pendapatan negara. Prospek budidaya kelapa sawit masih sangattinggi sebab kelapa sawit dipakai untuk berbagai olahan produk. Termasuk minyak sawit yang di Indonesia ini menjadi bagian dari sembilan bahan pokok masyarakatnya. Walaupun prospek perkebunan kelapa sawit masih cukup besar. Cara budidaya kelapa sawit dan persiapan perlu diperhatikan secara teliti. Dikarenakan tanaman sawit ini merupakan tanaman tahunan. Jadi produksi selama berpuluh puluh tahun akan sangat tergantung pada awal proses bertanam tanaman kelapa sawit itu. Tentu masalah pembibitan merupakan upaya awal yang penting yang wajib diperhatikan secara sungguh sungguh dan teliti.

Teknologi pada pembibitan tanaman sawit sudah sangat berkembang saat ini. Peneliti sudah mampu melakukan budidaya kelapa sawit melalui kultur jaringan yang akan mengutamakan kualitas produksi.  Buah kelapa sawit akan dibuat sama persis dengan pohon induknya. Meskipun begitu, teknik kultur jaringan itu akan terlalu sulit dilakukan oleh orang yang berkebun. Sehingga lebih baik perkebun sawit memilih pembibitan yang lebih gampang. Misalnya melalui benih kelapa sawit yang disiapkan oleh balai pusat penelitian tanaman kelapa sawit. Pekebun sawit juga bisa menyediakan bibit dengan langkah meneliti penyerbukan bunga betina pohon induk sawit.

Setelah memperoleh bibit kelapa sawit dengan kualitas yang unggulan, pembibitan harus dilakukan pada lahan yang datar dan dekat dengan sumber air. Sebagai cara untuk memudahkan penanaman nanti, lebih baik tempat pembibitan terdapat di tengah areal yang akan diberi tanaman sawit. Untuk area pembibitan harus bersih tidak ada gulma dan dilengkapi dengan peralatan penyiraman, drainase dan jalan. langkah demi langkah harus dilakukan dengan teliti. Semua itu dilakukan untuk kualitas kelapa sawit yang akan dihasilkan pada akhirnya. Anda juga harus memberikan pupuk kelapa sawit yang tepat.

Teknik Pembibitan Dan Lahan

Orang yang berkebun sawit bisa memakai 2 teknik budidaya pembibitan. Yakni dengan langkah langsung di polibag tanpa melalui proses dederan. Dengan langkah tak langsung yang meliputi dua tahap berupa tiga bulan tahap pembibitan awal atau dederan dan sembilan bulan tahap pembibitan utama. Selama proses pembuatan bibit, 2 kali dalam sehari bibit perlu disiram ,dipupuk, dan diteliti untuk memperoleh benih yang mampu tumbuh dengan baik di lahan tanam. para Petani boleh saja menggunakan teknik menanam sawit tingkat tinggi yang menggunakan bermacam macam teknologi maju. Akan tetapi teknik ini tidak akan menghasilkan yang optimal selama syarat tumbuh maksimal tanaman sawit tidak dipenuhi. Tanaman Kelapa sawit sangat baik ditanam pada daerah tropis yang curah hujannya rata-rata 1.500 hingga 3.00 mm tiap tahun. Kelapa sawit akan tumbuh dengan baik di dataran rendah pada ketinggian 200 sampai 400 meter di atas permukaan air laut.

Kelapa sawit akan tumbuh dengan optimal jika lama terkena langsung sinar matahari 1 sampai 7 jam per harinya. Buah kelapa sawit yang diperoleh akan jauh lebih maksimal saat tanaman sawit tumbuh di daerah dengan suhu mencapai 25 sampai 27 derajat Celcius. Tanaman kelapa sawit sangat memerlukan tanah yang subur, gembur, dan mempunyai drainase baik untuk pertumbuhan maksimal dengan pH tanah 4,0-6,5. Setelah itu, persiapan lahan sangat tergantung pada letak lahan perkebunan yang akan ditanami. Disini Ada beberapa untuk jenis area yang akan jadi lokasi pas untuk penanaman sawit . Seperti halnya bukaan baru pada lahan hutan sekunder dan primer atau area yang terdapat tumbuhan ilalang atau semak belukar. Nah, ada juga lahan konversi yang menjadi lahan yang sebelumnya pernah digunakan untuk perkebunan tumbuhan jenis lain. Untuk Lahan bukaan ulang ini adalah lahan tanam kelapa sawit yang kelapa sawit juga pernah di tanam disini sebelumnya .

 

Jenis Pupuk Kelapa Sawit Yang Baik Dan Pengaplikasiannya

Bagaimana caranya memelihara kelapa sawit agar berbuah banyak? Tujuan utama membudidayakan kelapa sawit adalah untuk mendapatkan buah. Semakin banyak buah yang diperoleh, maka semakin besar pula keuntungan yang didapatkan oleh petani.

Faktanya tingkat produktifitas tanaman kelapa sawit berbanding lurus dengan bentuk pemeliharaannya. Apabila pohon sawit dipelihara dengan benar, maka pohon tersebut pun akan menghasilkan buah dalam jumlah yang melmpah. Begitu pula sebaliknya jika pohon sawit kurang mendapatkan perawatan, buah yang dihasilkan oleh pohon tersebut pun menjadi kurang maksimal.

Kebanyakan produk pupuk menyatakan bahwa pupuk produksi mereka adalah yang terbaik. Namun untuk tanaman kelapa sawit Anda tak boleh asal memilih pupuk. Sebab pupuk akan menjadi pendongkrak hasil sawit semakin melimpah dan berkualitas bagus. Maka Anda harus mengetahui jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar melimpah setiap dilakukan panen.

Anda harus mengetahui  jenis pupuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Lalu bagaimanakah kita dapat mengetahui pupuk kelapa sawit terbaik saat ini? Sebenarnya kita dapat menilai pupuk kelapa sawit yang terbaik itu seperti apa. Biasanya pupuk organik yang cocok untuk kelapa sawit adalah yang bahan dasarnya terbuat dari urea, kcl dan tsp. Selain itu cara penggunaan pupuk yang praktis juga akan mempengaruhi tingkat penjualan pupuk itu sendiri.

Hal paling terpenting sebelum melakukan pemupukan adalah membersihkan dahulu piringan sawit, piringan sawit adalah bulatan disekeliling pohon sawit ini dilakukan agar hama tidak mengganggu proses pemupukan dan jangan lupa bersihkan keliling sawit dari rumput.

jenis-pupuk-kelapa-sawit-yang-baik-dan-pengaplikasiannya

Jenis Pupuk Kelapa Sawit dan Fungsinya

Anda harus mengetahui  jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik agar hasil sawit semakin banyak. Anda tak boleh salah memilih pupuk yang baik untuk kelapa sawit. Berikut beberapa persyaratan pupuk baik untuk kelapa sawit yang dapat Anda terapkan.

Mengurangi pemakaian pupuk NPK

Saat Anda memulai menanam bibit tanaman kelapa sawit tentu telah memilih bibit yang terbaik. Bahkan Anda juga telah memilih pupuk NPK serta jenis pupuk lain dengan kombinasi yang benar yaitu 2-1-2 atau 2-1-3. Namun yang harus Anda perhatikan adalah saat tanaman kelapa sawit Anda hendak berbuah. Jenis pupuk kelapa sawit yang baik untuk tanaman Anda yang akan berbuah ini adalah jenis produk pupuk buah. Pemakaian pupuk buah ini sebaiknya seimbang dengan pemakaian pupuk NPK. Bahkan akan sangat baik bila pemakaian pupuk NPK jauh berkurang dengan adanya pupuk buah tersebut. jadi Anda dapat menghemat pemakaian pupuk NPK.

Membuat tanaman bebas hama

Salah satu cara efektif yang dapat Anda lakukan mengenali pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah dengan melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta hama yang biasanya menyertai. Bila pupuk yang Anda gunakan berkualitas baik maka tanaman kelapa sawit Anda tak akan terserang hama pada saat musim hama. Bahkan kelapa sawit Anda akan tumbuh bagus dan terhindar dari serangan hama.

Membantu pohon tua untuk berbuah

Jenis pupuk untuk kelapa sawit yang baik adalah mampu membantu pohon tua kelapa sawit untuk berbuah, tak hanya pohon baru saja yang akan berbuah. Jadi pupuk buah yang bagus adalah pupuk yang mampu membuat pohon tua sawit Anda mampu berbuah melimpah pula.

Mampu mengurangi kerontokan bunga dan buah

Pupuk kelapa sawit yang baik adalah pupuk yang juga memiliki kemampuan mengatasi kerontokan bunga dan buah. Sebab dengan rontoknya bunga akan mengurangi banyaknya hasil panen sawit Anda nantinya. Sebab kebanyakan petani sawit mengeluhkan kerontokan bunga dan buah. Maka pilihan jenis pupuk untuk kelapa sawit sangat diperlukan sehingga panenan tak mengalami penyusutan atau gagal panen. Bahkan dengan pemilihan pupuk yang tepat membuat panen sawit Anda tetap melimpah.

