Cara Menanam Bunga Euphorbia Agar Rajin Berbunga

472 views

Kebun.net – Cara Agar tanaman Bunga euphorbia bisa rajin berbunga perlu dilakukan sejak dini. Langkah menanam bunga euphorbia serta persiapannya memegang peran yang begitu penting. Jika terdapat kesalahan pada penanaman bunga euphorbia, tanaman menjadi subur daun tidak berbunga. Kemudian layu, tidak berbunga, ukuran bunga tidak akan normal, warnanya pudar, bahkan bisa mati. Selain sebagai tempat melekatnya akar supaya tumbuh kokoh, media tanam juga merupakan sumber unsur hara. Media tanam yang dipakai untuk menanam euphorbia harus disesuaikan pada lingkungan tumbuhan dan kebutuhannya.

Tanaman hias bunga Euphorbia tidak menyukai tempat yang basah juga lembap. Persyaratan media yang dipakai untuk menanam euphorbia ada 4 macam. Antara lain bersifat porous, mampu menyimpan unsur hara, mudah ditembus oleh akar, serta bebas dari hama ataupun penyakit. Pembungaan yang ada pada tanaman euphorbia berpengaruh pada tingkat kesuburan pada tanaman bunga. Jika tanaman tersebut tumbuh dengan subur, lalu otomatis bunga di tanaman tersebut dapat tumbuh dengan cantik. Bunga yang cantik, antara lain bunga yang mempunyai gerombolan bunga yang banyak.

Cara Menanam Bunga Euphorbia

Kunci keberhasilan merawat bunga euphorbia terdapat pada media tanam yang baik. Dengan menggunakan media tanam yang baik, akan membuat tanaman ini tumbuh subur. Selain itu tanaman juga sehat, akar kuat, batang kokoh, serta rajin berbunga. Untuk itulah, media tanam harus terdapat unsur hara dalam jumlah memadai. Pot sebagai wadah tanam seharusnya dipilih yang mempunyai drainase baik. Setelah itu, baru memahami langkah penanaman yang benar. Untuk memenuhi persyaratan itu, media tanam dapat berupa campuran sekam bakar, cocpeat, serta pasir dengan perbandingan 3 : 1 : 1. Selain gampang ditembus oleh akar, sekam bakar juga punya sifat kokoh serta dapat menyimpan unsur hara ataupun pupuk. Coco peat adalah komponen utama media tanam.

Baca juga:
Tanaman Hias Yang Bagus
Tanaman Hias Tahan Panas Matahari
Cara Menanam Bunga Adenium di Pot

Fungsi utamanya adalah penyimpan air atau unsur hara, tetapi tidak membuat media jadi tergenang. Untuk, pasir berguna meningkatkan porositas media sehingga air siraman tidak akan menggenang. Selain itu, pasir juga bermanfaat sebagai penyela antara sekam bakar dan juga coco peat. Bila komposisi media tanam terlalu porous, unsur hara yang ada pada media banyak yang hanyut bersama dengan air siraman. Oleh karna itu, daun euphorbia menguning sebab defisiensi unsur hara. Sementara, bila porositasnya rendah, air banyak menggenang di dalam media tanam sampai media terlalu lembab. Akibatnya, akar dari bunga euphorbia mudah membusuk sebab terserang jamur ataupun bakteri. Disamping itu, bermacam jenis penyakit akan gampang menyerang karena media tanaman terlalu lembab.

Perawatan Bunga Euphorbia

Berilah naungan dengan intensitas cahaya 70% pada saat pembungaan. Pada saat proses pembungaan berlangsung intensitas cahaya matahari yang lumayan terik sangat di perlukan. Sebab tanaman euphorbia tidak dapat berbunga pada tempat yang teduh. Tanaman memang harus ditaruh di tempat yang teduh. Akan tetapi dengan waktu yang singkat saja. Jika terlalu lama bunga dapat menguncup lagi serta bisa menyebabkan gagal bunga. Sewaktu tanaman di beri naungan dengan intensitas cahaya 70%. Nah saat itu juga tanaman harus di lakukan penyiraman dengan cara rutin. Pada saat itu lah tanaman harus di siramĀ  2 kali dalam sehari.

Lakukan pergiliran masa penyuburan dan juga pembungaan. Pergiliran pada waktu penyuburan serta pembungaan pada tanaman itu sangat dibutuhkan. Karena jika tanaman terus menerus di paksa untuk berbunga itu justru tidak bagus. Tetapi bila ingin tanaman berbunga terus menerus, itu juga bisa dilakukan, tetapi melakukannya harus dengan hati-hati. Bila ingin tanaman tumbuh dengan cara terus menerus serta subur. Maka yang harus dilakukan yaitu pergiliran. Pergiliran termasuk suatu proses penanaman yang dilakukan dengan langkah selang-seling. Umumnya, proses pergiliran ini memakan waktu yang cukup lama.