Cara Sukses Budidaya Buncis Agar Cepat Berbuah Lebat Berkualitas

Buncis yaitu sayuran jenis kacang yang mengandung kaya akan protein dan vitamin. Yang mana buncis bisa membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah. Dan sayuran ini sangat cocok dikonsumsi oleh mereka sebagai penderita diabetes atau darah tinggi. Enzim dan Serat yang ada dalam sayur buncis dapat membantu menurunkan berat badan seseorang. Tanaman Buncis juga merupakan jenis sayuran yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sayuran yang termasuk golongan famili Leguminosae ini mempunyai dua tipe yaitu, dengan tipe tegak dan dengan tipe merambat. Ciri tanaman yang mempunyai tipe merambat adalah tanaman buncis ini mempunyai cabang yang jumlahnya lebih banyak. Jumlah suku bunganya juga jauh lebih banyak. Dengan begini berarti memberikan potensi hasil sayuran yang lebih besar.

cara-sukses-budidaya-buncis-agar-cepat-berbuah-lebat-berkualitas

Sedangkan untuk tanaman buncis yang mempunyai tipe merambat itu mudah jatuh atau roboh. Hal ini dikarenakan panjang tanaman ini bisa mencapai 3 meter. Untuk itu tanaman buncis ini dibutuhkan lanjaran agar tanaman ini bisa tumbuh dengan baik pada lanjaran itu. Kalau tipe buncis tegak panjangnya kira kira 60 cm, sehingga tidak butuh diberikan lanjaran. Buncis bisa tumbuh baik di daerah yang mempunyai iklim kering atau basah berketinggian yang bermacam macam. Buncis membutuhkan curah hujan sekitar 1.500-2.500 mm tiap tahunnya. Dan tanamna buncis juga membutuhkan sinar matahari yang cukup. Yaitu antara 400 sampai dengan 800 feetcandles. Pertumbuhan tanaman sayur ini memerlukan suhu yang ideal yaitu 20 sampai dengan 25 derajat. Apabila suhunya 20 derajat maka proses fotosintersisnya akan terganggu dan menyebabkan pertumbuhan menjadi terhambat.

Cara Budidaya Buncis Yang Benar

Sebelumnya telah diulas bagaimana cara budidaya kelapa sawit. Untuk kali ini akan diulas tentang bagaimana cara budidaya buncis dengan baik dan benar. Tanaman sayuran buncis ini hampir terdapat di semua wilayah Indonesia. Daerah yang banyak terdapat tanaman buncis ini umumnya berada di dataran tinggi sebagai sentra tanaman sayuran. Tanaman sayuran kacang buncis ini mudah sekali beradaptasi dengan berbagai macam iklim yang berada di daerah daerah di indonesia.  Dengan mudahnya tanaman sayur buncis ini dapat tumbuh. ini membuat para petani sayur semakin bersemangat dalam membudidayakan tanaman sayur buncis ini. Budidaya buncis harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Semua itu dilakukan agar anda mendapatkan keuntungan yang besar. Dan juga menghasilkan sayuran buncis yang berkualitas.

Tanaman sayuran buncis sangat cocok dengan jenis tanah regosol dan jenis tanah andosol sebab drainasenya cukup baik. Tanah andosol mempunyai tekstur tanah liat hingga debu dan berwarna hitam, Jenis tanah ini memiliki bahan organic yang tinggi, gembur dan sedang tingkat permeabilitasnya. Tanah jenis ini umumnya berada di wilaYAH pegunungan dengan iklim sedang dan kapasitas air hujan di atas 2500 mm tiap tahun. Sedangkan tanah regosol mempunyai tekstur pasir sampai dengan butir tunggal dan permeable. Tanah regosol mempunyai warna kelabu, kuning serta coklat. Dalam budidaya buncis, faktor alam harus diperhatikan betul betul, Sebab bisa membuat sukses dalam membudidayakan tanaman buncis. Selain faktor alam harus pula diperhatikan beberapa pedoman dan teknik cara budidaya buncis yang baik dan tepat.

Cara Pembibitan Buncis

Bibit yang akan dipakai harus bibit yang baik dan berasal dari pohon indukkan yang unggulan pula. Untuk bibit yang baik mempunyai daya tumbuh paling sedikit 80 sampai dengan 85 persen. Ciri cirinya adalah berbentuk utuh dan bernas, berwarna mengkilat, seragam, dan tidak tercampur jenis lain, tidak terdapat noda coklat pada mata biji benihnya. Selain itu juga  bersih dari kotoran, dan terbebas dari hama ataupun penyakit. Bibit dengan daya tumbuh yang tinggi, bisa disimpan dalam kurun waktu tidak sebentar. Tumbuhnya cepat dan merata, tanaman itu juga tahan dari serangan penyakit. Dan membuahkan hasil tanaman dewasa yang berkualitas serta berproduksi tinggi.