Pupuk mudah dibeli dan selalu tersedia

Syarat kelima dari pemilihan pupuk yang baik untuk kelapa sawit adalah ketersediaan pupuk yang mudah didapat dan praktis. Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam proses budidaya tanaman kelapa sawit. Dengan adanya pupuk buatan yang sudah siap pakai tentu akan menghemat tenaga dan waktu para petani kelapa sawit. Pupuk yang Anda pilih untuk membantu perkembangan sawit sebaiknya mudah Anda dapatkan dan dapat Anda jangkau di sekitar daerah.

dosis-untuk-pupuk-kelapa-sawit

Dosis Untuk Pupuk Kelapa Sawit Yang Benar

Kelapa sawit merupakan jenis tanaman keras yang memiliki potensi untuk di kembangkan menjadi sebuah usaha, mengingat pesanan minyak kelapa sawit yang begitu banyak, usaha perkebunan kelapa sawit bisa berkembang dengan pesat jika anda menekuninya dengan sungguh-sungguh.

Segala sesuatu yang di kerjakan dengan tepat dan benar akan membuahkan hasil yang optimal, karena setiap usaha yang dilakukan dengan maksimal akan mendapatkan hasil yang memuaskan juga. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Jika anda berniat menekuni usaha perkebunan kelapa sawit atau berniat menanam kelapa sawit di pekarangan rumah anda yang luas anda harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya ialah Dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar, serta metode pemupukannya.

Pada pemberian pupuk, anda harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada pupuk tersebut, pastikan pupuk pilihan anda memiliki komposisi natrium, fosfor, kalium, magnesium, serta boron. Untuk jenis pupuknya anda dapat menggunakan jenis pupuk: urea, KCI, TSP,  serta kiserit. Jika anda ingin menggunakan pupuk tambahan, anda dapat mempergunakan Borax atau Boron deficiency. Berikut dosis pupuk untuk kelapa sawit yang berumur 0-3 tahun:

  1. Berikan pupuk urea dengan dosis 0,4-0,6 per tanaman dalam kurun dua kali selama setahun.
  2. Anda juga dapat menggunakan pupuk KCI dua kali setiap tahun dengan takaran 0,2-0,5 kg bagi tiap-tiap tanaman kelapa sawit.
  3. Pemupukan kelapa sawit dengan pupuk kiserit dengan dosis 0,1-0,2 kg pada masing-masing tanaman dengan waktu dua kali selama setahun.
  4. Dosis pupuk untuk kelapa sawit menggunakan borax dapat di lakukan dnegan takaran 0,02-0,05 kg pada tiap tanaman dengan jangka waktu dua kali per tahun.

Dan bagi tanaman kelapa sawit yang sudah mulai menghasilkan atau yang telah berumur  di atas 3 tahun, berikut dosisnya:

  • Dengan urea berdosis 2-2,5 kg dalam kurun waktu dua kali setahun tiap tanaman.
  • Untuk pupuk KCI dengan dosis 2,5-3 kg per tanaman setiap dua kali dalam setahun
  • Kiserit dua kali per tahuan dengan takaran 1-1,5 kg per tanaman.
  • Pemupukan kelapa sawit menggunakan SP-36 hanya diberikan dengan proporsi 0,75-1,0 kg tiap tanaman dan dilakukan dalam jangka waktu setahun sekali.
  • Untuk borax lakukan setiap setahun dua kali dengan takaran 0,05-0,1 kg tiap tanaman.

Sementara untuk pemberian pupuk yang mengandung natrium sebarkan pada jarak 50 cm mulai dari pokok hingga bagian luar piringan. Untuk pupuk fosfor, kalium serta magnesium dapat anda sebarkan mulai jarak 1 hingga 3 meter berawal dari pokok batang dengan menyeluruh. Sedangkan pada boron berikan jarak dari 30-50 cm pada pokok kelapa sawit. Inilah informasi seputar dosis untuk pemupukan tanaman kelapa sawit yang benar yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami Buatan Sendiri. Apakah anda mempunyai tanaman buah di pekarangan rumah/di kebun yang tumbuh subur, sehat, daunnya rimbun, cabangnya banyak, pokoknya indah dipandang, tetapi anehnya tidak juga berbuah? Maka, artikel di bawah ini mungkin bisa menjadi solusinya.

Tetapi, sebelum anda belajar teknik membuat tanaman cepat berbuah lebat, terlebih dahulu harus anda pelajari faktor-faktor yang menyebabkan tanaman tidak kunjung berbuah/tidak bisa berbuah dengan lebat.

Tiap tanaman mempunyai waktu yang berbeda untuk dapat berbuah. Ada yang dalam beberapa bulan bisa langsung berbuah, seperti tomat, mentimun, semangka dan pepaya.

Ada yang membutuhkan waktu sedang antara 6 s.d. 12 bulan, diantaranya adalah buah naga, jambu biji, jeruk nipis, dan belimbing. Ada juga yang tergolong buah yang lama berbuah seperti srikaya, nangka mini, kelengkeng, delima, jambu air, sawo, mangga dan anggur. Tanaman di atas umumnya baru akan berbuah setelah berumur setahun lebih.

Semua pasti suka jika melihat tanamannya tumbuh subur, berdaun lebat dan mempunyai banyak cabang. Akan tetapi apalah artinya jika ternyata tanaman tersebut gagal berbuah. Pemupukan yang berlebihan, terutama yang banyak unsur N nya mungkin akan membuat tanaman menjadi nampak rimbun, hijau dan sehat. Akan tetapi justru hal tersebut menyebabkan tajuk tanaman menjadi kekurangan cahaya matahari untuk memasak makanannya.

Kebanyakan tanaman hanya akan dapat menghasilkan buah jika bunga yang tumbuh dibuahi oleh bunga jantan yang ada di dekatnya. Beberapa tanaman seperti salak dan kelapa misalnya, biasanya harus ditanam secara berkelompok dikarenakan sering bunga jantannya gugur terlebih dahulu sebelum sempat membuahi bunga betina.

Terkadang kita mendapati tanaman buah telah berbunga lebat dan nampak menjanjikan. Tetapi seiring waktu bunga itu gugur satu persatu dan urung menjadi buah. Biasanya hal ini dikarenakan oleh kekurangan air, serangga dan hama penyakit, cuaca yang ekstrim, dan penyemprotan yang tidak pas.

pupuk-perangsang-buah-alami-buatan-sendiri

Pupuk Perangsang Buah Alami

Cara Membuat Ramuan Pupuk Perangsang Buah Organik Mudah, Murah, dan Sehat – Perangsang buah organik adalah ramuan obat alami yang berfungsi untuk meningkatkan produksi buah tanaman buah. Biasanya obat perangsang buah kita beli dari toko alsintan, namun obat tersebut adalah produk kimia yang kurang baik bagi kesehatan manusia.

Berdasarkan alasan kesehatan di atas, maka berikut ini cara membuat perangsang buah organik secara mudah.

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:

1 liter Microorganisme nabati atau EM alami
3 butir telur ayam kampung

Resep I Obat Perangsang Buah Organik
Bahan-bahan:
  • 1 liter susu segar
  • 3 butir telur ayam kampung
Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu:
  1. 3 butir telur ayam kampung diambil kuningnya saja
  2. Campurkan kuning telur dengan microorganisme nabati atau susu 1 liter
  3. Kedua bahan dikocok hingga tercampur rata
  4. Diamkan selama 24 jam
  5. Setelah 24 jam, ramuan siap diaplikasikan
Aplikasi perangsang buah pupuk organik sangat mudah, yaitu:
  1. Kocok dulu sebelum digunakan
  2. Setiap satu sendok makan dicampur dengan air 5 liter
  3. Semprotkan pada tanaman buah
Manfaat dan kegunaan Perangsang Buah organik sangat banyak, yaitu:
  1. Merangsang pertumbuhan bunga calon buah/biji
  2. Membuat buha beraroma dan manis rasanya
  3. Membuat biji jadi bernas atau mentes

cara-agar-tanaman-cepat-berbuah

Cara Agar tanaman cepat berbuah

Pemangkasan tanaman

Pemangkasan tanaman ini bertujuan agar tanaman cepat berbuah. Sasaran pemangkasan adalah pada:

– ranting-ranting yang tidak produktif
– cabang-cabang tanaman yang rusak
– Tajuk tanaman yang mengarah ke dalam
– pucuk-pucuk cabang/pohon.

Beberapa tanaman buah yang sering diberi perlakuan ini adalah: anggur, jeruk, apel, mangga, nangka, dan sirsak.

Yang perlu diperhatikan juga adalah teknik pemangkasan dan perlakuan setelah pemangkasan. Usahakan pemangkasan menggunakan alat yang sesuai. Untuk ranting kecil bisa menggunakan gunting tanaman, sedangkan cabang yang sudah besar gunakan gergaji. Arah pemotongan usahakan miring mengarah ke dalam agar bekas pemotongan tidak terkena air hujan yang bisa menyebabkan pembusukan. Berikan juga cat, tir, atau parafin pada bekas luka pemotongan agar terhindar dari serangan infeksi hama penyakit.

