Buah Buahan Penambah Darah dan Teknik Menanamnya

Penyakit anemia atau kurang darah dapat menyerang berbagai usia. Penyakit ini biasanya ditandai dengan perasaan mudah lelah, pusing, letih, dan lesu. Selain dengan obat khusus penambah darah, penyakit anemia dapat diatasi dengan sering mengonsumsi buah-buahan. Buah-buahan yang dapat mencegah dan mengatasi anemia adalah buah-buahan yang kaya akan zat besi, seperti halnya apel, pisang, kurma, jeruk, dan delima.

Buah Buahan Penambah Darah dan Teknik Menanamnya

Buah kurma kaya akan zat besi, antioksidan, vitamin C, dan juga vitamin B kompleks yang sangat berperan penting dalam mencegah anemia. Sama halnya dengan buah pisang. Pisang mengandung zat besi, kalium, vitamin, dan mineral yang dapat mencegah anemia. Buah pisang juga bisa meningkatkan daya tubuh manusia.

Teknik Menanam Buah Apel

Apel memiliki kandungan vitamin dan mineral yang melimpah. Selain itu, apel juga kaya akan zat besi sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin sebagai penambah darah. Dalam menanam buah apel ada dua cara yang umum dilakukan. Cara yang pertama dengan menggunakan teknik stek atau cangkok. Cara yang kedua dengan bijinya. Untuk menanam buah apel melalui teknik biji, pilihlah biji apel yang berkualitas.

Untuk mengawasi perkembangannya, biarkan biji apel dengan varietas unggul tersebut tumbuh dalam sebuah pot hingga berukuran lebih dari 25 cm baru setelah itu bisa Anda pindahkan ke lahan yang lebih luas. Menanam buah apel dalam sebuah pot diperlukan nutrisi yang cukup. Untuk itu siramlah secara rutin di pagi dan sore harinya.

Itulah ulasan mengenai buah-buahan penambah darah dan teknik menanamnya selengkapnya untuk anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya, pertanian, kehutanan, serta berbagai tips perkebunan.