Budidaya Kunyit Teknik Dasar Lengkap

293 views

Kunyit (Curcuma) adalah termasuk salah satu tanaman rempah – rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia. Tanaman yang di kenal untuk bumbu atau ramuan obat alami ini sudah lama di budidaya di kalangan masyarakat. Tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi ini mempunyai trik dan tips untuk melakukan cara budidaya kunyit.

Kunyit atau sering di sebut juga kunir adalah salah satu tanaman yang berfungsi sebagai tanaman obat, ramuan jamu dan juga sebagai resep bumbu dapur dan masih banyak lagi. Selain itu tanaman kunyit berfungsi atau bermanfaat sebagai anti  inflasi, anti mikroba, anti oksidan, anti tumor, pencegah kanker dan masih banyak lagi manfaat serta fungsi lainnya.

Mungkin sebagian dari anda atau bahkan semuanya sudah tahu tentang deskripsi tentang tanaman ini. Berbicara sedikit mengenai deskripsi tentang kunyit, tanaman ini dapat tumbuh bercabang mencapai tinggi antara 40 – 100 cm, dan kemudian memiliki batang semu, bulat tegak dan membentuk rimpang dengan warna hijau kekuningan dan tersusun dari pelepah daun yang agak lunak. Kemudian untuk daun memiliki daun tunggal yang berbentuk menyerupai telur dan memanjang mencapai 10 – 40 cm dengan lebar 8 – 12,5 cm serta pertulangan menyirip dan berwarna hijau pucat.

Cara budidaya kunyit sebenarnya cukup mudah sekali untuk dilakukan, namun untuk memperoleh hasil yang melimpah tentunya perlu perawatan dan penanganan yang benar.Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh negara tropis.

Kemudian untuk melakukan cara budidaya kunyit anda harus memperhatikan beberapa hal untuk mendukung perkembangan tanaman kunyit agar dapat tumbuh dengan baik. Well, untuk lebih jelasnya langsung saja berikut Cara Budidaya Kunyit Yang Berkualitas Baik.

budidaya-kunyit-teknik-dasar-lengkap

Cara Budidaya Kunyit Yang berkualitas Baik

Syarat Tumbuh  Budidaya Kunyit

Tanaman kunyit dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada daerah yang memiliki intensitas cahaya yang penuh atau sedang. Atau idealnya tanaman ini dapat tumbuh dengan sangat baik pada tempat tempat yang terbuka atau tempat yang memiliki sedikit naungan. Pertumbuhan tanaman sangat baik tercapai ketika di daerah tersebut memiliki curah hujan mencapai 1000 – 4000 mm/tahun. Serta memiliki suhu udara optimum antara 19 -30 derajat celsius.

Dan apabila di tanam pada daerah yang memiliki curah hujan kurang dari 1000 mm/tahun maka anda harus melakukan system pengairan pada tanaman yang cukup dan teratur. cara budidaya kunyit dapat di tanam di sepanjang tahun, pertumbuhan yang baik idealnya adalah kunyit di tanam saat awal musim hujan.

Tanaman kunyit dapat tumbuh subur pada lahan tanah yang gambur, dan lahan tanah yang di cangkul dengan baik akan menghasilkan umbi yang berlimpah. Jenis tanah yang baik untuk perkembangan tanaman ini adalah tanah ringan yang memiliki bahan atau unsur organic yang tinggi, atau tanah lempung berpasir yang terbebas dari genangan air atau sedikit basah/lembab.

Kemudian cara budidaya kunyit dapat berkembang dan tumbuh dengan baik di dataran rendah mulai dari dataran yang kurang dari 240 meter diatas permukaan laut sampai di dataran tinggi yang memiliki ketinggian di atas 2000 meter di atas permukaan laut dan Produksi yang baik serta optimal pada tanaman kunyit akan menghasilkan kurang lebih 12 ton/hektar dan di capai pada ketinggian 45 meter diatas permukaan laut.

Proses Pembibitan

Proses pembibitan pada cara budidaya kunyit sendiri memiliki beberapa tahapan, sebenarnya hampir sama dengan budidaya jahe sih. nah untuk lebih jelasnya kami ulas berikut ini,

  • Bibit yang baik

Bibit yang baik pada tanaman kunyit sendiri berasal dari pemecahan rimpang sebab akan lebih mudah tumbuh. Agar mendapatkan hasil yang baik sebaiknya bibit harus berasal dari tanaman yang tumbuh dengan subur, sehat, berdaun banyak dan kokoh serta terlihat segar dan terbebas dari serangan jenis macam penyakit. Kemudian bibit yang di ambil harus berasal dari tanaman kunyit yang sudah berumur antara 7 – 12 bulan, selanjutnya bentuk ukuran dan warna harus seragam, bibit telah mengalami masa dormansi (istirahat) yang cukup dan tidak tercampur dari biji atau benih tanaman lain.