Mengikat batang tanaman

Beberapa petani di desa jaman dahulu seringkali melakukan teknik ini, yaitu mengikat batang/cabang primer tanaman menggunakan kawat/tambang. Dengan mengikat/melilit batang tanaman ini maka pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesa ke bagian akar akan terhambat sehingga menumpuk di cabang-cabang dan daun sehingga merangsang tanaman untuk berbunga lalu berbuah.

Perlukaan Batang tanaman

Teknik yang ketiga ini, melukai batang tanaman fungsinya hampir sama pada teknik pengikatan batang, yaitu menghambat penyaluran zat-zat makanan hasil fotosintesa daun ke bagian bawah/akar sehingga terjadi penumpukan makanan di bagian atas/dahan. Pada akhirnya tanaman akan terangsang untuk berbunga.

Yang perlu diperhatikan dalam teknik melukai batang tanaman ini adalah jangan sampai kebablasan sehingga malah menyebabkan tanaman menjadi mati.

Teknik melukai batang tanaman:

Goreslah kulit batang pohon menggunakan pisau tajam dengan ukuran 10-20an cm mengelilingi batang pohon, kerok sampai kambiumnya hilang (secara ringkas hampir mirip dengan teknik mencangkok). Kemudian oleskan ter/parafin untuk mencegah infeksi penyakit/hama tanaman.

Jenis tanaman buah yang sering diperlakukan seperti ini adalah mangga, nangka, dan kelengkeng. Biasanya pohon buah seperti kelengkeng akan berbuah 4-5 bulan setelah mendapat perlakuan ini.

Perempelan Tunas tanaman

Kadang ada rasa sayang melihat tunas tanaman yang baru tumbuh pada batang pokok tanaman. Tetapi justru teknik perempelan tunas ini harus dilakukan agar tanaman cepat berbuah. Terutama untuk tunas-tunas liar pada batang pokok bawah tanaman.

Pemupukan tanaman

Biasanya untuk membuat tanaman cepat berbuah, cara yang biasa ditempuh oleh petani adalah dengan penyemprotan menggunakan pupuk daun. Penyemprotan Pupuk Perangsang buah  dikenakan langsung pada daun yang nantinya akan diserap melalui stomata pada permukaan daun.

Pemberian Hormon

Hormon disini beda dengan pupuk tanaman. Fungsiny adalah untuk memacu tanaman agar segera berbuah. Biasanya teknik yang diterapkan dengan cara menyuntikkan pada batang tanaman, disemprotkan, atau dibasahkan pada bagian akar tanaman. Teknik ini disebut juga teknik booster. Saya pribadi kurang suka dengan teknik ini karena kesannya pemaksaan dan pemerk*saan pada tanaman.

Stres Air

Teknik stres air ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena alih-alih tanaman cepat berbuah, malah tanaman menjadi layu dan mati. Stres air dalam hal ini bukan berarti tidak disirami sama sekali tetapi hanya ditahan selama 2-3 hari tanpa air. Fungsinya agar daun tidak terlalu tumbuh lebat yang akhirnya akan merangsang tanaman untuk berbunga. Pastikan sebelum menerapkan teknik ini tanaman benar-benar sehat.

Pupuk Perangsang Buah AG – Amino Plus

  • Nutrisi Utama Tanaman yg mengandung 27 Unsur Hara Makro dan Mikro
  • Hadir dalam kemasan 250 ml dan 120 ml.

Manfaat dan Keunggulan Pupuk Perangsang Buah AG-Amino Plus :

  • Mendorong pertumbuhan akar, tunas dan percabangan pada tanaman (Palawija : kedelai, kacang hijau) dan Hortikultura (cabe, tomat, melon, semangka, bawang putih & merah, timun) sehingga meningkatkan bakal bunga dan buah yang akan terbentuk.
  • Memperbaruhi perakaran tanaman yang sudah berhenti berkembang sehingga tanaman akan bangkit berproduksi kembali dengan hasil yang lebih meningkat
  • Meningkatkan dan mempertahankan hijau daun (Klorofil) sehingga akan memperpanjang masa produksi daun serta meningkatkan proses Fotosintesis tanaman
  • Meningkatkan jumlah anakan produktif pada padi dan bawang merah / putih
  • Mempercepat perkecambahan benih dan mendorong pertumbuhan awal pada tanaman
  • Mempercepat pembentukan jaringan tanaman akibat luka gigitan hama

 

 

Tabulampot Anggur Mudah Caranya Banyak Buahnya

Tabulampot Anggur Mudah Caranya Banyak Buahnya. Tabulampot Anggur Memang sangat mengundang perhatian para tamu yang datang di rumah anda. Akan lebih memukau lagi jika tanaman anggur berbuah lebat dalam waktu singkat.

Buah anggur yang enak dan menyegarkan menjadi sumber nutrisi untuk keluarga. Kandungan vitamin dan antioksidan pada buah anggur cukup tinggi. Kulit anggur juga mengandung senyawa resveratrol yang berkhasiat untuk mencegah penyakit kanker, jantung, dan penggumpalan darah.

Penampilan pohon anggur memang eksotis dan atraktif, karena dibandingkan dengan tanaman buah yang lain, anggur memiliki beberapa keistimewaan yang menakjubkan. Dari segi usia produktif anggur termasuk ekstra cepat untuk menghasilkan buah. Dari segi buah yang dihasilkan pun tetap menakjubkan, betapa tidak, dengan ukuran pohon yang relatif kecil dia mampu menghasilkan volume buah yang luar biasa, bahkan dengan perawatan yang tepat buah yang dihasilkan bisa melampaui berat pohonnya sendiri, hebat kan?

Pasti semua hobiis tanaman berkeinginan menanam anggur. Tetapi di wilayah perkotaan yang padat penduduk tentu saja tidak mudah untuk berkebun anggur. Jangan berkecil hati, tabulampot (tanaman buah dalam pot) solusinya. Bahkan pohon anggur dalam pot semakin terlihat menawan saat dompolan buahnya bergelantungan, apalagi saat buahnya mulai berubah warna. Ingin mencoba?

tabulampot-anggur-mudah-caranya-banyak-buahnya

Cara budidaya tabulampot anggur kini menjadi trend dalam memanfaatkan lahan sempit. Selain itu, pemenuhan kebutuhan hara tanaman juga dapat dikontrol.Sebelum mengembangkan tabulampot anggur, anda perlu mengenali karakter tanaman ini terlebih dahulu. Mengapa? Tentunya agar anda sukses dalam budidaya tanaman anggur di dalam pot. Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Tanaman Anggur merupakan salah satu tanaman yang hidup pada daerah dataran rendah.

Di Indonesia, budidaya tabulampot anggur yang direkomendasikan untuk di tanam adalah Jenis Anggur Probolinggo Biru dan Alphonso Lavalle. Untuk budidaya anggur perlu memperhatikan daerah yang cocok untuk tumbuh dan berkembang.

Tidak seperti kebanyakan tanaman lainnya, tanaman anggur justru membutuhkan musim kemarau panjang berkisar 4-7 bulan agar dapat tumbuh dengan baik dan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi.

Curah hujan yang diperlukan oleh tanaman ini hanya 800 mm per tahun. Oleh karena itu, penyiraman yang berlebihan dapat mengganggu proses pembuahannya.Suhu untuk tumbuh maksimal adalah 31oC dan suhu minumum adalah 23oC dengan kelembapan udara berkisar antara 75-80%. Lantas bagaimana cara agar tabulampot anggur bisa berbuah lebat. Simak langkah-langkah berikut ini.

cara-menanam-tabulampot-anggur-dengan-benar

Cara Menanam Tabulampot Anggur Dengan Benar

Menyiapkan pot untuk bibit Anggur

Langkah pertama adalah siapkan terlebih dahulu pot dengan diameter 30 cm dan tinggi 40 cm, atau yang lebih besar lagi.Setelah itu siapkan media tanam untuk tabulampot anggur. Ingat, Hanya beberapa jenis tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman anggur dengan baik.

Isilah pot dengan media tanam yang terdiri dari campuran pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 sampai penuh. Setelah disiram nantinya media tanam akan turun, usahakan ketinggian media tanam 5 cm di bawah bibir pot.

Perhatikan juga tingkat keasaman (pH) media tanam. Tingkat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).

Pembibitan dan penanaman Tabulampot Anggur

Bibit tanaman anggur yang baik berasal dari stek atau cangkok, karena kualitas tanaman sama persis dengan induknya dan lebih cepat berbuah dibandingkan dengan yang berasal dari biji.

Pilihlah bibit dengan ukuran batang sebesar pensil dan mempunyai minimal 2 lembar daun yang sehat. Tanam pada saat suhu udara tidak terlalu panas (pagi atau sore). Siram media tanam sampai jenuh air.

Selanjutnya setelah tanaman mulai tumbuh sehat, pergola harus segera dipasang untuk menyangga batang tanaman yang mulai memanjang supaya tidak rebah ke tanah atau patah.

Untuk tabulampot anggur cukup dengan pergola sederhana berupa tiang saja atau besi yang dilengkungkan.
Tetapi untuk yang ingin mempercantik penampilan bisa saja dibuatkan pergola yang lebih artistik sesuai dengan selera, yang penting tujuannya sama untuk menyangga tanaman.

