Bibit Buah Naga Unggul, Teknik Mudah Pembibitannya

339 views

Hampir setiap wilayah di Indonesia ditemukan tanaman buah naga. Pada dasarnya, buah naga adalah primadona tanaman gurun dari Meksiko yang paling mudah perawatannya. Buah naga dapat bertahan hidup di areal kering sehingga banyak masyarakat yang membudidayakannya, baik skala kecil maupun skala besar. Tanaman buah naga juga juga dapat tumbuh dengan subur di pekarangan rumah maupun pot dengan teknik tambulampot.

Buah naga memiliki masa produksi sekitar 7-10 tahun jika ditanam di pot. Sedangkan jika ditanam di alam terbuka, masa produksi buah naga bisa sampai 20 tahun. Masa berbuah tanaman buah naga berkisar antara bulan Oktober hingga April. Buah naga bahkan bisa berbuah saat masih berusia 8-9 bulan. Untuk jenisnya, buah naga terbagi dalam beberapa varian. Beberapa diantaranya yaitu buah naga merah, buah naga super red, buah naga orange, dan buah naga kuning. Untuk jenis buah naga orange dan kuning terbilang cukup langka karena pertumbuhanya sekitar 2 tahun untuk sampai bisa berbuah.

Bibit Buah Naga Unggul, Teknik Mudah Pembibitannya

Teknik Pembibitan Buah Naga

Buah naga dapat tumbuh dengan subur jika ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 20 sampai 500 m diatas permukaan laut. Kondisi tanah juga harus yang gembur, porous, banyak mengandung bahan organik clan, banyak mengandung unsur hara, dan juga memiliki pH tanah 5 sampai 7. Namun pada umunya, kebutuhan untuk budidaya buah naga yaitu kondisi tanah berpasir, kering, cenderung merah, dan pH normal (6-7). Apabila tanah cenderung basah/asam, anda perlu menambahkan kapur/dolomit untuk meningkatkan pH tanah. Sedangkan apabila tanah cenderung keras, anda perlu menambahkan pasir atau abu sekam.

Teknik pembibitan buah naga dapat dilakukan untuk bibit buah naga hitam, bibit buah naga merah, bibit buah naga super red, bibit buah naga kuning, dan juga bibit jenis buah naga lainnya. Cara membuat bibit buah naga dimulai dengan menyiapkan sulur cabang yang akan dipotong untuk dijadikan bibit. Kemudian dipotong dengan menggunakan gunting. Potong bagian cabang untuk dijadikan bibit dengan ukuran yang anda inginkan. Biasanya potongan cabang tersebut memiliki panjang 30 cm, 50 cm, 75 cm atau 1 meter. Untuk bibit buah naga orange, anda hanya perlu memotong sepanjang 10-15 cm mengingat keberadaannya yang cukup langka.

Tandai potongan bawah dengan potongan miring atau runcing untuk membedakan agar tidak terbalik waktu melakukan penanaman. Langkah selanjutnya yaitu dengan mengangin-anginkan bibit tersebut agar luka bekas potongan segera mengering. Anda juga bisa memberikan fungisida untuk mencegah jamur dengan cara dioleskan atau direndam. Setelah luka potongan mengering, Setelah mengering, bibit buah naga dapat langsung ditanam dimedia tanam seperti pot, polybag, atau di petak tanam. Sebaiknya penyiraman bibit buah naga dilakukan 3 hari sekali saja. Intensitas penyiraman yang terlalu banyak atau terlalu sering dikhawatirkan akan membuat bibit menjadi busuk.

Bagi anda yang ingin buah naga cepat berbuah, anda bisa mempersingkat waktu atau masa berbuahnya. Anda bisa langsung menanam cabang panjang tanpa dipotong-potong dulu. Pilihlah dari batang/cabang yang sudah tua ditandai kayu keras di tengan sulur dan sudah pernah berbuah. Untuk perawatan bibit buah naga, anda hanya perlu memperhatikan bibit buah naga tidak kelebihan air, tidak kekurangan sinar matahari, serta jangan lupa berikan pupuk kandang ayam dalam tahap pembesaran bibitnya.

Demikianlah ulasan mengenai bibit buah naga unggul selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar teknik budidaya tanaman.

Tags: #bibit #Buah Naga #Mudah #Pembibitan #Teknik #Unggul