Cara Sukses Budidaya Jenis Kelengkeng Diamond River

554 views

Jenis kelengkeng diamond river merupakan jenis buah kelengkeng yang mudah berbuah di dataran rendah, seperti Indonesia. Sifat unggul jenis kelengkeng diamond river ini terletak pada sosok tanamannya. Percabangan banyak dan produktivitas tinggi. Jenis kelengkeng diamond river ini juga berbuah sepanjang tahun. Verietas jenis kelengkeng diamond river ini berdaun hijau cerah, panjang 10 cm, lebar 3-4 cm dan tepinya bergelombang. Cabang mudah terbelah. Tajuknya kompak dan sosoknya cenderung melebar ke samping daripada ke atas. Sangat cocok dijadikan tanaman peneduh. Pertumbuhan kelengkeng diamond river sangat cepat setelah berumur 1 tahun. Daging buah kelengkeng diamond river agak tipis, berbiji kecil, beraroma dan berair saat dikupas. Kelengkeng diamond river bisa berbuah pada umur 8 hingga 12 bulan untuk lengkeng vegetatif, dan 2 hingga 3 tahun untuk lengkeng generatif. Kelengkeng diamond river termasuk jenis yang mudah berbuah. Walaupun tanpa perlakuan khusus dan sangat produktif, buah kelengkeng diamond river ini tumbuh subur. Tanaman kelengkeng diamond river berusia 3 tahun dapat berbuah 80-100 kg permusim panen.

cara-sukses-budidaya-jenis-kelengkeng-diamond-river

Kelengkeng diamond river ini cenderung memiliki tajuk daun yang rimbun melebar ke samping. Buah varietas kelengkeng diamond river cenderung berair, jangan heran jika kita menikmati buah kelengkeng berasa agak lengket di tangan. Konon kabarnya kelengkeng diamond river berasal dari negeri gajah putih (Thailand). Akan tetapi di Indonesia, elengkeng diamond river ini bisa berbuah lebat, rasanya manis. Jenis kelengkeng diamond river ini termasuk jenis unggul dan dianjurkan untuk ditanam bagi pemula karena sifat genjahnya (mudah berbuah) tanpa perlakuan khusus. Buah kelengkeng diamond river ditanam di tanah langsung ataupun di dalam pot (tabulampot). Ranting pohon kelengkeng diamond river pun mudah patah jika pohon sudah besar. Setelah tanaman kelengkeng diamond river cukup umur dan tidak ada pupus muda, membuahkan kelengkeng diamond river dilakukan dengan kombinasi perlakuan stress air dan pemupukan yang tepat, seperti penggunaan pupuk P dan K yang sesuai dosis. Untuk info lebih jelasnya, simak saja jenis kelengkeng diamond river berikut ini.

Cara Menanam Kelengkeng Diamond

Lahan

Teknik penanaman jenis kelengkeng diamond river dengan bedengan, bisa mengatasi beceknya buah kelengkeng diamond river. Di dalam bedengan kelengkeng diamond river tersebut dibuat lubang 60 x 60 x 60 cm sampai dengan 80 x 80 x 80 cm. Lubang diangin-anginkan selama 1 minggu bila drainase baik dan apabila drainase kurang baik lubang diangin-anginkan selama 2-3 minggu. Disiapkan media tanam kelengkeng diamond river yang terdiri dari tanah gembur; pupuk kandang yang cukup masak dan pasir dengan perbandingan 1: 1 : 1.

Penanaman

Bibit tanaman kelengkeng diamond river ditanam dalam pot terlebih dahulu sampai dengan umur 1 tahun baru kemudian dipindah ke lapangan. Cara pananaman bibit kelengkeng diamond river sebelum di lapangan, polybag bibit digores dengan silet tajam (tabulampot lengkeng diamond river). Keluarkan bibit kelengkeng diamond river dan tanahnya. Isilah pot dengan media tanam yang telah diapkan sama dengan media di lapangan, kurang lebih 2/3 dari tinggi pot. Letakkan bibit kelengkeng diamond river di atas media tersebut, kemudian timbun dengan media sampai hampir setinggi pot, jangan terlalu penuh. Anda juga harus perhatikan agar sambungan bibit kelengkeng diamond river tidak tertutup tanah.