Pemeliharaan Tabulampot Anggur Pemupukan Tabulampot Anggur

Pembungaan pada tabulampot bisa dirangsang dengan memberi pupuk KCI. Pemupukan bisa diaplikasikan sepuluh hari sebelum dilakukan pemangkasan berat bersamaan dengan pemberian pupuk SP-36. Dosisnya 150 gram KCI dan 150 gram SP-36 untuk setiap tanaman.

Selanjutnya, lima hari setelah pemupukan KCI dan SP-36, tanaman kembali dipupuk dengan 100 gram Urea.
Penggunaan ketiga pupuk tersebut bisa digantikan dengan penggunaan pupuk majemuk NPK 15:15:15 sebanyak 300 gram dengan waktu yang pengaplikasian yang sama.

Pupuk anorganik juga dapat digantikan dengan pupuk organik seperti kotoran ayam, kotoran kelelawar, atau bisa juga kotoran burung walet karena memiliki kandungan fosfor yang tinggi berguna untuk memacu keluarnya bunga, pupuk ini juga meningkatkan kandungan gula dalam buah.

Pemangkasan Tabulampot Anggur

Pemangkasan dapat dilakukan dengan menghabiskan seluruh daun, cabang primer, dan cabang sekunder pada tanaman.Pemangkasan dilakukan saat tanaman berumur satu tahun. Pemangkasan yang baik dilakukan pada saat menjelang akhir musim hujan atau bisa juga setelah diberi perlakuan stres air. Hal tersebut dilakukan agar bertumbuhnya tunas dengan cepat. Umumnya, tunas dapat keluar seminggu setelah dipangkas dan diikuti dengan munculnya bunga.

Pemangkasan ini dilanjutkan setelah 15-20 hari panennya buah. Dengan begitu, tanaman dapat dipanen dan dipangkas tiga kali dalam setahun.

Pengendalian Stres air Pada Tabulampot Anggur

Perlakuan stres air dapat dilakukan dengan cara mengurangi intensitas penyiraman hingga seminggu sekali. Namun, jika tanaman menunjukkan gejala layu yang lumayan parah segera lakukan penyiraman sedikit demi sedikit untuk mencegah kematian pada tanaman.

Tanaman dibiarkan tidak disiram selama dua minggu sebelum pemangkasan. Selanjutnya, 2-3 hari menjelang pemangkasan, tanaman disiram kembali hingga lembap.

Penjarangan dan Pembungkusan Buah Anggur

Penjarangan dapat dilakukan 50-60 hari setelah pemangkasan atau saat ukuran buah sebesar kelereng. Sisakan satu
cabang dengan dua tandan buah yang paling baik. Buah yang telah dijarangkan dapat dibungkus agar lebih manis. Pembungkusan dilakukan sebulan sebelum buah dipanen.

Pemeliharaan tambulapot anggur relatif mudah karena dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Untuk mendapatkan tabulampot anggur yang rajin berbuah dan berdaya hasil tinggi, sebaiknya pilih beberapa varietas unggul, seperti varietas isabella, belgi, probolinggo biru, dan alphonso lavalle.Varietas isabella memiliki potensi hasil mencapai 20 kg per pohon dalam sekali panen, belgi berpotensi 10-15 kg per pohon, dan alphonso lavalle mampu berproduksi hingga 20-30 kg per pohon. Sementara itu, probolinggo biru memiliki potensi hasil sebesar 30-40 kg per pohon per tahun.

Tanaman anggur termasuk ke dalam kelompok tanaman menyerbuk sendiri. Namun, persilangan antarbunga pada tanaman anggur pun cukup tinggi. Dalam satu tanaman yang sama, dapat dihasilkan berbagai macam bunga, yaitu bunga jantan, bunga betina, atau hemaprodit. Sulur calon bunga anggur akan keluar dari ketiak daun ke-3 dan ke-5. Penyerbukan silang pada bunga anggur dapat dibantu oleh angin, serangga, dan manusia.

 

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Akhir-akhir ini cara bertanam hidroponik dengan paralon masih sangat digandrungi. Hal ini dikarenakan, bertanam hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas, sehingga bagi orang yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas pun dapat melakukannya. Langkah-langkah bertanam hidroponik untuk pemula sangat mudah, tidak berbeda jauh dengan sistem hidroponik pada media lainnya. Salah satu kelebihan mengembangbiakkan tanaman hidroponik dengan media pipa paralon adalah dalam satu paralon yang berukuran panjang dapat dipakai untuk menanam benih dengan jumlah lebih dari satu. Bercocok tanam secara hidroponik dapat memberikan banyak keuntungan. Bertanam hidroponik dengan paralon terjamin kebebasannya dari hama dan penyakit, tanaman tumbuh lebih cepat dan pemakaian pupuk lebih efisien, tanaman memberikan hasil yang kontinu, lebih mudah dikerjakan tanpa membutuhkan tenaga kasar, dan produksi tanaman lebih tinggi. Apabila anda berniat untuk mencobanya, Anda dapat menyimak ulasan berikut yang akan membahas mengenai bahan apa saja yang harus disiapkan serta cara pembuatan paralon sebagai media untuk membudidayakan tanaman hidroponik.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya. Tanaman hidroponik dapat di tanam dalam pot atau wadah lainnya dengan menggunakan air dan atau bahan-bahan porus lainnya, seperti kerikil, pecahan genting, pasir, pecahan batu ambang, dan lain sebagainya sebagai media tanamnya. Untuk memperoleh zat makanan atau unsur-unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman hidroponik, ke dalam air yang digunakan dilarutkan campuran pupuk organik. Campuran pupuk ini dapat diperoleh dari hasil ramuan sendiri garam-garam mineral dengan formulasi yang telah ditentukan atau menggunakan pupuk buatan yang sudah siap pakai. Menanam hidroponik sederhana menjadikan tanaman dapat tumbuh pada tempat yang semestinya tidak cocok, tidak ada resiko sebagai ketergantungan terhadap kondisi alam setempat, dan dapat dilakukan pada tempat-tempat yang luasnya terbatas. Melihat keuntungan yang didapat tersebut, banyak orang yang melakukan budidaya tanaman hidroponik, baik buah, sayur, maupun tanaman lainnya. Untuk info lebih jelasnya, langsung saja anda simak bertanam hidroponik dengan paralon berikut ini.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Sederhana

  • Alat dan Bahan

Sebelum membahas cara membuat hidroponik, ada beberapa bahan yang perlu anda siapkan. Bahan-bahan ini sangat mudah ditemukan, bahkan bisa pula menggunakan paralon bekas. Alat dan bahan yang disediakan sebaga cara membuat tanaman hidroponik ialah baki persemaian, jerigen, wadah atau pot plastik, hand sprayer, kompor dan penangas air, timbangan OHAUS, pipa paralon berdiamter ½ inc. 20 cm, ember, jenis tanaman yang akan ditanam, dan bahan porus (pasir, kerikil, pecahan batu bata atau bahan porus lainnya).

  • Pembibitan

Cara bertanam hidroponik dengan paralon yaitu melalui proses pembibitan dengan cara sterilkan pasir yang telah disaring (ayak) dengan cara mecuci dengan air bersih secara berulang-ulang dan rendamlah dalam air mendidih selama lebih kurang satu jam. Cucilah baki persemaian dan isislah dengan pasir yang telah disterilkan tadi kira-kra setinggi 3-4 cm. (Baki persemaian terlebih dahulu diberi lubang pada alasnya). Siram baki persemaian dengan air bersih dan biarkan beberpa menit hingga kelebihan airnya terbuang. Taburkan biji tanaman yang akan ditanam di atas pasir pada baki persemaian. Usahakan letak biji satu dengan lainnya tidak terlalu rapat dalam melakukan budidaya tanaman hidroponik tersebut.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Tips bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya yaitu dengan menjaga jangan sampai pasir tempat persemaian kekeringan. Gunakan hand sprayer yang diisi air biasa untuk menjaga kelembaban pasir atau bila perlu tutuplah baki persemaian dengan kaca. Pindahkan bibit tanaman yang diperoleh ke dalam tempat permanen atau persemaian kedua, setelah bibit tanaman memiliki 2-4 buah daun. Jika akan langsung ke tempat penenaman hidroponik, bersihkan pasir-pasir yang masih menempel pada akar tanaman. Setelah bahan-bahan dan pembibitan di atas anda persiapkan seluruhnya, sekarang saatnya untuk mengetahui cara membuat hidroponik dengan paralon sederhana dan mudah yang tentu saja sangat praktis karena tidak membutuhkan pompa air.

  • Penanaman

Cara bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya ialah dengan memasang lembaran surat kabar bekas di atas meja atau tempat bekerja yang anda gunakan. Ambillah pot yang telah berisi tanaman dan tempatkan sebelah tanag anda di atas permukaan tanah dalam pot. Letakan tanaman dengan kukuh di antara jari-jari (diantara telunjuk dan jari tengah). Peganglah dasar pot dengan tangan yang masih bebas kemudian balikkan pot tersebut dan dengan hati-hati tarik keluar tanaman beserta akar-akarnya. Bila tanaman tidak mau lepas, benturkan pot tersebut dengan hati-hati secara berulang-ulang pada suatu permukaan yang keras, bila tetap tidak mau terlepas gunakan pisau tumpul untuk mengorek permukaan dalam bagian atas dari pot tersebut.