Mengingat betapa sulitnya memilih benih yang unggulan, maka ada saran untuk membeli benih bersertifikat. Jadi dapat dipastikan bahwa kualitasnya terjamin baik dan tentu saja unggulan. Karena bibit yang terdapat sertifikat yang kita beli kadang kadang melebihi kebutuhan, maka harus selalu diperhatikan langkah laqngkah penyimpanan benih yang tepat. Untuk menyimpan kelebihan bibit, simpan pada tempat yang mempunyai suhu 18o sampai 20 derajat C dengan kelembaban antara 50 sampai 60 persen. Benih buncis bisa bertahan sampai dengan 3 tahun jika syarat diatas bisa dipenuhi.

Pengolahan Media Tanam

Untuk budidaya tanaman buncis diperlukan pembukaan lahan. Caranya dilakukan dengan cara membersihkan permukaan tanah dari rumput liar, membuat tanah menjadi gembur, serta pembuatan parit-parit untuk drainase. Pembersihan rumput liar atau gulma  bisa dilakukan dengan cara manual yaitu mencabut gulma dengan tangan, cangkul atau cetok. apabila lahan yang akan digunakan cukup luas, bisa juga menggunakan alat traktor. Anda juga perlu melakukan pemberantasan hama menggunakan pestisida organik. Melalui bantuan bakteri EM dari pupuk organik yang cair. Tanah yang sudah bersih dari rumput gulma tersebut, selanjutnya ditraktor atau dicangkul 1 sampai 2 kali sedalam 20 sampai 30 cm.

Setelah itu anda perlu membuat bedengan yang tujuannya untuk memudahkan pekerjaan. Bedengannya dengan ukuran panjang 5 meter, tinggi 20 cm dan lebar 1 meter. Dengan jarak antara bedengan satu dengan yang lainnya antara 40 sampai 50 cm. Nah, Untuk lahan tanaman yang kurang luas, bedengan tersebut bisa diganti dengan guludan tanah.  Yang guludan itu mempunyai lebar 20 cm, panjang 5 m, tinggi 10 sampai 15 cm dan guludan yang satu dengan yang lain mempunyai jarak 70 cm.

Sesudah itu, untuk menaikkan pH lakukan pengapuran, sebab tanah di Indonesia pada umumnya bersifat asam. Proses Pengapuran, dilakukan dengan memakai batu kapur kadolomite, kalsit,batu kapur talk, gips, atau dengan dosis 480 kg per ha. Pengapuran dilakukan 2 hingga 3 minggu sebelum dilakukan penanaman tanaman buncis. Caranya dilakukan dengan mencangkulatau menggemburkan tanah. Lalu menyebarkan kapur secara menyeluruh atau rata, dan mencangkul lagi tanah agar bercampur dengan kapur dengan rata. Berikan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang di sepanjang larikan. Gunakan pestisida organik bersama dengan pemberian pupuk dasar agar tidak terkena serangan nematode.

Penanaman Budidaya Buncis

Pola tanaman yang digunakan adalah pola pagar atau pola barisan karena penanaman ini dilakukan pada tanah bedengan. Semua ini dilakukan untuk mempermudah langkah penanaman yang berikutnya. Seperti pada tahap pemupukan, pengairan, pembumbunan, pemeliharaan dan pemanenan. Jarak tanam dalam menanam tanaman buncis adalah 20 x 50 cm. Atau bisa juga dipersempit menjadi 20 x 40 cm. Tapi kondisi tanah harus dipastikan mempunyai kesuburan yang tinggi. Manfaat dilakukan penanaman dengan bedengan dengan mempersempit lahan yaitu untuk menghindari gulma. Karena untuk gulma ini mudah tumbuh pada tanah yang subur. untuk lubang tanamnya dibuat dengan cara ditugal. dalamnya 4 sampai 6 cm bagi tanah yang gembur subur. Sedangkan untuk tanah liat dalamnya antara 2 sampai 4 cm. Sebab tanah liat mengandung banyak air dan ditakutkan benih akan busuk sebelum jadi cambah.