Setelah berumur kurang lebih satu tahun, pindahkan tanaman kelengkeng diamond river tersebut ke lapangan. Tepatnya pada lobang-lobang tanam yang telah disiapkan tadi. Lobang tanam diisi media sampai rata dengan permukaan tanah, kemudian dibuat lobang sebesar pot. Letakkan pot yang berisi tanaman kelengkeng diamond river pada lobang tanam tersebut. Kemudian pecahkan pot agar akar tanaman kelengkeng diamond river dapat berkembang leluasa. Timbun dengan media sampai terjadi gundukan setinggi kurang lebih 25 cm dari permukaan tanah. Tanaman buah kelengkeng diamond river ini memiliki sistem perakaran yang sangat luas dan juga mempunyai akar tunggang yang sangat kuat, sehingga tanaman lengkeng diamond river kering tersebut tahan terhadap kekeringan dan tidak mudah roboh.

Cara Merawat Tanaman Lengkeng

cara-sukses-budidaya-jenis-kelengkeng-diamond-river

Pemupukan

Pemupukan jenis kelengkeng diamond river tepat waktu dan tepat unsur hara bisa mengatasi beceknya buah jenis kelengkeng diamond river. Setiap 2 bulan sekali tanaman jenis kelengkeng diamond river dipupuk dengan 2 kg pupuk kandang. Setiap minggu diberikan pupuk daun dengan dosis 5 gram per liter, bersamaan dengan pupuk daun berikan pula insektisida dan fungisida 1-2 ml per liter atau sesuai dosis yang tertera dalam kemasan. Untuk pupuk daun jenis kelengkeng diamond river digunakan Champion yang berbeda antara fase pertumbuhan vegetatif dan generatif. Untuk pertumbuhan vegetatif kelengkeng diamond river menggunakan NPK berimbang, sedangkan untuk pertumbuhan generatif kelengkeng diamond river menggunakan P dan K tinggi. Pada umur 1-1,5 tahun dipupuk Instant Blue. Sementara, Instant Red digunakan pada tahap pembungaan. Buah jenis kelengkeng diamond river sangat sensitif terhadap overdosis pupuk.

Pemangkasan

Tanaman kelengkeng diamond river disiram 2 hari sekali. Pengeringan selama 2 minggu dapat menyebabkan pembungaan kelengkeng diamond river pada tahap dewasa. Banyak atau sedikitnya buah kelengkeng diamond river bergantung pada jumlah percabangan. Percabangan kelengkeng diamond river yang optimal dapat dibentuk melalui pemangkasan tanaman kelengkeng diamond river. Pemangkasan kelengkeng diamond river pertama dilakukan 2 bulan setelah bibit kelengkeng diamond river ditanam. Pemangkasan kelengkeng diamond river mengikuti pola 1, 3, 9, 27, dan seterusnya.Tanda tanaman kelengkeng diamond river siap dipangkas yaitu batang berwarna kecoklatan. Batang dipangkas 5-10 cm dari ujung pucuk, 2 cm di atas ruas batang terdekat. Tinggi tanaman kelengkeng diamond river dipertahankan 2,5-3 M untuk memudahkan perawatan dan pemanenan. Tunas air dibuang, karena tanaman kelengkeng diamond river yang rimbun menyebabkan tingginya kelembaban sehingga mengundang hama.

Pembungaan

Tanaman kelengkeng diamond river mudah berbuah tanpa perlakuan khusus pada tanaman muda. Jika tidak mengganggu perkembangan vegetatif tanaman kelengkeng diamond river, bunga yang muncul dipelihara. Namun jika sebaliknya bunga kelengkeng diamond river digugurkan saja. Agar bunga muncul serempak, 2 minggu setelah pemupukan terakhir semprotkan Nutrifarm atau Novelgro ke seluruh tajuk (1/4 cc / liter) sebagai perekat gunakan APSA. Saat buah kelengkeng diamond river seukuran pentol korek, semprotkan pupuk daun.

Pemasangan Penyangga

Seperti yang telah diketahui, cabang kelengkeng diamond river sangat mudah patah sehingga harus dibuatkan penyangga. Penyangga dibuat pada saat tanaman kelengkeng diamond river berumur setahun, dan diperbaiki pada umur 2 tahun. Untuk tanaman kelengkeng diamond river berumur 1 tahun, dipasang 4 tonggak setinggi 2 m di sekeliling tanaman kelengkeng diamond river dengan jarak 80-100 cm dari batang. Pasang galang pada tonggak sebanyak 2 susun. Penyangga kelengkeng diamond river permanen dibuat pada umur 2 hingga 2,5 tahun : tinggi 4 hingga 5 m sebanyak 6 sampai 9 tonggak. Pasang galang 3 susun pada ketinggian 60, 90, 120 cm.