Keunggulan dan Kelemahan Bertanam Hidroponik

  • Keunggulan Bertanam Hidroponik

Bertanam secara hidroponik merupakan teknologi bercocok tanam yang menggunakan air, nutrisi, dan oksigen. Beberapa keunggulan dan kelemahan sistem hidroponik dibandingkan dengan pertanian konvensional yaitu tidak menggunakan tanah, cocok untuk kamu yang tidak punya lahan atau pekarangan rumah. Sirkulasi air bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti akuarium. Pemberikan nutrisi lebih mudah dan efisien. Relatif tidak ada polusi nutrisi di lingkungan. Hasilnya lebih banyak dan maksimal. Panen holtikultura sayur dan buah-buahan sangat mudah, tinggal petik. Bisa dipastikan steril dan bersih. Tanaman bebas dari tanaman pengganggu. Media tanam dapat digunakan bertahun-tahun. Tumbuhan bisa berkembang dan tumbuh dengan cepat.

Hidroponik cocok dilakukan pada daerah dengan tanah yang gersang, karena hidroponik tidak menggunakan tanah sebagai media tanam. Hidroponik juga dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan metode konvensional (dengan tanah) pada luas yang sama. Kandungan gizi pada tanaman hidroponik lebih tinggi. Hal ini dapat dipahami karena kita menyediakan semua kebutuhan tanaman untuk tumbuh dan berkembang sesuai kebutuhan. Menghemat lahan yang ada dan dapat dipaktekkan dimana saja, tidak harus mempunyai lahan luas. Lebih hemat dalam menggunakan pupuk. Pertumbuhan tanaman lebih cepat daripada tanaman biasa. Tanaman hidroponik tidak lagi menggantungkan pada cuaca dan kondisi alam seperti halnya tanaman biasa. Tidak membutuhkan banyak pekerja.

Tanaman yang ditanam secara hidroponik lebih hemat air daripada tanaman yang ditanam secara konvensional pada umumnya. Pada metode konvensional, air yang disiramkan ke tanah akan terserap dan hilang. Sementara pada metode hidroponik, air yang hilang hanyalah air yang terserap oleh tanaman dan teruapkan ke udara dan jumlahnya lebih sedikit. Tanaman hidroponik mengurangi pencemaran zat kimia ke tanah. Metode hidroponik tidak menggunakan tanah sehingga tidak mencemari tanah & apabila terpaksa harus membuang nutrisi bekas pun, residue dari nutrisi hidroponik hampir tidak ada. Berbeda dengan pupuk metode konvensional yang mana residue akan terus terakumulasi di dalam tanah dan pada akhirnya merusak kesuburan tanah.

  • Kelemahan Bertanam Hidroponik

Suatu sistem selain mempunyai kelebihan juga pasti mempunyai suatu kelemahan. Berikut adalah beberapa kelemahan dari cara tanaman hidroponik di rumah. Perangkat dalam system hidroponik sulit diperoleh dan harganya tergolong cukup mahal. Pada kultur substrat, kapasitas tanaman hidroponik sangat memegang air media substrat lebih kecil dari pada media tanah sehingga akan menyebabkan pelayuan tanaman yang cepat dan stres yang serius. Tanaman hidroponik sangat memerlukan ketelitian, dan kemampuan khusus. Biaya investasi awal terbilang cukup mahal. Tanaman hidroponik akan gagal panen atau mati jika terjadi kesalahan dalam sistem hidronik yang dilakukannya.

Kelemahan bertanam hidroponik dengan paralon selanjutnya ialah diperlukan modal awal yang relatif lebih tinggi untuk hidroponik. Sebenarnya bila kita kreatif, bertanam secara hidroponik dapat menjadi murah. Hal ini dapat tercapai jika kita dapat memanfaatkan barang-barang bekas sebagai tempat bercocok tanam secara hidroponik seperti botol minuman mineral, jerigen bekas, tempat sterofoam buah-buahan, dan masih banyak lagi lainnya. Tapi begitu kita ingin membuat kebun hidroponik yang lebih besar, apalagi dengan sistem air mengalir, tentu saja kita membutuhkan banyak peralatan yang lebih lengkap dan tentunya lebih canggih lagi seperti paralon atau talang air atau gully, pompa air, pompa udara, dan lain sebagainya.

Nutrisi khusus hidroponik dan media tanam juga masih sulit ditemukan. Jika kita jalan-jalan ke toko perkebunan, jarang sekali mereka memiliki perlengkapan hidroponik dan pada akhirnya kita harus searching dan belanja online. Beberapa media tanam pada tanaman hidroponik seperti hidroton, rockwool, dan vermiculite juga masih impor sehingga agak sulit ditemukan dan harganya relatif lebih mahal. Hidroponik membutuhkan ketelitian dan ketelatenan lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang ditanam secara konvensional. Perubahan kadar nutrisi dan pH pada tanaman yang ditanam secara hidroponik sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Bila kita tidak teliti dan telaten, akan langsung terlihat pertumbuhan tanaman yang ditanam secara hidroponik yang tidak optimal.

Tips Ampuh Bertanam Hidroponik Dengan Paralon

Faktor Keberhasilan Budidaya Tanaman Hidroponik

  • Unsur Hara

Hara tersedia bagi tanaman pada pH 5.5 – 7.5 tetapi yang terbaik adalah 6.5, karena pada kondisi ini unsur hara dalam keadaan tersedia bagi tanaman. Unsur hara makro dibutuhkan dalam jumlah besar dan konsentrasinya dalam larutan relatif tinggi. Termasuk unsur hara makro adalah N, P, K, Ca, Mg, dan S. Unsur hara mikro hanya diperlukan dalam konsentrasi yang rendah, yang meliputi unsur Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo, dan Cl. Kebutuhan tanaman akan unsur hara berbeda-beda menurut tingkat pertumbuhannya dan jenis tanaman (Jones, 1991). Larutan hara dibuat dengan cara melarutkan garam-garam pupuk dalam air. Larutan hidroponik yang umum dipakai adalah AB mix.

  • Media Tanam

Media tanam yang digunakan harus dapat menyediakan air, zat hara dan oksigen serta tidak mengandung zat yang beracun bagi tanaman. Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai media tanam dalam hidroponik antara lain rockwool, perlit, clay granule, sabut kelapa, vermikulit, pellet, pasir, kerikil, pecahan batu bata, arang sekam, spons, dan sebagainya. Bahan yang digunakan sebagai media tumbuh akan mempengaruhi sifat lingkungan media. Tingkat suhu, aerasi dan kelembaban media akan berlainan antara media yang satu dengan media yang lain, sesuai dengan bahan yang digunakan sebagai media. Jenis media tanam yang digunakan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Rockwool atau sering juga disebut dengan mineral wool, adalah bahan non-organik yang dibuat dengan cara meniupkan udara atau uap ke dalam batuan yang dilelehkan. Hasilnya adalah sejenis fiber yang memiliki rongga-rongga dengan diameter umumnya antara 6—10 mikromoter. Rockwool memiliki kemampuan menahan air 10x dan udara 20% dalam jumlah yang baik untuk mendukung perkembangan akar tanaman. Rockwool merupakan media yang sangat populer pada sistem hidroponik. Rockwool awalnya digunakan dalam konstruksi sebagai isolasi biasanya untuk membangun ruangan kedap suara. Meskipun demikian kita harus berhati-hati menggunakan bahan ini karena rockwool memiliki pH 7,8 sehingga dapat meningkatkan pH larutan nutrisi.

Rockwool tidak dapat digunakan tanpa batas waktu biasanya digunakan hanya sekali saja. Rookwool sudah banyak digunakan untuk sistem pembenihan dengan teknik hidroponik. Media tanam hidroponik spoon. Pasti anda sudah tahu tentang spoon dimana sering digunakan untuk mencuci piring dan membersihkan kaca jendela kamar dan sebagainya. Tapi pernahkah diperhatikan apabila spoon dibiarkan di alam terbuka kena hujan dan panas maka akan tumbuh lumut hijau dan terkadang hitam dan terkadang ada rumput yang tumbuh juga tapi belum banyak yang menggunakan cara media ini.

Arang sekam (kuntan) adalah sekam bakar yang berwarna hitam yang dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna, dan telah banyak digunakan sabagai media tanam secara komersial pada sistem hidroponik. Komposisi arang sekam paling banyak ditempati oleh SiO2 yaitu 52% dan C sebanyak 31%. Komponen lainnya adalah Fe2O3, K2O, MgO, CaO, MnO, dan Cu dalam jumlah relatif kecil serta bahan organik. Karakteristik lain adalah sangat ringan, kasar sehingga sirkulasi udara tinggi karena banyak pori, kapasitas menahan air yang tinggi, warnanya yang hitam dapat mengabsorbsi sinar matahari secara efektif, pH tinggi (8.5 – 9.0), serta dapat menghilangkan pengaruh penyakit khususnya bakteri dan gulma.