  • Penyiapan Bibit

Untuk cara budidaya kunyit dalam melakukan penyiapan pada bibit bisa dilakukan dengan cara memotong rimpang bahan bibit agar diperoleh ukuran dan berat yang seragam. Bekas potongan pada bibit di tutup dengan menggunakan abu dapur atau sekam guna menghindari tumbunya jamur pada tanaman. Atau bisa juga menggunakan larutan fungisida dan kemudian bibit di rendam. Setiap potongan rimpang maksimal mempunyai 1 – 3 mata tunas denan berat mencapai 20 sampai 30 gram serta panjang anatara 3 hingga 7 cm.

  • Proses penyemaian

Dalam menanam kunyit atau kunir ini juga di perlu dilakukan penyemaian agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Guna merangsang pertumbuhan rimpang kunyit dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut,

  • Angin anginkan rimpang di tempat yang sejuk atau lembab selama 1 hingga 1 ½ bulan.
  • Lakukan penyiraman 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore hari.
  • Agar cara budidaya kunyit dapat tumbuh dengan baik simpan bibit di dalam ruangan yang memiliki suhu antara 25 – 28 derajat Celsius.
  • Atau menempatkan rimpang diantara jerami pada suhu udara mencapai 25 – 28 derajat Celsius.
  • Pemindahan Bibit

Setelah bibit di semai selama 1 – 1 ½ bulan tunas akan tumbuh mencapai 2 -3 cm, dan saat itu bibit di pindah ke media lahan tanam yang lebih besar. Pemindahan bibit yang telah memilki tunas di pindahkan secara hati hati guna menghindari kerusakan pada tunas tersebut. Apabila ada tunas atau akar bibit saling terkait maka pisahkan akar tersebut dengan hati hati kemudian letakkan bibit dalam wadah untuk memudahkan pemindahan bibit ke lahan tanam. Usahakan selama pemindahan bibit, bibit yang telah bertunas jangan di tumpuk sebab akan merusak tunas.

proses-penanam-kunyit

Proses Penanam Kunyit

Setelah pengolahan lahan selesai dan bibit kunyit telah disediakan cara budidaya kunyit  selanjutnya adalah proses penanam kunyit. Untuk lahan tanam seluas 1 hektar membutuhkan bibit sebanyak 500 – 650 kg, dari bibit dengan jumlah tersebut umumnya menghasilkan kunyit sebanyak 20 – 30 ton/ha. Bibit kunyit yang telah di siap ditanam kedalam lubang berdiamter 5 – 10 cm yang dibuat di bedengan lahan tanam dengan arah mata tunas menghadap ke atas.

Proses penanam pada kunyit dapat di di lakukan pada saat awal musim hujan atau di awal musim kemarau, namun idealnya penanam di lakukan diawal musim penghujan sebab tanaman ini sangat membutuhkan kandungan air yang banyak untuk pertumbuhannya.

Pemupukan Konvensional

Selain pupuk dasar pada awal penanaman, tanaman kunyit perlu diberi pupuk tambahan kedua di 2-4 bulan tanaman tua.

Pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk organik 15-20 ton/ha. Pemupukan menggunakan tahap kedua pupuk kandang dan pupuk (urea 20 gram/pohon; TSP 10 gram/pohon; dan ZK 10 gram/pohon), dan K2O (112 kg/ha) pada tanaman 4-bulan-tua. Dengan pupuk memperoleh peningkatan hasil sebesar 38% atau 7,5 ton rimpang segar/ha.

Pemupukan juga dilakukan dengan pupuk nitrogen (60 kg/ha), P2O5 (50 kg/ha), dan K2O (75 kg/ha). Pupuk P diberikan pada awal tanam, pupuk N dan K diberikan pada awal tanam (1/3 dosis) dan sisanya (2/3 dosis) diberikan pada saat tanaman 2 bulan dan 4 bulan. Pupuk disebar merata di sekitar tanaman atau dalam bentuk alur dan ditanam di sela-sela tanaman.