Mengenal Kelengkeng Diamond River

Morfologi

Aroma buah kelengkeng diamond river khas. Rasa kelengkeng diamond river sangat manis. Kandungan air kelengkeng diamond river tinggi, dan kulit buah berwarna coklat dengan diameter 2-3 cm. Introduksi dari Thailand, tajuk kelengkeng diamond river sangat rimbun, cukup genjah dibanding dengan varian kelengkeng lainnya, dan memerlukan pemangkasan secara rutin. Kombinasi senyawa fitokimia pada kelengkeng diamond river memiliki efek menenangkan pikiran dan memberikan rasa tenang. Konsumsi 250 gram buah lengkeng per hari mampu memperbaiki badan yang lemah setelah sakit. Bagi anda yang kurang bergairah untuk makan segeralah konsumsi buah kelengkeng diamond river secara rutin karena dipercaya banyak orang dapat meningkatkan nafsu makan.

cara-sukses-budidaya-jenis-kelengkeng-diamond-river

Buah

Buah kelengkeng diamond river berbentuk bulat yang terdiri atas kulit buah, daging buah, dan biji. Kulit buah kelengkeng diamond river tipis dan berwarna hijau kecoklatan sampai coklat. Pericarpium pada kulit kelengkeng diamond river dapat bervariasi dalam warna dari kekuningan sampai coklat muda, dan kulit halus. Daging buah kelengkeng diamond river lebih tebal dibandingkan jenis lengkeng lokal, berwarna putih bening. Tanaman buah kelengkeng diamond river ini memiliki kadar air yang tinggi, beraroma harum khas lengkeng dan juga sangat manis. Sementara dalam hal bijinya, tanaman buah kelengkeng diamond river ini memiliki bentuk yang terbilang bulat kecil dan juga memiliki warna cokelat.

Daya Adaptasi

Tanaman buah kelengkeng diamond river memiliki daya adaptasi yang cukup luas. Tanaman buah kelengkeng diamond river ini dapat tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Selain itu, tanaman buah kelengkeng diamond river tersebut memiliki beberapa keunggulan diantaranya, berbunga tidak sesuai dengan musim dan dapat berbunga pada umur 1-2 tahun. Tanaman buah kelengkeng diamond river memiliki sistem perakaran yang sangat luas dan mempunyai akar tunggang yang sangat kuat, sehingga tanaman kelengkeng diamond river tahan terhadap kekeringan dan tidak mudah roboh. Harga tanaman buah kelengkeng diamond river terbilang fantastis. Terutama untuk harga tanaman buah kelengkeng diamond river yang memiliki kualitas tinggi.

Pohon

Tanaman buah kelengkeng diamond river memiliki batang berkayu keras. Tanaman buah kelengkeng diamond river ini memiliki tinggi mencapai 15 meter atau lebih. Selain itu, tanaman buah kelengkeng diamond river juga memiliki banyak percabangan. Tanaman buah kelengkeng diamond river membentuk tajuk (kanopi) tanaman yang rimbun dan kompak seperti payung. Kulit batang kelengkeng diamond river agak tebal dan berwarna hijau sampai kecoklat-coklatan. Pada dasarnya, tanaman lengkeng sebenarnya mulai diperkenalkan pertama kali pada tahun 1896 oleh pendatang dari China. Saat ini, negara-negara yang telah mengembangkan dan ikut membudidayakan tanaman lengkeng tersebut antara lain adalah Thailand, Vietnam, China, Malaysia, dan juga tanah air kita Indonesia.

Cara Budidaya Kelengkeng Pingpong

Jenis tanaman buah kelengkeng pingpong dari hasil proses cangkok atau okulasi memang lebih cepat berbuah sekalipun di tanam di daerah panas atau dataran rendah. Umur kelengkeng pingpong belum mencapai setahun sejak ditanam, kelengkeng pingpong sudah mulai belajar berbuah. Namun begitu, jika anda membudidayakan tanaman kelengkeng pingpong tanpa perlakuan khusus, pada umumnya tanaman kelengkeng pingpong ini akan tumbuh tinggi dengan cabang yang tidak terlalu banyak sehingga seringkali mengecewakan pemiliknya karena buahnya menjadi tidak lebat. Bahkan dalam beberapa kasus, hanya muncul beberapa dompol saja di pucuk-pucuk cabang, sehingga akan merugikan jika kelengkeng pingpong ditanam dalam skala kebun yang besar.

