Cara Budidaya Tanaman Hias Yang Baik Dan Benar

428 views

Sebelumnya telah dibahas mengenai budidaya bayam. Kali ini akan membahas tentang tanaman hias. Menanam banyak tanaman hias di pekarangan rumah tentu saja akan membuat suasana taman rumah menjadi asri, sejuk dan menyegarkan. Banyak sekali jenis tanaman hias yang terdapat di Indonesia dan bisa tumbuh baik di Indonesia. Ada jenis tanaman hias yang bisa ditanam dipekarangan rumah dan bisa juga ditanam di dalam ruangan. Anda dapat menikmati pemandangan yang hijau dan asri dimana pun tempat yang anda kehendaki. Tanaman hias ditanam untuk dijadikan hiasan dan bisa dinikmati keindahan daunnya, pohonnya, buahnya ataupun bunganya. Bagi pecinta tanaman hias tentu saja anda ingin melakukan budidaya tanaman hias agar anda bisa punya banyak koleksi tanaman hias. Selain dijadikan koleksi bisa juga dijadikan sebagai modal bisnis.

cara-budidaya-tanaman-hias-yang-baik-dan-benar

Jika anda seorang pecinta tanaman hias, pasti anda mengetahui budidaya tanaman hias adalah usaha mengembangkan dan memanfaatkan media tumbuhan ini. Yang kita tau pada saat ini, budidaya tanaman hias cukup banyak jenisnya. Diantaranya adalah semua jenis tumbuhan yang mempunyai bentuk dan terkesan indah, biasanya ditanam dengan tujuan merindah pekarangan. Tapi untuk kegunaanya, tanaman hias ini tidak hanya berfokus pada bunga saja, akan tapi meliputi buah, rantung atau tangkai dan buah yang dapat membuat faktor indahnya tanaman hias kedepannya nanti. Berikut ini kita mencoba sedikit mengulas tentang informasi khususnya dalam mengembangkan cara membudidayakan taman hias dengan memakai teknik potong. Sebab sebagai contoh penanamannya kita meniru pada salah satu tanaman hias yaitu bunga hias potong.

Budidaya Tanaman Hias

Salah satu contoh dari tanaman hias bunga potong adalah bunga krisan. Bunga krisan adalah sebuah tanaman yang dapat dibudidayakan dengan cara monokultur. Awalnya anda akan dituntut terlebih dahulu untuk bikin lubang tanaman yang punya jarak diameter 10 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm, caranya adalah dengan ditugal. Waktu penanaman yang baik yaitu antara pagi ataupun sore hari. Anda dapat melihat pada masa pemanennya juga, umumnya disesuaikan pada waktu panen datang yaitu pada hari-hari besar. saat itu banyak orang yang membutuhkan bunga krisan.

Cara pembudidayaannya yang pertama yaitu dengan pupuk dasar. banyak sekali jenis pupuk yang dijual, untuk bunga krisan ini anda membutuhkan Furadan 3G banyaknya 6 sampai 10 butir pada tiap lubangnya. Pada waktu penuangan, pupuk dicampur dengan beberapa jenism campuran pupuk yaitu pupuk ZA 75 gram. Tambah dengan TSP 75 gram , tambah lagi dengan KCl 25 grm (3:3:1)per m2 luas tanam. Diusahakan pada saat memupuk diberikan rata pada permukaan tanah sambil diaduk. Lalu ambil satu per satu bibit pada tempat penampung benih. Kemudian timbun dengan tanah yang tipis agar perakaran pada bibit krisan tidak langsung kena furadan 3G.

Penanaman Bunga Krisan

Anda sudah bisa menanam bibit krisan satu persatu di lubang yang sudah disiapkan tadi. Pada ke dalaman lubang 1 sampai 2 cm dengan tanah terus dipadatkan pelan pelan dekat dengan batang benih krisan. Setelah itu siram bibit krisan dengan air caranya memasang naungan dalam dari sungkup plastik yang agak transparan. Langkah penanaman krisan ini sama dengan bunga potong biasanya. Akan tetapi tetap tambahkan sedikit cahaya agar tangkai krisan bisa lebih mudah dibuat pendek saat melakukan pemotongan pada tangkai bunga.

Untuk melakukan tahap ini cukup sampai pada batas tertentu, ketinggiannya  juga sudah ditentukan. Apabila ingin bunga krisan ini mempunyai tangkai 70 cm, maka anda bisa menambahkan sedikit cahaya di ketinggian 50-60.  Untuk penambahan dan pengaturan cahaya bisa memakai pola byar pet. Pencahayaan malam hari yang di biarkan selama 5 menit kemudian dimatikan selama 1 menit. Ini terus dilakukan dengan cara berulang sampai mencapai 30 menit. Sedangkan cara lain pada pengaturan serta penambahan cahaya yaitu dengan memasang lampu TL di tengah malam kira kira pukul 22.30-01.00.