Cara Okulasi Tanaman Buah Agar Bisa Tumbuh Cepat

359 views

Banyak cara dan langkah sederhana untuk menjadikan tanaman dalam pot cepat berbuah,  tanaman buah yang di tanaman di dalam pot. Langkah yang paling sederhana agar tanaman pot tersebut berbuah yaitu dengan cara melakukan stres air pada tanaman itu. Stres air agar merangsang agar tanaman pot cepat berbuah lebat langkah sangat mudah. Yang harus kita lakukan adalah dengan cara jangan melakukan penyiraman dengan waktu tepat. Sebagai contoh, misalnya Lakukan penyiraman pada tanaman pot tersebut agar tanaman tersebut tidak mati saja. Bisa dilakukan 10 hari sekali ataupun bahkan kita siram 1 bulan satu kali saja.

cara-okulasi-tanaman-buah-agar-bisa-tumbuh-cepat

Nah secara pengertian, Okulasi merupakan salah satu teknik yang dilakukan agar meningkatkan mutu tanaman. Dengan langkah menempelkan bagian kulit pohon yang mempunyai mata tunas. Dari pohon A sebagai pendonor pada irisan di batang pohon B sebagai penerima. Dengan metode penggabungan ini diharapkan akan memberikan hasil tanaman baru dengan kualitas unggul dari kedua pohon induk tersebut. Umumnya pohon A merupakan tanaman dengan hasil buah yang baik. Selanjutnya pohon B merupakan tanaman dengan akar yang begitu kuat. Okulasi bisa dilakukan pada 2 tanaman yang masih dalam satu keluarga. Sesungguhnya teknik okulasi juga merupakan salah satu bentuk Okulasi. Akan tetapi dalam pelajaran Biologi di Indonesia, okulasi lebih dikenal dengan penempelan. Okulasi biasanya dilakukan pada tanaman buah seperti buah mangga, apel, alpukat, rambutan, serta durian dll. Bukan pada tanaman rambat.

Cara Okulasi Yang Benar

Sebagai pohon pendonor, usahakan pilihlah pohon dengan kualitas buah yang unggulan. Lalu pohon penerima harus mempunyai batang yang kokoh serta akar yang kuat. Keduanya harus bebas dari penyakit serta sudah berumur. Dan terlihat dari kulit yang bisa dikelupas, hal ini pertanda jika sudah banyak kandungan kambium. Kambium yang ada dalam tanaman bermanfaat sebagai jaringan angkut makanan dari daun ke batang. Serta sebagai perekat mata tunas pohon pendonor serta batang pohon penerima. Bila jaringan ini hilang maka okulasi dipastikan akan gagal. Saat memilih mata tunas, ambil bagian tunas kecil yang sehat. Jika pohon pendonor tidak mempunyai mata tunas, cobalah memangkas bagian daunnya. Hal ini dilakukan untuk merangsang pohon supaya mengeluarkan tunas yang baru.

Dengan teknik yang benar, kita bisa mendapatkan satu pohon hasil okulasi dengan beberapa buah ataupun bunga yang  berbeda.  Langkah cepat menjadikan tanaman pot berbuah dengan lebat. Lakukanlah stes air ini selama waktu 3 bulan saja, sesudah 3 bulan, lakukan penyiraman secara normal seperti semula. Antara lain setiap pagi dan sore hari. Dalam waktu tidaklama, tanaman buah itu akan berbunga dengan lebatnya. Selanjutnya tanaman itu akan berbuah. Selain itu,lakukanlah pemupukan dengan memakai Pupuk NPk dengan takaran satu sendok makan di tabur. Dengan cara merata untuk menyuburkan daun dan membesarkan batang tanaman. Umumnya tak lama sesudah kita melakukan stres air pada tanaman buah dalam pot ini. Hanya saja di butuhkan waktu 1 sampai dengan 2 bulan saja, bibit tanaman buah akan langsung berbunga dengan lebat.

Hasil Tanaman Okulasi

Cara ini lah yang banyak dipakai para penjual bibit tanaman buah dalam pot di pasaran ataupun yang dengan cara  keliling. Biasanya orang akan langsung tergoda untuk membeli bibit tanaman buah okulasi tersebut. Apalagi jika sudah menghasilkan buah yang lebat. Untuk harga yang di tawarkan tentu saja akan bertambah mahal. Ada juga, untuk penjual tanaman buah yang bibitnya terbuat dari sambungan mata tempel ataupun yang umumnya di sebut Okulasi. Langkah okulasi bibit dalam pot di lakukan pada induk tanaman. Tentu saja yang sehat serta unggul agar bibit yang di hasilkan juga berkualitas tinggi . Cara semua untuk mendongkrak daya jual tanaman buah tersebut. Akan tetapi ada juga yang memakai bibit cabutan yang segaja di jadikan benih oleh para petani. Nilai jualnya bisa 10 sampai 50 ribu rupiah.