Cara Bikin Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi

No comment 204 views

Kebanayakan masrakat pedesaan pekerjaany adalah petani dan peternak khusunya sapi. Karean dua pekerjaan ini salin berkaitan dan melengkapi. Misalnya sebgian hasil dari pertanian dapat digunakan untk bahan makanan sapi seperti jerami, Sedangkan kotoran sapi dapat digunakan untuk memupuk segala tanaman yang kita tanam.

Namun dalam memupuk sebuah tanaman yang kita tanam dengan kotoran sapi sebaiknya kotoran sapi diolah terlebih dahulu menjadi yang namanya pupuk organik. Jika memupuk tanaman langsung dengan kotoran sapi tanpa di olah terlebih dahulu maka akan terjadi kemungkinan tanaman yang kita tanam akan diserang oleh penyakit. Karena didalam kotoran sapi terdapat dua jenis bakterai yaitu bakterai yang menyuburkan dan bakterai yang mematikan

pupuk kompos

Pembuatan kompos diawali dengan pengumpulan kotoran sapi dengan cara pemanenan dari kandang. Sebelum diproses menjadi pupuk kompos, kotoran sapi ditampung dalam tempat yang disediakan khusus yang letaknya agak berjauhan dengan tempat penyimpanan pakan dan kandang, selanjutnya jika mencapai jumlah yang dibutuhkan dapat diproses menjadi kompos dalam bentuk curah, blok, granula dan bokhasi.

Kotoran yang dipanen dari kandang diangin-anginkan di tempat teduh selama 2 bulan di musim hujan atau 1 bulan di musim kemarau, kotoran dihancurkan dan diayak dengan ukuran lubang 0,5 x 0,5 cm. Kemudian ditambahkan tanah humus, kapur, diaduk, setelah rata di ayak, ditambahkan bahan aktifator. Bahan aktifator pembuatan kompos dapat diperoleh di toko-toko pertanian. Dapat pula dengan menambahkan bahan-bahan organik lainnya seperti kotoran ayam, sekam, bekatul, dan lain-lain.

Setelah proses pencampuran dan pengadukan bahan-bahan kompos, maka bahan kompos tersebut kemudian ditutup dengan menggunakan plastik atau dengan menggunakan terpal kurang lebih satu minggu-sebulan. Agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik, maka diusahakan tempat untuk proses fermentasi tersebut terlindung dari hujan dan terik panas yang berlebihan.

Setelah proses fermentasi cukup, maka bahan kompos tersebut kemudian diayak untuk menghilangkan bahan-bahan kasar. Setelah diayak kemudian digiling dengan menggunakan mesin penggiling hingga dihasilkan pupuk kompos yang halus. pupuk yang diolah secara organik ini siap untuk memupuk segala tanaman anda yang anda tanam.