Pemangkasan

Pemangkasan tanaman buah kelengkeng pingpong dapat dilakukan sebelum tanaman mulai belajar berbuah. Pemangkasan tanaman buah kelengkeng pingpong dilakukan minimal 40 cm dari pangkal cabang. Misalkan tanaman buah kelengkeng pingpong anda memiliki cabang utama sebanyak tiga buah. Cabang tanaman buah kelengkeng pingpong ini kemudian dipangkas, sehingga dua atau tiga minggu kemudian akan tumbuh cabang baru di tempat pangkasan tadi. Pemangkasan tanaman buah kelengkeng pingpong juga perlu dilakukan sekaligus saat  panen buah. Buah kelengkeng pingpong tidak dipetik tetapi dipotong sekalian dengan ranting tanaman buah kelengkeng pingpong agar dapat tumbuh tunas-tunas baru.

Pengeratan

Pengeratan pada cabang atau batang tanaman buah kelengkeng pingpong dapat merangsang pertumbuhan cabang baru. Cabang-cabang baru tanaman buah kelengkeng pingpong ini akan muncul dari bawah keratan. Hal ini bisa terjadi karena hormon auksin pada tanaman buah kelengkeng pingpong yang berperan dalam pertumbuhan vegetatif ke arah atas terhambat terdistribusi sehingga cabang baru tanaman buah kelengkeng pingpong muncul. Kerat cabang tanaman buah kelengkeng pingpong yang dikehendaki secara melingkar akan membentuk cincin agar tumbuh ranting-ranting tanaman buah kelengkeng pingpong baru. Tidak perlu melakukan pengeratan tanaman buah kelengkeng pingpong terlalu lebar, anda hanya perlu cukup dengan lebar keratan sepanjang kurang lebih 2 milimeter saja.

Perundukan Horizontal

Selain pemangkasan dan pengeratan, untuk merangsang pertumbuhan cabang baru dengan buah yang lebat dapat dilakukan dengan merundukkan cabang-cabang tanaman buah kelengkeng pingpong yang ada agar posisinya menjadi mendatar. Cara perundukan horizontal ini yakni cabang tanaman buah kelengkeng pingpong yang tumbuh lurus ke atas ditarik ke arah samping dalam posisi mendatar. Hal ini dilakukan agar cabang tanaman buah kelengkeng pingpong tidak balik lagi, perlu diberi patok kayu dan ditali. Seiring dengan banyaknya cabang atau ranting budidaya tanaman buah kelengkeng pingpong yang tumbuh, agar pohon kelengkeng pingpong berbuah lebat harus diimbangi dengan pemupukan yang intensif. Pupuk kandang dapat diberikan lebih sering dari dua kali setahun menjadi tiga hingga empat kali setahun.

Kelebihan Budidaya Kelengkeng Pingpong

Kelengkeng pingpong memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan kelengkeng lain sehingga sangat ccocok untuk dibudidayakan. Selain bisa tumbuh di dataran rendah kelengkeng pingpong memiliki ukuran buah yang besar sebesar bola pingpong. Dari sisi usia kelengkeng pingpong dapat berbuah dengan cepat yaitu pada usia 1.5 tahun sudah bisa mulai berbuah. Bila buah-buahan lain rata-rata berbuah satu tahun sekali, kelengkeng pingpong dapat berbuah lebih dari satu kali dalam satu tahun. Boleh dikatakan kelengkeng pingpong berbuah dengan tidak mengenal musim karena buah bisa tumbuh dari ranting-ranting secara bergantian. Bagi masyakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas, kelengkeng pingpong bisa ditanam pada lahan sempit bahkan pada media pot.

Dengan beberapa kelebihan tersebut membuat kelengkeng pingpong menjadi potensi agrobisnis yang cukup mengiurkan. Pada dasarnya, tanaman buah kelengkeng pingpong merupakan jenis kelengkeng yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dipersamakan dengan bola pingpong. Sebenarnya tanaman buah kelengkeng pingpong bukanlah tanaman asli Indonesia karena berasal dari Vietnam yang dibawa masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan kelengkeng lokal yang banyak tersebar Indonesia yang hanya bisa berbuah dengan baik di dataran tinggi. Jenis tanaman buah kelengkeng pingpong ini memiliki keunggulan karena tetap bisa tumbuh dan berbuah yang sangat lebat pada tanah dataran rendah.

Itulah ulasan mengenai cara sukses budidaya buah kelengkeng diamond river selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar budidaya tanaman buah.