  • Oksigen

Rendahnya tingkat oksigen menyebabkan permeabilitas membran sel tanaman hidroponik menurun, sehingga dinding sel tanaman hidroponik makin sukar untuk ditembus. Akibatnya tanaman hidroponik akan kekurangan air. Hal ini dapat menjelaskan mengapa tanaman hidroponik akan layu pada kondisi tanah yang tergenang. Tingkat oksigen di dalam pori-pori media tanaman hidroponik mempengaruhi perkembangan rambut akar. Pemberian oksigen tanaman hidroponik ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: memberikan gelembung-gelembung udara pada larutan (kultur air), penggantian larutan hara tanaman hidroponik yang berulang-ulang, mencuci atau mengabuti akar tanaman hidroponik yang terekspose dalam larutan hara dan memberikan lubang ventilasi pada tempat penanaman untuk kultur agregat.

  • Air

Prinsip dasar hidroponik dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu hidroponik substrat dan NFT. Hidroponik substrat adalah teknik hidroponik yang tidak menggunakan air sebagai media, tetapi menggunakan media padat (bukan tanah) yang dapat menyerap atau menyediakan nutrisi, air, dan oksigen sertamendukung akar tanaman seperti halnya tanah. Hidroponik NFT (Nutrient film tecnique) adalah teknik hidroponik yang menggunakan model budidaya dengan meletakkan akar tanaman pada lapisan air yang dangkal. Air tersebut tersirkulasi dan mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Perakaran dapat tumbuh dan berkembang didalam media air tersebut. Kualitas air yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman secara hidroponik mempunyai tingkat salinitas yang tidak melebihi 2500 ppm, atau mempunyai nilai EC tidak lebih dari 6,0 mmhos/cm serta tidak mengandung logam-logam berat dalam jumlah besar karena dapat meracuni tanaman. Keberhasilan dalam penerapan sistem hidroponik harus memperhatikan beberapa faktor penting.

Demikianlah ulasan mengenai bertanam hidroponik dengan paralon selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar perkebunan.

Syarat Tumbuh dan 4 Kiat Cara Bertanam Lada yang Tepat

Mudahnya Menanam Kangkung Hidroponik

Bagi yang menekuni bisnis pertanian, bertanam lada adalah salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Terlebih lagi, jika anda giat merawat tanaman lada tersebut hingga musim panen tiba. Pastinya anda akan mendapatkan omset besar dalam waktu yang relatif cepat hanya dengan menjalankan bisnis lada. Lada itu sendiri merupakan salah satu sumber bahan penyedap rasa masakan yang rasanya pedas mirip dengan cabai dan harganya juga semakin tinggi. Budidaya lada tersebut dapat meningkatkan nilai ekonomi dalam masayarakat jika dilakukan sesuai dengan prosedur yang tepat tentunya. Tanaman lada ini juga sudah dibudidayakan sejak jaman dulu. Terlebih lagi, tanaman lada tersebut juga memiliki khasiat tersendiri untuk kesehatan tubuh kita. Lada atau merica ini memiliki nama latin atau nama ilmiah Piper nigrum L. Tanaman lada adalah tumbuhan merambat dan memiliki daun tunggal berbentuk bulat telur berwarna hijau pucat dan buram dengan ujung runcing yang tersebar dengan batang yang berbuku-buku. Prospek agribisnis tanaman lada juga sangatlah menjanjikan.

Syarat Tumbuh dan 4 Kiat Cara Bertanam Lada yang Tepat

Lada itu sendiri terbagi menjadi berbagai macam jenis mulai dari lada hitam, lada putih, dan lada hijau. Pohon lada bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai lebih dari 2 meter. Saat ini, komoditas tanaman lada terbilang cukup bagus. Banyak orang yang mulai tertarik melakukan budidaya tanaman yang satu ini karena hasil yang didapat terbilang memuaskan. Lada dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh selain sering dijadikan sebagai bumbu penyedap masakan. Lada juga memiliki khasiat untuk mengobati beberapa penyakit seperti sakit kepala, asma atau sesak nafas, menurunkan resiko kanker dan tumor payudara. Selain itu, lada bermanfaat sebagai penghangat tubuh disaat suhu. Terlebih lagi, lada mampu meningkatkan gairah seksual untuk pasangan suami istri. Untuk memulai budidaya tanaman lada, ada harus mengenali karakteristik tanaman lada dengan baik terlebih dahulu, agar dapat melakukan penanaman dan perawatan yang sesuai, sehingga hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan. Untuk info lebih jelasnya, simak saja cara bertanam lada berikut ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Lada

Bertanam lada dapat tumbuh dengan baik jika terpenuhilah berbagai faktor yang mempengaruhi tanaman lada. Tanaman lada dapat tumbuh subur di wilayah yang memiliki curah hujan 2.000 sampai dengan 3.000 mm per tahunnya. Lada akan tumbuh dengan baik di suhu udara 20 sampai dengan 34 derajat celcius. Tanaman lada ini juga membutuhkan sinar matahari yang cukup setidaknya 10 jam per hari. Tanaman lada tersebut dapat hidup di wilayah yang memiliki ketinggian 300 sampai dengan 1.100 meter di atas permukaan air laut. Tanah yang baik untuk pertumbuhan lada ialah tanah yang memiliki derajat keasaman 5,5 sampai 7, tanah subur tersebut ditandai warna yang biasanya berwarna merah sampai dengan kekuning-kuningan.

Cara Budidaya Tanaman Lada

  • Media Tanam

Media tanam yang baik saat hendak bertanam lada sebaiknya adalah tanah yang subur, gembur, dan mengandung banyak unsur hara. Media tanam  yang digunakan untuk budidaya tanaman lada tersebut sebaiknya tidak terlalu kering, dan juga tidak tergenang air. Kandungan humus dalam tanah untuk budidaya tanaman lada sebaiknya sebanyak 1 meter sampai 2,5 meter dengan sudut kemiringan tak lebih dari 300 meter. Sebelum tanah digunakan untuk budidaya tanaman lada sebaiknya dilakukan pengolahan dengan cara penyiangan dan penggemburan tanah. Media tanam untuk pembibitan lada itu sendiri adalah campuran tanah, pasir dan bahan organik dalam rasio 2: 1: 1 atau 1: 1: 1, dan telah disterilisasi dengan benar.

  • Pembibitan

Pemilihan bibit saat melakukan bertanam lada sebaiknya diambil dari indukan tanaman lada yang sehat. Hal tersebut akan berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil yang didapat saat panen lada tiba nantinya. Bibit tanaman lada sebaiknya diambil dari indukan yang sudah berumur setidaknya 10 bulan sampai dengan 3 tahun. Media tanam yang digunakan untuk pembibitan harus diinfentasi, setelah dilakukan sterilisasi. Media tanam yang dipadukan dengan mikroba menguntungkan seperti Trichoderma spp, Pseudomonas flurescens dan mikoriza (AM atau VAM). Media yang diperlukan bisa menggunakan polybag. Satu buku stek berdaun tunggal ditanam di polybag tersebut lalu diberi tutup ruang yang dapat dilalui oleh sinar matahari 60-70%, namun bisa menghindari serangan hama. Bibit tanaman lada tersebut siap ditanam di lapangan jika sudah tumbuh 5 hingga 7 buku.

  • Penanaman

Penanaman dalam bertanam lada bisa dilakukan setelah tanah yang subur tersebut diolah. Pengolahan tanah untuk menanam lada tersebut meliputi penggemburan dengan cara mencangkulnya sedalam 20 sampai dengan 35 cm, hal tersebut juga berlaku untuk budidaya lada perdu. Setelah dicangkul taburkan kapur untuk mendapatkan tingkat keasaman yang sesuai. Setelah tingkat keasaman sesuai dengan syarat tumbuh tanaman lada tersebut, kemudian diamkan selama 3 sampai dengan 4 minggu. Dosis kapur yang diberikan disesuaikan dengan kondisi tingkat keasaman tanah. Agar lada tumbuh dengan baik, anda juga harus memperhatikan jarak tanaman lada tersebut.

Syarat Tumbuh dan 4 Kiat Cara Bertanam Lada yang Tepat

Jarak direkomendasikan untuk bertanam lada adalah 2,5 x 2,5 m (1600 tanaman / ha), atau 3,0 x3,0 m (1.100 tanaman / ha). Lain halnya untuk ukuran lubang tanam lada adalah 45 cm x 45 cm sampai 60 cm x 60 cm (panjang x lebar x dalam). Tanah galian untuk menanam lada dibiarkan terbuka agar kontak dengan matahari selama setidaknya 40 hari sebelum tanam. Penanaman tanaman lada sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan atau saat musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan, hal ini juga dilakukan dalam cara bertanam lada putih. Selain itu juga diperlukan pemupukan dengan cara menaburkan pupuk setelah tanaman ditanam.

