Budidaya Kangkung Cabut

No comment 637 views

Kangkung sebenarnya sudah dikenal di banyak penjuru dunia dengan berbagai macam sebutan, Kangkung termasuk  tanaman yang tumbuhnya sangat cepat dan mudah hidup. Kangkung merupakan tanaman tropis yang media hidupnya di air dan tanah lembab. Kangkung juga mudah tumbuh subur didaerah subtropis. Di Indonesia khususnya atau di Asia tenggara pada umumnya, kangkung adalah makanan yang populer, dan banyak ditemukan disebagian besar masakan. Daun dan batang ujung kangkung yang masih muda bisa dimakan mentah sebagai salad, atau masak sebagai sayuran dan tumis.

kangkung cabut

Kangkung  bisa ditanam di dataran rendah serta dataran tinggi. Kangkung adalah tipe tanaman sayuran daun, tergolong ke dalam famili Convolvulaceae. Daun kangkung panjang, berwarna hijau keputih-putihan adalah sumber vitamin pro vitamin A. Berdasarkan tempat tumbuh, kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu yaitu kangkung darat dan kangkung air.

dalam artikel ini akan sedikit kami ulas tentang budidaya kangkung darat atau biasa disebut kangkung cabut. Kangkung darat memiliki ciri ditanam ditanah, memiliki daun meruncing dan hijau terang, bunga kangkung berarna putih dan cara panen dengan cara di cabut sampe keakar.

Cara Tanam Kangkung Darat

Kangkung darat bisa diperbanyak dengan biji. Untuk luasan satu hektar dibutuhkan benih kurang lebih 10 kg. Lokal yang memiliki daya penyesuaian lebih baik dibanding varietas lain. Lahan terlebih dahulu dicangkul sedalam 20-30 cm supaya gembur, seusai itu dibangun bedengan membujur dari Barat ke Timur supaya memperoleh cahaya penuh. Lebar bedengan sebaiknya 100-120 cm, tinggi 30 cm serta panjang sesuai kondisi lahan, untuk memudahkan pemeliharaan sebaiknya panjang bedengan kurang 15 m. Jarak antar bedengan + 30 cm. Lahan yang asam (pH rendah) perbuat pengapuran dengan kapur kalsit alias dolomit untuk menaikkan derajat keasaman tanah dosis 1,5 t/ ha, pengapuran dilakukan sebelum penanaman, yaitu 2-4 minggu sebelum tanam.

Cara panen kangkung cabut adalah dengan cara dicabut sampe akar cara panen ini memang berbeda dengan kangkung air, Kangkung air Cara panen dengan dipotong tangkainya. Kangkung darat hanyalah sekali panen tidak bisa untuk beberapa kali panen.