Cara Menanam Tanaman Hidroponik Tomat Paling Mudah

307 views

Langkah awal sebelum kita memulai menanam tanaman hidroponik tomat, sebaiknya kita mengetahui sifat dasar tomat itu sendiri. Penting kita semua ketahui bahwa tumbuhan yang berasal dari family Solanaceae tersebut memiliki sifat dasar yang suka dengan air guna mensuplai pertumbuhan tanaman. Bentuk tomat juga beragam sesuai dengan varietasnya. Ada yang berbentuk sedikit bulat, bulat persegi, sedikit lonjong dan bulat utuh. Sementara untuk warnanya, tomat memiliki jenis warna kekuningan, kemerahan, dan ada juga hijau muda.

Bagi para penghobi tanaman atau pekebun yang ingin membudidayakan tomat bisa menerapkannya dengan cara menanam secara hidroponik. Salah satu tanaman yang dapat ditanam dengan cara hidroponik ialah tomat. Cara menanam tanaman hidroponik tomat tersebut sangat sesuai untuk anda yang menyukai media tanam praktis dan mudah diaplikasikan karena tidak menggunakan tanah. Menanam dengan cara hidroponik tersebut juga sangat cocok bagi anda yang memiliki lahan sempit atau terbatas. Cara menanam tanaman hidroponik tomat terbilang relatif mudah dan murah. Untuk info lebih lengkapnya, simak saja cara membuat tanaman hidroponik tomat berikut ini.

Cara Menanam Tanaman Hidroponik Tomat Paling Mudah

Cara Membuat Tanaman Hidroponik Tomat

Sama seperti halnya tanaman hidroponik cabe, langkah pertama menanam hidroponik tomat adalah pemilihan benih. Pilihlah benih tomat yang baik dan unggul karena telah teruji kualitasnya yang baik dan lebih tahan hama terhadap serangan penyakit tanaman. Lanjutkan proses menanam hidroponik tomat dengan penyemaian. Gunakanlah media tanam hidroponik rockwool untuk menyemai karena mudah dipindahkan. Potong rockwool hingga berbentuk dadu. Kemudian rendam dalam air yang mengandung nutrisi. Sisipkan biji tomat ke rockwool. Rawat biji tomat tersebut hingga berkecambah dan siap dipindah ke tempat yang lebih luas.

Sama halnya membuat tanaman hidroponik kangkung, langkah selanjutnya yaitu dengan menyiapkan media tanam. Media tanam tanaman hidroponik ialah air. Gunakan wadah plastik yang tidak dapat ditembus cahaya masuk untuk mencegah pertumbuhan ganggang. Semakin besar wadah maka akan semakin stabil tanaman hidroponik tomat anda. Tanaman tomat kecil membutuhkan 1/2 galon atau sekitar 1,9 liter air, sementara tanaman tomat agak lebih besar membutuhkan 1 galon atau sekitar 3.8 liter air. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar anda menggunakan wadah atau tempat yang dapat menampung ganda jumlah minimum air.

Anda dapat menggunakan ember plastik atau tempat sampah untuk tanaman hidroponik tomat tersebut. Sementara untuk pembesaran tomat hidroponik bisa dilakukan dengan berbagai macam. Salah satu cara yang cukup sederhana dan tidak merepotkan adalah dengan menggunakan metode hidroponik sistem wick. Caranya yaitu dengan membuat wadah yang menyesuaikan dengan sistem wick. Selanjutnya gunakan tambahan hidroton atau krikil pada media tanaman yang berfungsi untuk membantu menopang tanaman hidroponik tomat tersebut. Jika tanaman hidroponik tomat tersebut sudah bertambah besar dan tinggi, anda bisa gunakan sulur yang membantu tanaman tomat tetap tegak berdiri.

Jangan lupa untuk memberinya nutrisi tanaman hidroponik yang cukup. Jika tingkat air dalam wadah menurun, sebaiknya anda tambahkan lebih banyak air, dan jangan menambah nutrisi. Jika tanaman hidroponik tomat anda tidak terlihat sehat atau terlihat layu, kosongkan waduk sepenuhnya dan bilas bahan serta akar tanaman tomat tersebut dengan air murni yakni memiliki pH 6 yang berguna untuk mencuci dari penumpukan mineral yang dapat menyebabkan bahaya.

Itulah ulasan mengenai tanaman hidroponik tomat selengkapnya untuk Anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.