Setelah mengetahui jarak saat hendak bertanam lada, kini saatnya anda melakukan penanaman lada. Bibit lada yang telah menjadi 5 hingga 7 buku yang tumbuh dengan cara yang mengarah ke tajar menempatkan sekitar 3 hingga 4 buku dasar (tidak ada daun) ditanamkan lead untuk tajar, sedangkan sisanya 2- 3 buku (berdaun) beristirahat dan diikat pada tajar. Cara inilah yang disebut dengan budidaya lada dengan tiang panjat. Kemudian tanah dipadatkan di sekitar lahan menanam lada tersebut. Hal yang sama dilakukan ketika menggunakan stek panjang bahan tanaman (buku 3 hingga 5) dilakukan pertama adalah untuk menambahkan 2 hingga 3 buku dasar tanaman lada tanpa daun.

  • Perawatan

Perawatan dalam bertanam lada dimulai dengan mengikat sulur. Pengikatan sulur dan pembentukan kerangka tanaman lada dilakukan dengan proses pemangkasan. Pemangkasan tanaman lada digunakan untuk membangun pabrik kerangka lada dengan baik, cara ini dilakukan tiga kali sebelum tanaman lada diproduksi. Proses pemangkasan tanaman lada yang pertama dilakukan yakni pada saat tanaman lada telah tumbuh menjadi 6 hingga 9 buku atau sekitar umur 5 hingga 6 bulan setelah tanam, ukuran pemangkasan atau trim tanaman lada dilakukan pada ketinggian 25-30 cm dari permukaan tanah atau sekitar di atas 2 buku yang telah sangat melekat pada tajar.

Proses pemangkasan tanaman lada yang kedua yakni dilakukan pada saat tanaman lada tersebut telah tumbuh menjadi 7 hingga 9 buku atau berumur sekitar 1 tahun, saat buku tidak diterbitkan buah cabang. Sementara untuk proses pemangkasan ketiga dilakukan pada saat tanaman lada berumur 2 tahun atau tinggi tanaman lada mencapai 2,5 m, sehingga akan membentuk kerangka tanaman lada yang memiliki banyak potongan-potongan cabang / cabang produktif. Lain halnya dengan proses pemangkasan sulur. Proses pemangkasan sulur meliputi sulur gantung dan sulur tanah/cacing. Kedua sulur tanaman lada tersebut merupakan sulur panjat. Akan tetapi karena kedua sulur tersebut tidak melekat pada tajar maka berubah menjadi sulur gantung/sulur cacing yang tidak dapat menghasilkan buah. Jadi kedua sulur tersebut hanya dibuang/dipangkas secara rutin.

Proses pemangkasan yang terakhir yaitu proses pemangkasan tajar. Proses pemangkasan tajar tersebut dilakukan setidaknya 3 hingga 5 kali per tahun untuk menanam lada mendapat sinar matahari yang cukup, karena tanaman lada dapat tumbuh dengan subur jika mendapatkan sinar matahari yang cukup. Proses pemangkasan tajar tersebut harus dilakukan sebelum pemupukan tanaman lada dengan tujuan untuk mengoptimalkan sinar matahari dan menekan pengambilan persaingan unsur hara dan air antara pohon-pohon lada dan tanaman panjatannya atau tajar. Setiap proses dalam bertanam lada tersebut harus dilakukan dengan benar agar hasil panen yang didapat dapat memuaskan dan lebih maksimal sesuai keinginan anda.

Syarat Tumbuh dan 4 Kiat Cara Bertanam Lada yang Tepat

Cara bertanam lada selanjutnya ialah melakukan penyiangan. Proses penyiangan tersebut dilakukan pada gulma atau rumput yang mengganggu pertumbuhan tanaman lada. Penyiangan gulma/rumput tersebut dilakukan secara terbatas. Penyiangan gulma atau rumput bersih hanya dilakukan di sekeliling tanaman lada atau berada dalam radius sekitar 60 cm saja. Penyiangan gulma atau rumput dapat menggunakan bahan organic. Sementara pemberian mulsa daun atau bahan organic yang dibutuhkan oleh setiap tanaman, tak terkecuali dengan tanaman lada ini dapat dilakukan pada musin kemarau. Langkah penyiangan gulma atu rumput ini memiliki tujuan utama yaitu menekan pertumbuhan gulma/rumput yang berada di sekeliling tanaman lada.

Setelah proses penyiangan, langkah bertanam lada selanjutnya ialah dengan melakukan pemupukan tanaman lada. Analisis tanah tanaman lada sebaiknya dilakukan untuk menentukan kandungan hara tanah yang terkandung di dalamnya, sehingga kita akan tahu apakah tanah tersebut baik untuk pertumbuhan tanaman lada yang hendak kita tanam. Dosis dan aplikasi pupuk tanaman lada akan diberikan dengan ketentuan tertentu yang ditentukan berdasarkan hasil analisis tanah, dan mempertimbangkan keragaman tanaman, umur dan potensi produksinya. Untuk porsinya, pemberian pupuk organik untuk tanaman muda lada sebanyak 5-10 kg / tanaman. Pemberian pupuk tanaman lada tersebut dapat dipilih atau dibagi dalam dua kali atau lebih secara rutin. Selain itu, abu yang berasal dari pembakaran kayu juga dapat diberikan sebagai elemen tambahan kalium dan fosfat sebagai sumber fosfor yang menunjang pertumbuhan tanaman lada yang baik.

Dalam memberikan pupuk saat bertanam lada juga dapat ditambahkan formulasi pupuk yang terdiri dari campuran mikroba yang menguntungkan. Hal ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesehatan tanaman lada tersebut. Secara umum, tahun pertama pertumbuhan tanaman lada menggunakan 5 kg bahan organik/pabrik pupuk anorganik dan sebanyak 100 gram/tahun (NPK 00:12:17). Distribusi pupuk anorganik itu sendiri telah dibagi menjadi empat kali, yaitu 30 gram, 60 gram, 90 gram dan 120 gram dengan interval 3 bulan. Pemupukan tanaman lada ini sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan sehingga pertumbuhan tanaman lada tersebut akan lebih maksimal dan memuaskan anda dalam memetik hasil panennya.

Pemberian pupuk anorganik dalam bertanam lada dapat dilakukan dengan cara mengikis (mengangkut) lapisan tanah disekeliling tanaman lada tersebut. Cara mengikis tanaman lada ini dilakukan secara hati-hati. Langkah selanjutnya yakni pupuk disebarkan di seluruh permukaan tanah. Setelah cara tersebut, kemudian ditutup bahan organic dan tanah yang tadi diangkat ditambah tanah yang berasal dari antara tanaman lada. Dengan cara seperti ini, tanaman lada yang hendak anda tanam tersebut akan menghasilkan lada yang sangat banyak. Pasalnya, tanah yang ia tempati sangat subur dan baik kandungan unsur haranya. Anda harus melakukan pemupukan secara berkala dan rutin agar kesuburan tanah yang digunakan untuk menanam lada tersebut tetap terjaga.

Setelah memberikan pupuk yang baik dalam bertanam lada, langkah selanjutnya ialah melakukan pengawasan terhadap tanaman lada. Pengawasan tanaman lada yang telah anda tanam dikebun tersebut harus dilakukan secara berkala. Anda harus cermat memperhatikan tanaman lada anda, apakah tanaman lada anda terserang hama penyakit atau hama lainnya. Jika memang telah terserang, segeralah lakukan pengendalian hama secara tepat agar kerusakan yang terjadi tidak mengganggu kesehatan tanaman lada anda secara lebih dalam. Langkah yang bisa anda ambil untuk mengendalikan hama tersebut sangat beragam.

Dalam mengendalikan hama yang membawa bibit penyakit pada tanaman lada tersebut dapat dilakukan dengan membuang atau bahkan memusnahkan bagian tanaman lada yang terserang hama penyakit. Bukan hanya itu saja, alat pertanian yang hendak digunakan untuk membasmi hama tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu. Cara ini dilakukan ketika anda hendak menggunakan alat pertanian tersebut untuk mengendalikan hama yang menyerang tanaman lada yang lainnya. Dengan begitu, hama yang menyerang tanaman lada yang satu tidak akan menularkan lebih banyak hama penyakit pada tanaman lada yang lainnya. Pastinya dengan cara pengendalian hama penyakit ini, tanaman lada anda akan terjaga kesehatannya.

Cara budidaya tanaman lada dilanjutkan dengan proses panen lada. Proses panen lada biasanya dilakukan pada usia lada sekitar 4.5 hingga 5 tahun atau lebih. Panen tanaman lada tersebut dilakukan dengan mengambilnya melalui pemanjat (anak tangga) yang terbuat dari bambu yang diletakkan di pohon panjatnya. Lada-lada yang sudah matang biasanya berwarna merah jingga dan dipetik pada bagian tandan/tangkai buahnya. Hasil petikan tanaman lada kemudian dimasukan ke dalam bakul-bakul yang terbuat dari ayaman bambu atau karung. Ada sebagian besar petani yang mengolah tanaman lada tersebut. Biasanya sebelum di pasarkan, hasil panen lada mentah diolah terlebih dahulu lalu dikeringkan. Lada keringlah yang biasanya dijual di pasaran.

Menciptakan lapangan kerja dengan menanam lada, baik itu lada hitam dan lada putih di kebun sangat penting untuk menambah penghasilan sehari-hari. Pasalnya budidaya lada sangat berprospek menghasilkan banyak keuntungan. Terlebih lagi, harga lada akhir-akhir ini terbilang cukup tinggi. Harga lada hitam asta dapat mencapai harga Rp 180 ribuan hingga Rp 210 ribuan per kilogramnya, serta lada putih Lampung dapat mencapai tarif harga Rp 200 ribuan per kilogram. Sangat mengejutkan sekali harga tanaman lada tersebut. Untuk itu segeralah melakukan budidaya tanaman lada tersebut agar anda menciptakan lapangan kerja sendiri. Tips dan kiat cara budidaya tanaman masih populer dicari masyarakat yang ingin memulai bisnis budidaya di bidang pertanian.

Demikianlah ulasan terupdate mengenai tips budidaya dan bertanam merica (lada) yang benar selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya-budidaya terpopuler.

Cara Menanam Tanaman Hidroponik Tomat Paling Mudah

Langkah awal sebelum kita memulai menanam tanaman hidroponik tomat, sebaiknya kita mengetahui sifat dasar tomat itu sendiri. Penting kita semua ketahui bahwa tumbuhan yang berasal dari family Solanaceae tersebut memiliki sifat dasar yang suka dengan air guna mensuplai pertumbuhan tanaman. Bentuk tomat juga beragam sesuai dengan varietasnya. Ada yang berbentuk sedikit bulat, bulat persegi, sedikit lonjong dan bulat utuh. Sementara untuk warnanya, tomat memiliki jenis warna kekuningan, kemerahan, dan ada juga hijau muda.

Bagi para penghobi tanaman atau pekebun yang ingin membudidayakan tomat bisa menerapkannya dengan cara menanam secara hidroponik. Salah satu tanaman yang dapat ditanam dengan cara hidroponik ialah tomat. Cara menanam tanaman hidroponik tomat tersebut sangat sesuai untuk anda yang menyukai media tanam praktis dan mudah diaplikasikan karena tidak menggunakan tanah. Menanam dengan cara hidroponik tersebut juga sangat cocok bagi anda yang memiliki lahan sempit atau terbatas. Cara menanam tanaman hidroponik tomat terbilang relatif mudah dan murah. Untuk info lebih lengkapnya, simak saja cara membuat tanaman hidroponik tomat berikut ini.

Cara Menanam Tanaman Hidroponik Tomat Paling Mudah

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Tomat

Sama seperti halnya tanaman hidroponik cabe, langkah pertama menanam hidroponik tomat adalah pemilihan benih. Pilihlah benih tomat yang baik dan unggul karena telah teruji kualitasnya yang baik dan lebih tahan hama terhadap serangan penyakit tanaman. Lanjutkan proses menanam hidroponik tomat dengan penyemaian. Gunakanlah media tanam hidroponik rockwool untuk menyemai karena mudah dipindahkan. Potong rockwool hingga berbentuk dadu. Kemudian rendam dalam air yang mengandung nutrisi. Sisipkan biji tomat ke rockwool. Rawat biji tomat tersebut hingga berkecambah dan siap dipindah ke tempat yang lebih luas.

Sama halnya membuat tanaman hidroponik kangkung, langkah selanjutnya yaitu dengan menyiapkan media tanam. Media tanam tanaman hidroponik ialah air. Gunakan wadah plastik yang tidak dapat ditembus cahaya masuk untuk mencegah pertumbuhan ganggang. Semakin besar wadah maka akan semakin stabil tanaman hidroponik tomat anda. Tanaman tomat kecil membutuhkan 1/2 galon atau sekitar 1,9 liter air, sementara tanaman tomat agak lebih besar membutuhkan 1 galon atau sekitar 3.8 liter air. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar anda menggunakan wadah atau tempat yang dapat menampung ganda jumlah minimum air.

Anda dapat menggunakan ember plastik atau tempat sampah untuk tanaman hidroponik tomat tersebut. Sementara untuk pembesaran tomat hidroponik bisa dilakukan dengan berbagai macam. Salah satu cara yang cukup sederhana dan tidak merepotkan adalah dengan menggunakan metode hidroponik sistem wick. Caranya yaitu dengan membuat wadah yang menyesuaikan dengan sistem wick. Selanjutnya gunakan tambahan hidroton atau krikil pada media tanaman yang berfungsi untuk membantu menopang tanaman hidroponik tomat tersebut. Jika tanaman hidroponik tomat tersebut sudah bertambah besar dan tinggi, anda bisa gunakan sulur yang membantu tanaman tomat tetap tegak berdiri.

Jangan lupa untuk memberinya nutrisi tanaman hidroponik yang cukup. Jika tingkat air dalam wadah menurun, sebaiknya anda tambahkan lebih banyak air, dan jangan menambah nutrisi. Jika tanaman hidroponik tomat anda tidak terlihat sehat atau terlihat layu, kosongkan waduk sepenuhnya dan bilas bahan serta akar tanaman tomat tersebut dengan air murni yakni memiliki pH 6 yang berguna untuk mencuci dari penumpukan mineral yang dapat menyebabkan bahaya.

Itulah ulasan mengenai tanaman hidroponik tomat selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.

4 Jenis Buah Durian Unggulan Terpopuler

bercocok tanam hidroponik

Aroma dan rasa buah durian yang begitu tajam membuatnya menjadi idola segala buah. Namun aroma buah durian yang begitu menusuk hidung membuat sebagian kecil masyarakat enggan untuk merasakannya. Padahal, buah durian tersebut terkenal dengan kelezatannya hingga banyak orang yang menyebutnya sebagai raja buah. Tak sedikit orang yang rela menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan buah durian yang lebih berkualitas. Harga buah durian tersebut tergantung pada jenis. Semakin unggul jenis buah durian tersebut maka semakin mahal pula harganya.

Tidak hanya jenis buah tin yang beragam, buah durian juga terdapat berbagai jenisnya. Penamaan beberapa jenis buah durian tersebut disesuaikan dengan asal buah durian tersebut. Beberapa diantaranya yaitu jenis buah durian Lampung, durian Palembang, durian Medan, dan jenis buah durian lainnya. Setiap jenis buah durian tersebut memiliki kekhasan rasa tersendiri dengan berbagai keunggulan masing-masing. Rasa yang khas dari setiap jenis buah durian tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Untuk info lebih jelasnya, simak saja jenis buah durian terbaik berikut ini.

4 Jenis Buah Durian Unggulan Terpopuler

Jenis Buah Durian Paling Populer

1. Durian Montong

Durian montong merupakan salah satu jenis durian yang paling populer di Indonesia. Jenis durian terbaik yang satu ini asli dari Kalimantan. Rasa buah durian tersebut begitu manis dengan daging buah yang tebal. Biji buah durian montong tersebut berukuran kecil dan mudah berbuah lebat. Bentuk buah durian tidak sepenuhnya bulat, melainkan sedikit lonjong dan berukuran tidak beraturan. Saat telah masak, buah durian montong tersebut dapat memiliki berat hingga 13 kg ke atas.

2. Durian Petruk

Durian petruk merupakan satu dari kesekian buah durian yang telah laris di pasar lokal maupun mancanegara. Buah durian petruk tersebut merupakan jenis buah durian yang paling banyak digemari para pecinta durian atau duren. Bentuk buah durian petruk tersebut menyerupai telur terbalik dengan bagian bawahnya terlihat lebih runcing. Buah durian petruk tersebut memiliki daging buah yang berwarna kuning dengan rasa yang sangat manis. Serat buah durian petruk begitu halus dan agak lembek. Untuk ukuran bijinya relatif lebih kecil dan lonjong.

3. Durian Bokor

Durian bokor merupakan jenis buah durian yang berasal dari Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Durian bokor memiliki bentuk buah yang bulat dan panjang dengan warna hijau kekuningan. Duri buah durian bokor berbentuk kerucut besar dan juga jarang. Durian bokor juga termasuk jenis durian yang tahan terhadap berbagai serangan penyakit yang dapat menyebabkan akar busuk. Meski begitu, buah durian bokor tidak kuat dengan serangan hama pengerek. Daging buah durian bokor memiliki ketebalan sedang dan berwarna kuning. Buah durian bokor memiliki tekstur halus dan juga tidak berserat.

4. Durian Merah

Buah durian merah berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur dan sangat populer hingga saat ini. Sesuai dengan namanya, buah durian merah memiliki daging merah yang berwarna merah. Hal inilah yang membuat buah durian merah menjadi idola. Warna daging buah merah tersebut menjadi keunggulan dan daya tarik tersendiri. Keunikan yang dimiliki buah durian merah tersebut dipadukan dengan rasa buah yang manis sekali. Ukuran buah durian merah tidak begitu besar dan hanya memiliki berat 2.5 kg saja.

Itulah ulasan terupdate mengenai jenis buah durian selengkapnya untuk anda. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar kumpulan jenis tanaman buah terpopuler saat ini.